Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Special Edition : Menundukkan Naga Api.


__ADS_3

-[Aula Istana Kekaisaran Vampir]-


Tampak Raja Vladmir Vampir saat ini sedang duduk di singgasana nya, di kiri dan kanan nya duduk Jendral-Jendral beserta Menteri-Menteri nya dan pembesar-pembesar lain nya.


Kabar mengenai kekalahan Jendral Vladmira pun telah sampai ke telinga Raja Vampir tersebut, Pria Paruh Baya berambut emas dengan dua taring besar itu pun menjadi marah.


"Kurang ajar, Tetua Zelda ku perintah kan kau segera mempersiapkan penyerangan ke Ibu Kota Kerajaan Darah Merah,"


"Bawa kembali Murid ku Vladmira kemari." Titah sang Raja Vampir.


Tetua Zelda selaku salah satu Jendral di Kekaisaran Vampir pun mulai beranjak dari kursi nya dan menghadap sang Raja Vampir tersebut.


Ia pun mulai membungkuk dan memberikan salam penghormatan kepada Kaisar Vampir tersebut.


"Baik Raja..... "


"Kami juga telah mendapatkan informasi jika ada empat orang Kultivator di ranah alam dewa yang membantu Ratu Gilmore, Raja,"


"Izinkan aku untuk mempersiapkan serangan ini dalam satu tahun, aku perlu membujuk beberapa Tetua lain nya untuk ikut serta." Ucap Tetua Zelda.


"Baiklah Zelda, aku akan mengirim Isaka untuk ikut serta dalam penyerangan tersebut." Ucap Kaisar Vampir tersebut.


"Baik Raja.... " Ucap Tetua Zelda kemudian mulai meninggalkan aula Istana tersebut.


-[Kembali Ke Kapal Selam Langit, Di Dalam Bilik Kamar tersebut]-


Tampak Arung sudah duduk di atas ranjang di bilik kamar tersebut, tampak pipi Vladmira sudah mulai memerah dia terlihat malu-malu kucing. Pendekar Setengah Naga itu pun mencoba mengambil sesuatu dari dalam cincin ruang penyimpanan milik nya.


"Apa, Naga itu mau mengambil ******?"


"Ugh....... "


"Bagaimana ini, apa dia tahu jika aku gak KB?" Gumam Vladmira sudah mulai terlihat sedikit panik dan tegang.


Ternyata apa yang di pikirkan oleh Vladmira salah, Arung rupanya hanya mengeluarkan sebuah Kitab.


"Fiuh....... "


"Syukurlah ternyata itu hanyalah sebuah Kitab." Gumam Vladmira.


"Vladmira duduk lah di sebelah ku." Ucap Arung yang lagi-lagi kembali membuat Vladmira makin salah paham.


"Apakah itu Kitab Kamasutra yang melegenda itu, apakah dia ingin melatih teknik-teknik mesum itu kepada budak nya,"


"Tidak kusangka kau begitu kejam Naga, kau hanya menganggap ku sebagai samsak latihan saja." Gumam Vladmira yang kemudian terpaksa mulai duduk di sebelah Naga itu.


"Aku ingin kau mempelajari Metode Pijat Jujitsu ini Vladmira." Ucap Arung sambil memberikan Kitab tersebut kepada Vladmira.


"Ugh........ "


"Ternyata dia lebih mesum dari apa yang kupikirkan, dia akan melakukan hal tersebut setelah aku selesai memijit nya plus-plus." Gumam Vladmira sambil menerima Kitab tersebut.


"Baik Tuan.... " Ucap Babu tersebut.


"Vladmira, aku akan mulai bermeditasi,"


"Apa pun yang terjadi dengan ku jangan sampai ada yang mengganggu meditasi ku,"


"Dan kau harus segera menguasai Kitab Pijat Jujitsu tersebut." Perintah Arung kemudian mulai duduk bermeditasi.

__ADS_1


"Baik Tuan.... " Ucap Vladmira.


"Pijatan Jujitsu itu begitu nikmat, aku tadi malam mencuri Kitab tersebut dari Dhieng saat dia tertidur lelap,"


"Semoga saja dia tidak menyadari nya saat ini." Gumam Arung kemudian mulai berkonsentrasi.


Aura berwarna-warni pun mulai keluar dari sekujur tubuh nya, sementara itu Vladmira sudah mulai mempelajari Teknik Pijatan Jujitsu tersebut di dekat majikan nya.


"Hiks....... "


"Hiks........ " Tangis Vladmira di dalam hati.


"Dia pasti menodaiku setelah aku berhasil menguasai Pijatan Jujitsu tersebut, ternyata majikan ku ini Pendekar B*jingan." Gumam nya.


-[Dunia Naga Api]-


Kesadaran dan jiwa dari Pendekar Setengah Naga itu pun mulai tiba di puncak gunung berapi yang di kelilingi oleh danau kobaran api yang panas, Arung pun mulai memasang perisai kultvasi es di sekitar nya untuk menetralisir suhu panas tersebut.


Naga Api yang berada di dalam kerangkeng emas pun mulai menyadari kedatangan Arung tersebut.


"AURGHHHH............... " Suara raungan Naga Api tersebut.


