
Kapal Selam Langit pun mulai memasuki terowongan yang merupakan jalan menuju Pulau Black Skull tersebut, tampak Komandan Gilbert sangat berhati-hati dalam mengendarai Kapal tersebut.
Dinding-dinding terowongan tersebut terdiri dari batu-batuan yang meruncing, oleh karenanya perlu kehati-hatian tinggi saat melalui nya.
"Huft........ " Suara nafas panjang Komandan Gilbert.
"Akhirnya kami memasuki terowongan air ini, aku harus terus berkonsentrasi,"
"Jika sampai salah sedikit saja lambung Kapal Selam Langit ini bisa terkoyak." Gumam nya.
Sementara itu Komandan Yuri saat ini di Bilik Dapur sedang menyiapkan makan malam, tampak saat ini Gadis Vampir Cantik tersebut sedang membuat Sup Duyung.
Ia pun mulai mencicipi Sup yang ada di dalam tungku memasak tersebut dengan sebuah centong besar.
"Huft...... "
"Huft....... " Suara tiupan agar kuah Sup tersebut tidak terlalu panas dan bisa membakar lidah.
Gadis Cantik itu pun mulai menuangkan sedikit kuah sup tersebut ke atas telapak tangan nya dan mulai mencicipi nya.
"Ehmmmm...... "
"Pas banget, mereka bertiga pasti akan menyukai Sup Duyung ini." Gumam Komandan Yuri kemudian mulai menyiapkan piring-piring dan gelas-gelas di atas meja di Bilik Dapur tersebut.
-[Di Bilik Kamar]-
Tampak Arung saat ini sedang berbaring dengan posisi tertelungkup dan hanya mengenakan sebuah celana boxer saja, seorang Gadis Cantik pun berdiri di atas betis nya sambil menginjak-injak betis nya tersebut dengan perlahan dan lembut.
"Akh....... "
"Akh....... "
"Pijatan Jujitsu mu tidak kalah dengan Pijatan Istriku, Vladmira.... "
"Benar-benar mantap." Ucap Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Terima Kasih Tuan... " Ucap Vladmira sang Pembantu sambil terus memijit Majikan nya tersebut.
"Hiks......... "
"Hiks......... "
"Hiks......... " Tangis Vladmira di dalam hati nya.
"Seumur hidup ku, baru kali ini aku di permalukan seperti ini,"
"Isaka.... " Gumam Gadis Vampir Cantik tersebut.
Vladmira pun terus memijit Majikan nya tersebut menggunakan Teknik Jujitsu tersebut.
-[Satu Jam Kemudian, Di Dapur]-
"Hah....... " Suara nafas panjang Komandan Yuri.
"Beres, aku tinggal mengajak Jendral, Gilbert, dan juga Vladmira untuk makan malam bersama,"
"Semoga saja mereka bertiga menyukai nya." Gumam Komandan Yuri kemudian mulai beranjak pergi ke Bilik Kamar.
Tampak di atas meja makan tersebut telah terhidang empat mangkok Sup Duyung porsi super jumbo dan beberapa kendi arak vampir.
Beberapa menit kemudian Komandan Yuri pun tiba di depan pintu Bilik Kamar Jendral Arung, raut wajah nya pun berubah seketika saat mendengar suara-suara berisik dari balik pintu kamar tersebut.
__ADS_1
"Akh....... "
"Akh....... "
"Kau sungguh berbakat Vladmira... " Ucap Arung.
"Terima Kasih Tuan, aku akan melanjutkan Teknik Jujitsu yang kedua Tuan." Ucap Vladmira.
"Akh...... "
"Lebih pelan sedikit Vladmira." Ucap Arung.
"Baik Tuan.... " Ucap Vladmira.
"Oh My God...... "
"Ternyata benar Jendral sedang di servis oleh Vladmira,"
"Ugh....... "
"Tidak kusangka Jendral yang begitu bijaksana sebelumnya ternyata seorang Jendral Buaya,"
"Sebaiknya aku tidak mengganggu Jendral, aku sebaik nya pergi ke tempat Gilbert." Gumam Komandan Yuri kemudian mulai beranjak ke tempat Komandan Gilbert.
Beberapa saat kemudian, Gadis Vampir Cantik itu pun sampai di Bilik Kemudi tersebut.
"Gilbert, ayo kita makan malam dulu." Ajak Komandan Yuri.
"Sebentar Yuri aku memarkirkan Kapal ini dulu." Ucap Komandan Gilbert kemudian mulai menurunkan jangkar di pinggiran terowongan air tersebut.
