
Dengan lincah Arung pun mulai menebas tiap-tiap prajurit-prajurit Aliansi Sanbon yang menyerang nya ke arah nya tanpa ampun.
"Slassshhhh........."
"Slassshhhh........"
"Slassshhhh........" Suara tebasan Pedang Angin milik nya.
Tubuh-tubuh prajurit-prajurit aliansi Sanbon pun berjatuhan di sekitar nya, Komandan Afar yang menyaksikan kehebatan Jendral Naga pun terkesima dengan penampilan sang Jendral yang begitu gagah.
"Jendral Naga....."
"Saat ini dia sudah mencapai ranah alam kesatria level puncak, dia kuat sekali...." Gumam Komandan Afar sambil melawan prajurit-prajurit aliansi Sanbon tersebut dengan bersemangat.
"Slasshhhhhh......"
"Slasshhhhhh......"
"Slasshhhhhh......" Suara tebasan Golok Vampire milik Komandan Afar.
Dengan jurus langkah petir sempurna milik nya, Arung pun melesat di antara prajurit-prajurit tersebut lalu menebas nya.
"Brukkkk........"
"Brukkkk........"
"Brukkkk........" Suara saat tubuh prajurit-prajurit tersebut jatuh berbarengan.
Sementara itu di luar gerbang tampak pertarungan pun cukup sengit terjadi antara Prajurit-prajurit Aliansi Sanbon dan juga prajurit-prajurit aliansi naga.
Kobaran api dan jerit kesakitan terdengar dan terlihat di sekitar gerbang tersebut, Jendral Dracule pun terlihat masih bertarung melawan salah satu Murid Ratu Sanbon tersebut.
Tampak Jendral Dracule berulang kali mengarahkan tebasan Sabit Hitam nya ke arah asap hitam yang meliuk-liuk tersebut.
"Asap ini sungguh merepotkan......" Gumam Jendral Dracule sambil berusaha menyabet asap santet tersebut.
Asap hitam itu pun mulai menjelma menjadi sosok Datuk Hitam kembali lalu mulai menembakkan jurus jari santet.
"Jari Santet....." Ucap Datuk Hitam.
Sebuah sinar hitam pun melesat dari dua jari Datuk Hitam ke balik punggung Jendral Dracule.
Jendral Dracule pun berbalik dan menepis sinar hitam tersebut dengan pedang es di tangan kiri nya, kemudian melesat ke arah Datuk Hitam dengan jurus langkah petir nya.
"Dash..........."
"Dash.........."
"Dash.........." Suara lesatan kaki Jendral Dracule.
Dengan cepat dan tepat Jendral Dracule pun berhasil menusuk dada Datuk Hitam.
"Jlebbbb......" Suara saat Pedang Es berhasil menusuk dada Datuk Hitam.
"Datuk Hitam....." Ucap Pengantin Berdarah dan Anak Setan di kejauhan.
"Akhhhhhh........." Teriak Datuk Hitam lalu menggenggam erat pedang es milik Jendral Dracule.
"Ini lah saat yang kutunggu-tunggu...." Ucap Datuk Hitam.
Percikan-percikan petir hitam yang berbau busuk pun meluap-luap di sekitar nya.
__ADS_1
"Apa maksud nya???" Gumam Jendral Tegap tersebut.
"Jurus Petir Santet....." Ucap Datuk Hitam.
Sebuah petir hitam pun keluar dari tubuh Datuk Hitam lalu menyetrum mereka berdua secara bersamaan.
"Akhhhhhh........." Teriak Jendral Dracule dan juga Datuk Hitam bersamaan.
"Dasar bodoh....."
"Dia belum menguasai penuh jurus petir santet itu, semoga kau tidak mati Datuk Hitam....." Gumam Pengantin Berdarah sambil menahan sabetan-sabetan sabit hitam milik Perdana Menteri Max dengan jurus Pedang Santet.
Sebuah Pedang yang di hasilkan dengan memadatkan tenaga dalam santet pada dua jari milik Pengantin Berdarah.
"Tring............"
"Tring............"
"Tring............" Suara saat Pedang Santet beradu dengan Sabit Hitam.
"Jendral Dracule....."
"Bertahan lah......" Gumam Perdana Menteri Max.
Tubuh Jendral Dracule dan juga Datuk Hitam pun roboh ke atas tanah.
Sementara itu Komandan Yuri dan yang lain nya sedang bahu-membahu menyerang Anak Setan di kejauhan.
Tampak Komandan Zhafira, Indah, Garo dan juga Komandan Heinz sudah terkapar di atas tanah, mereka terluka parah oleh Anak Setan.
Kini tinggal Komandan Yuri dan juga Kira yang sedang bertarung melawan Anak Setan.
"Yuri......"
