Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Es Utara Wars Part Ke Empat.


__ADS_3

Jendral Napoleon menerjang ke arah punggung Kera Es Sun KayKong dengan jurus langkah petir nya.


"Teinggggg........... " Suara punggung Kera Besi kemudian terhempas ke depan dan kembali merusak bangunan di depan nya.


"Kesempatan.... " Gumam Misa Dragon Ice lalu mengayunkan pedang naga es nya.


Ribuan pedang es pun menerjang ke arah Kera Besi tersebut, rentetan suara ledakan pun terdengar dari arah jatuh nya sang Kera Dewa.


"Hoargggghhhhhhh.......... " Teriak Kera Besi tersebut lalu mengeluarkan tongkat penyangga laut barat nya.


Kera Besi pun mengayunkan tongkat nya ke arah Jendral Napoleon dan juga Misa.


Ayunan tersebut di sertai aura air berpetir dan penuh dengan niat membunuh.


"Swinggg......... "


"Swinggg......... "


"Swinggg.......... " Suara ayunan tongkat besi tersebut.


Jarum-jarum besi pun kembali di lontarkan kera besi dan kembali berhasil membunuh beberapa Naga Es Kuno, sementara itu Misa dan Jendral Napoleon menahan serangan-serangan tersebut dengan bersusah payah.


"Kuat sekali..... " Ucap Jendral Napoleon.


Jendral Napoleon pun mensummon beast kontrak nya, seekor Gagak api petir pun muncul dari balik segel bintang segi lima tersebut.


"Kwakkkk....... "


"Kwakkkk....... "


"Kwakkkk........ " Suara Gagak berbulu hitam ke merah merahan tersebut.


"Kali ini lawan mu adalah Beast Dewa Napoleon, dia adalah Raja Kera Gunung Hua Kong,"


"Siapa yang membuat kontrak dengan makhluk sombong tersebut???" Ucap Gagal Api Petir.


"Galileogalige, apa pun yang terjadi aku harus mempertahankan kota ini,"


"Aku akan bertarung hingga titik darah penghabisan.... " Ujar Jendral Napoleon.


"Baik...... " Ucap Galileogalige.


Sang burung hitam pun terbang ke arah Kera Besi kemudian mengibaskan sayap nya sehingga terjadi hujan petir yang dahsyat.


"Jderrr....... "


"Jderrr....... " Suara sambaran Petir, namun sang Kera Dewa yang di lingkupi besi sihir baik-baik saja.


Sang Mongkeys Black Hole pun marah, makhluk itu pun mulai menerjang ke arah Jendral Napoleon dan Burung Gagak Api Petir.


Sambil bermanuver indah sang Burung Gagak berhasil menghindari serangan Kera Besi, dari arah atas Misa pun mengayunkan pedang nya hingga mengenai kepala Kera Besi tersebut.


"Teinggggg............ " Suara saat Pedang Naga Es mengenai tempurung kepala kera besi dan patah.


"Apa....... " Ucap Misa kaget.

__ADS_1


Kera Besi pun memukul Misa hingga terpental ke arah reruntuhan mansion dan jatuh pingsan.


Dari kejauhan Delayla pun menembakkan bola magnet super berdiameter 50 meter dengan kekuatan penuh nya.


Bola itu pun melesat dan hampir mengenai punggung Kera Besi namun Nyonya Galapagos menahan dengan Pedang Durian Peledak nya kemudian membelah nya.


"Siapa manusia itu???"


"Kenapa dia membantu monster itu???" Ucap Delayla.


Nyonya Galapagos Lang pun menerjang ke arah Delayla, mereka berdua pun mulai bertarung dengan sengit.


"Kalian main keroyokan.... "


"Aku tidak akan membiarkan nya... " Gumam Assasin Berambut Hijau tersebut.


"Swing....... "


"Swing....... "


"Swing...... " Suara ayunan pedang berat tersebut, Putri dari Jendral Api pun menahan ayunan pedang tersebut dengan telapak tangan nya.


Ia pun mengeluarkan Pedang Petir setelah nya.


"Wanita ini cukup kuat, siapa dia???" Gumam Delayla.


-[Kembali Ke Lambung Kera Dewa, Satu Setengah Jam Kemudian]-


Tampak Arung masih belum bisa membuat portal black Hole nya, beberapa kali portal berdiameter 50 cm muncul lalu menghilang.


