Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Red Storm Dragon Bagian Ke Dua.


__ADS_3

-[Sore Hari, 2 Hari Kemudian]-


Setelah capek mencari dan menjaga perbatasan pemakaman kuno, akhirnya Red Kunti menggunakan jurus kuno yang hanya dapat di gunakan 1 kali tiap seratus tahun.


Tampak keadaan di Goa Buah begitu sunyi, kunti-kunti yang biasanya berseleweran semuanya pada diam.


Ke delapan Jendral termasuk Kamila memegang sebuah kendi yang berisi ramuan khusus, di tengah-tengah posisi lingkaran itu duduklah sang Ratu bermeditasi dengan tenang.


"Ugh........ "


"Aku habis di omelin oleh Ratu, gegara kejadian perang dua malam yang lalu,"


"Tidak kuduga Jamil bisa kalah dengan Naga Bodoh itu, ini semua gara-gara aku kebanyakan makan rujak tempo lalu." Gumam Kamila sambil memegang kendi.


Aura sihir kemerahan yang sangat pekat terlihat mengerubungi tubuh sang Ratu, tak lama berselang sang Ratu pun menengadahkan telapak tangan nya ke atas.


"Jurus Portal Kuno..... " Teriak Red Kunti.


Dari dalam kendi yang di pegang oleh kedelapan Jendral keluar sejenis aura berwarna warni dan membentuk lingkaran di atas kepala sang Ratu.


Dari telapak tangan sang Ratu pun keluar aura sihir berwarna merah yang menyempurnakan portal Kuno tersebut.


"Kamila, pergilah.... "


"Selamatkan Jamila, dan bawa mereka kemari,"


"Kita harus membalaskan kematian bangsa kita, bawalah Pedang Sihir milik ku.... " Ucap Red Kunti.


Salah satu Kunti di tempat tersebut menggantikan Kamila memegang kendi dan Kunti lain nya membawakan Pedang Sihir milik sang Ratu dan menyerahkan nya kepada Kamila.


Pedang Sihir itu berwarna hitam pekat dan besar sebesar Pedang Durian Peledak milik Nyonya Galapagos Lang.


Kamila pun mengambil pedang besar namun ringan itu lalu menggantung nya di punggung nya.


"Kalau begitu saya pergi dulu Ratu.... " Ucap Kamila.


"Pergilah, jangan makan rujak sewaktu misi Kamil.... " Perintah sang Ratu.


"Siap laksanakan Ratu.... " Sahut sang Jendral.


Setelah Kamila memasuki portal, portal pun menghilang. Tampak wajah ketujuh Jendral lain nya lega karena Jendral pembuat onar telah pergi.


"Fiuh...... "


"Syukurlah Kamil udah pergi, kalau tidak dia selalu saja membuat onar di tempat ini.... " Gumam Jendral Butterfly.


-[Pinggir Pantai]-


Portal pun muncul di dalam hutan di dekat tenda Arung berada saat ini, Kamila pun keluar dari dalam nya.


"Dup............. " Suara tapak kaki Kamila.


Saat itu Arung yang lagi sedang kesurupan Red Storm Dragon pun terkejut dan tampak senang sekali saat melihat Kamila.


"Wah...... "


"Beast tipe jiwa.... "


"Ini makanan ku, udah lama aku gak makan... " Gumam Red Storm Dragon.

__ADS_1


Sonia yang melihat kemunculan Beast Kunti pun langsung mengeluarkan busur Arjuna nya dan bersiap menyerang.


"Portal Kuno benar-benar ajaib, aku langsung muncul di hadapan Naga bodoh ini.... " Gumam Kamila.


Kamila saat ini dalam wujud manusia Beast nya, Gadis berambut putih itu pun mencabut pedang berat yang berada di pundak nya tersebut.


"Naga Bodoh.... "


"Serahkan Jamila.... " Ucap Kamila sambil mengacungkan Pedang Besar tersebut.


Sonia hendak menyerang Kamila, panah cahaya telah muncul di busur nya namun Red Dragon Storm mencegah nya.


"Nona...... "


"Biar aku yang menghadapi nya, kau duduk manis saja..... " Ucap Red Dragon Storm dengan wajah yang bahagia.


"Tapi,..... "


"Dia sangat kuat.... " Ucap Sonia.


Red Dragon Storm pun mengeluarkan seruling halilintar merah nya dari dalam telinganya.


"Wah...... "


"Senjata pusaka lagi.... " Gumam Sonia.


"Aku tidak tahu di mana Jamila, gadis yang kau maksudkan itu,"


"Yang aku tahu adalah makanan yang muncul di hadapan ku ini.... " Ucap Red Storm Dragon lalu menyerang Kamila.


