Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Goa Yin Yang Vampir Emas Bagian Ke Satu.


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Ratu Adrienne dan juga yang lain nya pun tiba di Sarang Laba-Laba Emas tersebut, tampak mereka sudah mulai bersiap untuk memasuki Gerbang Emas tersebut.


"Gerbang Emas?"


"Bukankah Gerbang terkuat seharusnya berwarna hitam?" Gumam Dhieng Vampir.


"Hssttttt..... "


"Cobalah untuk tidak menarik perhatian Laba-Laba tersebut." Ucap Ratu Adrienne dengan suara yang kecil.


Tampak di depan Goa Laba-laba Emas tersebut beberapa beast berkaki delapan tersebut sedang berlalu lalang, mereka pun sedang menunggu waktu yang tepat untuk mulai memasuki Gerbang Emas yang ada di sebelah Goa Laba-Laba tersebut.


Beberapa saat kemudian,


"Sekarang saat nya..... "


"Ayo........ " Ucap Ratu Adrienne lalu mulai melesat masuk ke dalam Gerbang Emas tersebut.


"Warpp...... "


"Warpp...... "


"Warpp....... "


"Warpp...... " Suara saat tubuh mereka mulai memasuki Gerbang Emas tersebut berurutan.


-[Goa Yin Yang Vampir]-


Mereka pun keluar dari dalam Gerbang Emas di tersebut dan mendarat dengan mulus di tepian sebuah Telaga berdiameter seratus meter.


"Dup....... "


"Dup....... "


"Dup....... "


"Dup....... " Suara tapak kaki mereka berempat saat mendarat.


Di tengah Telaga tersebut terdapat sebuah Pohon Dewa Emas Raksasa setinggi satu kilometer. Di sekitar telaga hanya ada hamparan pasir berwarna keemasan dan tidak ada makhluk hidup lain nya selain mereka di tempat tersebut.


"Jadi ini yang di namakan Goa Yin Yang Vampir." Ucap Rayla sambil mengamati ke sekeliling nya.


Tampak langit-langit di tempat tersebut terbuat dari giok berwarna biru, cahaya biru dan Emas itu lah yang menerangi tempat tersebut, di dalam goa tersebut tidak ada siang atau pun malam.


"Aura kultivasi sangatlah besar di dalam sini." Ucap Arung.


"Benar Suami ku, aura inilah yang akan membantu kita dalam berlatih seni bela diri di dalam sini,"


"Gerbang tersebut baru akan kembali muncul setelah kita semua berada di ranah alam naga tingkat awal." Ucap Dhieng.


"Jika salah satu dari kita belum mencapai ranah tersebut, apakah Gerbang itu tetap akan muncul kembali?" Tanya Rayla.


"Gerbang itu tidak akan muncul, Gerbang hanya akan muncul saat kita semua telah melewati atau berada di ranah alam naga tingkat awal." Ucap Ratu Adrienne.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian empat buah Goa berbentuk mulut vampir yang menganga pun mulai muncul di keempat sisi Telaga tersebut.


Daratan dan permukaan air di Telaga tersebut pun sedikit bergoyang akibat muncul nya Goa tersebut.


"Kalian beristirahat lah di dalam Goa itu masing-masing, mungkin kita akan memakan waktu beratus-ratus tahun berkultivasi di sini,"


"Setelah mencapai alam naga barulah kita dapat keluar dari sini." Ucap Ratu Adrienne.


"Busettt........ "


"Beratus-ratus tahun, untung saja aku sudah mengkultivasikan Pil Awet Muda,"


"Sebaiknya aku memberikan sisa Pil Awet Muda ini kepada Rayla dan juga Dhieng?" Gumam Arung.


"Ayo Suamiku, aku lebih memilih tinggal satu Goa bersama mu." Ucap Dhieng kemudian mulai menggandeng lengan suami nya tersebut dan mulai beranjak ke Goa di sisi lain nya tersebut.


"Huh....... "


"Wanita Vampir itu pandai sekali saat merayu Suami ku tersebut, aku sebaik nya tinggal di Goa yang dekat dengan mereka." Gumam Rayla kemudian mulai mengekor di belakang Arung dan juga Dhieng.


Sementara itu Ratu Adrienne pun mulai memasuki Goa yang berada di dekat nya tersebut.


"Dasar Kaum Naga Borjuis, kau hebat juga bisa menundukkan Gadis Vampir dengan ranah kultivasi yang tinggi seperti Dhieng." Gumam Ratu Adrienne.


-[Goa Tempat Arung dan Dhieng berada]-


Terlihat Dhieng mulai menata goa tersebut, ia pun mulai meletakkan ranjang, kursi dan meja giok serta beberapa lemari di tempat tersebut.


Ternyata ada sebuah air terjun mini di balik-balik batu tersebut di dalam Goa mini tersebut, tempat tersebut sangat mirip dengan sebuah kamar mandi namun terbentuk secara alami.


"Air nya pun air hangat, Goa kecil ini benar-benar hebat,"


"Tapi hanya ada satu sumber makanan disini yaitu buah dari Pohon Emas tersebut." Gumam Arung.


