Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Kira White Hole Dragon.


__ADS_3

-[Dua Hari Kemudian]-


Markas Besar Jendral Arung, Pulau Black Skull.


Setelah membebaskan para tawanan, jumlah pasukan Jendral Naga pun menjadi 20 orang. Untuk merayakan kemenangan telak mereka pada hari ini Jendral Dracule dan yang lain nya mengadakan jamuan makan malam besar-besaran.


Tenda-tenda di markas pun telah bertambah banyak, beberapa pasukan tampak sedang membangun pagar sementara dari balok-balok kayu raksasa.


Di belakang tenda tampak para wanita sedang menyiapkan jamuan makanan mereka sedang mencincang tubuh kedua beast Rajawali malam tersebut.


Sementara itu Pendekar Setengah Naga itu sedang duduk bersandar di bawah sebuah pohon yang teduh sambil menghisap tembakau ular menggunakan pipa hisap giok merah nya.


"Whussss.......... " Suara hembusan asap rokok.


"Penjara Black Skull ini lebih kelihatan seperti sebuah kota di dalam sebuah tengkorak, walaupun bentuk pemerintahan nya tidak resmi,"


"Tapi para tawanan disini takut terhadap aliansi-aliansi yang menguasai wilayah-wilayah di Hutan Tengkorak Hitam ini... " Gumam Arung sambil menganalisa keadaan sosial dan politik di dalam Tengkorak Kera Hitam tersebut.


Sesosok Gadis Naga pun menghampiri Arung, ia penasaran dengan kekuatan dahsyat dan jurus-jurus aneh nya.


"Jendral Besar Arung, boleh kah aku duduk di sebelah mu???" Sapa Sang Naga Wanita dengan tanduk emas tersebut.


"Lho....... "


"Siapa wanita Naga ini???" Gumam Arung yang tidak menyadari keberadaan Naga tersebut selama ini.


"Boleh, Nona,"


"Silahkan duduk..... " Sahut Don Juan.


Sang Naga Wanita pun duduk di sebelah Arung, Komandan Heinz, Afar, dan Garo pun melihat peristiwa tersebut dari kejauhan.


"Garo, lihat Jendral Playboy itu seperti nya bakalan punya mainan baru.... " Bisik Komandan Heinz.


"Husss....... "


"Jendral Naga tampan, kalau kita apalah??"


"Kita cuman butiran debu, bahkan aku sudah menembak Zafira beberapa kali,"


"Namun dia tetap menolak ku.... "


"Aku iri dengan Jendral Naga... " Bisik Komandan Garo.


"Ups........ "


"Ternyata Garo menyukai Zafira sama seperti aku... " Gumam Komandan Afar yang juga sudah menembak Zafira beberapa kali namun di tolak juga.


-[Di Belakang Tenda]-


"Hatsyimmmmm........ " Suara bersin Komandan Zafira.


"Siapa ya yang ngomongin aku.... " Gumam Komandan Zafira sambil memotong-motong daging Rajawali malam tersebut.


Sementara itu kelima selir pun telah menjadi Ratu Sage sama seperti Arung mereka memiliki banyak elemen, namun kelima wanita cantik itu belum menguasai sepenuh nya elemen-elemen tersebut.


Selir Hana pun mengeluarkan elemen perak nya, sebuah pisau besar pemotong daging pun muncul di genggaman tangan nya.


"Wah........ "


"Elemen perak ini praktis banget buat memasak, aku jadi tidak perlu membeli pisau dapur lagi seumur hidup ku... " Ucap Selir Hana lalu mencincang daging Rajawali malam tersebut.

__ADS_1


"Selir Fika, bantu aku mencari kayu bakar,"


"Aku kehabisan kayu bakar." Ucap Komandan Indah yang lagi memasak se kendi besar kuah sup.


"Tenang Komandan Indah... " Ucap Selir Fika lalu memunculkan beberapa kayu bakar di genggaman tangan nya lalu di berikan kepada Komandan Indah.


"Sejak melakukan kultivasi ganda mereka sangat berguna, mereka telah membangkitkan banyak elemen alam pada diri nya." Gumam Komandan Zafira.


Tampak ke tujuh wanita cantik itu pun menyiapkan makanan dengan penuh semangat.


-[Kembali Ke Bawah Pohon Besar]-


"Perkenalkan nama ku Kira White Hole Dragon... " Ucap Kira.


"White Hole? ??"


"Apa dia ada hubungan nya dengan White Hole yang sering muncul dan membawa ku entah kemana saja???" Gumam Arung.


"Aku Arung.. " Sahut Jendral Naga.


"Jendral, apa kau berasal dari Pulau Langit???" Tanya Kira.


"Pulau Langit, tidak Kira... " Ucap Arung.


"Dia tidak berasal dari Pulau Langit, jadi darimana dia memiliki kekuatan sedahsyat itu???" Gumam Kira.


