Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Santet Part Ke Sepuluh.


__ADS_3

Dengan gagah nya Pendekar Setengah Naga itu pun berdiri menghadap ke arah Ratu Santet, tatapan keduanya pun saling beradu.


"Tenaga dalam ku serasa meluap-luap....."


"Setengah kekuatan Red Storm Dragon di tambah dengan setengah kekuatan Black Hole Dragon...."


"Aku seperti memiliki kekuatan penuh klan naga dewa....." Gumam Arung dengan bersemangat.


Elemen Black Hole Dragon pun mulai keluar dan saling berdampingan dengan elemen red storm dragon, kekuatan yang besar pun mulai terpancar dari dalam diri Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Kekuatan dua ras dewa....."


"Siapa Naga ini sebenarnya????" Gumam Ratu Santet dengan penuh penasaran.


Arung pun mulai memasang kuda-kuda jurus Avatar Kayu milik nya, seketika empat akar pun mulai muncul dan mulai membentuk avatar-avatar dari diri nya.


"Nagita......"


"Kemari lah......"


"Keempat Avatar ku akan melindungi kalian berdua....." Ucap Arung.


"Ia Bang Arung..." Ucap Nagita lalu berlari dan mendekati nya.


"Apa aku bermimpi....???"


"Ini kan jurus kagebunshin nya Naruto....." Gumam Nagita yang diam-diam juga adalah seorang otaku sejati.


Ratu Sanbon pun mulai memasang segel dengan kedua belah tangan nya, seketika itu juga perisai kuning yang menahan para zombie-zombie di belakang nya itu pun buyar.


"Serang mereka....." Ucap Ratu Sanbon dengan dingin nya.


Para zombie dan juga keempat Shadow Ghost pun mulai menerjang ke arah Arung, Pendekar Setengah Naga itu pun tampak masih saja tetap tenang.


Dengan gagah nya dan penuh percaya diri, Arung pun mulai memasang jurus tapak sembilan api milik nya.


Aura api ke unguan pun mulai meluap-luap di sekitar nya.


"Ugh........."


"Kenapa tiba-tiba disini menjadi panas???" Gumam Nagita.


Suhu udara pun meningkat drastis di tempat tersebut, seketika itu juga Arung melesatkan beberapa tapak api berwarna ungu ke arah para Zombie-Zombie tersebut.


"Jurus Tapak Sembilan Api......" Ucap Pendekar Setengah Naga itu.


"Whussss............."


"Whussss............."


"Whussss............." Suara hempasan angin ketika Tapak-Tapak Api Raksasa tersebut melesat.


"Apa........." Ucap Ratu Sanbon dengan terkejut.


"Duarghhhhh............."


"Duarghhhhh............."


"Duarghhhhh............." Suara ledakan yang dahsyat yang menghanguskan para Zombie-Zombie tersebut seketika.


Kobaran api dan tubuh-tubuh hangus para zombie pun terlihat berserakan di belakang Ratu Sanbon.


Keempat Shadow Ghost pun melesat ke arah Arung dari arah atas berniat membunuh Pendekar Setengah Naga itu.


"Whussss........"


"Whussss........"

__ADS_1


"Whussss........" Suara hempasan angin saat keempat Shadow Ghost tersebut mulai melaju.


"Hantu-hantu itu lagi, kali ini aku akan membunuh kalian dengan mudah..." Gumam Arung.


Aura berelemen es pun mulai memancar keluar dari dalam tubuh Arung, seketika suhu udara pun mulai menurun dengan drastis.


"Hatsyim..........." Suara bersin Nagita .


"Tadi panas, sekarang kenapa bisa jadi dingin ya???" Ucap Nagita.


Sementara itu keempat Avatar pun bersiaga di sekeling Nagita dan juga Jendral Es.


Dengan tenang Arung pun mulai menembakkan bongkahan-bongkahan es ke arah Shadow Ghost tersebut.


"Whussss........."


"Whussss........."


"Whussss.........." Suara hempasan angin saat bongkahan-bongkahan es tersebut melesat ke arah para Shadow Ghost.


Shadow Ghost pun hancur dan seketika berubah menjadi debu saat terkena bongkahan-bongkahan es tersebut, Ratu Santet pun terdiam menyaksikan pertunjukan dari kekuatan besar Naga Dewa tersebut.


"Dia ......"


"Kenapa kekuatan nya bisa bertambah sekuat ini dalam waktu sekejap, pasti ada sebuah rahasia besar di dalam tubuh nya...." Gumam Wanita dari Ras Vampir tersebut.


Beberapa saat kemudian Jendral Es pun mulai membuka kedua belah matanya, ia pun mulai bangun.


"Uhuk.........."


"Uhuk.........."


"Uhuk.........." Suara batuk Jendral Es yang mengeluarkan darah hitam.


"Kakak...."


"Makhluk ilusi....." Gumam Mitha.


Jendral Es pun mulai mengamati keadaan di sekitar nya.


"Syukurlah......."


