Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Red Kunti.


__ADS_3

-[Di Dalam Tanah, Goa Buah Saripati Kehidupan]-


Tampak sesosok Beast Wanita berpakaian merah tengah duduk di sebuah ayunan di antara akar-akar yang penuh buah-buahan.


Sosok White Kunti pun tampak memenuhi ruangan goa tersebut, sang Raja Beast Horror itu pun menyadari kedatangan mangsanya.


"Hemmm..... "


"Bau naga yang begitu menyengat namun harum, sepertinya malam ini akan indah... "


"Sudah lama aku tidak menyantap saripati kehidupan naga, ternyata ada dua ekor naga dan seekor Laba-laba yang memasuki sarang ku... " Ucap Red Kunti.


Ia pun terus berayun sambil memejamkan matanya menggunakan Jurus Vision untuk melihat dengan lebih jelas nya.


-[Penampakan Vision Beast Red Kunti]-


Tampak Arung tengah duduk bersimpuh di atas atap kereta kencana, tampak ke empat Avatar nya terbang dengan jurus telekinesis di sekitar kereta tersebut.


"Jurus aneh apa itu???"


"Ilmu bela diri memang aneh-aneh, apa lagi kaum naga,"


"Mereka memiliki banyak jurus dan senjata pusaka yang aneh... " Gumam Red Kunti tersebut lalu kembali mengamati Arung dan yang lain nya menggunakan jurus vision tersebut.


Tampak di depan/kursi kusir Delayla dan juga Sonia yang sedang duduk sambil memegang tali kekang kuda.


"Ohhh....... "


"Mereka pasti sepasang kekasih, ada dua Naga satu betina dan satu lagi jantan,"


"Dan ada bonus seekor Laba-laba emas langka, aku bisa naik level jika mengkonsumsi saripati ke tiga Beast tersebut... "


"Aku mendapatkan harta karun." Gumam Red Kunti tersebut.


Setelah menyelesaikan melihat vision tersebut Red Kunti pun berniat memanggil kedua jendral nya yaitu Black Kunti dan White Kunti.


"Jamila.... "


"Kamila...." Teriak Red Kunti menggunakan jurus auman petir nya.


Kedua jendral yang di panggil itu pun terbang ke arah Red Kunti lalu memberi hormat.


"Siap Ratu... "


"Kami siap menerima perintah... " Sahut Jamila dan Kamila Kompak.


"Aku tugaskan kalian berdua menangkap penyusup hidup-hidup... " Ucap Red Kunti.


"Penyusup... " Gumam kompak kedua nya.


"Baik Ratu... " Sahut kompak mereka berdua lalu pergi meninggalkan sang Ratu.


Jamila dan Kamila pun membawa serta lima puluhan pasukan White Kunti dan Black Kunti untuk menangkap Arung dan yang lain nya.


Kedua jendral itu pun mulai berangkat meninggalkan goa buah beserta bala tentara nya yang menyeramkan serta berambut panjang itu.

__ADS_1


"Hi........ "


"Hi....... "


"Hi....... " Tawa menyeramkan beberapa Kunti.


"Jurus Vision Ratu sungguh mengagumkan, dia dapat mengetahui keberadaan penyusup dari jarak berpuluh-puluh kilo meter." Gumam Jamila Black Kunti.


Kedua Manusia Beast itu berada di ranah alam siluman level satu, dengan semangat menggebu-gebu para pasukan Kunti pun terbang bergerombol di dari pucuk Pohon Saripati Kehidupan menuju ke tempat Arung dan yang lain nya tersebut.


"Whussss....... "


"Whussss....... " Suara hempasan angin di tengah malam berhujan tersebut.


-[Kembali Ke Tempat Pendekar Setengah Naga]-


Kereta kencana pun masih terus melaju di tengah pemakaman kuno tersebut, tampak beberapa Kunti berdiri melayang di sekitar makam membuat ngeri malam tersebut.


Sorot mata mereka begitu tajam dan penuh makna, namun Arung tidak terkecoh ia tidak ingin berkonflik dengan makhluk-makhluk malam tersebut.


Ia tidak melakukan penyerangan dan terus saja melaju dengan terus menganalisa keadaan.


"Arung, kenapa mereka tidak menyerang kita???" Tanya Sonia.


"Benar, ini aneh???" Ucap Delayla.


