
"Ughhhh......."
"Kepala ku pusing sekali...." Gumam Raja dari para Werewolf.
"Bagus, kalian raja-raja kriminal sudah bangun...."
"Sayangnya rencana kalian akan kandas hari ini..."
"Sebentar lagi aku akan membunuh kalian satu persatu...." Ujar Armenia Vampire sambil mencabut pedang kegelapan milik nya.
"Siapa kau??"
"Kenapa kau ingin membunuh kami, apa kau ingin merebut tahta Aliansi.... ??? " Tanya Ratu Medusa.
Senyuman licik kembali terlihat, dengan sikap yang tenang Komandan Mata-Mata itu pun mulai berbicara.
"Siapa juga yang mau menjadi Pimpinan para penjahat seperti kalian, aku adalah Komandan Divisi Mata-mata Markas Sipir Black Skull...."
"Armenia Vampire...." Ucap Armenia.
"Komandan Mata-Mata, ternyata Voldemort telah bergerak...." Gumam Ratu Medusa.
"Kau salah tempat bocah, jika aku berteriak para pasukan amazone yang ada di luar akan segera masuk....." Ucap Ratu Amazone.
"Ha........"
"Ha......."
"Ha......." Tawa Armenia Vampire.
"Coba saja....." Pancing Armenia Vampire.
"Garda Amazone......" Teriak Ratu Amazone dengan Jurus auman petir nya.
"Lho......"
"Kenapa tidak ada yang masuk???" Ucap Arung.
"Seperti nya ruangan ini sudah di pasangi penghalang....." Gumam Raja Alpha.
"Dasar Ratu Kriminal bodoh, aku sudah melapisi ruangan ini dengan perisai kultivasi, Suara mu tidak akan terdengar keluar....." Ucap Armenia Vampire.
"Jadi begitu......"
"Baiklah........" Gumam Arung kemudian mulai menyalurkan sisa-sisa tenaga dalam nya kedalam giwang merah yang tergantung di telinga nya.
"Prajurit, keluarkan pedang kalian,"
"Kita harus mencegah pemberontakan ini...." Ucap Armenia Vampire.
"Bisakah kita bernegosiasi Komandan...???" Tanya Raja Alpha.
"Sepertinya tidak....." Gumam Raja Alpha.
Ketiga prajurit pun mulai maju kedepan lalu mulai mencabut Pedang Kegelapan yang tergantung di pinggang nya.
"Kami tidak bernegosiasi dengan penjahat apa lagi dengan Raja nya penjahat...." Seru Komandan Armenia.
Arung pun mulai mengirimkan pesan telepati kepada Kira dan juga kelima Selir yang berada di luar ruangan perundingan tersebut.
"Cepatlah masuk, ada penyusup di sini...." Suara yang terngiang di kepala Kira dan juga kelima Selir.
__ADS_1
"Gawat........"
"Sepertinya ada sesuatu yang terjadi di dalam...." Ucap Kira lalu mulai mengeluarkan topi bundar nya.
"Ayo......" Ucap Selir Hana mengajak para gabungan pasukan Aliansi juga masuk.
"Ada apa ini......" Gumam Salah satu Garda Amazone.
Kira pun melesat kearah pintu ruangan pertemuan kemudian menendang nya dengan keras hingga pintu tersebut terpental.
"Kira......"
"Fiuhhh......."
"Syukurlah......." Ujar Arung dengan lega saat melihat orang yang menendang pintu kayu tersebut.
"Apa.........."
"Bagaimana mereka bisa tahu...."
"Bunuh keempat ketua Aliansi....." Perintah Armenia.
Armenia dan juga ketiga prajurit pun mulai mengarahkan Pedang Kegelapan ke arah jantung para ketua Aliansi.
"Gawat......." Ucap Kira kemudian mulai menyalurkan tenaga dalam elemen petir nya kedalam topi bundar tersebut kemudian melemparkan nya.
Topi itu pun berputar dan berhasil mementalkan keempat pedang kegelapan di tangan Armenia dan Prajurit-Prajurit nya tersebut.
"Bagus........" Ucap Ratu Amazone.
Tampak di belakang Kira ada banyak pasukan gabungan dari keempat Aliansi, Komandan Armenia pun langsung memerintahkan Prajurit-Prajurit nya untuk mundur.
Armenia dan yang lain nya pun langsung melesat kabur dari tempat tersebut.
"Semuanya kejar dan habisi penyusup itu...." Perintah Ratu Amazone.
"Siap Ratu....." Seru Kira dan yang lain nya.
