Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Kemunculan Bonanza Vampir.


__ADS_3

"Jendral, bagaimana dengan Komandan Yuri,"


"Apakah Jendral sudah bertemu dengan nya???" Tanya Vladmira sesudah menyelesaikan memakan sup kelelawar nya.


"Oh iya, Yuri.... "


"Aku sampai lupa dengan Komandan Yuri... " Ucap Jendral Naga.


"Siapa lagi Yuri???"


"Apakah dia salah satu istri Jendral Naga lain nya???" Gumam Selir Nora.


"Selir-selir cukup sudah pijatan nya, aku seperti nya harus menjemput Komandan ku kemari,"


"Ayo Vladmira.... " Ucap Jendral Naga lalu bangun dan melesatkan Jurus Portal Black Hole.


"Siap Jendral..... " Sahut kelima Selir dengan lemah lembut.


Sebuah portal black Hole kembali muncul di hadapan mereka, Arung dan juga Vladmira pun masuk ke dalam black Hole tersebut.


"Warp.......... "


"Warp........... " Suara saat mereka berdua mulai memasuki portal tersebut.


"Hana, siapa Yuri???" Tanya Selir Helena.


"Kayak nya gebetan lama nya Jendral Naga, Helena.. " Jawab Selir Hana.


"Jendral Naga sungguh pria sejati, ia memiliki banyak istri.... " Ujar Selir Fika.


"Apa yang di pikirkan para Vampir Betina ini, seharusnya mereka kan cemburu harus berbagi hati dengan wanita lain nya.... "


"Ugh....... "


"Kok malah hatiku ya yang terasa pedih.... " Gumam Kira White Dragon.


"Sudah lah, ayo kita beres-beres, tugas kita adalah melayani Jendral Naga sebaik-baiknya... " Ucap Selir Keysha.


"Mereka memang tipe Selir sempurna... " Gumam Kira.


Beberapa saat kemudian Jendral Dracule dan bala tentara nya pun kembali ke markas, tampak pasukan mereka telah bertambah. Pasukan sebelumnya berjumlah 20 orang saat ini telah mencapai 70 orang.


Mereka pun mulai mendirikan tenda-tenda di pinggiran pagar balok kayu yang memagari sekeliling markas tersebut.


"Lelah nya..... " Ucap Komandan Zafira lalu duduk di kursi.


"Walaupun lawan kali ini lemah, tapi capek juga yach.... " Ucap Komandan Indah.


"Tetap semangat para Komandan ku, ini merupakan awal dari kebangkitan Kerajaan Darah Biru kita.... " Ucap Jendral Dracule lalu duduk di antara kedua Komandan Cantik tersebut.


"Kemana ya Jendral Naga???" Ucap Komandan Indah yang tidak melihat Jendral Naga sejak tadi.


"Kira..... "


"Kemana Jendral Naga???" Tanya Komandan Zafira saat melihat Kira lewat.


"Oh...... "


"Jendral Naga sedang menjemput salah satu Komandan nya, Komandan Yuri... "


"Bersama dengan Vladmira... " Ucap Kira.


"Komandan Yuri???"

__ADS_1


"Vladmira, nama yang tidak asing???" Gumam Jendral Dracule.


-[Titik Pertemuan]-


Sebuah portal black Hole pun muncul di tempat di tanam nya bola ruang, dari dalam portal tersebut Arung dan juga Vladmira pun keluar dari dalam nya.


"Dup......... "


"Dup......... " Suara tapak kaki saat Arung dan Vladmira mendarat dengan mulus di tempat tersebut.


"Tempat ini tidak berubah sejak kita meninggalkan nya, ayo Vladmira kita jemput Komandan Yuri dan bocah vampir itu.. " Ucap Arung lalu memegang pergelangan tangan Gadis Vampir tersebut.


"Baik Jendral Naga.... " Ucap Vladmira.


"Clara..... " Ucap Arung lalu mereka berdua pun mulai terhisap ke dalam bola ruang tersebut.


Beberapa saat kemudian Arung dan Vladmira pun mendarat di depan Gerbang Masuk Pulau Putri Naga Kecil.


"Dup.......... "


"Dup.......... " Suara saat tapak kaki mereka mendarat dengan mulus.


-[Markas Besar Jendral Arung]-


Tampak gerombolan bandit-bandit koboi itu telah tiba di depan markas Jendral Naga, Bonanza Vampir tampak begitu senang karena berjumpa dengan kelompok yang kuat.


"Yiha....... " Teriak Bonanza Vampir lalu mulai meletuskan Pistol Revolver nya ke langit beberapa kali.


"Dor.......... "


"Dor.......... "


"Dor........... " Suara letusan pistol Revolver Bonanza.


