Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Keysha Vampir.


__ADS_3

-[Malam Hari nya, di dalam Kamp.]-


Luas ruangan di dalam Kamp tersebut adalah 36 m2 dan terdapat delapan buah ranjang di dalam nya, tampak saat ini Pendekar Setengah Naga tersebut sedang terbaring tidak sadarkan diri di atas salah satu ranjang tersebut.


Kedua Pedang suci nya pun telah di sandarkan di dekat kepala ranjang tersebut begitu pula dengan Kipas Dewi Taifun milik kelompok Kipas Utara sebelum nya, saat ini Selir Keysha dan juga Selir Fika Vampir sedang duduk di dekat ranjang Jendral Besar Arung tersebut.


Tampak juga sebuah selang infus menancap di lengan Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Semoga saja Jendral cepat sadar, aku khawatir banget dengan keselamatan Jendral, Keysha." Ucap Fika Vampir sambil menyeka keringat di dahi Arung dengan penuh kasih.


"Janda ini begitu menghayati menyeka keringat nya Jendral, apa dia lagi nafsuan?" Gumam Selir Keysa.


Pada saat itu tampak wajah Fika si kultivator perawat tersebut mulai memerah.


"Aku mendengar dari Komandan Indah jika Jendral berduel sangat hebat dengan Bos Bruce Kanggoro hingga terluka parah seperti ini,"


"Untung saja Nona Sonia melesatkan panah cahaya nya di saat-saat genting itu dan memberikan kemenangan untuk pihak kita, Fika." Ucap Keysha Vampir.


Sementara itu Fika Vampir terus saja menatap wajah tampan Jendral Besar Arung tersebut.


"Wah....... "


"Kalau di lihat dari jarak sedekat ini wajah Jendral Arung begitu tampan nya, bau tubuh nya pun sangat harum." Ucap Fika Vampir yang saat ini wajah nya sangat dekat dengan wajah Arung tersebut.


"Kapan dia akan mulai menjamah kita ya." Ucap Keysha Vampir keceplosan.


"Hi...... "


"Hi...... "


"Hi...... " Tawa kecil Keysha.


"Dasar jendess mesum, kalau giliran sama Bos Gen aja pura-pura haid,"


"Giliran nemu Pangeran Tampan kayak begini pengen nyosor aja, dasar Jendess... " Gumam Fika Vampir.


Keysha pun mulai menggantikan kantong infus yang telah habis tersebut, Fika yang mengajari Keysha cara menggantikan kantong infus tersebut sebelum nya.


"Keysha aku akan pergi ke tempat Jendral Dracule dan menggantikan kantong infus nya, kau jagalah Jendral,"


"Jendral butuh istirahat yang tenang malam ini, jangan berbuat yang tidak-tidak terhadap nya." Ucap Fika Vampir lalu mulai pergi meninggalkan Kamp. tersebut.


"Siap Ibu Jendral.... " Goda Keysha.


"Ngarep nya sih.... " Gumam Fika Vampir.


Beberapa saat kemudian,


"Wah..... "


"Kesempatan nih, mumpung Fika lagi tidak di tempat... " Gumam Keysha sambil memikirkan hal-hal yang jorok


Keysha pun mulai mendekatkan wajah nya ke dekat wajah Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Hemmmm..... "


"Harum nya, bagaimana bisa seorang laki-laki memiliki wangi tubuh seharum ini,"


"Bibirnya pun begitu merah, rasanya ingin aku ******* nya sampai tak bersisa." Gumam Keysha Vampir kemudian mulai menci*m bibir Pangeran yang sedang tertidur tersebut.


Beberapa saat kemudian Sonia pun tiba di dalam Kamp. tersebut berniat mengecek kondisi Penyelamat hidupnya, tampak Busur Arjuna menggantung di punggung nya.


"Fiuh...... "


"Hampir saja aku ketahuan melakukan Pelecehan Seks*al tadi." Gumam Keysha Vampir saat menyadari kehadiran Sonia.

__ADS_1


"Keysha, tolong buatkan Sup Daging Kangguru buat Jendral Arung, saat dia bangun kita perlu memberikan makanan yang bergizi buat nya." Perintah Sonia.


"Huh...... "


"Dasar Nona Sonia, padahal dia hanya ingin berduaan saja dengan Jendral Tampan." Gumam Keysha Vampir kemudian mulai membungkuk dan pergi meninggalkan Kamp tersebut.


"Baik Nona Sonia.... " Ucap Keysha.


Sonia pun duduk di sebelah Pendekar Setengah Naga tersebut dan mulai menggenggam tangan nya.


"Arung..... "


"Bangunlah, kau sudah pingsan selama seharian ini." Ucap Sonia.


Beberapa saat kemudian Pendekar Setengah Naga Setengah Ular tersebut pun mulai membuka kedua belah mata nya.


"Ugh...... "


"Di mana aku?" Ucap Arung sambil mengamati ke sekitar nya.


Melihat Penyelamat Hidup nya telah sadarkan diri Gadis Laba-Laba itu pun langsung memeluk tubuh Arung yang terbaring di ranjang tersebut sambil mengeluarkan air mata bahagia.