"Fiuh...... "


"Apa aku memang gak berbakat yach.... "


"Sebaik nya aku tanyakan pada Gadis Naga, mungkin dia tahu apa kekurangan ku???" Gumam Arung.


"Gadis Naga, kok sejak tadi aku gak berhasil membuat portal nya yach???" Tanya Arung.


"Dasar Naga Bodoh, mana ada yang instan.... "


"Kau kurang konsentrasi dan pikiran mu entah melayang kemana-mana... " Gumam Leluhur Naga.


Leluhur Nah pun menusun batu-batu pipih sehingga tersusun lah beberapa batu membentuk sebuah menara kecil.


Ia pun berjalan agak jauh dari batu yang tersusun tadi, kemudian Leluhur Naga mengambil sebuah batu bulat seukuran kepalan tangan.


"Lihat ini Naga... " Ucap Leluhur Naga.


"Apa maksudnya, apa dia sudah gak waras dan mengajak ku bermain bola kasti.... " Gumam Arung.


Leluhur Naga pun memalingkan wajah nya kemudian melemparkan batu bulat tersebut, namun batu sekepalan tangan itu tidak mengenai target.


Ia pun kemudian mengambil batu tersebut kemudian melihat target dengan penuh konsentrasi lalu kembali melempar nya dan kena.


"Ini makin aneh.... "

__ADS_1


"Aku gak paham apa yang di kerjakan nya... " Gumam Arung.


"Kau memang sudah mengikuti semua instruksi ku namun kau kurang konsentrasi, ibarat melempar batu dengan memalingkan wajah... "


"Coba kau lihat target benar-benar dan berkonsentrasi.... " Ucap Leluhur Naga.


"Konsentrasi???"


"Kontrasepsi...... " Gumam Pendekar Mesum tersebut.


Arung pun berkonsentrasi tampak aura black Hole mulai memenuhi tubuh nya, ia pun menengadahkan telapak tangan nya.


Tak lama berselang sebuah portal black hole seukuran satu meter pun muncul.


"Berhasil....... "


"Kalau begitu aku akan keluar dulu.... " Ucap Leluhur Naga lalu langsung memasuki portal berukuran kecil tersebut dan meninggalkan Arung.


"Tunggu Gadis Naga.... " Teriak Arung dan portal pun menghilang.


"Aku akan menunggumu di luar.... " Ucap Leluhur Naga dari balik portal yang perlahan menghilang.


"Konsentrasi apa nya, aku malah di tinggal nya... " Gumam Arung.


Ia pun kelelahan dan memutuskan beristirahat di pinggiran kolam asam tersebut.


"Portal sebesar itu saja sudah menguras tenaga ku, sebaik nya aku beristirahat dulu di dalam Pagoda Hantu..... " Gumam Arung lalu mengeluarkan Pagoda Hantu nya dan memasuki nya.


Beberapa menit setelah Arung memasuki Pagoda tersebut, kolam asam pun mulai meluap dan memenuhi seisi lambung.


Pendekar Setengah Naga itu pun selamat karena dia memasuki Pagoda Hantu sebelum danau asam meluap.


-[Kota Es Utara]-


Sebuah portal black hole pun muncul, Leluhur Naga Es Kuno pun keluar dari dalam nya.


"Fiuh...... "


"Maafkan aku Naga Bodoh, aku terpaksa memanfaatkan mu, semoga saja kau bisa keluar dari dalam sana." Gumam Leluhur Naga Es Kuno.


Tampak Jendral Napoleon sedang bertarung sengit dengan Kera Besi, di langit dan di darat para prajurit dan juga Naga-naga sedang menghadapi Kera-Kera Sihir.


Situasi saat itu sangat kacau balau, hampir tiga perempat Kota Es Utara sudah hancur.


"Bagus......... "


"Aku akan kembali melayangkan jurus tapak salju, tapi kali ini dengan kekuatan penuh... "


"Setidaknya dia akan terluka dan manusia itu bisa menghabisi nya... " Gumam Leluhur Naga.


Aura es pun mulai menyelimuti tubuh Gadis Naga tersebut, ia pun berkonsentrasi penuh pada Jurus Tapak Salju tersebut.


"Manusia beri aku waktu sejam, aku akan membuat kera sial itu merasakan jurus tapak salju ini dengan kekuatan penuh." Gumam Leluhur Naga Es.


Sementara itu Jendral Napoleon dan burung gagak api petir nya terus menyerang Kera Besi dengan bermanuver ke sudut-sudut mati Kera Dewa tersebut.

__ADS_1


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2