"Menyerah lah Kelompok Naga.... " Teriak Bonanza Vampir.


Jendral Dracule pun melompat ke atas pagar yang terbuat dari balok kayu bersama Max Vampir dengan memegang Sabit Bulan Hitam.


Mereka berdua berdiri di ujung balok-balok runcing tersebut dengan ilmu meringankan tubuh nya.


"Mana Naga itu, kenapa kedua Vampir paruh baya ini yang keluar???" Ucap Bonanza Vampir.


Para bandit-bandit koboi pun tampak sudah bersiap menembak dari atas kuda nya masing-masing.


"Dracule, itu kelompok Koboi Bonanza,"


"Mereka kelompok yang gila bertarung, seperti nya mereka mendengar tentang kebringasan kelompok kita dan datang kesini... " Bisik Max.


"Mau gimana lagi, kita harus bertarung dengan para koboi ini,"


"Jika tidak Kerajaan Darah Biru tidak akan bangkit dan bakalan menjadi sejarah,"


"Aku yakin Jendral Naga akan segera kembali.... "


"Aku akan melawan Bonanza Vampir, kau pertahankan markas dan lindungi para Selir Jendral... " Perintah Jendral Dracule.


"Kau belum tentu menang melawan nya, kekuatan nya di tingkat enam ranah alam kesatria, Dracule.. " Ucap Max.


"Walaupun aku akan menjadi debu, aku akan tetap maju... " Ujar Jendral Dracule.


"Baik Dracule, aku akan memerintahkan para komandan untuk bertempur habis-habisan mempertahankan markas ini... " Ucap Max lalu melompat turun ke bawah.


"Bonanza, bermain-main lah dengan ku,"

__ADS_1


"Jika kau bisa mengalahkan ku, akan ku panggilkan Jendral Naga untuk melawan mu... " Teriak Jendral Dracule sambil menghunus kan Sabit Bulan Hitam kembar nya.


"Bos, dia meremehkan mu... " Ucap Karl Vampir.


"Tenanglah Karl, aku mau melemaskan otot-otot ku dulu,"


"Aku mau warming up dulu.... " Ujar Bonanza Vampir lalu berdiri di atas kuda nya.


Bonanza pun mulai menembakkan beberapa tembakan ke arah Jendral Dracule.


"Dor......... "


"Dor.......... "


"Dor........... " Suara letusan Revolver milik Bonanza.


Dengan gesit Jendral Dracule menepis timah-timah peluru tersebut dengan Sabit Bulan Hitam Kembar nya.


"Rasakan ini..... " Ucap Jendral Dracule lalu menembakkan beberapa bola berelemen kegelapan murni ke arah Bonanza Vampir.


Sementara itu para pasukan pun mengintip pertarungan dari celah-celah pagar balok kayu runcing tersebut sembari menunggu aba-aba peperangan.


Tiga buah bola berelemen murni pun di hempaskan oleh tiga rentetan tembakan Revolver milik Bonanza.


"Senjata yang unik.... " Gumam Jendral Dracule.


Jendral Dracule pun melesat ke arah Bonanza Vampir sambil menghunuskan Sabit Bulan Hitam nya, dengan santai Koboi itu menahan tiap ayunan Sabit yang berat tersebut dengan sebelah tangan nya sambil mengarahkan Revolver nya ke arah Jendral Dracule.


"Dor......... "


"Dor......... "


"Dor......... " Suara letusan Revolver milik Bonanza Vampir salah satu nya berhasil melubangi perut Jendral Dracule hingga ia terhempas.


"Akh......... " Ucap Jendral Dracule sambil bertopang pada Sabit Bulan Hitam kembarnya.


Melihat sang pemimpin berhasil melukai perut musuh para Koboi pun kembali meletuskan senjata Revolver nya ke atas secara bergantian ataupun bersamaan.


"Dor........... "


"Dor........... "


"Dor........... " Suara letusan Revolver milik para Koboi.


-[Di Balik Pagar Balok Kayu]-


Tampak Kira juga ikut mengintip pertarungan Jendral Dracule bersama dengan kelima Selir.


"Kasian Jendral Dracule, lawan nya kali ini sangat kuat,"


"Jendral Naga, cepatlah kembali.... " Gumam Kira yang khawatir dengan keadaan Jendral Dracule.


"Kenapa markas ini gak pernah tenang ya, ada aja serangan nya... " Ujar Selir Nora.


"Mau gimana lagi, Selir Nora... "


"Saat ini kita kan semua berada di dalam Penjara Black Skull, apa kamu lupa???" Ujar Selir Keysha.


"Bener juga, sorry ya aku hampir lupa... " Seru Selir Nora sang kultivator bidan tersebut.


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya

__ADS_1


__ADS_2