"Arung......... "


"Akhirnya kau bangun juga, kukira kau tidak akan bangun lagi." Ucap Sonia sambil menangis.


"Hah........ " Suara nafas panjang Arung.


"Dia pasti khawatir, aku pasti sudah pingsan selama beberapa hari." Gumam Arung yang mengira dirinya sudah tidak sadarkan diri selama beberapa hari.


"Tenanglah, Sonia.... "


"Sudah berapa hari aku pingsan?" Tanya Arung lalu mulai bangun dan melepas selang infus tersebut.


"Hiks...... "


"Hiks...... "


"Baru satu harian Arung.... " Ucap Sonia lalu kemudian mulai menyeka air mata nya.


"Dasar Laba-Laba Lebay, baru seharian aku pingsan dia sudah menangis terisak-isak seperti aku pingsan selama setahun saja,"


"Apa di kira aku ini Suaminya?" Gumam Arung kemudian mulai menyimpan ketiga senjata suci tersebut kembali ke dalam cincin ruang penyimpanan milik nya.


"Sonia, ayo kita keluar,"


"Aku ingin berbicara dengan Jendral Dracule." Ucap Arung kemudian mulai beranjak pergi dari ranjang tersebut.


"Ayo........... " Ucap Sonia lalu berlari ke sebelah Arung.


Saat mereka tiba di belakang pintu keluar Kamp. sebuah White Hole kecil pun mulai muncul di bawah kaki mereka.


"Hah............ " Suara nafas panjang Arung saat mengetahui ada sebuah White Hole di bawah kaki nya tersebut.


"White Hole lagi?" Gumam Arung.


"Apa ini Arung?" Ucap Sonia.


"Warppp......... "


"Warppp......... "


"Warppp......... " Suara saat tubuh mereka berdua terjatuh ke dalam White Hole tersebut.


Beberapa menit kemudian Keysha Vampir pun mulai masuk ke dalam Kamp. tersebut sambil membawa arak vampir berniat memberikan nya kepada Nona Sonia.

__ADS_1


"Lho........ "


"Jendral Besar Arung dan Nona Sonia pergi kemana?"


"Mungkinkah mereka saat ini sedang melepas rindu?" Gumam Keysha Vampir yang berilpikir jika sepasang kekasih tersebut sedang bergelut di suatu tempat.


Ke lima Selir tersebut berasumsi jika Nona Sonia merupakan Kekasih dari Jendral Besar Arung.


"Hah....... " Suara nafas panjang Keysha Vampir.


"Nona Sonia enak dia masih Gadis masih ori, lah kami Jendess harus pandai-pandai menjepit biar rasanya seperti Gadis." Gumam Keysha Vampir kemudian keluar dari Kamp. tersebut.


-[Hutan Tak Bernama]-


Sore hari.


Beberapa saat kemudian sebuah White Hole pun muncul di atas sungai di tengah-tengah Hutan Tak Bernama di masa lalu.


"Blurpppp....... "


"Blurrrppp....... " Suara saat tubuh Arung dan Sonia jatuh tercebur ke dalam sungai.


Mereka berdua pun mulai berenang ke pinggiran sungai dan beranjak ke pepohonan di dekat nya.


"Di mana kita Arung?" Tanya Sonia.


"Sonia, aku akan menjelaskan nya nanti,"


"Sebaik nya kita berganti pakaian terlebih dahulu." Gumam Arung.


Seperti biasanya tanpa rasa malu Sonia pun langsung membelakangi Arung dan melepas pakaian nya.


"Dasar Laba-Laba mesum.... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut sambil memasang perisai kultivasi tumbuhan di sekitar nya kemudian mulai berganti pakaian.


Beberapa saat kemudian,


"Ini aneh, kenapa ranah ku belum kembali juga ke ranah asal ku?"


"Padahal aku sudah keluar dari Penjara Tengkorak Kera Hitam tersebut?" Gumam Arung.


Sonia pun mulai menghampiri Arung dan menarik lengan baju nya.


"Arung, cepat ceritakan pada ku apa yang sedang terjadi?"


"Bukan kah tadi kita berada di dalam Kamp.?" Tanya Sonia.


"Hah........ "


"Dasar Wanita yang tidak sabaran." Gumam Arung.


Arun pun mulai berjalan ke dekat salah satu pohon yang teduh di tepian sungai tersebut lalu mulai mengayunkan lengan nya.


Akar-akar tumbuhan pun mulai membentuk dua buah kursi dan sebuah meja dari akar-akar yang saling melilit.


"Duduk lah Sonia, akan tidak enak jika bercerita sambil berdiri." Gumam Arung kemudian mulai mengeluarkan sekendi Arak dan dua buah cawan lalu meletakkan nya di atas meja tersebut.


"Kya........ "


"Dia mau bercerita, atau mengajak ku kencan yach?" Gumam Sonia lalu duduk di kursi akar tersebut.


"Begini ceritanya.......... " Ucap Arung kemudian mulai menjelaskan tentang White Hole tersebut.


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.

__ADS_1


__ADS_2