
Tampak di tengah-tengah alun-alun aliansi amazon sedang ada sebuah acara memanah, Arung dan Kira pun ikut menonton acara tersebut bersama wanita-wanita amazon lain nya.
"Aliansi wanita memang beda, mereka mengisi waktu-waktu kosong dengan acara seperti ini.... " Gumam Arung.
Di tenda panitia tampak Ratu Amazon sedang duduk di singgasana nya sambil di kipasin oleh Valdmira.
"Vladmira???"
"Dia pasti di tangkap dan di jadikan budak, aku harus membebaskan nya... " Gumam Arung lalu mulai berbisik ke telinga Kira tentang rencana pembebasan tersebut.
Beberapa menit kemudian.
"Jendral, tapi itu sangat berbahaya???" Ucap Kira.
"Bagaimana pun dia adalah anak buah ku, aku harus menyelamatkan nya, Kira,"
"Kau tunggulah di sini aku akan mulai menyelinap ke belakang tenda.... " Ucap Arung.
Arung pun mulai menggunakan jurus teleportasi nya dan berteleport kebelakang tenda panitia.
Para athlit panah pun masih menembak ke arah target di tengah-tengah tempat tersebut, sorak-sorai penonton pun terdengar meriah.
"Bagus, prajurit-prajurit Amazon harus memiliki semangat hidup yang tinggi... " Ucap Ratu Amazon dari singgasana nya.
"Bagaimana caranya aku bisa lepas dari perbudakan kaum Amazon ini???" Gumam Vladmira sambil mengipas-ngipasi Ratu Amazon.
Vladmira belum mengetahui jika sang majikan yang sebenarnya ada di belakang nya.
"Kau pasti kepanasan kan Ratu berambut ular, nih.... "
"Aku tiupkan elemen es ku biar kau sejuk.... " Ucap Arung lalu menghembuskan elemen es yang membuat sejuk seisi aliansi.
Udara sejuk pun terasa di seluruh aliansi tersebut akibat elemen es dari Raja Sage.
"Wah...... "
"Sepertinya alam pun menyambut baik acara panahan kaum Amazon ini.... " Ujar Ratu berambut ular tersebut.
"Elemen es yang sejuk ini, mungkinkah milik Jendral Naga???" Gumam Vladmira lalu menoleh ke belakang.
"Jendral Naga.... " Gumam Vladmira saat melihat Arung di belakang.
"Husss...... " Ucap Arung sambil mengisyaratkan untuk diam kepada Vladmira.
"Wah... "
"Cuaca nya benar-benar sejuk... " Ucap salah satu wanita Amazon yang sedang panahan tersebut.
"Tus....... "
"Tus....... "
"Tus....... " Suara saat ketiga anak panah berhasil mengenai papan target dengan sempurna.
Sorak-sorai penonton pun kembali bergema di alun-alun aliansi Amazon tersebut.
Arung pun berteleport ke sebelah Vladmira dan hendak memeluk pinggang nya, Tiba-tiba sebuah telapak tangan bersarang di perutnya.
"Duakkkk......... " Suara tapak kristal yang menghempaskan Arung.
Acara panahan pun terhenti akibat adanya insiden tersebut.
"Uhuk....... "
__ADS_1
"Uhuk........ "
"Uhuk........ " Suara batuk Arung lalu mengeluarkan darah hitam yang kental.
"Bagaimana bisa Ratu berambut ular itu menyadari keberadaan ku???" Ucap Arung.
"Lindungi Ratu..... " Ujar beberapa prajurit-prajurit Amazon yang berjaga di sekitar tenda.
"Siapa kau???"
"Berani sekali mengganggu acara panahan kami???" Tanya Ratu Amazone.
Arung tidak banyak bicara, ia pun meniupkan elemen kabut ilusi cinta nya kemudian mengeluarkan jurus avatar kayu nya.
Asap ungu pun memenuhi alun-alun aliansi tersebut, para wanita Amazon pun memasang perisai kultivasi kedap udara berelemen kegelapan murni.
"Dasar penyusup bajing*n ini adalah elemen kabut beracun milik ular merah jambu bertanduk sembilan yang langka... "
"Tangkap penyusup itu.... " Perintah Sang Ratu Amazon.
"Jendral..... " Gumam Kira sambil memasang masker di mulut nya.
Arung pun berteleport kembali ke dekat sang Ratu, sementara para prajurit-prajurit Amazon itu mengejar avatar-avatar milik nya.
"Kau ternyata masih berani kemari... " Ucap Sang Ratu Amazon.
Pertarungan jarak dekat antara Arung dan Ratu setinggi dua meteran itu pun terjadi.
