Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Jebakan Para Selir Part Awal.


__ADS_3

-[Markas Besar Jendral Arung]-


Saat ini sudah berlalu enam bulan di Planet Kegelapan, Jendral Dracule dan juga yang lain nya telah berhasil menghancurkan ke sepuluh kelompok aliansi sanbon dan pada malam ini mereka tengah mengadakan jamuan makan malam kemenangan.


Tampak ada banyak meja besar dengan hidangan makanan yang lezat di atas nya, satu meja besar tersebut dapat menampung 15 sampai dengan 20 orang.


"Sudah beberapa bulan, Jendral Naga tak kunjung tiba..... "


"Aku udah kangen bingit.... " Gumam Kultivator Bidan tersebut.


"Ia andai aja, Jendral Naga muncul malam ini.... "


"Aku pasti akan memberikan nya Pil SIV ini.... " Ucap Selir Keysha.


"Untuk merayakan kemenangan kita, semuanya mari kita bersulang.... " Ucap Jendral Dracule lalu bangun dari kursi nya.


Selir Hana dan yang lain nya pun bangun dari kursi nya sambil menggenggam segelas bir di tangan nya.


"Berulang.......... " Sahut Selir Keysha dan yang lain nya.


Pada saat yang sama sebuah white hole kecil muncul di atas meja Selir Hana.


"Brukkkk.............. " Suara saat Arung jatuh di atas meja dengan posisi terduduk.


Keadaan pun menjadi hening untuk sesaat, beberapa prajurit yang baru bergabung tidak mengenali Pemuda yang baru jatuh dari langit tersebut namun beberapa lain nya sangat mengenal sosok tersebut.


"Jendral Naga......... " Teriak Ke Lima Selir.


"Lho......... "


"White Hole sialan, aku lagi santai-santai nya malah di sedot kemari.... " Gumam Arung.


"Kakak Naga..... " Gumam Lionel Kecil dari meja lain nya.


"Jendral Arung, syukurlah kau selamat..... " Ucap Jendral Dracule.


Celana Arung pun belepotan oleh tumpahan makanan dan percikan makanan dari atas meja.


Selir Nora pun menarik lengan sang Jendral agar segera turun dari meja serta memberi kan kode kepada kelima Selir untuk menjalankan misi nya.


"Ayo Jendral, syukurlah kau masih hidup kami semua sangat mengkhawatirkan mu,"


"Ayo kita ganti pakaian mu dulu di tenda.... " Ujar Selir Nora.


"Ia Nora.... " Ucap Arung lalu mulai menuruni meja besar tersebut.


"Jendral Arung, sebaik nya anda beristirahat saja dulu,"


"Besok baru kita bicarakan segala nya... " Ucap Jendral Dracule.


"Ya Jendral..... " Jawab Arung.


Ke empat Selir lain nya pun mulai mengikuti Arung menuju tenda para Selir.


"Vladmira mana???" Gumam Komandan Yuri.


"Pasti dia mau enak-enakan dulu.... " Gumam Max Vampire.


"Ayo-ayo kita lanjutkan makan malam ini, Komandan Afar tolong ambilkan beberapa botol bir lagi di tenda gudang.... "

__ADS_1


"Malam ini kita sekalian merayakan kembalinya Pemimpin kita.... " Perintah Jendral Dracule.


"Siap Jendral....... " Sahut Komandan Afar.


"Oh....... "


"Jadi itu Jendral Naga..... " Gumam beberapa prajurit yang baru bergabung tersebut.


"Kelima Selir itu gak malu, pasti mereka mau enak-enakan..... " Gumam Kira White Hole Dragon.


"Bersulang......... " Teriak Jendral Dracule.


Komandan Zhafira dan yang lain nya pun kembali mengangkat gelas bir besar mereka ke atas seraya berkata "Bersulang".


" Aku mau ganti baju kenapa kelima janda ini malah ikut???"


"Firasat ku gak enak banget.... " Gumam Arung.


-[Di Dalam Tenda Para Selir]-


Selir Helena pun mengeluarkan sebuah sekat penghalang sebagai tempat Jendral Naga untuk berganti pakaian nya yang kotor.


Arung pun mulai berganti pakaian dari balik sekat penghalang tersebut, sedangkan kelima Selir saat ini sedang berkompromi.


"Kita sudah menarik undian, kali ini adalah giliran ku dan Selir Keisha, kalian bertiga bersabar lah... " Ucap Selir Nora.


