Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Sanbon Wars Part Ke Tiga.


__ADS_3

-[Di Dalam Tenda Para Selir]-


Jam 05.00 pagi, tampak kelima Selir telah tertidur di atas ranjang nya masing-masing dengan wajah yang kelelahan.


Arung pun mulai membuka kedua matanya, ia pun menguap setelah nya.


"Hoams........... " Suara menguap Arung.


Tubuh Pendekar Setengah Naga itu saat ini di balut oleh beberapa balutan perban putih, ia pun mulai bangun dari tempat tidur nya tersebut.


Rasa ngilu dan nyeri terasa di sekujur tubuh nya, namun Pendekar Setengah Naga itu tetap bangun.


"Ugh.......... "


"Luka ku tampak nya parah..... "


"Sebaik nya aku segera bermeditasi untuk mengembalikan tenaga dalam ku yang telah hilang dalam pertarungan sebelum nya... " Gumam Pendekar Don Juan tersebut.


Arung pun mulai bermeditasi dengan cara duduk bersimpuh di atas ranjang tersebut.


Aura berelemen es pun mulai keluar dari dalam tubuh nya, seketika udara di dalam ruangan itu berubah menjadi sejuk dan beraroma lavender.


Selir Nora dan Selir Helena pun terbangun, mereka langsung bangun dari ranjang nya dan langsung menghampiri Jendral Naga dengan perasaan cemas dan khawatir.


"Jendral, bagaimana keadaan mu sekarang???"


"Apa masih sakit, semalam ada banyak paku berkarat menancap di tubuh mu???" Tanya Selir Helena dengan khawatir.


Raut wajah Selir Nora pun terlihat cemas dan sedih, para Selir-Selir ternyata sangat mengkhawatirkan keadaan Jendral Naga saat ini.


"Luka ku parah, namun dalam beberapa jam lagi tenaga ku akan pulih.... "


"Aku hanya butuh beberapa waktu untuk bermeditasi selama beberapa jam saja, Helena.... " Ucap Arung.


"Ia, Jendral........ " Sahut Helena.


"Syukurlah, kalau begitu aku dan Helena akan menyiapkan sarapan dan beberapa jus penambah energi, Suami ku.... " Ujar Selir Nora.


"Mereka gak mungkin menjebak ku di saat seperti ini, sebaiknya aku menerima tawaran baik mereka... " Gumam Arung kemudian mulai mengangguk-anggukkan kepala nya beberapa kali.


Selir Nora dan juga Selir Helena pun mulai berbalik dan berjalan ke arah pintu tenda.


"Kalau begitu kami permisi dulu, Suamiku.... " Ucap Kultivator Bidan terus.


Beberapa saat kemudian terdengar suara dari balik pintu tenda memanggil-manggil Jendral Naga.


"Jendral Naga,..... "

__ADS_1


"Jendral Naga,..... " Ucap Jendral Dracule dari balik pintu tenda para Selir tersebut.


"Jendral Dracule, dia pasti ingin membicarakan mengenai siasat perang ke depan nya.... "


"Sebaik nya aku membiarkan nya masuk.... " Gumam Arung sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuh nya.


Akibat panggilan Jendral Dracule dari balik pintu tersebut ketiga Selir lain nya pun ikut terbangun.


"Hoams............ " Suara menguap Selir Keisha dan juga Selir Hana.


Sementara itu Selir Fika hanya mengucek-ngucek mata nya lalu bangun.


"Siapa yang pagi-pagi buta, teriak-teriak panggil Jendral Naga???" Gumam Selir Fika.


"Nora, persilahkan Jendral Dracule untuk masuk,"


"Dia pasti hendak membicarakan mengenai kelanjutan perang ini..... " Perintah Jendral Naga.


"Baik Jendral..... " Sahut Selir Nora kemudian mulai membukakan pintu tenda dan mempersilahkan Jendral Dracule untuk masuk.


"Silahkan masuk Jendral, Jendral Naga sudah menunggu anda di dalam .... " Sapa Selir Nora.


"Terima Kasih, Selir Nora.... " Ucap Jendral Dracule.


Selir Nora dan juga Selir Helena pun pergi keluar untuk segera mempersiapkan sarapan untuk Jendral Naga, sementara itu ketiga Selir lain nya pun ikut menyusul kedua Selir tersebut keluar.


"Suami ku pasti ingin membicarakan hal yang penting dengan Jendral Dracule, sebaik nya aku ikut Helena dan Nora saja.... " Gumam Selir Keisha.