"MANUSIA NAGA, TERNYATA KAU ADALAH PEMILIK DARI TUBUH INI,"


"MAU APA KAU DATANG KEMARI?" Tanya Naga Api.


Dengan penuh percaya diri sambil menunjuk ke arah hidung Naga Api itu, sang Pendekar Setengah Naga pun mulai menantang Naga Api tersebut.


"Aku menantang mu Naga Api.... " Ucap Arung dengan Jurus Auman petir nya.


"HAG......... "


"HAG......... "


"TERATAI KEBIJAKSANAAN..... " Teriak Arung.


Sebuah Palu Emas pun melesat dari atas langit menuju genggaman tangan Pendekar Setengah Naga tersebut.


"SENJATA SUCI TIPE DEWA?" Gumam Naga Api.


Beberapa saat kemudian Naga Emas, Ular Emas, dan Ular Api sembilan Warna pun tiba di Dunia tersebut.


"NAGA EMAS?" Gumam Naga Api.


Ketiga Beast itu pun mulai menjelma ke wujud Manusia Beast nya dan mulai mendarat di sisi Arung, saat ini Zephyr Nine Colour Snake sudah menembus Ranah Alam Naga tingkat awal sama dengan Tuan nya tersebut.


"Mereka bertiga akhir nya datang." Gumam Arung.


"Salam Tuan Naga." Ucap Zephyr.


Arung pun hanya membungkuk yang menandakan dia telah menjawab salam dari Zephyr tersebut.


"Naga Muda, kau benar-benar ingin bertarung dengan Naga Api?" Tanya Naga Emas.


"Aku harus menundukkan nya Naga Emas, kukira hari ini adalah waktu yang tepat." Ucap Arung.


"Kau sudah memikirkan nya baik-baik, jika kau kalah tubuh mu akan di kuasai oleh Naga Api dan kau akan terkurung di dalam Kerangkeng Emas tersebut, menggantikan nya." Ucap Ular Emas.


"Aku sudah membulatkan tekad ku Ular Emas." Ucap Arung.

__ADS_1


"Baiklah, kami bertiga akan menjadi wasit dalam pertarungan kali ini." Ucap Naga Emas kemudian mulai mengayunkan lengan nya.


Oleh sebab ayunan lengan dari Naga Emas tersebut kerangkeng yang mengurung Naga Api pun mulai menghilang, Naga Api pun langsung menjelma ke wujud Manusia Beast nya.


Seorang laki-laki yang memiliki wajah serupa seperti Arung yang sedang mengenakan jubah perang berwarna merah bermotif Naga Api pun muncul dari balik kobaran api. Arung pun mulai terbang ke hadapan Naga Api tersebut.


"KAU AKAN MENYESALI TANTANGAN MU HARI INI NAGA KECIL." Ucap Naga Api kemudian mulai menyerang Arung dengan tangan kosong.


"Dap........ "


"Dup........ "


"Dap........ "


"Dup........ " Suara saat kedua tangan dan kaki mereka saling beradu di atas langit.


"Ternyata Naga Api ini cukup lincah juga." Gumam Arung sambil menahan pukulan-pukulan berat dari Naga Api tersebut.


Naga Api pun mulai menyemburkan api panas dari dalam mulutnya, Arung pun mulai menyemburkan asap hitam berelemen magnet yang mulai menutupi seluruh danau kobaran api sekaligus menahan semburan api tersebut.


"UGH...... "


"TUBUH KU SERASA BERAT..... " Gumam Naga Api yang mulai terpengaruh oleh Gaya Gravitasi tersebut.


"Duak....... "


"Duak........ "


"Duak......... " Beberapa hantaman Palu berhasil di darat kan Arung ke tubuh Naga Api tersebut.


Berkat hantaman tersebut Ranah Naga Api pun mulai menurun ke ranah alam bumi puncak.


"KURANG AJAR, AKU LENGAH.... " Gumam Naga Api.


Arung pun menstransfer seluruh tenaga dalam nya kedalam inti Palu Kebijaksanaan tersebut, tiba-tiba saja Palu tersebut menjadi besar.


"HYATTTTT............ " Teriak Arung kemudian mulai mengayunkan Palu Raksasa tersebut ke arah Naga Api.


"Duakkkkk.............. " Suara saat Palu Raksasa tersebut menghantam kepala Naga Api dengan telak yang membuat nya terpental hingga ke dasar Danau Kobaran Api tersebut.


"AKHHH............... " Teriak nya.


"Hah....... "


"Hah....... "


"Hah....... " Suara nafas terengah-engah Arung.


"Sepertinya aku menang." Gumam Arung kemudian kembali ke puncak Gunung Berapi tersebut.


"Wah......... "


"Lama tidak berjumpa ternyata Naga Muda sudah menjelma menjadi sesosok Pendekar yang sangat kuat." Ucap Naga Emas.


"Tapi dia masih bukan lawan dari ketiga Naga berelemen dewa itu Naga Emas." Ucap Ular Emas.


Zephyr pun mulai menyelam ke Danau Kobaran Api tersebut berniat menyelamatkan Naga Api.


"Dup............ " Suara saat tapak kaki Arung mulai mendarat di sebelah Naga dan Ular Emas.

__ADS_1


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.


__ADS_2