Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Mimpi Arung Part Awal.


__ADS_3

"Xiao Mei Mei..... "


"Aku rindu banget, aku akan masuk sekarang... " Gumam Arung lalu mencoba membuka pintu namun terkunci.


Ia pun berteleport masuk ke dalam dengan jurus teleportasi milik nya.


"Blitzzzzz........... " Suara jurus teleportasi Arung.


"Dup......... " Suara saat kaki Arung mendarat di lantai kamar.


Sang Naga pun memandangi kamar tersebut dengan penuh harus, rasa rindu yang kuat kembali membuat matanya berkaca-kaca.


Dengan langkah tenang ia pun berjalan dan sampai ke ruang tengah lalu melirik ke arah Dapur di sana ternyata Xiao Mei Mei dan Xiao Ling sedang mencuci piring.


"Arung...... " Ucap Xiao Mei Mei lalu menjatuhkan piring nya ke lantai hingga pecah.


"Ayah........ " Ucap Xiao Ling lalu ikut juga menjatuhkan piring nya ke lantai.


"Mei-Mei..... " Ucap Arung.


Xiao Mei Mei pun langsung berlari ke pelukan Arung tanpa menghiraukan piring yang pecah tersebut dan memeluk erat Suami nya tersebut.


"Sayang....... "


"Sudah 1.000 tahun lamanya kau kemana saja???" Ucap Xiao Mei Mei sambil meneteskan air mata.


Sementara itu Xiao Ling pun membersihkan pecahan-pecahan piring yang pecah tersebut.


"Ceritanya panjang Mei-Mei... " Ucap Xiao Mei Mei.


"Kau pasti lelah duduk lah, aku akan membuatkan mu segelas teh panas... " Ucap Xiao Mei Mei sambil mempersilahkan duduk Suami nya tersebut.


Arung pun duduk di sofa di ruang tengah tersebut, ia merasa sangat nyaman dan kembali bernostalgia dengan kenangan-kenangan nya yang lalu.


"Wah...... "


"Ayah tidak berubah sedikit pun hanya rambut nya saja yang memutih.... " Gumam Xiao Ling lalu permisi keluar untuk membuang pecahan-pecahan kaca tersebut.


Saat ini tinggal Xiao Mei Mei dan Arung di dalam kamar bernomer 101 tersebut.


"Ini minumlah Arung, ceritakan pada ku apa yang sebenarnya terjadi setelah perang besar di puncak gunung obat tersebut????" Tanya Xiao Mei Mei.


"Glek...... "


"Glek...... "


"Glek...... " Suara Arung meneguk teh panas.


"Wah......... "


"Kasian banget, dia pasti lelah banget selama 1.000 tahun ini... " Gumam Xiao Mei Mei dengan mata yang berkaca-kaca.


Arung pun mulai menceritakan kisah nya kepada Xiao Mei Mei, awal mulai dia terdampar di Pulau Mengapung bersama Ratu Racun dan kehilangan semua kultivasi nya.


-[Tempat Pembuangan Sampah]-


Tampak Xiao Ling telah selesai membuang pecahan-pecahan kaca dan hendak nongkrong di Kantin AKPERTI.


Putri dari Gadis Berambut Merah itu pun berjalan menuju Kanti dan berpapasan dengan Shilla Tiger yang hendak menuju AKPAVLA.

__ADS_1


Shilla sering mengambil jalan tikus menuju AKPAVLA melewati AKPERTI. Saat ini di dalam mimpi sang Don Juan Shilla Tiger telah menjadi Dosen sekaligus salah satu Tetua dari Akademi Alkemis bergengsi tersebut begitu pula dengan Xiao Mei Mei.


"Xiao Ling, mana mama mu???" Sapa Shilla.


"Kak Shilla, mama lagi di atas sama Papa Arung... " Ujar Xiao Ling.


Mendengar nama don Juan tersebut, sontak saja Shilla kaget dan menjatuhkan buku-buku alkemis yang sedang di peluk nya dan melesat ke arah Gedung berbentuk pedang tersebut.


"Arung...... " Ucap Shilla sambil melesat.


"Yah..... "


"Sudah kuduga, padahal sudah 1.000 tahun berlalu namun Kak Shilla maupun mama masih ingat dengan Papa Arung,"


"Sebaiknya aku tidak mengganggu reunian mereka.. " Gumam Xiao Ling lalu memungut buku-buku Shilla yang berjatuhan tersebut dan melanjutkan pergi menuju Kantin.


"Dash........ "


"Dash........ "


"Dash........ " Suara saat Shilla melesat diantara kadet-kadet di Koridor menuju lift.


Saat pintu lift hendak menutup Shilla pun melesatkan sebuah akar untuk menekan tombol buka pada dinding di sebelah lift.