"Akhirnya dia sudah siuman....." Gumam Arung.


Ratu Sanbon pun kembali membentuk segel jurus Paku Santet Sempurna, di sekelilingnya pun muncul ratusan paku hitam raksasa yang siap melesat ke arah Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Jurus Paku Santet sempurna...." Ucap Ratu Ilmu Hitam tersebut, paku-paku berelemen kegelapan murni pun mulai melaju dengan lintasan yang acak menuju target nya tersebut.


Arung pun mulai memasang kuda-kuda jurus Avatar pohon dan berniat membuat sebuah perisai dari pohon untuk menepis jurus Paku Santet tersebut.


Kedua tangan nya pun di hentakkan ke atas tanah, ratusan pohon pun muncul di depan nya lalu mulai menghadang paku-paku santet tersebut.


"Jurus Avatar Pohon......." Teriak Arung.


"Groagghhhh.........."


"Groagghhhh.........." Suara getara tanah saat pohon-pohon raksasa mulai keluar dari dalam permukaan tanah dan membentuk sebuah barikade pohon yang panjang dan kokoh.


"Duarghhhhh.........."


"Duarghhhhh........."


"Duarghhhhh........." Suara ledakan yang dahsyat saat paku-paku santet tersebut beradu dengan perisai pohon tersebut.


Beberapa saat kemudian sebuah petir pun melesat dari arah Arung ke atas langit, seketika langit pun menjadi mendung.


"Jderrrrrrrr..........." Suara sambaran petir di langit.

__ADS_1


"Kenapa tiba-tiba cuaca berubah menjadi mendung???"


"Perasaanku tidak enak......" Gumam Ratu Santet sambil menengadahkan kepala nya ke atas dan melihat peristiwa tersebut.


Ternyata petir tersebut di lesatkan oleh Arung, saat ini Pendekar Setengah Naga tersebut hendak melesatkan jurus hujan petir sempurna milik nya.


"Kali ini giliran ku Ratu Setan....." Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Jurus Hujan Petir....." Gumam Mitha saat melihat peristiwa itu.


Sementara itu Nagita hanya berdiri diam dan terpaku menyaksikan pertarungan dahsyat tersebut dengan kedua belah matanya.


"Ini......."


"Ini......."


"Apakah aku bermimpi???"


"Setelah Zombie, kali ini pertarungan seperti di dalam anime???" Ucap Nagita dengan pelan dan raut wajah yang terkejut.


Mitha pun mulai menyeka darah hitam di bibir nya, sementara itu keempat Avatar Arung masih berjaga dan mengitari kedua gadis cantik itu.


"Dzzittttt......."


"Dzzittttt......."


"Dzzittttt......." Suara percikan petir di langit.


"GUNAKAN JURUS RED STORM DRAGON, NAGA MUDA....." Ucap Storm di dalam kepala Arung.


"Red Storm Dragon......" Gumam Arung.


Seketika itu juga Arung mendapatkan klise-klise gerakan dan cara menguasai jurus Red Storm Dragon tersebut, ia pun mulai membentuk segel dengan kedua tangan nya kemudian mulai melesatkan halilintar merah ke langit.


"Jderrrrrrrr..........," Suara sambaran halilintar merah di langit.


"Kali ini......."


"Halilintar dewa....."


"Aku harus bersiap....." Gumam Ratu Santet kemudian mulai memasang segel untuk mengeluarkan Jurus Shadow Ghost milik nya.


Puluhan Shadow Ghost pun muncul di sekitar nya, tak lama berselang hujan petir pun turun dan mulai menyambar ke arah Ratu Sanbon dan para Shadow Ghost tersebut.


"Jderrrrrrrr.........."


"Jderrrrrrrr..........."


"Jderrrrrrrr.........." Suara sambaran-sambaran Petir yang menyambar para Shadow Ghost.


Sementara itu Ratu Santet pun menepis sambaran-sambaran Petir tersebut dengan jurus jari santet milik nya.


Tampak sebuah sinar hitam mengalihkan petir-petir yang berusaha menyambar Ratu Setan tersebut.


"Jurus yang mengerikan....."


"Aku bisa hangus seketika jika terkena serangan petir seperti ini...." Gumam Ratu Sanbon sambil menepis hujan petir yang mengarah kepada nya dengan jurus jari santet nya.


"Jderrrrrrrr..........."


"Jderrrrrrrr.........."


"Jderrrrrrrr.........." Suara sambaran-sambaran petir yang berhasil menyambar para Shadow Ghost.


Dari balik awan seekor Naga Merah yang terbuat dari elemen red storm dragon pun mulai muncul dan mulai menerjang ke arah Ratu Santet, dengan cepat Naga seukuran Black Hole itu pun berhasil menyambar Ratu Santet.


"Jderrrrrrr..........." Suara Sambaran petir yang dahsyat.

__ADS_1


"Akhhhhh..........." Teriak Ratu Santet saat tersetrum oleh halilintar dewa tersebut.


__ADS_2