
"Hana....... " Ucap Jendral Naga.
"Ia Jendral, ada apa, Say???"
"Say....???"
"Huft....... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut di dalam bathin nya.
"Apa ada makanan yang Jendral ingin kami buatkan???" Tanya Selir Hana dengan penuh kelembutan.
"Gak Hana, aku hanya ingin meminta mu untuk mengajak Komandan Yuri, Kira, dan juga Lionel untuk ikut bergabung dengan kita..... " Ucapan Jendral Naga yang membuat salah paham para Selir-Selir yang tidak ingin di polygami lagi.
"Oh kalau begitu, akan kupanggil kan mereka bertiga terlebih dahulu, Say.... " Ucap Selir Hana lalu mulai beranjak pergi dari kursinya tersebut.
Rasa curiga pun mulai timbul di dalam bathin ke empat Selir lain nya, mereka mencurigai jika Jendral Naga ingin menambah istri lagi.
"Dasar playboy, apakah kami bertujuh gak cukup buat mu.... " Gumam Selir Fika sambil menaruhkan nasi ke piring Jendral Naga dengan senyuman yang agak kecut.
Tiba-tiba suasana yang sebelumnya hangat pun mulai berubah menjadi tegang karena statemen Jendral Naga sebelum nya tersebut.
"Ugh........ "
"Aku harus kuat, namanya juga petinggi negara,"
"Wajar saja jika dia memiliki istri banyak.... "
"Kuatkan hati mu, Keisha.... " Gumam Selir Keisha sambil mengurut-urut dada nya.
Sementara itu Selir Helena hanya memandangi kari Kambing dengan pandangan yang kosong.
"Kami bertiga aja belum di nikahin ama Jendral Naga, Jendral Naga sudah berencana untuk mendekati dua gadis cantik lain nya.... "
"Apa nasib ku akan terus menjadi janda di dalam penjara terkutuk ini.... " Keluh Selir Helena di dalam bathin nya.
Beberapa saat kemudian Komandan Yuri, Kita, dan juga Lionel kecil pun tiba di dalam tenda dan mulai ikut bergabung dengan mereka.
Pandangan atau pun tatapan kelima Selir itu sangat tajam ke arah Kira dan juga Komandan Yuri.
"Wah......... "
"Kakak Naga enak, pagi-pagi begini udah di buatin sarapan selezat ini oleh Kakak-Kakak Selir Cantik.... " Ucap Lionel Kecil sambil menggigit paha ayam goreng.
"Wah........ "
"Adik kecil kau memang imut.... " Ucap Selir Fika yang merasa tersanjung dengan pujian Lionel Kecil.
"Lionel, makan lah sepuasmu.... "
"Besok kita akan pergi berperang.... " Ujar Jendral Naga lalu ikut mengambil ayam panggang di piring yang sama dengan yang di ambil oleh Lionel sebelum nya.
"Paha ayam panggang ini pasti aman dari racun cinta.... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.
__ADS_1
"Sepertinya Jendral Naga masih waspada dengan kami.... " Gumam Selir Fika saat melihat gelagat Jendral Naga.
"Komandan Yuri, Kira.... "
"Silahkan di cicipi makanan nya... " Ujar Selir Keisha dengan lembut.
"Baik Selir Keisha..... " Sahut Kira.
-[Di Wilayah Hutan Barat]-
Para Manusia Beast dari Klan Ponchong pun mulai berterbangan di atas langit di pagi hari itu, makhluk-makhluk horror itu hendak pergi ke aliansi Sanbon Utara untuk membantu Ratu Sanbon menumpas para pemberontak.
"Whusssss........... "
"Whusssss............ "
"Whusssss........... " Suara hempasan angin saat Ponchong-Ponchong putih itu terbang melesat di atas langit.
Tahanan-tahanan yang tersebar di bawah hutan pun merinding melihat peristiwa terbang nya makhluk-makhluk malam itu di pagi hari tersebut, mereka pun mulai bersembunyi takut akan di jadikan tumbal oleh Pendekar-Pendekar Sesat tersebut..
"Kenapa makhluk-makhluk horror itu keluar pagi-pagi begini, ada lebih dari seratusan ponchong,"
"Apa mereka sedang berburu makanan????"
"Sebaiknya aku gak ikut campur..... " Gumam Salah Satu Tahanan yang bersembunyi di balik semak-semak belukar tersebut.
"Apa yang di pikirkan aliansi pemberontak itu, berani-berani nya mereka menyerang aliran sesat.... "
-[Sisa Puing-puing Markas Besar Jendral Arung]-
Tampak para wanita-wanita dari Garda Amazone tengah membereskan tempat mereka menginap semalam, dan berniat pergi ke aliansi Sanbon Utara untuk mencari informasi keberadaan Raja Sage.
