
-[Di Dalam Lambung Kera Dewa]-
Arung dan juga Leluhur Naga pun terjatuh di pinggiran kolam asam berwarna hijau dan amat beracun.
"Brukkkk....... "
"Brukkkk........ " Suara saat tubuh mereka berdua terjatuh.
"Ugh...... "
"Aduh...... "
"Punggung ku... " Ucap Leluhur Naga.
Tampak di sekitar mereka hamparan daging berwarna merah kejambuan, tulang belulang beast dengan beragam bentuk terlihat sejauh mata memandang.
Kolam asam di depan mereka pun cukup besar dan amat panas serta beracun.
"Di mana ini???" Tanya Arung.
"Sepertinya kita berada di dalam lambung kera sialan tersebut... " Ucap Leluhur Naga.
"Di dalam lambung, apa kita akan di cerna nya???" Tanya Arung sekali lagi.
"Pasti, sepertinya semua jurus dan tenaga dalam kita tersegel oleh lambung ini,"
"Kita tidak bisa keluar dari sini... " Ucap Leluhur Naga.
Arung pun tidak percaya dengan wanita bertanduk emas tersebut, ia pun mencoba untuk berteleport.
"Benar yang di katakan Gadis Bertanduk ini... "
"Semua jurus dan kekuatan ku tersegel... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.
Leluhur Naga pun berjalan-jalan, tampak ada banyak esensi yang belum tercerna di sekitar tulang belulang tersebut.
"Jadi ini yang menyebabkan Kera Sial itu begitu kuat dan bertenaga besar, ia telah banyak memakan beast-beast selama ini." Gumam Leluhur Naga.
"Wah....... "
"Ada bermacam-macam essensi di sini, aku beruntung sekali... "
"Tapi sama saja, walaupun aku mengumpulkan nya, aku tetap tidak bisa menggunakan nya... " Gerutu Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Sepertinya kita akan mati disini, aku tidak mengira hidupku berakhir di lambung seekor Kera... " Ucap Leluhur Naga.
"Aku akan mengumpulkan esensi-esensi ini dulu, mana tau ada jalan keluar dari sini.. " Ucap Arung lalu meninggalkan Leluhur Naga dan mulai mengumpulkan esensi-esensi yang berserakan tersebut.
"Dia seperti manusia, walaupun hidup nya sudah di ujung tanduk tapi masih saja serakah... " Gumam Leluhur Naga sambil menggelengkan kepala nya melihat keserakahan Arung.
"Fiuh....... "
"Aku ceroboh dan ikut campur ke dalam pertarungan yang bukan urusan ku, kali ini aku terjebak di dalam lambung kera... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut sambil memasukkan esensi-esensi tersebut ke dalam cincin ruang nya.
__ADS_1
Tampak sebuah kitab berwarna hitam dan putih melayang di depan nya dan di selimuti perisai kultivasi emas.
"Ada kitab jurus di sini... " Ucap Arung lalu mengambil kitab tersebut dan menyimpan nya kedalam cincin ruang nya.
Arung pun mengumpulkan seluruh esensi-esensi yang ada di tempat tersebut dan menyimpan nya, satu jam pun berlalu dan ia kembali ke tempat Leluhur Naga yang sedang bermeditasi.
"Gimana Naga Muda???"
"Apa kau menemukan cara agar kita berdua bisa keluar dari sini???" Tanya Leluhur Naga.
"Gak ada, Nona.... "
"Aku hanya menemukan sebuah kitab... " Ucap Arung sambil mengeluarkan kitab hitam dan putih tersebut.
"Ini kan kitab nya jurus pamungkas leluhur khayangan, kenapa bisa ada di sini???"
"Apakah Leluhur Naga Khayangan menghilang karena telah tewas di tangan Kera Sial ini???" Gumam Leluhur Naga Es Kuno.
"Hanya Black Hole Dragon yang dapat keluar dari lambung dewa kera ini, dengan portal kegelapan milik nya lah kita baru dapat keluar,"
"Tapi Black Hole Dragon merupakan ras dewa yang langka, mereka hidup di Planet Black Hole yang sangat jauh dari sini... " Ucap Leluhur Naga.
"Black Hole Dragon, jabberwok... " Gumam Arung mengingat Naga yang telah dua kali mengunyah nya hidup-hidup.
Ia pun teringat dengan elemen black Hole nya yang tidak pernah di gunakan nya, Arung pun melentangkan telapak tangan nya sebuah elemen black Hole pun muncul.
