Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Putri Akasia Naga Part Akhir.


__ADS_3

Putri Akasia tetap tenang dan lebih memilih tetap berada di kolam susu, ia lebih mementingkan kehormatan nya.


"Lebih baik aku mati, ketimbang Pendekar Cabul itu melihat tubuh ku.... " Gumam Putri Akasia Naga.


"Sepertinya kau sangat keras kepala, baiklah aku akan memberi mu sedikit pelajaran,"


"Agar kau menurut..... " Ujar Pemuda dari Klan Phoenix Kegelapan tersebut sambil kembali mengayunkan pedang kegelapan nya.


Sepuluh belati yang tercipta dari elemen kegelapan pun melesat ke arah Putri Akasia.


Beberapa saat sebelum belati-belati itu mengenai tubuh sang Putri, Jendral Gumoong pun melesat dari salah satu dahan pohon tersebut.


"Tring.......... "


"Tring.......... "


"Tring..........." Suara saat Golok Naga Kristal menepis belati-belati ber elemen kegelapan tersebut.


Pemuda dari Klan Phoenix itu pun terkejut saat menganalisa ranah kultivasi milik Jendral Gumoong.


"Apa........ "


"Kenapa para intelijen itu tidak memberitahu kan jika Putri Akasia di jaga oleh Pendekar di ranah alam dewa.... "


"Gawat, aku bukan tandingan nya..... " Gumam Pemuda itu lalu membalikkan badan nya dan terbang meninggalkan tepian Telaga Susu tersebut.


Jendral Gumoong pun menoleh ke arah Putri Akasia untuk sesaat, pipi nya pun merona merah.


"Ugh......... "


"Dia cantik banget,.... "


"Hari ini adalah hari terakhir ku menjaga nya, sebentar lagi Jagal akan menggantikan ku.... " Gumam Jendral Gumoong.


"Putri, tenang lah,"


"Aku anggota Drafeg, aku akan membunuh penyusup itu.... " Ujar Jendral Gumoong yang tengah berdiri di atas permukaan telaga susu di dekat Putri Akasia.


"Drafeg????" Gumam Putri Akasia Naga.


"I..... Iya..... " Ujar Putri dengan penuh kebingungan.


Jendral Gumoong pun terbang dengan gagah nya ke arah Pemuda dari Klan Phoenix tersebut.


"Whusssss............ " Suara hempasan angin saat Jendral Gumoong melesat.


"Mau kemana kau...... " Ujar Jendral Gumoong sambil melemparkan Golok Naga Kristal ungu tersebut.


Golok itu pun berhasil menembus punggung Pemuda dari Klan Phoenix tersebut, tubuh pemuda itu pun jatuh ke hutan.


"Brukkkk............... " Suara saat tubuh nya jatuh ke dalam hutan.


"Putri Akasia.... " Gumam Jendral Gumoong lalu terbang berbalik berniat kembali ke Tepian Telaga Susu.


Jendral Gumoong begitu khawatir dengan keadaan Putri Akasia, Jendral tersebut berpikiran jika akan ada beberapa musuh lain nya yang akan menculik Putri.


Saat Jendral Gumoong tiba di Telaga Susu, ia pun kaget bukan kepalang.


Sang putri tengah mengenakan pakaian di pinggiran Telaga tersebut.

__ADS_1


"Akkkkhhhh.............. " Teriak Putri Akasia Naga.


"Plokk........ " Sebuah tamparan pun mendarat di pipi sebelah kanan Jendral Gumoong.


"Maafkan aku...... "


"Maafkan aku Putri..... " Ucap Jendral Gumoong.


"Cepat berbalik...... "


"Kau sudah menodai kesucian ku.... " Ujar Putri Naga dari Kerajaan Benua Naga Timur tersebut.


Gumoong pun membalikkan tubuh nya dengan sebuah senyuman lebar di wajah nya.


"Rezeki...... " Gumam Jendral Gumoong.


Putri Akasia Naga pun bergegas mengenakan pakaian nya, beberapa saat kemudian Gadis Berambut Pirang itu pun selesai berpakaian.


"Cabul..... "


"Berbalik lah..... " Ucap Putri Akasia Naga.


"Cabul...... "


"Nama ku Jendral Gumoong, Putri.... " Ucap Jendral Gumoong.


"Gumoong, kau harus menikahi ku..... "


"Kau sudah melihat tubuh ku, walaupun aku gak rela.... "


"Dasar pencuri.... " Ucap Putri Akasia Naga.


"Menikah...... "


"Rezeki, Jagal pasti angek..... " Gumam Jendral Gumoong.