"Bagaimana cara kita mengalahkan nya...." Ucap Kira White Hole Dragon.
"Tenang, Kira......"
"Sepertinya, Murid-murid Ratu Sanbon ini lemah terhadap elemen es,"
"Pengorbanan komandan-komandan lain nya tidak sia-sia....."
"Alihkan perhatian nya, aku akan menyerang nya dengan jurus salju Vampire sekuat tenaga ku....."
"Tapi jika serangan ku gagal kita berdua tamat...." Ujar Komandan Yuri.
"Apa yang kalian perbincangkan, dua pelac*r...."
"Sekarang adalah giliran kalian berdua yang akan terkapar...."
"Mungkin saja saat ini Ratu sedang menyiksa pemimpin kalian di dalam...." Ujar Anak Setan dengan sombong nya.
"Kita coba saja, Komandan Yuri...." Ucap Kira.
Komandan Yuri pun mulai bersiap menunggu sebuah kesempatan untuk menyerang Anak Setan dengan jurus Salju Vampire nya.
"Jangan banyak omong, aku akan menghabisi mu Anak Setan..." Ucap Kira lalu mulai melesat ke arah Anak Setan.
Gadis dari klan naga itu pun mulai mengayunkan golok vampire nya dan mulai mengincar area vital d tubuh Anak Setan.
Namun Anak Setan terus menghindari serangan milik Kira dengan menjelma menjadi asap santet.
__ADS_1
Di kejauhan Komandan dari Aliansi X Rate pun menyaksikan peristiwa tersebut.
"Gawat......"
"Aku khawatir kedua gadis cantik itu mampu melawan iblis itu???"
"Tapi sepertinya Gadis Vampire itu memiliki sebuah rencana, sebaiknya aku lihat dulu perkembangan nya...." Gumam Komandan Cilia Black sambil terus memantau peperangan tersebut dari kejauhan menggunakan teropong klasik nya.
"Dasar wanita naga keras kepala...."
"Golok Vampire itu tidak berpengaruh pada ku...." Ucap Anak Setan dalam wujud asap santet nya.
Kira tampak menebas asap santet beberapa kali namun Anak Setan keliatan baik-baik saja.
"Asap ini membuat nya immortal...."
"Komandan Yuri, cepat lah...." Gumam Kira White Hole Dragon sambil terus menebas asap santet tersebut.
Asap santet pun mulai menjelma kembali ke wujud Anak Setan dan muncul seperti setan di balik punggung Kira.
"Ha......."
"Ha......."
"Ha......" Tawa Anak Setan lalu mulai mengarahkan telapak tangan nya yang di penuhi elemen hantu ke balik punggung Kira.
"Duakkkk........." Suara tapak santet saat berhasil mengenai punggung Kira yang membuat nya terpental ke atas tanah.
"Kalian sungguh lemah, mengalahkan kalian ibarat mengambil permen dari anak kecil...." Ucap Anak Setan dengan angkuh nya.
Tanpa di sadari oleh Anak Setan, di belakang nya Komandan Yuri telah mengumpulkan segenap tenaga dalam nya dan berniat melancarkan jurus Salju Vampire nya.
Suhu udara pun menurun dengan drastis di sekitar nya, saat Anak Setan mulai menyadari nya hal itu pun sudah terlambat.
"Apa......" Gumam Anak Setan saat berbalik dan melihat sebuah asap salju melesat ke arah nya.
"Matilah kau Anak Setan....." Teriak Komandan Yuri sambil melesatkan jurus salju Vampire nya.
Sosok Vampire putih bertenaga dalam es pun melahap Anak Setan kemudian mulai membekukan nya.
"Hah..........."
"Hah.........."
"Hah.........." Suara nafas terengah-engah Komandan Yuri.
Kira yang sedang terluka parah pun mengacungkan jempol nya ke arah Komandan Yuri, Komandan Cantik itu pun membalas dengan melakukan hal yang sama.
Di semak-semak di kejauhan, senyuman tipis pun muncul di bibir Komandan Cilia Black.
Komandan dari Aliansi X Rate tersebut sangat senang melihat keberhasilan Komandan Yuri yang meng K.O. kan Anak Setan dengan sekali serang.
"Bagus......"
"Baiklah kini tinggal Pengantin Berdarah saja yang belum di kalahkan oleh mereka..." Gumam Komandan Cilia Black.
Beberapa saat kemudian karena kelelahan Komandan Yuri pun jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri.
"Yuri....."
"Dia pasti kelelahan...." Ucap Kira lalu mulai duduk di atas tanah dengan tubuh yang penuh luka.
__ADS_1
Di sekitar mereka tampak peperangan masih terus berkecamuk antara prajurit-prajurit dari aliansi naga dan juga prajurit-prajurit dari aliansi Sanbon.
Mohon dukungan dan Vote nya.....