Kira White Hole Dragon dan yang lain nya pun melesat meninggalkan ruangan pertemuan tersebut.
"Lho........."
"Kok mereka pada pergi semua, jadi siapa yang akan melepaskan kita???" Ucap Ratu Medusa.
"Ha........."
"Ha........"
"Ha........" Tawa Raja Para Werewolf.
"Dasar Prajurit-Prajurit bodoh...."
"Pantas saja mereka semua masuk penjara...." Ujar Raja Alpha.
"Mau bagaimana lagi, kita tunggu saja mereka kembali, Raja Alpha....." Ucap Arung.
Sebuah White Hole pun tiba-tiba muncul di atas kepala Arung sama seperti biasanya sebuah rantai putih pun menariknya masuk kedalam lubang cacing tersebut.
"Apa lagi ini???"
"Kenapa tiba-tiba muncul lubang aneh di ruangan ku...???" Gumam Ratu Titan Medusa.
__ADS_1
"Iya ini sangat aneh, bahkan lebih aneh dari tindakan mu dulu yang selingkuh dengan Raja Black Phoncong...." Seru Ratu Amazone.
Sementara itu rombongan Kira dan gabungan pasukan Aliansi pun terus mengejar Komandan Divisi Mata-mata tersebut hingga ke pinggiran batas wilayah Aliansi X Rate.
Pada akhirnya gabungan pasukan Aliansi berhasil mengepung Armenia Vampire dan anak buah nya.
"Kau tidak bisa kemana-mana lagi, penyusup...." Ujar Hiori Zonbie salah satu komandan Garda Amazone.
Selir Keysha dan juga Selir Nora pun mulai mengeluarkan senjata suci andalan nya yaitu Gunting Raksasa dan Perisai Garuda.
"Wah......"
"Sejak kapan mereka berdua memiliki senjata suci sekuat itu???" Gumam Ketiga Selir lain nya.
"Komandan, bagaimana ini....???" Tanya salah satu Prajurit Mata-mata tersebut.
"Tidak ada cara lain, kita harus menghabisi mereka....???" Ucap Komandan Armenia.
"Bunuh mereka semua...." Perintah Komandan Beta Werewolf.
Prajurit-Prajurit dari Aliansi Werewolf pun mulai berubah ke wujud beast nya menjadi serigala dengan ukuran yang cukup besar.
Para Serigala pun mulai menyerang ke arah Prajurit-Prajurit Divisi Mata-mata tersebut, pertempuran sengit pun di mulai.
Kali ini Kira, Selir Keysha, dan juga Nora yang menghadapi Komandan Divisi Mata-mata tersebut.
"Ini seperti nya tidak mudah, aku harus memikirkan cara kabur dari tempat ini...." Gumam Komandan Divisi Mata-mata tersebut.
Selir Keysha pun mulai mengarahkan perisai garudanya ke arah Komandan Divisi tersebut, sementara itu Selir Nora sedang memasang segel dengan kedua belah tangan nya.
Seberkas sinar laser pun melesat keluar dari dalam mulut Garuda itu.
"Rasakan kau penyusup......" Ucap Selir Cantik itu.
Armenia pun menahan serangan laser itu dengan Pedang Kegelapan nya lalu menepis nya ke atas.
Selang beberapa detik kemudian Gunting Emas Raksasa pun melesat ke arah Armenia Vampire.
"Apa lagi ini......" Ucap Armenia Vampire sambil menepis Gunting Emas itu.
"Tring.........."
"Tring.........."
"Tring..........." Suara saat Pedang Kegelapan dan juga Gunting Emas yang saling beradu.
Di saat Komandan Mata-Mata itu lengah, Kira pun menerbangkan topi Naga nya dengan kekuatan penuh nya.
Topi Naga itu pun berubah ke wujud Naga petir kemudian menyambar punggung Armenia Vampire.
"Duarghhhhhhhh.............." Suara ledakan saat Naga Petir menyambar Armenia Vampire.
"Tamat sudah riwayat nya...." Ucap Kira.
Tubuh Armenia Vampire pun hangus terbakar, ketiga Selir pun takjub melihat kekuatan Kira dan juga Keysha dan Nora.
"Sejak kapan mereka jadi sekuat itu???" Gumam Selir Fika.
Sementara itu Prajurit-Prajurit Divisi Mata-mata, satu persatu habis di bantai oleh pasukan gabungan keempat Aliansi.
Tampak para serigala itu menggigit leher salah satu Prajurit Mata-mata itu hingga tewas.
__ADS_1