Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Ratu Sanbon Part Awal.


__ADS_3

Ratu Aliansi Sanbon Utara pun bangun dari meditasi nya, ia pun tampak sangat marah mendengarkan informasi itu.


"Siapa yang berani menantangku, apakah ada campur tangan dari aliansi lain nya???"


"B*jingan mana yang berani berurusan dengan ku???" Ucap Ratu Sanbon.


Kelima murid nya tampak mundur satu langkah, mereka sudah pernah melihat kengerian dari Ratu Aliansi Sanbon tersebut.


"Jingga........ "


"Apakah informasi itu akurat???" Tanya Ratu Sanbon.


"99, 99 persen akurat Ratu,"


"Kelompok itu di kenal dengan nama kelompok Jendral Naga, kelompok itu akan menyerang dalam waktu dekat ini Ratu..... " Ujar Jingga Vampir dengan keringat menetes di dahi nya.


"Hem............. "


"Hahhhhh....... " Suara tarikan dan hembusan nafas Ratu Santet.


"Jingga, kau tetap pergi untuk membebaskan Ksatria Sanbon.... " Ucap Ratu Ilmu Hitam tersebut.


"Siap Ratu....... " Sahut Jingga.


"Kalian berempat persiapkan segala nya, kita akan segera berperang.... "


"Jika kelompok jendral-jendralan itu berani datang kemari, jangan beri ampun.... "


"Habisin mereka semua..... " Ucap Ratu Santet sambil mengkodekan dengan tangan nya.


"Siap Ratu....... " Jawab keempat murid lain nya.


Kelima murid Ratu Sanbon Utara pun keluar dari lantai 99 tersebut dan mulai menjalankan misi nya masing-masing.


Tampak Jingga mulai turun ke lantai paling bawah untuk bersiap-siap pergi membebaskan Juday Vampir yang saat ini sedang di tawan oleh Arung.


"Manusia Beast seperti apa Raja Sage itu.... " Gumam Jingga sambil menuruni tangga.


-[Di Dalam Tenda Para Selir]-


Arung pun masuk kedalam tenda tersebut, tampak kelima selir langsung mengerubungi nya.


Selir Nora dan Keisha pun mulai memijit bahu sang Jendral.


"Ugh.......... "


"Pijatan mereka berdua memang enak, mak nyusss...... "


"Tapi aku harus berhati-hati dengan jebakan cinta mereka???" Gumam Arung sambil melihat ketiga Selir lain nya.


Ketiga Selir lain nya pun menghidangkan beberapa makanan dan minuman kepada Arung.


"Jendral Naga pasti lelah..... "


"Makanlah,.... " Ucap Selir Helena.


Terakhir kali Arung meminum dan memakan makanan buatan para Selir, malam nya si joni kecil pun langsung kedinginan dan terpaksa mencari kehangatan dari kedua Selir yang ada di dalam Tenda tersebut.


Usut demi usut ternyata Selir Nora dan Selir Keisha yang membubuhi arak tersebut dengan Pil SIV, sehingga secara adat istiadat di Benua Vampire mereka pun menikah di malam tersebut.

__ADS_1


"Aku sebaik nya tidak memakan atau meminum apa pun buatan mereka, aku khawatir mereka akan menjebak ku..... "


"Aku sudah memiliki banyak istri, aku gak kuat bila harus kawin lagi.... " Gumam Pendekar Don Juan tersebut sambil tersenyum tipis.


"Loh........ "


"Kenapa gak di makan, Jendral???" Tanya Selir Fika.


"Fika, aku masih kenyang nih.... "


"Nanti kalau udah laper, aku pasti ngambil sendiri.... " Ujar Arung.


Beberapa saat kemudian Komandan Yuri pun memasuki tenda tersebut, ia pun memberi hormat kepada sang Jendral.


"Yuri, aku sampai hampir lupa..... " Gumam Jendral Naga.


"Jendral, kemana Vladmira???"


"Bukankah ia ikut terjatuh bersama Jendral di dalam lubang gelap itu???" Tanya Komandan Yuri.


Sementara itu ketiga Selir lain nya duduk diam di dalam tenda tersebut dan ikut mendengarkan pembicaraan mereka.


"Ngapain, Yuri pakek acara ngingatin Jendral Naga dengan Vladmira segala.... "


"Biar aja Vampir betina itu gak ada, setidaknya saingan kan berkurang.... " Gumam Selir Fika.


Sementara itu Selir Nora dan Selir Keisha masih memijit bahu sang Jendral.


Komandan Yuri yang menyaksikan hal tersebut jadi teringat dengan kedua istri sang Jendral di Ibu Kota Kerajaan Darah Merah.