Ternyata di kejauhan Jendral Jagal telah tiba dan diam-diam melindungi Putri dengan wajah kesal.


"Dasar....... "


"Aku telah sepetik..... " Gumam Jagal yang diam-diam mengidolakan Putri Akasia sejak dulu.


Sang putri pun berjalan melewati Jendral Gumoong yang sedang berdiri terpaku.


Putri Akasia pun membangunkan pengawal-pengawal pribadi nya yang jatuh pingsan setelah melawan Pemuda dari Klan Phoenix sebelum nya.


"Dasar cabul..... "


"Kenapa nasib ku sesial ini.... " Gumam Putri Akasia sambil memegang kepala nya.


Ternyata di Benua Naga Timur, sudah menjadi sebuah tradisi bangsa Naga di tempat tersebut, siapa pun pria Naga yang telah melihat tubuh gadis Naga yang tidak berpakaian maka sang pria wajib menikahi gadis tersebut.


Jendral Gumoong tidak mengetahui tradisi tersebut dan tanpa sengaja melihat tubuh polos sang Putri.


Dengan sedikit malu-malu Jendral Dari Kerajaan Benua Naga Utara sekaligus Anggota Drafeg itu pun berjalan di belakang Putri Berambut Pirang tersebut.


Aura membunuh yang sangat besar pun terasa dari balik pepohonan.


"Ugh........... "

__ADS_1


"Dasar Pecabinor....... " Gumam Jendral Jagal.


Notes : Pecambinor merupakan singkatan dari Perebut Calon Binik Orang.


Kembali ke bawah tanah di pinggiran Kota Drake, tak lama berselang Jendral Gumoong pun menghela nafas terakhir nya di pangkuan Putri Laura.


"Kakak Ipar.............. " Teriak Putri Laura lalu menangis terisak-isak.


Arung yang berdiri di sebelah nya pun tidak dapat berkata apa-apa, ia hanya bisa melihat Putri Laura menangis.


-[Hutan Pinggiran Kota Drake]-.


Dalam sekejap mata Dewa Pencuri dan juga Kunti pun tiba di hadapan Jendral Mata Elang yang tengah melesat terbang.


Sang Jendral terpaksa menghentikan laju terbang nya, ia terkejut dengan kedatangan sang Dewa.


"Dia..... "


"Bagaimana dia bisa ada di sini, aku tidak merasakan hawa keberadaan nya sebelum nya???" Gumam Jendral Mata Elang lalu terbang kembali melewati Dewa Pencuri.


"Blitzzzz............... " Suara jurus teleportasi Dewa Pencuri.


Dalam sekejap mata Dewa Pencuri pun muncul di atas Jendral Mata Elang dan memotong tubuh nya menjadi dua bagian dengan Pendang Magma.


"Slassshhhh........... " Suara saat Pedang Magma berhasil membelah tubuh Jendral Mata Elang.


"Kau.......... " Ucap Jendral Mata Elang lalu tewas.


Tubuh nya yang terpotong menjadi dua itu pun jatuh ke dalam hutan di bawah nya.


Di kejauhan Ghost Dragon pun terpaku melihat kekuatan sang Master Pencuri tersebut.


"Dia dapat mengalahkan Manusia Burung itu dengan mudah, padahal dia begitu kuat.... " Gumam Kunti di kejauhan.


"Kunti, ayo kita berangkat ke Ibu Kota Kerajaan Benua Naga Bagian Utara,"


"Kudengar mereka akan mengadakan acara lelang dan pameran benda-benda pusaka elit.... "


"Ayo kita buat kehebohan di sana..... " Ujar Dewa Pencuri lalu terbang ke arah Ibu Kota Kerajaan.


"Baik Bos....... " Sahut Kunti.


"Whussssss............. "


"Whussssss............. " Suara hempasan angin saat sepasang Naga tersebut terbang.


Di tengah hujan air dan juga hujan kepiting itu, kedua Naga tersebut terbang dengan masing-masing sebuah perisai hujan di atas kepala nya.


"Tempat yang aneh, kenapa kepiting-kepiting ini terus terjatuh dari langit???"


"Apa di atas langit di Benua Naga ini ada Pulau-Pulau untuk beternak Kepiting???" Gumam Kunti sambil melirik ke arah awan hitam di atas nya.


"Byurrrrr.......... " Suara hujan deras.


Sesekali sambaran-sambaran petir pun melesat dari langit dan menyambar pohon-pohon raksasa di bawah nya.


Kobaran api pun timbul setelah nya dan kembali padam beberapa saat kemudian karena guyuran hujan, sungguh iklim yang aneh di Daratan Naga Utara tersebut.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2