
"Tuan Muda, maaf mengganggu,"
"Tuan Muda Kailong sudah menunggu di lapangan utama, ini mengenai pertaruhan semalam... " Ucap Pak Manajer.
"Oh shit....... "
"Aku sampai lupa... "
"Ya udah kalau begitu aku mandi dulu.... " Ucap Arung lalu menutup kembali pintu kamar tersebut.
"Dup........ " Suara saat pintu kamar tersebut tertutup.
"Baik Tuan..... " Ucap Pak Manajer dari balik pintu.
Arung pun bergegas mandi di dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar penginapan tersebut, sementara itu Putri Laura masih tidur dengan nyenyak di atas ranjang.
Beberapa menit kemudian, Arung pun telah selesai mandi dan telah selesai mengenakan jubah perang berwarna merah darah.
Di kedua pinggang nya tergantung Pedang Naga Nafsu dan Pedang Naga Hantu, lalu di punggung nya tergantung Golok Naga Kristal.
"Tiga pusaka dewa, pantes saja dia berani menantang Tuan Muda Kailong..... "
"Asal usul nya pasti berasal dari klan bangsawan Naga.... " Gumam Pak Manajer.
"Ayo..... "
"Tuan.... " Ujar Pak Manajer.
Arung dan Pak Manajer pun mulai menuruni tangga menuju lantai satu, sesampainya di lantai satu mereka langsung keluar dari dalam Rumah Makan tersebut.
Di luar sebuah Kereta Kencana berwarna hitam telah menunggu kedatangan mereka.
Kusir pun turun dari kursi depan, lalu membuka pintu kereta kencana.
"Silahkan Tuan..... " Ucap Kusir tersebut sambil mempersilahkan Arung masuk kedalam kereta kencana tersebut.
"Wah......... "
"Kenapa acara pertarungan nya bisa seformal ini yach???"
"Ini kan pertaruhan pribadi ku dengan Tuan Muda yang sombong itu.... " Gumam Arung lalu menaiki kereta kencana tersebut.
Pak Manajer pun ikut naik ke atas kereta kencana sesudah nya.
"Dup........... " Suara saat pintu kereta kencana di tutup oleh Kusir.
Kusir pun kembali duduk di atas kursi depan dan mulai memacu kereta kencana.
"Yihaaaa....... " Teriak Kusir Kereta Kencana tersebut.
Kuda-kuda itu pun mulai melaju di jalanan kota tersebut.
-[Di Dalam Kereta Kencana]-
"Kartu karcis nya terjual habis, Tuan Muda,"
"Pertarungan hari ini pasti banyak sekali yang menonton nya.... "
"Ku dengar pihak perwakilan Paviliun Dewa Angin juga datang.... " Ucap Pak Manajer.
"Karcis.....???"
"Sejak kapan pertarungan ku di jadikan tontonan... " Ujar Arung.
"Maaf, Tuan Muda.... "
"Ketua Rumah Makan Cinta yang membuat nya, kata beliau pertarungan ini harus di buat resmi,"
__ADS_1
"Jadi Tuan Muda Kailong tidak bisa sewenang-wenang nanti nya.... "
"Jadi kalau dia kalah dia gak bisa berkhilah.... " Ucap Pak Manajer.
"Bener juga.... "
"Aku dapat bagian berapa dari penjualan karcis nanti nya, Pak Manajer???" Tanya Arung.
"Kata Ketua.... "
"Beliau akan memberikan Token Gratis makan dan minum di seluruh cabang Rumah Makan Cinta yang ada di ke empat benua... " Ucap Pak Manajer.
"Ohhhh.......... " Ucap Arung.
"Siapa sih Ketua mereka sebenarnya???" Gumam Arung.
Arung tidak mengetahui jika Rumah Makan Cinta merupakan salah satu Perusahaan terbesar di keempat benua Naga yang memiliki banyak sekali cabang.
Kekuatan perusahaan ini setara dengan Sekte Elit, namun mereka jarang sekali bertikai dan lebih berfokus kepada bisnis.
"Ketua juga bilang, jika Tuan Muda bisa menang nanti nya,"
"Dia akan memberikan tuan Muda Token gratis masuk ke rumah bordil cinta.... " Ucap Pak Manajer.
"Rumah bordil..... "
"Untuk apa aku kesana.... " Ucap Arung.
Pak Manajer lalu menunjuk ke arah Pedang Naga Nafsu.
"Untuk mengkultivasi Pedang itu Tuan.... " Ucap Pak Manajer.
Arung pun hanya diam dan belum begitu paham dengan maksud dan tujuan Pak Manajer.
-[Side Story Jamila dan Portal Kuno]-
Jamila pun tiba di dalam sebuah lorong berdiameter lima meteran, lorong itu di selimuti dengan es.
"Kemana yang lain nya, ini aneh....???"
