
Ternyata seorang master bela diri yang sedang bermeditasi di atas langit itu adalah Dewa Pencuri, senyuman kecil pun tersungging di wajah nya.
"Naga Petir, sekarang kau sudah tunduk pada ku.... "
"Jurus Seribu Petir.. " Ucap Dewa Pencuri sembari menengadahkan sebelah telapak tangan nya ke atas.
Kilatan petir berwujud Naga pun melesat keluar dari dalam telapak tangan nya menuju ke langit.
"Gelegarrrr............. " Suara sambaran petir.
Kumpulan awan-awan mendung di atas pun mulai mengalirkan energi petir, beberapa saat kemudian ratusan naga petir pun mulai menyambar ke laut.
"Gelegarrrr........... "
"Gelegarrrr........... " Suara sambaran petir.
Angin pun mulai berhembus kencang sehingga membentuk beberapa tornado-tornado di sekitar Kapal Layar.
"Gelegarrrrr......... "
"Gelegarrrrr......... " Suara Sambaran petir.
Para Prajurit pun memasang perisai kultivasi dengan cara menggabungkan tenaga dalam mereka kemudian sebuah perisai kultivasi api pun tercipta yang serta merta membungkus kapal layar tersebut.
"Gelegarrrr........... "
"Gelegarrrr........... " Suara sambaran petir pada perisai kultivasi.
Akibat sambaran petir tersebut kapal pun mulai bergoncang sangat kuat.
"Semuanya bertahan.... "
"Bertahan, kita harus melindungi kapal... " Teriak Komandan Naga yang bertugas memimpin pelayaran tersebut.
"Siap komandan....... " Teriak para prajurit-prajurit Naga dengan kompak.
Para penumpang-penumpang Kapal pun tampak beranjak ke dek kapal guna menyaksikan fenomena alam yang aneh tersebut.
"Gelegarrrrr........... "
"Gelegarrrrr........... " Suara sambaran petir.
"Kenapa ada banyak Kilat Naga yang menyambar, ada apa sebenarnya ini...??? " Ucap Putri Laura.
Beberapa kilat pun menyambar ke arah tornado, akibat sambaran petir tersebut beberapa tornado-tornado petir pun mulai tercipta.
"Dzzzzitttttt......... "
"Dzzzzitttttt.......... " Suara percikan petir dari tornado petir.
"Kita harus segera pergi dari sini, perisai ini tidak akan mampu bertahan lebih lama lagi...... " Ujar Salah Seorang Pendekar.
Tidak lama kemudian sebuah sambaran petir yang super dahsyat pun akhirnya berhasil menembus perisai yang serta merta menghancurkan Kapal Layar tersebut.
"Duarghhhhhhhhhh........... " Suara ledakan saat Halilintar tersebut berhasil menghancurkan Kapal Layar.
Tampak kapal hancur berkeping-keping dan para penumpang terjatuh ke laut, tidak selesai sampai di situ petir pun masih terus menyambar membabi buta.
"Gelegarrrrr........... "
"Gelegarrrrr........ " Suara sambaran petir.
Sebuah petir akan menyambar Putri Laura, namun sang Putri pun langsung memasang perisai kultivasi sehingga dia pun dapat selamat dari sambaran tersebut.
__ADS_1
"Fiuhhhh........ "
"Hampir saja.... " Gumam Putri Laura.
Tampak di sekelilingnya para pendekar-pendekar lain nya yang sedang bertahan hidup menghadapi sambaran-sambaran petir di tengah-tengah lautan tersebut.
"Byurrrrrr............. " Suara hujan yang terus mengguyur deras.
Diantara puing-puing kapal layar tersebut terlihat sebuah bola ruang yang sedang terapung-apung di tengah-tengah badai naga petir tersebut.
Tidak seperti penumpang-penumpang lain nya, Putri Akasia Naga pun terlihat tidur dengan tenang di dalam kamar nya dan di ruang tengah mansion nya terlihat dua ekor peliharaan nya yang sedang tidur terlelap.
Ayam Cemani terlihat sedang tidur di atas sofa sedang kan Biawak Emas tidur di dekat nya.
Ternyata sang Putri tidur di dalam bola ruang milik nya sehingga dia aman dan juga segala kejadian diluar pun dia tidak tahu.
"Zzzztttttt......... "
"Zzzttttttt.......... " Suara tidur lelap Biawak Emas dan Ayam Cemani.
Bola ruang pun terus terbawa air hingga pada akhirnya terseret ombak ke pinggiran pantai pulau penjara kuno.
