Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Serbuan Kingkong Laut.


__ADS_3

-[Keesokan Pagi nya]-


Perwakilan Aliansi Naga telah berhasil mengumpulkan seluruh pusaka yang ada di dasar lambung, hari ini mereka sedang sarapan bersama di Pulau Perak Buatan.


"Wajah mereka tampak begitu puas, sepertinya mereka mendapatkan banyak pusaka...."


"Nanti setelah kembali ke Pulau Black Skull, aku akan mengidentifikasi pusaka-pusaka tersebut," Gumam Arung sambil menikmati lontong kari.


"Suami ku, aku menemukan sebuah kunci di dasar lambung tersebut....."


m


"Mungkinkah itu kunci yang di maksud Ratu Medusa??" Ucap Selir Nora.


Mereka semua pun mulai mengarahkan pandangan nya ke arah Selir Nora.


"Benarkah???"


"Perlihatkan pada ku...." Ucap Arung.


Selir Nora pun mengeluarkan sebuah kunci giok merah sepanjang dua meteran dari dalam cincin nya.


"Kunci nya gede banget???" Gumam Selir Keysha.


Arung pun menyimpan kunci tersebut.


"Baiklah, biarkan aku yang menyimpan kunci ini,"


"Setelah selesai sarapan kita akan keluar dan mencari Ratu Medusa...." Ucap Arung.


Mereka pun kembali melanjutkan sarapan pagi nya.


Setelah sarapan pagi mereka pun keluar dari lambung kingkong laut tersebut, alangkah terkejutnya mereka ketika berada di luar.


"Lihat........"


"Kenapa ada banyak sekali Kingkong Laut...." Ucap Selir Nora saat melihat puluhan kingkong laut tersebut.


Kingkong Laut tampak sedang berkeliling di pinggiran pantai maupun di dalam pantai, makhluk-makhluk itu menangkap beast-beast kecil dan memakan nya hidup-hidup.


"Semuanya kita harus bersembunyi, makhluk-makhluk itu sepertinya sedang mencari makan....." Ucap Arung.


"Benar, Jendral...." Sahut Kira.


Arung dan yang lain nya pun mulai bersembunyi di salah satu pohon besar di pinggiran pantai tersebut.


"Aurghhhhh........."


"Aurghhhhh........" Raungan Kingkong Laut tersebut.


Para Kingkong pun terus menangkap makhluk-makhluk yang ada di laut, darat, maupun udara kemudian mengunyah nya hidup-hidup.


"Jika kita membunuh mereka semua, aku bisa menjadi Dewa Sage...."


"Bayangkan jika di dalam lambung seekor Kingkong Laut ada sekitar 700 esensi, ada sekitar 30 Kingkong...."


"Aku bisa menjadi Dewa Sage...." Ucap Arung.


"Tapi bagaimana cara menghabisi mereka???" Tanya Kira.


"Tidak mungkin melawan mereka, lebih baik kita bersembunyi di sini saja Suami ku...." Ucap Selir Keysha.

__ADS_1


"Coba cari....."


"Apakah ada pusaka, bertipe racun yang kalian miliki??" Tanya Arung.


"Tipe Racun???" Gumam Ketiga Wanita Cantik tersebut.


"Kami akan mencari nya....." Ucap Selir Keysha.


Mereka bertiga pun mulai mencari pusaka bertipe racun di dalam cincin ruang milik nya.


Sementara itu para Kingkong Laut masih terus memangsa beast-beast di sekitar pantai.


"Ada satu , Jendral......" Ucap Kira kemudian mengeluarkan sebuah busur dewa.


Arung pun memegang busur berwarna hitam tersebut.


"Itu adalah Busur Kalajengking Hitam, senjata suci tingkat Mahayana,"


"Jika kau memiliki panah beracun nya akan sangat mudah membunuh beast besar itu...." Suara di kepala Arung.


"Jendral Api...." Gumam Arung.


"Hei......."


"Apakah ada anak panah nya???" Tanya Arung.


Kita pun mengeluarkan tiga puluh anak panah dari dalam cincin nya, ekspresi wajah Pendekar Setengah Naga itu pun berubah senang.


"Kita akan memanen nya....." Ujar Arung .


"Tapi bagaimana caranya???" Tanya Kira yang masih bingung bagaimana cara nya menghabisi ketiga puluh kingkong laut tersebut.


"Kita coba saja senjata ini dulu......" Ucap Arung kemudian mulai melesatkan sebuah anak panah hitam ke arah seekor Kingkong.