"Lho..... "
"Kok bisa, elemen lain nya terkunci,"
Leluhur Naga pun terkejut saat melihat elemen black hole tersebut, ia pun memegang bahu Arung berniat melihat isi dantian nya.
Saat ia mulai memejamkan mata nya, Leluhur Naga pun melihat jiwa-jiwa Naga dan jiwa-jiwa ular di dalam dantian Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Siapa Pemuda ini, kenapa dia bisa membangkitkan tiga jiwa Naga dengan ras dewa???" Gumam Leluhur Naga.
Tampak di benak sang Leluhur Naga ketiga Naga Ras Dewa tersebut.
"Bagus kita masih memiliki kesempatan, sekarang buat portal nya... " Seru Leluhur Naga.
"Portal???"
"Maaf Nona, aku gak tahu cara buat nya... " Jawab Arung.
"Dasar Naga Bodoh.... " Gumam Leluhur Naga.
"Buat anak aku tahu caranya, tapi kalau buat portal???"
"Bingung aku???" Gumam Pendekar Setengah Naga.
Leluhur Naga pun mengajarkan Arung perihal penguasaan elemen black Hole tersebut, tampak Arung begitu tekun mempelajari nya.
-[Kembali Ke Kota Es Utara]-
__ADS_1
Tampak Sun KayKong dan juga Nyonya Galapagos Lang sedang menukik tajam ke arah Kota Es Utara, di langit peperangan masih berlangsung begitupun di daratan.
"Galapagos, kau bantu aku sterilkan Kota ini,"
"Aku akan berubah ke wujud Kera Besi Sihir ku... "
"Aku sudah lama tidak mengamuk... " Ucap Sun KayKong lalu mulai bertransformasi menjadi Kera Besi Raksasa dan mendarat di Kota Es Utara.
"Baik....... " Jawab Nyonya Galapagos Lang.
Kera Besi Raksasa pun mulai mencengkram leher beberapa Naga Es Kuno hingga lehernya remuk. Naga-naga lain nya terus menembakkan bongkahan-bongkahan es ke arah Kera Besi namun tidak begitu berefek pada nya.
"Aurghhhh........ "
"Aurghhhh........ "
"Aurghhhh........ " Raungan pedih dan getir nya beberapa Naga Es Kuno saat melihat teman-teman nya tewas.
Kera Besi Raksasa mulai menembakkan jarum-jarum besi ke segala penjuru secara acak yang menghancurkan bangunan-bangunan di sekitar nya.
"Whussss....... "
"Whussss....... "
"Whussss....... " Suara hempasan angin saat ratusan jarum-jarum besi meluncur ke segala penjuru.
Sementara itu Assassin berambut hijau itu pun tengah bertempur dengan para prajurit-prajurit raja kota dengan sengit nya.
"Berapa kali pun kulihat Kera Besi ini sungguh kuat.... " Gumam Nyonya Galapagos sambil beradu senjata suci dengan prajurit-prajurit lain nya.
"Teing....... "
"Teing........ "
"Teing........ " Suara saat senjata-senjata suci tersebut saling beradu.
Misa Dragon Ice yang saat ini sedang dalam mode beast nya pun mulai berubah kembali ke wujud Manusia Beast nya.
"Siapa Kera itu, kenapa bisa ada Beast sekuat ini di sini???" Gumam Misa sambil menangkis jarum-jarum besi raksasa tersebut.
Sesosok pria tegap berjubah biru pun terbang ke hadapan Kera Besi tersebut beliau adalah Jendral Napoleon Jangbaek yaitu penguasa lima puluh kota di Kerajaan Jangbaek.
Tampak di genggaman tangan sebuah Gada Es berlemen Es Abadi, raut wajah nya tampak begitu kesal saat menangkis serangan jarum-jarum besi tersebut.
"Dasar bajingan, kau berani mengacau di sini saat aku sedang liburan... " Gumam Jendral Napoleon lalu mulai mengayunkan gada nya sebuah bongkahan es abadi raksasa yang sangat keras pun melesat ke arah dada kera tersebut.
"Tuinggggg............... " Suara saat dada kera besi terhantam es abadi tersebut.
Akibat serangan tersebut Kera Besi pun bergeser beberapa meter, namun dada nya masih baik-baik saja karena elemen besi sihir nya.
"Ternyata ada manusia yang lumayan juga di sini... " Gumam Kera Besi sambil mengusap debu es di dada nya.
To Be Continued.......
__ADS_1
Mohon Like dan Vote nya