Pintu lift yang hampir menutup itu pun kembali terbuka, Gadis berjubah putih itu pun berhasil masuk ke dalam lift lalu menuju lantai dimana kamar bernomer 101 berada.


"Fiuh...... "


"Syukurlah, aku mau tahu kemana aja pendekar fuckboy itu???"


"Dia bagai hilang di telan bumi dan muncul bagaikan hantu... " Gumam Shilla dan pintu lift pun menutup.


-[Kantin AKPERTI]-


Di kursi sebelah nya duduk sang biang gosip Selvi teman nya Xiao Ling.


"Sel..... "


"Kok sendiri mana kadet-kadet rempong lain nya???" Tanya Xiao Ling kepada biang gosip tersebut.


"Mereka katanya lagi pergi sama pacar nya Xiao Ling, lah aku gak ada pacar,"


"Gak ada yang mau dengan ku.."


"Loh.... "


"Kamu kok sendiri???"


"Mana mama mu, Sel???" Tanya Selvi.


Xiao Ling selalu pergi bersama ibu nya kemana saja selama ini dan teman-temannya pun sudah akrab dengan Kak Mei-Mei sapaan kadet-kadet tersebut di luar jam mengajar nya.


"Mama lagi jumpa sama Suami lamanya Papa Arung, aku gak enak mengganggu nya,"


"Kan udah 1.000 tahun mereka gak ketemu... " Ujar Xiao Ling.


"Papa Arung, apa kah itu aki-laki legendaris yang mampu menaklukkan hati Jendral Es 1.000 tahun yang lalu di arena???"


"Dan merupakan bintang bersinar saat perang besar di puncak Gunung Seribu Obat????" Tanya Selvi.

__ADS_1


"Ia Sel, Papa Arung itu... " Ucap Xiao Ling.


"Wah ini berita besar, aku akan posting sekarang.... " Ujar Selvi lalu mengeluarkan HP nya dan mulai mengetik.


"Ni anak pasti punya rencana buruk, aku keceplosan pulak.... " Gumam Xiao Ling.


Untuk sesaat Selvi pun diam dan mulai mengetik Handphone nya.


"Pemuda Nakal bernama Arung yang legendaris itu pulang, Jendral Es sudah menanti mu selama 1.000 tahun... " Tulis Selvi di akun Facebook nya.


Berbagai komentar pun langsung masuk ke akun nya, hanya dalam beberapa menit jumlah like dan komen nya menjadi sangat banyak.


"Wah........ "


"Baru 10 menit namun sudah banyak yang komen, Xiao Ling... " Ucap Selvi.


"Koment???" Gumam Xiao Ling kurang paham dengan maksud perkataan Selvi.


Tak lama berselang, status yang di unggah oleh Selvi pun menjadi viral.


-[Ruang Rapat AKPAVLA]-


Saat ini selain menjadi Panglima Tertinggi di Kekaisaran Dewi Es, Mitha pun merangkap jabatan sebagai Ketua AKPAVLA.


Tampak di dalam ruangan tersebut sebuah meja bundar, di sana Mitha dan kesembilan Tetua duduk dan sedang mengadakan rapat penerimaan murid baru.


Seperti biasa Nando dan Mutia berjaga di belakang Mitha.


"Hah........... "


"Sungguh membosankan, tiap tahun selalu begini... " Gumam Jendral Es.


Wajah Nando pun tampak terkejut saat melihat HP nya.


"Apa???"


"Tunangan nya Nona Mitha sudah kembali, Nona pasti senang... " Gumam Nando.


Nando pun membisikkan hal tersebut ke telinga Jendral Es.


"Nona, aku mendapat kabar jika Tuan Arung telah kembali dan saat ini dia sedang berada di AKPERTI." Bisik Nando.


Mitha pun refleks dan menghentak meja hingga membuat suasana menjadi hening.


"Apa...... " Ucap Mitha.


"Ada apa dengan Nona Mitha???" Gumam beberapa Tetua kompak.


"Tetua-Tetua sekalian, aku ada urusan yang mendesak,"


"Aku permisi dulu.... " Ucap Jendral Es lalu bangun dan pergi meninggalkan ruang rapat tersebut.


Nando dan Mutia pun memberi hormat kepada para Tetua lalu pergi mengikuti Panglima Besar Kekaisaran Es tersebut.


"Hiks...... "


"Hiks...... " Tangis haru Jendral Mitha saat terbang menuju AKPERTI.


Tidak hanya Jendral Es yang pergi menuju AKPERTI pagi itu namun banyak insan pers yang datang ke tempat tersebut guna mewawancarai Pemuda Penakluk Jendral Love Killer tersebut.

__ADS_1


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2