Keesokan paginya di dalam mansion milik Putri Akasia Naga, tampak sang Putri yang cantik sedang menyiapkan makanan di dapur yang langsung berhadapan ke ruang tamu.
Putri Akasia pun sedang mengenakan celana shot pendek berwarna putih dan sebuah tank top berwarna putih, Putri dari Raja Naga Benua Timur itupun sedang memotong-motong wortel saat ini.
"Paling enak juga masakan sendiri, aku udah bosan makan makanan di kapal terus-terusan.... " Ucap Putri Akasia Naga.
"Ya, Putri.... "
"Aku pun bosen, masak aku tiap hari di kasih makan dedak terus di kapal... " Ucap Ayam Cemani.
"Udin.... "
"Dedak itu kan memang makanan pokok nya Ayam, jadi kau mau makan paha ayam panggang, gitu.... "
"Udinnnn...... " Ucap Biawak Emas.
"Dasar lo, doyok.... "
"Aku ini kan beast raja nya para ayam, minimal makanan ku kan nasi dengan ikan.... " Ucap Ayam Cemani.
"Mereka berdua selalu saja berantem, gak ada akur-akur nya... " Gumam Putri Akasia lalu lanjut memotong wortel.
"Udinnnn...... "
"Jadi apa kau memakan dedak itu...??? " Tanya Doyok si biawak emas.
Keadaan pun hening untuk sementara, Putri Akasia dan juga Biawak Emas pun penasaran dengan jawaban dari pertanyaan tersebut.
"Si udin ini kan ayam nya gengsian..... "
"Pasti dia lebih baik gak makan ketimbang makan dedak itu... " Gumam Putri Akasia.
"Ya aku memakan nya, kalau gak kan aku kelaparan.... " Ucap Udin si ayam cemani.
Mendengar jawaban Udin, Putri Akasia pun sampai terjatuh karena tidak percaya Udin memakan nya.
"Dasar Udin..... " Gumam Putri Akasia lalu bangun kembali.
"Jadi tai ayam yang bercampur di dedak nya, pasti kamu buang kan Udin.... " Ucap Putri Akasia Naga.
"Gak, aku makan juga, Putri..... " Ucap Udin si ayam cemani.
__ADS_1
Putri Akasia pun kembali terkejut karena ucapan Udin si ayam cemani lalu terjatuh kembali.
"Apanya yang Raja nya para Ayam, tai cicak pun kau makan.... " Ucap Biawak Emas.
"Doyok, kau aja kulihat waktu di kapal minum air bekas kobokan.... "
"Hayooo.... " Ucap Ayam Cemani.
"Waduhhhh...... "
"Padahal aku diam-diam minum nya karena kepedasan.... " Gumam Biawak Emas.
"Ughhhh..... "
"Bagaimana bisa aku memelihara dua hewan peliharaan yang jorok kayak begini... " Gumam Putri Akasia Naga lalu mulai menghentikan tindakan nya memotong wortel.
"Lhooo..... "
"Kok berhenti, Putri...??? "
"Mau kemana...??? " Tanya Ayam Cemani.
"Aku mau mandi..... "
"Setelah mendengar kan percakapan kalian berdua yang jorok... " Ucap Putri Akasia kemudian mulai menutup pintu kamar mandi nya.
"Dup.......... " Suara saat pintu kamar mandi tertutup.
"Liat itu, din....??? "
"Putri pasti risih setelah tau kau makan tai cicak... " Ucap Doyok si Biawak Emas.
"Bukan, Yok.... "
"Nama nya juga orang cantik, mana mau jujur dengan tindakan nya.... " Ucap Udin si Ayam Cemani.
"Maksudnya Din...??? " Ucap Doyok si Biawak Emas.
"Sebenarnya si puput itu mau boker, lu cium kan bau gak sedep..... " Ucap Ayam Cemani.
"Buseeetttt..... "
"Itu kan bau kentut gue.... "
"Din...... "
"Din...... "
"Din...... " Gumam Biawak Emas.
Tak lama kemudian suara Putri Akasia mandi pun terdengar dari balik pintu kamar mandi.
"Nah... "
"Lu denger kan itu, Yok.... "
"Lebih jorok, majikan kita lagi.... "
"Abis boker langsung mandi.... "
"Cebok nya dimana." Ujar Ayam Cemani.
"Dasar Udin...... " Gumam Biawak Emas lalu langsung pergi meninggalkan ruang tengah tersebut.
__ADS_1
Sementara itu di tengah-tengah hutan tropis masih terlihat tubuh tidak sadarkan diri sang Pendekar Setengah Naga.
"Zzzzztttttt......... " Suara tidur Arung.