"Mana Jendral, Yuri?" Tanya Komandan Gilbert.
"Ugh...... "
"Kasian juga Vladmira, harus menservis Pemuda yang tidak di cintai nya tersebut." Gumam Komandan Gilbert.
"Ya sudah ayo kita makan malam berdua saja, Yuri." Ucap Komandan Yuri.
Mereka berdua pun mulai pergi meninggalkan Bilik Kemudi tersebut dan beranjak pergi ke Bilik Dapur, sementara itu Pendekar Setengah Naga tersebut masih di pijit oleh Pembantu Sexi nya Vladmira Vampir tersebut.
-[Di Bilik Dapur]-
Beberapa menit kemudian,
"Wah........ "
"Sup Duyung buatan mu benar-benar lezat sekali, Yuri,"
"Kau sangat pintar memasak." Ucap Komandan Gilbert sambil menyantap Sup tersebut.
"Ah..... "
"Kau bisa saja, Gilbert,"
"Aku masih bingung dengan kejadian sebelum nya,"
"Kenapa kita bisa tiba-tiba berada di Dunia tersebut?" Tanya Komandan Yuri sambil menyantap Sup Duyung nya.
"Aku baru ingat jika Ular itu adalah salah seorang Kaisar yang memimpin Kekaisaran Ular Kegelapan, kekuatan nya bahkan lebih kuat dari Mendiang Ratu Adrienne." Ucap Komandan Gilbert.
"Bagaimana kau bisa tahu, Gilbert?" Tanya Komandan Yuri.
__ADS_1
"Aku baru ingat rumor yang beredar, siapa pun kultivator yang melihat mata Ratu tersebut akan pingsan dan kesadaran nya akan terhisap masuk ke Dunia lain nya,"
"Rumor itu persis sama seperti kejadian yang baru saja kita alami sebelum nya, jadi aku mengambil kesimpulan jika Ratu Raksasa Berkimono Hitam itu adalah Kaisar Ular Kegelapan." Ucap Komandan Gilbert sambil menyantap Sup Duyung nya.
"Oh........ " Ucap Komandan Yuri kemudian mulai menyantap Sup Duyung nya.
Beberapa menit kemudian,
"Ah......... "
"Kenyang nya, Sup ini benar-benar lezat." Gumam Komandan Yuri sambil mengelus-elus perut nya.
Tiba-tiba Kapal Selam Langit pun mulai bergoncang seperti di hantam oleh sesuatu.
"Ada apa lagi ini, Yuri?" Tanya Komandan Gilbert.
"Sebaik nya kita segera kembali ke Kabin Kemudi, Gilbert." Jawab Komandan Yuri.
-[Bilik Kemudi]-
Beberapa saat kemudian Kedua Komandan tersebut pun tiba di Bilik Kemudi tersebut, Komandan Gilbert pun bergegas pergi ke arah kemudi kapal.
Tampak beberapa Buaya-Buaya Hitam sedang menerkam dan menghantam Kapal Selam Langit tersebut bergiliran.
"Bagaimana ini, Gilbert?"
"Kenapa bisa ada Buaya-Buaya Hitam di dalam terowongan ini?" Tanya Komandan Yuri.
Beberapa Buaya-Buaya Hitam pun mulai menembakkan Bola-Bola Berelemen Kegelapan ke arah Kapal Selam Langit tersebut.
"Duargh.............. "
"Duargh............... "
"Duargh.............. " Suara ledakan akibat serangan tersebut.
Kapal Selam Langit pun jatuh ke dasar terowongan tersebut beberapa sistem mesin di Kapal tersebut pun mulai berhenti secara otomatis.
Tak lama berselang Jendral Arung dan juga Vladmira tiba ke Bilik Kemudi tersebut, Pendekar Setengah Naga itu pun mulai menoleh ke arah jendela Kapal Selam tersebut.
"Enam ekor Buaya Hitam?" Gumamnya kemudian mulai mengaktifkan mode mata kegelapan nya.
"Vladmira jaga mereka, aku akan menumpas Buaya-Buaya Hitam itu." Ucap Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Baik Tuan." Ucap Vladmira.
Arung pun mulai berteleport ke atas Kapal Selam Langit tersebut.
"Blitzzzz........... " Suara jurus teleportasi milik Arung.
"Tunggu Jendral..... " Ucap Komandan Yuri.
Dalam satu kali kedipan mata Arung pun mulai berpindah ke atas Kapal Selam tersebut.
"Yah..... "
"Jendral sudah pergi, kenapa dia begitu nekat." Gumam Komandan Yuri.
___________________________________
"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.
__ADS_1