"Oh....... "


"Kukira Jendral berasal dari Pulau Langit, tempat nya klan Naga berada... " Ucap Kira.


"Jadi di dunia ini juga terdapat wilayah yang di huni oleh Klan Naga, ternyata dunia ini begitu luas... " Gumam Arung.


"Kira, bagaimana,"


"Aku sampai lupa... " Gumam Kira.


"Jendral.... " Ucap Kira lalu Arung pun memotong pembicaraan karena dia sudah tahu maksud pertanyaan Kira dari Komandan Indah.


"Di rendang aja, Kira.... " Ucap Arung.


"Baik Jendral, kalau begitu aku permisi dulu.... " Ucap Kira lalu berbalik dan berencana kembali ke belakang tenda.


"Kira, nanti kapan-kapan ceritakan masalah Pulau Langit pada ku... " Ucap Arung.


"Naga ini benar-benar tampa.... "


"Tapi sayang nya dia Play Boy... " Gumam Kira.


"Siap Jendral... " Ucap Kira White Hole Dragon.


"Yaelah.... "


"Aku lupa menanyakan masalah White Hole pada nya.... " Gumam Arung.


-[Di Belakang Tenda]-


"Jendral Naga pasti berencana menjadikan kami Selir, buktinya dia membuat kami dapat membangkitkan banyak sekali elemen alam,"


"Bahkan aku bisa membangkitkan elemen alam karet." Gumam Nora Sang kultivator bidan tersebut lalu memunculkan sebuah ****** dengan elemen karet nya.


"Elemen karet ini sangat bagus untuk alat kontrasepsi.... " Ucap Nora dengan nada suara yang kecil kemudian mulai tertawa kecil.

__ADS_1


"Hi........ "


"Hi........ "


"Hi......... " Tawa kecil Kultivator Bidan tersebut.


Nora pun tampak memanaskan kuali berisi daging Rajawali mala yang telah di rendang dengan api sembilan warna nya, sementara itu Komandan Zafira dan Komandan Indah hanya menggeleng-gelengkan kepala nya saat melihat elemen langka tersebut di gunakan untuk memasak rendang.


"Elemen langka jadi sia-sia di tangan Selir-Selir Bodoh itu..... " Gumam Komandan Zafira sambil mengaduk se kendi besar sup.


Para pasukan pun masih membangun pagar kayu di sekitar tenda, tampak ketiga Komandan yang menjadi mandor nya.


"Hem.......... "


"Harum banget.... "


"Gak sia-sia kita menjaga kelima Selir Bodoh itu, ternyata mereka pandai memasak... " Ucap Komandan Garo.


"Husss....... "


"Garo, jangan berbicara seperti itu,"


"Kelima Selir itu miliknya Jendral Naga, nanti kita bakalan di marahin nya... " Ucap Komandan Afar.


"Sorry Afar, aku silap... " Ucap Komandan Garo.


"Kalian berdua, jangan ghibah aja,"


"Sono cek konstruksi yang dibuat oleh para pasukan ini udah bener apa belum... " Ucap Komandan Heinz.


Garo dan Afar pun mengecek kinerja para pasukan-pasukan tersebut dalam membangun pagar dari balok kayu raksasa tersebut.


-[Lantai 70, Salah Satu Kamar, Aliansi Amazon]-


Tampak wanita kekar tersebut telah mengikat tangan dan kaki Vladmira di atas sebuah ranjang ia pun sangat terkejut saat mengetahui jika Pemuda yang ditangkap nya itu adalah seorang Wanita Tulen sama dengan nya.


"Dasar penipu..... " Ucap Wanita Kekar tersebut dengan kesal.


Vladmira pun mulai membuka kedua belah matanya karena mendengarkan gerutu Wanita yang mirip beruang tersebut.


"Dimana aku, oh iya aku pingsan saat melarikan diri dari kejaran beruang wanita... " Ucap Vladmira.


"Siapa yang kau sebut beruang wanita, dasar penipu.... " Ucap Wanita Kekar itu yang saat ini sedang duduk dan menindih perut Vladmira.


"Plakkkkkk....... "


"Plakkkkkk........ " Suara tamparan keras di pipi Vladmira.


"Ini ganjaran nya karena sudah menipu ku... "


"Besok aku akan menjual mu di pasar budak... " Ucap Wanita Kekar tersebut lalu bangun dan pergi keluar dari dalam kamar tersebut.


"Pasar Budak???"


"Malangnya nasib ku, sudah jadi budak dari Naga itu, kini aku bakalan di jual lagi di pasar budak,"


"Apes.... " Ucap Vladmira sambil mencoba melepaskan diri dari rantai hitam penghilang kultivasi yang mengekang nya tersebut.


"Dup......... " Suara saat pintu kamar di banting dengan keras oleh Wanita seperti Beruang tersebut.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2