"Bener, jika kita semua ribut ntar ketahuan,"


"Ini adalah saat yang tepat menjebak Jendral Naga, lagian Nyonya Sonia dan Vladmira sedang tidak ada di samping nya." Ucap Selir Keisha.


"Hana, bagaimana...???" Tanya Selir Helena.


"Lagian kita kan udah pernah, melakukan penarikan undian dengan sebuah kertas." Ucap Selir Hana.


"Tapi kan penarikan undian tersebut curang." Ucap Selir Fika.


-[Selir Fika pun mulai teringat saat mereka berlima melakukan penarikan undian beberapa bulan yang lalu]-


Hutan di sudut utara Markas Besar Jendral Arung, kelima Selir tampak sedang saling mengelilingi membentuk sebuah lingkaran.


"Kita harus mengundi nya sekarang siapa yang mendapat kertas gulungan dengan warna merah di ujung nya,"


"Dialah yang akan pertama kali bermalam dengan Jendral Naga.... "


"Aku menyisipkan dua buah kertas yang di gulung dengan tinta merah di ujung nya... " Ucap Selir Nora.


"Benar..... "


"Aku setuju dengan usul Nora... " Ucap Selir Keisha.


"Bagaimana Helena, Hana, Fika???" Tanya Selir Nora.


Ketiga Selir lain nya pun saling bertatapan sorot mata mereka saling beradu, mereka bertiga pun pergi menjauh berniat bermusyawarah bertiga.


"Helena, aku yakin undian ini curang... "


"Kenapa Nora baru mengadakan undian nya saat ini, dan secara tiba-tiba???" Ucap Selir Fika.


"Jangan seudzon Fika, Nora gak mungkin sejelek itu, ayo kita lakukan pengundian di sana." Ucap Selir Hana.

__ADS_1


"Bener yang di katakan Hana, ingat masa-masa sulit kita saat bersama bandit itu.... "


"Nora dan kita berempat kan saling tolong menolong saat itu... " Ucap Selir Helena.


"Kalian lihat saja, kita bertiga pasti KO,"


"Nora dan Keisha lah yang pasti akan menang... " Ucap Selir Fika.


"Helena, ayo..... " Ujar Selir Hana.


Mereka pun kembali ke tempat Selir Nora dan Selir Keisha dan memulai pengundian.


Selir Hana yang duluan menarik salah satu gulungan di tangan Selir Nora.


"Semoga aku yang beruntung mendapatkan Jendral Naga.... " Gumam Selir Hana.


Ternyata gulungan yang di tarik oleh Selir Hana tidak memiliki warna merah pada ujung nya, rau wajah wanita dari klan vampire itu pun menjadi lesu.


"Hah............ " Suara helaan nafas Selir Hana.


"Helena, semoga kau beruntung.... " Ujar Selir Hana sambil menepuk bahu Helena.


"Ia Hana.... " Ujar Selir Helena lalu menarik salah satu gulungan kertas di tangan Selir Nora.


"Mana mungkin kalian mendapatkan gulungan dengan warna merah di ujung nya, pengundian ini sudah ku atur.... " Gumam Selir Nora.


Sama seperti Selir Hana, gulungan kertas yang di tarik oleh nya pun tidak ada warna merah pada ujung nya, raut wajah Selir Helena pun berubah lesu.


"Fika, kesempatan mu meraih gulungan berwarna merah 33,33 persen,"


"Semangat..... " Ujar Helena.


"Aku akan menarik nya sekarang, semoga ada warna merah..... " Gumam Selir Fika sambil menarik gulungan kertas tersebut.


"Yah......... "


"Kalah...... "


"Sepertinya kami berdua yang akan bermalam dengan Jendral Naga... " Ujar Selir Keisha.


Raut wajah Selir Fika pun menjadi cemberut, ia pun berbalik dan berjalan pulang ke arah markas.


"Ngambek deh dia.... " Ujar Selir Nora.


Selir Nora dan Selir Keisha pun saling mengerling kan mata nya, tanda ada nya suatu persengkokolan di antara mereka.


"Yah...... "


"Kalah deh.... " Gumam Selir Hana.


-[Kembali Ke Saat Ini, di dalam tenda para Selir]-


Arung pun telah selesai berganti pakaian dan hendak keluar untuk bergabung dengan yang lain nya, namun Selir Keisha pun menghadang Pendekar Setengah Naga tersebut sambil menawarkan se gelas bir.


"Jendral, anda pasti lelah.... "


"Sebaik nya minum bir ini dulu, dan biarkan kami memijit anda untuk beberapa saat.... " Rayu Kultivator Wanita tersebut.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2