"Sebaik nya kita juga keluar, Hana.... " Ucap Selir Fika.


"Yu.... " Jawab Selir Hana.


Kedua Jendral pun duduk di kursi di dalam tenda tersebut, sama seperti Jendral Naga tubuh Jendral Dracule pun di penuhi oleh balutan perban-perban putih.


"Jendral Naga, pasukan kita tinggal 150 orang lagi,"


"Sementara jumlah pasukan musuh yang ada di aliansi sanbon berjumlah 500 orang, bagaimana ini kita kalah jumlah???"


"Apakah kita akan menunda perang ini, atau bagaimana Jendral,"


"Saya khawatir dengan kekuatan tempur kita saat ini???" Tanya Jendral Dracule dengan perasaan bimbang.


Jendral Naga tidak langsung menjawab pertanyaan yang di sampaikan oleh Jendral Dracule, Pendekar Setengah Naga itu pun mulai berpikir beberapa saat.


"Jendral Dracule, perintah kan para komandan untuk merekrut tahanan-tahanan di sekitar sini menjadi prajurit-prajurit,"


"Kita tidak mungkin mundur lagi, markas sudah ludes di lahap api,"

__ADS_1


"Apa pun yang terjadi, show must go on.... " Ucap Jendral Naga.


"Maksudnya Jendral????" Tanya Jendral Dracule.


"Besok kita akan menyerang Aliansi Sanbon Utara dan membebaskan Raja Kerajaan Darah Biru.... " Ucap Jendral Naga.


"Siap Jendral....... "


"Kalau begitu aku akan memerintahkan kelima komandan untuk merekrut tahanan-tahanan di sekitar sini untuk menjadi prajurit-prajurit... " Ucap Jendral Dracule lalu beranjak pergi dari tempat tersebut.


-[Beberapa Saat Kemudian, Di Depan Tenda Perang Jendral Dracule]-


Ke lima Komandan Vampire pun telah berbaris di hadapan nya dengan rapi dan bersenjata lengkap.


"Komandan Garo, Komandan Afar, dan kau Komandan Heinz..... "


"Kalian bertiga di berikan tugas oleh Jendral Naga untuk segera merekrut tahanan-tahanan laki-laki yang ada di sekitar sini untuk di jadikan prajurit-prajurit,"


"Rekrut mereka bagaimana pun cara nya, besok pagi kita akan menyerang Aliansi Sanbon.... " Perintah Jendral Dracule dengan nada suara yang tegas.


"Siap Jendral........ " Sahut ketiga komandan laki-laki tersebut dengan penuh semangat.


"Komandan Indah, Komandan Zhafira.... "


"Kalian di berikan tugas oleh Jendral Naga untuk merekrut tahanan-tahanan wanita yang ada di sekitar sini dan menjadikan nya prajurit-prajurit.... " Perintah Jendral Dracule dengan nada suara yang tegas.


"Siap Jendral........ " Sahut kedua Komandan Cantik tersebut dengan penuh semangat.


"Laksanakan, bubar..... " Perintah Jendral Dracule.


Sebelum membubarkan barisan nya, kelima Komandan pun memberikan hormat ala pendekar kepada sang pimpinan.


"Izin melaksanakan tugas, Jendral.... " Ucap Komandan Garo, Jendral Dracule pun hanya memberikan isyarat dengan tangan nya dan mempersilahkan kelima komandan nya pergi untuk melaksanakan tugas tersebut.


-[Di Dalam Tenda Para Selir, Sekitar Pukul 07.30 pagi]-


Ranjang-ranjang yang ada di dalam tenda telah di masukkan kembali ke dalam cincin ruang, saat ini hanya ada sebuah meja besar dan beberapa kursi di dalam tenda tersebut.


Arung pun duduk di salah satu kursi nya, di atas meja berbagai hidangan mewah telah di persiapkan oleh para Selir tersebut mulai dari Kari Kambing, Gulai Ayam, Ayam Penyet, dan makanan-makanan lezat lain nya.


Namun Pendekar Setengah Naga itu tetap waspada, ia khawatir jika salah satu makanan tadi sudah di bubuhi Pil Siv.


"Sebaiknya aku menyuruh Hana, untuk memanggil Kira, Yuri, dan juga Lionel kemari, "


"Aku akan menggunakan mereka untuk mengetahui apakah makanan-makanan ini di bubuhi Pil Siv ataupun gak..... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.


To be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2