"Sebaik nya kita tidak usah terlalu menghiraukan mereka, kita terus saja melaju menuju Pohon itu,"


"Tapi tetap lah waspada.... " Sahut Arung.


Sementara Arung menggunakan senjata andalan nya yaitu Palu Emas Hitam Surgawi.


"Seperti nya Pendekar Don Juan ini sudah siap bertempur, coba saja kesiapan nya ini di implementasikan nya saat akan bertempur di ranjang,"


"Aku dan Delayla pasti tidak akan meracuninya dengan obat kuat." Gumam Sonia.


Sesosok Black Kunti menembakkan bola api ke arah kereta kencana.


"Whussss.......... " Suara hempasan angin saat bola api tersebut melaju.


Salah satu Avatar Arung yang memegang Golok Kematian pun melesat ke arah bola api tersebut kemudian membelah nya menjadi dua bahagian.


"Slashhh......... " Suara saat bola api tersebut terbelah menjadi dua bagian dan meledak.


Black Kunti yang tampak nya kelaparan itu pun melesat ke arah Avatar Arung.


"Slasshhh........ "


"Slashhhh........ "


"Slashhhh......... " Suara saat Golok tersebut berkali-kali membelah tubuh Black Kunti tersebut.


Namun makhluk beast itu tidak kenapa-kenapa, Golok Kematian tidak berpengaruh padanya.


Makhluk itu pun kembali melesat kan beberapa bola api bertipe sihir ke arah Avatar Arung tersebut sementara itu Pendekar Setengah Naga pun berkesimpulan jika makhluk-makhluk tersebut hanya bisa di lukai oleh senjata bertipe jiwa.

__ADS_1


"Delayla, apa kau memiliki senjata bertipe jiwa???" Tanya Arung.


"Tipe jiwa???" Gumam Sonia.


"Aku tidak memiliki nya, kenapa Arung???" Tanya Delayla.


"Makhluk-makhluk itu hanya dapat di lukai oleh senjata bertipe jiwa, lihat Avatar ku sudah menebas nya berkali-kali dengan Golok beracun,"


"Namun makhluk itu baik -baik saja, aku akan mencoba mengaktifkan teratai kebijaksanaan ku." Ucap Arung.


"Benar yang kau katakan Arung... " Ucap Delayla yang menghentikan kereta kencana dan menyaksikan pertarungan Avatar tersebut.


Setelah membelah bola api tersebut, Avatar milik Arung kembali menebas makhluk tersebut namun seperti biasa makhluk itu baik-baik saja.


Avatar Arung pun terus bertempur dengan Beast bertipe sihir dan jiwa tersebut.


"Teratai kebijaksanaan... " Teriak Arung.


Seberkas cahaya emas pun mulai menyelimuti nya dan juga avatar-avatar nya, sebuah teratai emas pun muncul di bawah nya membuat nya melayang di atas atap kereta kencana.


Melihat aura keemasan tersebut Black Kunti pun merasa tertekan dan melarikan diri.


"Seperti nya Beast itu takut dengan aura keemasan milik teratai kebijaksanaan ini, apakah aura ini dapat kubagikan???"


"Aku akan mencoba nya, membagi aura ini kepada kedua istriku... " Gumam Arung lalu berkonsentrasi dan menyalurkan aura keemasan tersebut kepada Sonia dan juga Delayla.


Aliran aura emas pun mulai mengalir ke tubuh Delayla dan juga Sonia.


"Ugh....... "


"Aura keemasan ini begitu hangat, tubuh-tubuh ku serasa di pijit... " Gumam Sonia.


"Syukur lah aku tidak salah memilih suami, andai aja ayah masih hidup... "


"Dia pasti akan senang... " Gumam Delayla.


Avatar Arung pun kembali ke kereta kencana kemudian kembali berjaga.


"Ternyata berhasil, bagus... "


"Dengan begini mereka berdua bisa membantu ku apa bila terjadi penyerangan beast-beast kuntilanak ini.... " Gumam Arung.


Aura keemasan pun telah menyelimuti tubuh Delayla dan juga Sonia.


"Sonia, Delayla,.... "


"Dengan aura emas itu kalian berdua juga sudah bisa melukai makhluk-makhluk aneh itu... " Seru Arung.


"Benarkah Suamiku, kau memang suami terbaik... " Sahut Sonia.


"Terima Kasih Pendekar Naga..... " Ucap Delayla Jangbaek.


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya

__ADS_1


__ADS_2