"Jenifer, bagaimana persiapan keberangkatan kita ke menara Miring Sanbon???" Tanya Komandan Frizka Zonbie.
"Semuanya sedang di persiapkan, Komandan,"
"Mungkin dalam waktu satu jam lagi kita sudah dapat berangkat ke sana.... " Jawab Jenifer Zonbie.
"Bagus...... " Gumam Komandan Frizka Zonbie.
Tampak gadis-gadis dengan jubah perang berok mini dengan sebuah cakram api di pinggang nya sedang menyimpan rangka-rangka tenda ke dalam cincin ruang nya masing-masing.
-[Di Dalam Hutan Wilayah Perbatasan di Dekat Menara Miring Aliansi Sanbon Utara]-
Tampak sudah ada lima puluh orang tahanan yang sedang berbaris di hadapan Komandan Afar Vampire, salah satu tahanan-tahanan yang sedang berbaris tersebut adalah Babarot Vampire.
"Bagus, ternyata ada aliansi pemberontakan di sini,"
"Dengan begini aku bisa menyusup dengan aman ke dalam penjara dan membebaskan nya.... " Gumam Babarot Vampire yang sedang berbaris di barisan paling belakang tersebut.
Para tahanan-tahanan yang bergabung menjadi prajurit-prajurit pada Aliansi Naga tersebut rata-rata memiliki dendam pribadi terhadap Aliansi Sanbon Utara yang kejam.
__ADS_1
"Apakah kalian sudah siap untuk menjadi Prajurit-prajurit di kerajaan darah biru ini, dengan terbentuk nya pasukan ini,"
"Status kriminalitas kalian yang sebelumnya akan di hapuskan saat Kerajaan Darah Biru kembali berjaya nanti nya,"
"Apa kalian sudah siap membebaskan Raja Geitetsu Vampire.... " Ucap Komandan Afar Vampire dengan jurus auman petir nya.
"Siap Komandan....... " Sahut prajurit-prajurit tersebut kompak.
"Bagus...... "
"Kalau begitu kalian ikut dengan ku, perang besar dengan Aliansi Sanbon akan di langsungkan esok hari..... " Ucap Komandan Afar Vampire.
"Siap Komandan...... " Ujar Prajurit-prajurit tersebut.
Komandan Afar yang menaiki seekor Beast Kuda pun mulai memimpin prajurit-prajurit tersebut kembali ke tenda perang untuk berkumpul dengan yang lain nya.
Situasi politik di Aliansi Sanbon Utara benar-benar sangat panas di hari tersebut, beberapa Aliansi lain nya pun mulai ikut campur dalam politik wilayah Sanbon Utara tersebut.
-[Aliansi Wersel, Werewolf Selatan]-
"Tap............ "
"Tap............ "
"Tap............ " Suara tapak kaki para Werewolf tersebut.
Tampak ada lima puluh Beast Werewolf setinggi dua meteran sedang berjalan menuju ke aliansi sanbon utara secara bergerombol.
Rombongan Werewolf tersebut di pimpin oleh seekor Werewolf berbulu emas di barisan terdepan dan wakil nya seekor Werewolf berbulu putih di sebelah Werewolf Emas tersebut.
"Kali ini kita di berikan tugas oleh Raja Alpha untuk membantu aliansi pemberontak mengambil alih aliansi sanbon,"
"Apa yang di pikirkan oleh Raja Alpha..... "
"Tujuan kita kan keluar dari dalam penjara ini???" Ujar Werewolf Berbulu Putih tersebut.
"Aeon, kita ini adalah pion sang Raja.... "
"Kita cukup mengikuti perintah nya, aku pun sudah lama tidak mengamuk dan membantai para vampire-vampire berkulit pucat tersebut.... "
"Otot-otot ku sudah kaku semenjak tinggal lama di dalam penjara ini.... " Ujar Werewolf Berbulu Emas tersebut.
"Siap Komandan...... " Ujar Aeon.
"Dasar gila bertarung..... " Gumam Aeon sang Werewolf Berbulu Putih tersebut.
Beberapa aliansi lain nya pun telah mengirimkan perpanjangan tangan nya menuju Aliansi Sanbon Utara, ada yang di perintahkan untuk membantu, mengawasi atau yang lain nya tergantung kepentingan aliansi yang mengirim nya.
Perang Besar di Aliansi Sanbon Utara pun akan segera berlangsung esok hari.
To be Continued.......
__ADS_1
Mohon Like dan Vote nya