"Jika Jendral Dhieng, dan juga Jendral Raya melihat hal ini... "


"Mereka gak tau kalau istri Jendral Naga berpangkat Jendral juga dan sangat kuat.... "


"Belum lagi anak nya, sama kuat nya dengan kedua istri-istri nya itu.... " Gumam Komandan Yuri.


Arung pun bingung untuk menjawab pertanyaan yang Komandan Yuri lontarkan, ia pun jadi keingat istri-istri nya yang sedang terdampar di Benua Naga di tengah Hujan Kepiting.


"Vladmira saat ini sedang ku tugaskan menyelidiki sesuatu di sekitar area tengah penjara black skull ini, pada waktunya dia pasti akan kembali.... "


"Yuri, apakah ada kabar dari Gilbert???" Tanya Arung.


"Loss contact Jendral.... " Ujar Komandan Yuri.


"Gilbert???" Gumam kelima Selir.


Komandan Yuri pun melihat ke arah para Selir satu persatu kemudian mulai melemparkan senyum tipis terhadap mereka.


Dengan senyuman tipis yang sedikit terlihat jutek kelima Selir pun membalas senyuman Komandan Yuri.


"Sepertinya, ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masalah Raja Geitetsu,"


"Sepertinya sebelum Perang besar besok di Aliansi Sanbon, sebentar lagi Jendral akan berperang dengan kelima Selir ini..... "


"Bagaimana bisa Jendral Rayla dan juga Jendral Dhieng menyukai Jendral Don Juan seperti ini... " Gumam Komandan Yuri.


"Kalau begitu saya permisi dulu Jendral.... " Ucap Komandan Yuri.


"Tunggu dulu Yuri, ..... "

__ADS_1


"Sebaiknya kau makan dulu di sini, aku mau pergi bertemu dengan Jendral Dracule.... " Ujar Arung.


"Lho...... "


"Baru sampai kok langsung pergi lagi, Suami ku,"


"Apa servis pijatan kami berdua kurang enak???" Tanya Selir Nora dan Selir Keisha.


Sementara itu ketiga Selir lain nya bangun dari kursi nya dan mulai mengerubungi Arung.


"Tidak Nora, aku baru ingat lagi ada urusan lain.... " Ujar Arung.


Komandan Yuri yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala.


"Benar yang di katakan Selir Nora, setidak nya Jendral membersihkan tubuh Jendral dulu,"


"Setelah itu Jendral baru pergi.... " Ucap Selir Fika.


"Firasat ku gak enak, sebaik nya aku pergi dari sini... " Gumam Arung lalu mulai memasang kuda-kuda jurus teleportasi.


"Blitzzzzz.............. " Suara jurus teleportasi, dalam satu kedipan mata Jendral Naga pun berteleport.


Raut wajah kelima Selir pun tampak murung.


"Tukang Ghosting..... "


"Udah ngeghosting aja..... " Ujar Selir Hana.


"Sepertinya dia udah curiga dengan kita... " Ucap Selir Helena.


Kelima Selir tersebut pun mengarahkan pandangan nya ke arah Komandan Yuri.


"Ngapain mereka kompak ngeliatin aku yach???" Gumam Komandan Yuri.


Selir Keisha pun mengeluarkan sebuah piring dari dalam cincin ruang milik nya lalu berjalan kearah Komandan Yuri.


"Komandan Yuri, ayo kita makan siang bareng.... " Ucap Selir Keisha sambil memberikan piring tersebut kepada Komandan Yuri.


"Huft............ " Helaan nafas panjang Komandan Yuri.


"Ternyata mereka ingin mengajakku makan siang bareng, ku kira mereka bakal melampiaskan kekesalan nya pada ku.... " Gumam Komandan Yuri.


Ke empat Selir lain nya tampak mulai mengeluarkan piring dan mulai mengambil nasi di dalam mangkok giok di atas meja tersebut.


"Jangan menyerah Fika, masih ada kesempatan lain nya.... "


"Hah.......... "


"Tapi aku benar-benar harus sabar menghadapi Jendral Tukang Ghosting itu.... " Gumam Selir Fika sambil mengambil sayur lodeh di dalam mangkok giok.


Arung pun berteleport ke atas salah satu pohon besar di dekat lubang hitam raksasa, ia pun langsung duduk bersimpuh dan mulai bermeditasi di puncak pohon tersebut.


"Hampir aja aku di grepe-grepe sama kelima Selir itu, walau kedua Selir sudah menjadi istri ku,"


"Tapi aku masih belum terbiasa..... " Gumam Pendekar Setengah Naga itu lalu mulai memusatkan tenaga dalam nya di dalam dantian nya.


Aura tenaga dalam berelemen angin pun membungkus tubuh nya.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2