Dhieng pun telah memakai sehelai handuk dan berniat mandi di balik bebatuan tersebut, saat berpapasan dengan Suami nya tersebut tampak pipi Dhieng mulai merona merah.


"Kau mau ikut mandi dengan ku Suamiku?" Tanya Dhieng dengan malu-malu.


"Tidak Dhieng, aku hendak berkeliling di tempat ini terlebih dahulu." Ucap Arung kemudian mulai meninggalkan Dhieng dan beranjak keluar dari tempat tersebut.


"Ugh...... "


"Tubuhku bisa hancur jika mandi bersama dengan nya, pinggangku masih sakit akibat pertarungan sebelumnya." Gumam Arung.


Di pinggir Telaga yang sangat jernih dan berair hangat tersebut terlihat sang Ratu Racun sudah mulai berlatih bertarung dengan tangan kosong, gerakan sang Ratu Racun terlihat begitu anggun dengan pukulan-pukulan yang begitu bertenaga tersebut.


"Kalau masalah senioritas, kurasa ketiga Gadis Cantik ini sudah terbiasa berlatih sejak kecil,"


"Aku juga harus mulai mempelajari Kitab Jurus-Jurus yang telah kudapatkan sebelum nya." Gumam Arung yang mulai bersemangat untuk berlatih setelah melihat Rayla berlatih dengan semangat nya.


-[Di Tempat Pemandian]-


Tampak Dhieng Vampir tengah membersihkan tubuh nya menggunakan sabun di bawah air terjun bertemperatur hangat tersebut.

__ADS_1


"Apakah servis ku sebelumnya kurang ya?"


"Aku harus lebih giat lagi nanti nya, setelah melahirkan aku baru akan memulai pelatihan beratku." Gumam Dhieng Vampir lalu kembali membersihkan tubuh nya.


-[Goa Ratu Adrienne]-


Setelah selesai menata ruangan nya tersebut Ratu Vampir pun memulai meditasi kegelapan nya di atas giok hitam tersebut.


Tampak Aura hitam murni mulai berkumpul di sekujur tubuh nya, sang Ratu pun mulai menghisap aura kultivasi yang ada di dalam Goa Yin Yang tersebut.


"Aura di Goa Yin Yang Emas ini sungguh kaya akan energi, awas saja kau pengkhianat aku akan meminum darah mu saat aku selesai berkultivasi dan keluar dari sini." Gumam Ratu Adrienne.


Siapakah yang di maksud dengan Pengkhianat oleh Ratu Adrienne itu, semua masih lah menjadi sebuah Rahasia Semesta.


-[Kembali Ke Benua Es Api]-


Malam hari.


Tampak Wakil Komandan Gisel yang juga merupakan pacar pertama Arung saat ini sedang duduk termenung seorang diri di bawah deras nya hujan di Kota Awan Hitam itu, pandangan mata nya kosong dia hanya di temani oleh sebuah perisai hujan petir di atas nya dan sekaleng beer di sebelah nya.


"Byurrrrr.............. " Suara hujan deras.


"Kemana si bodoh itu pergi, mungkinkah dia masuk ke dalam Labu itu?"


"Yang kudengar dari Prajurit-Prajurit lain nya, Komandan itu berubah menjadi seberkas sinar yang melesat ke angkasa,"


"Setelah jantung nya di cabut, haduh pusing nya aku?"


"Aku menyesal sudah ngambek beberapa hari terhadap Pendekar Fuckboy itu, aku tidak tahu jika dia akan menghilang seperti ini?" Gumam Gisel kemudian mulai meneguk beer yang ada di sebelah nya itu.


"Glek....... "


"Glek....... "


"Glek........" Suara saat Gisel meneguk beer tersebut.


"Ah......... "


"Nikmat nya, hujan-hujan begini sekaleng beer memang teman yang sangat cocok untuk mengobati perasaan sedih di hati ku ini." Gumam Gisel.


Tanpa di sadari nya, karena perasaan yang begitu sedih nya, air mata nya pun mulai mengalir deras di pipinya tersebut saat kenangan-kenangan indah nya bersama Pendekar Fuckboy itu mulai bermunculan satu persatu di kepala nya tersebut.


"Ugh........ "


"Kenapa hati ku bisa sesakit ini, Arung lekaslah kembali." Gumam Gisel sambil menatapi rintik hujan yang turun membasahi mansion dan sekeliling nya tersebut.


Tanpa di sadari oleh Gisel, Nyonya Ya diam-diam mengawasi Gisel dari gazebo yang berada di taman di Kediaman Alba tersebut, Mama nya itu paham betul akan kesedihan yang dirasakan oleh Gisel saat ini.


"Kasian Gisel..... "


"Calon mantu, semoga kau baik-baik saja." Gumam Nyonya Ya lalu kembali mengawasi Putri Cantik nya tersebut.


Saat Perang tersebut di mulai Nyonya Ya dan Joong Woon yang sedang menonton pertandingan tersebut langsung melarikan diri dari Stadium di Puncak Gunung Obat tersebut dan berhasil pergi dengan selamat.

__ADS_1


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.


__ADS_2