Tekanan kekuatan yang sangat dahsyat pun meliputi anak panah hitam yang sedang melesat tersebut.


Para Kingkong Laut pun mengarahkan pandangan nya ke arah anak panah yang sedang melesat tersebut.


"Whussssss.........." Suara hempasan angin yang begitu kuat di ikuti oleh energi yang begitu dahsyat berelemen kalajengking racun.


Kecepatan anak panah pun begitu cepat sampai-sampai Kingkong tersebut tidak sempat bereaksi.


"Jleeebbbbbb.........." Suara anak panah saat menembus tempurung kepala Kingkong Laut tersebut.


Kingkong Laut Raksasa itu pun tumbang seketika dan menghancurkan pepohonan di sekitar nya.


"Bruakkkkkkk............." Suara saat tubuh Kingkong Laut tersebut ambruk.


Melihat salah satu temannya tewas, Kingkong Laut lain nya pun mulai mengamuk dan menembakkan tembakan bola kristal ke segala penjuru.


"Whusssss........."


"Whusssss........."


"Whusssss........." Suara hempasan angin saat bola-bola kristal tersebut melesat.


Pendekar Setengah Naga itu pun memasang sebuah perisai kultivasi di sekitar nya.


"Panah apa itu, Sayang???"


"Kenapa makhluk itu bisa langsung tewas seketika saat terkena serangan nya???" Tanya Selir Nora.

__ADS_1


"Panah ajaib......" Gumam Selir Keysha.


Arung pun mengambil tiga anak panah kemdian mulai membidik tiga ekor Kingkong Laut lain nya.


"Ini adalah Busur Kalajengking Hitam dan anak panah ini adalah panah beracun, jika terkena panah ini musuh akan segera tumbang...." Ucap Arung kemudian melepaskan tiga anak panah tersebut sekaligus.


"Whusssss.........,.."


"Whussssss........."


"Whussssss.........." Suara hempasan angin saat ke tiga anak panah hitam itu terbang melesat.


Sama seperti panah hitam sebelumnya, tekanan yang kuat dan juga kekuatan dahsyat mengiringi tiap anak panah tersebut.


Ketiga Kingkong Laut yang berada di sekitar pantai pun tumbang setelah terkena tembakan tersebut.


Para Kingkong Laut lain nya pun terlihat marah, makhluk-makhluk itu pun mulai menembakkan bola-bola berelemen kristal ke segala penjuru.


"Panah ini sungguh ajaib...."


"Racun nya benar-benar mujarab..." Gumam Arung kemudian mulai menembakkan kembali panah-panah beracun tersebut.


Satu persatu Kingkong Laut pun tumbang, hingga pada akhirnya seluruh Kingkong Laut pun tewas.


"Hah..,........" Suara helaan nafas panjang Arung kemudian mulai menyimpan senjata suci tersebut.


Hanya tinggal sebuah anak panah.


"Kita akan panen besar sebentar lagi, pasti ada banyak pusaka di lambung Kingkong-Kingkong itu......" Ujar Arung.


"Dia membunuh tiga puluh Kingkong Laut yang kekuatan nya setara dengan Pendekar Di Ranah Alam Dewa...."


"Menakjub kan..."


"Dia benar-benar Naga yang hebat...." Gumam Kira White Hole Dragon.


"Suami ku, hari sudah sore...."


"Lebih baik kita istirahat dulu malam ini, besok kita baru memanen pusaka-pusaka itu...."


"Aku dan Nora akan mendirikan tenda..." Ucap Selir Keysha.


"Ia, Sayang...."


"Aku juga akan menyiapkan makanan yang bergizi...." Ucap Selir Nora.


"Ya....." Jawab Arung.


Kedua Selir dan juga Kira pun mulai memasang tenda di sekita tubuh Kingkong kau tersebut.


"Malam ini aku akan membubuhi minuman nya dengan obat kuat...."


"Aku gak sabar lagi....."


"Aku kan pingin punya anak dari Pemuda itu..." Gumam Selir Keysha.


Senyuman jahat pun terpancar dari wajah Selir Keysha yang hendak membubuhi obat kuat ke dalam minuman sang Jendral.


Bayangan kuda yang begitu bersemangat pada saat uji coba obat kuat pun terbesit di dalam pikiran Selir Cantik tersebut.


"Erghhhhhh..........." Erangan suara kuda sesaat setelah meminum seember air yang telah di bubuhi obat kuat tersebut.

__ADS_1


__ADS_2