"Sepertinya portal kuno ini membawa kami ke tempat yang berbeda-beda???"
"Sebaik nya aku pergi mencari benda pusaka terus dan kembali ke dalam portal.... " Ujar Jamila lalu mulai pergi menelusuri goa es tersebut.
Ia pun mulai berjalan makin dalam memasuki Goa Es tersebut, suhu udara pun semakin dingin.
"Dingin banget, sudah sejauh ini tapi aku belum menemukan satu benda pusaka pun???"
"Apa aku kembali aja yach...... " Gumam Jamila.
Ia pun terus memasuki goa es tersebut, dan pada akhirnya ia sampai kedalam sebuah tempat yang besar.
Di dalam tempat tersebut, suhu udara tidak sedingin di dalam lorong goa es.
"Goa di dalam Goa, aku yakin di sini pasti ada sebuah benda pusaka..... "
"Beruntung nya aku.......... " Gumam Jamila.
Ia pun memasuki Goa didalam goa tersebut, ada banyak sekali tanaman eksotis di dalam nya, di kejauhan pun tampak sebuah telaga dengan air terjun yang terus mengalir.
"Telaga........ "
"Udah lama aku gak mandi di alam terbuka, biasanya aku dan Kamil mandi di alam terbuka.... "
"Sebaiknya aku rileks saja dulu di sana.... " Gumam Jamila lalu terbang menuju Telaga tersebut.
"Whusssss......... " Suara hempasan angin saat Jamila terbang menuju air terjun.
__ADS_1
Di dalam hutan di dalam Goa tersebut, tiga orang gadis cantik pun melihat ke atas dan menyadari kehadiran Jamila.
"Mori...... "
"Lihat tuch, ada Gadis Cantik..... " Ujar ****.
"Makanan tuch..... "
"Ayo kita ikuti dia.... " Ucap Mori.
"Jangan gegabah..... "
"Lakukan seperti yang biasa kita lakukan.... " Ujar Peni.
"Ia Kak...... " Sahut Mori dan juga ****.
Mereka bertiga adalah Manusia Beast dari Klan Hantu Penggoda yang hidup dengan menghirup hawa kehidupan dari para wanita (baik manusia beast maupun manusia biasa).
Ketiga Gadis cantik berpakaian putih itu pun terbang ke arah air terjun.
-[Lapangan Utama Kota Drake]-
Tampak lapangan tersebut telah di penuhi oleh penonton, ada banyak tenda-tenda di sekeliling arena pertarungan.
Arung dan Pak Manajer pun turun dari dalam kereta kencana, pihak panitia pun membuat jalan bagi mereka.
"Wah....... "
"Pria itu nekat banget, apa dia gak tahu lawan nya adalah Tuan Muda dari Paviliun Dewa Angin.... "
"Cari mati dia..... " Ujar salah satu penonton.
"Beri dia pelajaran, Tuan.... "
"Hajar bokong Tuan muda sombong itu.... " Teriak Penonton lain nya.
Ujaran pro dan kontra pun terdengar dari arah penonton, Arung tetap tenang dan berjalan ke arah sebuah tenda di dekat arena tersebut.
Seorang Gadis Cantik tampak sedang duduk di bawah tenda tersebut di dampingi sekitar sepuluh orang pengawal.
Kultivasi gadis cantik itu berada di alam Dewa tingkat satu dan dia adalah Ketua dari Perusahaan Rumah Makan Cinta Nona Athena Blue Storm Dragon.
"Ketua, mohon maaf menunggu lama.... "
"Ini dia Tuan Muda yang telah berani menantang Tuan Muda Kai.... " Ujar Pak Manajer.
Athena pun bangun dari kursi nya, ia pun menatap Arung dan mencium bau Naga dari tubuh Arung berusaha mengidentifikasi klan Naga Arung.
"Black Hole dragon, dia ternyata berasal dari klan Naga yang licik itu... "
"Pantas saja dia tega mempertaruhkan istri nya, dasar Naga Kejam.... "
"Kalau aku yang jadi istrinya, pasti akan kupenggal kepala Suami ku itu...... " Gumam Athena.
"Mau ngapain cewek cantik itu menatap ku seperti ini???" Gumam Arung.
"Ketua memandangi nya sampai seperti itu, aku belum pernah melihat Ketua sampai seperti itu saat memandangi lawan jenis nya???"
"Pemuda itu memang sangat tampan, apa mungkin Ketua juga suka pada nya???" Gumam Pak Manajer.
"Kiyoshi....... "
"Cepat buka acara nya, penonton pasti udah gak sabaran....... " Ujar Athena.
Kiyoshi pun memberikan penghormatan ala pendekar kepada Ketua nya, lalu melesat ke tengah-tengah lapangan tersebut setelah nya.
"Whussssss.......... " Suara hempasan angin saat Kiyoshi melesat.
__ADS_1
To Be Continued.......
Mohon Like dan Vote nya