Arung pun berhasil meniupkan jaringan Laba-laba emas yang membuat kultivasi Ratu Amazon tersegel untuk sementara.
"Ugh......... "
"Elemen Laba-laba emas, bajin*an..... " Ucap Ratu Amazon lalu mulai pingsan karena perisai kultivasi nya mulai menghilang akibat jaring Laba-laba emas tersebut.
"Baik Jendral.... " Ucap Vladmira.
"Blitzzzz....... " Suara jurus teleportasi Arung.
Mereka berdua pun berteleport ke tempat Kira White Dragon berada.
"Kira, ayo kita pergi.... " Ucap Arung.
"Baik Jendral..... " Ucap Kira.
Arung pun memegang kedua pergelangan tangan wanita cantik tersebut kemudian berteleport menjauh dari aliansi tersebut.
"Blitzzzzz........., " Suara jurus teleportasi Arung.
Asap pun mulai menghilang, saat beberapa dari prajurit-prajurit Amazon itu menghembuskan elemen angin di alun-alun kota.
Keempat avatar kayu Arung pun berhasil di tangkap dan sedang menunggu perintah selanjutnya dari Ratu untuk hukuman nya.
"Dasar penyusup sialan.... " Ucap Ratu Amazon yang baru saja di lepaskan dari lilitan jaring-jaring emas tersebut.
Sang Ratu setinggi dua meter itu pun bangun lalu mengeluarkan cakram nya dan melesatkan cakram tersebut ke arah keempat avatar kayu Arung.
"Slashhhh......... "
"Slashhhh.......... "
"Slasshhh.......... "
"Slashhhh.......... " Suara saat cakram milik Ratu Amazone memenggal kepala keempat avatar kayu tersebut.
__ADS_1
"Sial..... "
"Itu adalah avatar nya, cepat lukis wajah penyusup itu,"
"Tempelkan di setiap sudut aliansi ini, aku mau penyusup itu ketangkap.... " Perintah Ratu Amazone.
"Baik Ratu.... " Ucap beberapa prajurit-prajurit Amazon tersebut.
Sejak saat itu Arung menjadi sosok buronan paling di cari di aliansi Amazone karena telah menyinggung Ratu Amazone dengan melilitkan jaring Laba-laba emas di tubuh nya.
-[Perbatasan Aliansi Amazone]-
"Blitzzzzz.......... " Suara jurus teleportasi Arung.
"Dup...... "
"Dup...... "
"Dup...... " Suara tapak kaki mereka bertiga saat mereka mendarat di atas tanah.
"Huft....... " Helaan nafas setengah panjang dari Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Ratu berambut ular itu sungguh tangguh, untung saja ia lengah... "
"Dengan serangan kejutan milik ku... " Ucap Arung.
"Terima kasih Jendral... " Ucap Vladmira.
"Jendral Naga, sebaiknya kita segera pergi dari sini,"
"Para Amazone pasti dendam dan sedang mencari kemari.... " Ucap Kira.
"Siapa gadis Naga ini???" Gumam Vladmira.
"Benar yang di katakan Kira, baiklah aku akan berkonsentrasi dan menciptakan portal black Hole langsung ke markas ku... " Gumam Arung.
Pendekar Setengah Naga itu pun mulai berkonsentrasi, kuda-kuda jurus portal black hole pun mulai di keluarkan nya.
Energi black hole yang pekat pun mulai keluar dari dalam tubuh nya, kemampuan baru milik Arung pun membuat Vladmira kaget.
"Naga ini baru beberapa hari tidak kelihatan namun kekuatan nya sudah meningkat lagi, sebenarnya apa dia tidak memiliki batasan kekuatan???" Gumam Vladmira Vampir.
Arung pun melesatkan sebuah portal black Hole berdiameter tiga meteran di hadapan nya.
"Portal???" Gumam Vladmira.
"Ayo kita segera masuk.... " Perintah Arung.
Mereka bertiga pun mulai memasuki portal black hole tersebut.
"Warp....... "
"Warp....... "
"Warp........ " Suara saat portal black hole di masuki ketiga nya.
Beberapa saat kemudian tampak para prajurit-prajurit Amazone yang menunggangi kuda-kuda putih tiba di perbatasan tersebut dan sedang mencari keberadaan penyusup yang mengacau di alun-alun aliansi beberapa waktu silam tersebut.
"lapor komandan, dia tidak ada di sini... " Ucap Salah Satu Prajurit.
"Teruskan pencarian.... " Perintah Sang Komandan.
To Be Continued.......
__ADS_1
Mohon Like dan Vote nya