"Naga bodoh ini nekat banget.... " Gumam Kamila.


Tak lama berselang pedang besar dan berat itu pun beradu dengan seruling kecil berwarna merah tersebut.


"Tring....... "


"Tring....... " Suara seruling dan pedang besar saat beradu.


Tampak gerakan mereka berdua teramat lincah bahkan seimbang, Sonia seakan-akan tidak percaya saat melihat seruling kecil itu mampu menahan imbang serangan Pedang Sihir.


Sesekali Red Storm Dragon melesatkan sambaran petir biasa dari bola mata nya, namun Kamila mampu menahan nya.


"Bagaimana bisa si bodoh itu bertarung seimbang dengan lawan yang kekuatan nya lebih kuat... " Gumam Sonia lalu berniat membantu Red Storm Dragon dan menembakkan beberapa panah cahaya ke arah Kamila.


"Dasar gadis pengganggu..... " Gumam Kamila lalu menyemburkan bongkahan-bongkahan es bertipe Sihir ke arah panah-panah tersebut dari dalam mulut nya.


"Duarghhhh....... "


"Duarghhhh........ "


"Duarghhhh........ " Suara ledakan saat kedua serangan tersebut saling beradu.


Serpihan-serpihan es pun menghantam tubuh Sonia hingga membuat nya pingsan, sementara itu Red Storm Dragon dan Kamila pun melanjutkan pertarungan nya.


"Dia ternyata kuat juga... "


"Pantas saja Jamila kalah... " Gumam Kamila.


"Makanan ini kuat juga... " Gumam Red Storm Dragon.

__ADS_1


Red Storm Dragon pun menghembuskan kabut merah yang seketika memenuhi tempat tersebut, Kamila pun menghilangkan wujud nya.


Saat ini baik Red Storm Dragon maupun Kamila saling tidak dapat melihat musuh.


"Sial..... "


"Dia bisa menghilang.... " Gumam Red Storm Dragon.


"Ugh..... "


"Kabur merah ini membuatku tidak dapat melihat nya???" Gumam Kamila.


Red Storm Dragon pun memutuskan menyerang ke segala arah ia pun memasang kuda-kuda jurus ledakan halilintar merah.


Dari sekujur tubuh nya halilintar merah pun menyambar ke segala arah kecuali ke arah Sonia, beberapa halilintar dahsyat itu pun berhasil mengenai Kamila hingga membuat wujudnya kembali kelihatan.


"Akhhhhh....... " Teriak Kamila.


"Binggo.... " Ucap Red Storm Dragon saat melihat wujud Kamila.


Jurus langkah petir pun di lesatkan oleh Red Storm Dragon ke arah Kamila dan mulai memukul nya menggunakan seruling halilintar merah.


"Duakkk...... "


"Krakkkk...... "


"Duakkkk....... " Suara tulang Kamila yang retak terpukul seruling halilintar merah.


"Jleeebbb..... " Suara pedang sihir yang terhempas dan menancap di tanah.


"Akhhhh....... " Teriak Kamila kesakitan.


"Sial...... "


"Aku lengah.... " Gumam Kamila.


Kamila pun meniupkan elemen api sihir dari dalam mulut nya, semburan api berbentuk hantu pun melesat ke arah Red Storm Dragon.


Ras Dewa itu pun memutar seruling nya sehingga tercipta sebuah perisai kultivasi halilintar merah yang membuyarkan serangan semburan api tersebut.


Red Storm Dragon pun menengadahkan telapak tangan nya ke atas lalu melesatkan sebuah petir merah ke angkasa yang membuat awan berubah menjadi gelap dan beraliran petir merah.


"Jurus Hujan Petir.... " Teriak Red Storm Dragon.


"Apa yang di lakukan nya.... " Gumam Kamila lalu kembali meniupkan bola-bola berelemen kegelapan sihir.


Ratusan halilintar merah pun menyambar ke arah bola-bola hitam tersebut dan menyambar ke arah Kamila yang membuat nya tersetrum halilintar merah berkali-kali.


"Jderrrr....... "


"Jderrrr........ "


"Jderrrr........ " Suara sambaran halilintar merah ke arah tubuh Kamila.


Red Storm Dragon pun melemparkan seruling halilintar merah seperti melempar tombak tepat ke arah jantung Kamila dan membunuh nya dalam sekejap.


"Jleebbbb...... " Suara saat seruling halilintar merah menembus jantung Kamila.


"Brukkkk...... " Suara saat tubuh Kamila tersungkur di atas tanah dan tewas.

__ADS_1


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2