Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Kembali Ke Penjara Tengkorak Hitam


__ADS_3

Keesokan pagi nya, tampak Ratu Titan Medusa dan yang lain nya sedang sarapan pagi di dekat tenda.


Aura kedua Selir Cantik itu tampak begitu mempesona dengan rambut basah nya, Ratu Titan dan yang lain nya pun sudah menduga kejadian apa yang telah terjadi semalam.


Kedua Selir Cantik pun tampak menempel ketat di kedua sisi Pendekar Setengah Naga itu.


"Habis nyangkol......"


"Mesra nya......" Gumam Komandan Chilia Black.


"Jendral Naga, setibanya kita nanti di Penjara Black Skull, aku ingin kita segera mengadakan rapat..."


"Mengenai penyerangan kita ke Markas Sipir Penjara, bagaimana pendapat mu, Jendral....???" Tanya Ratu Titan Medusa.


"Penyerangan......"


"Apa itu tidak terlalu tergesa-gesa???" Gumam Kira.


"Seperti nya Ratu Ular ini sudah sangat ingin keluar dari tempat ini...."


"Sekuat apa Markas Sipir itu yach ???" Gumam Arung.


"Baiklah, aku setuju...."


"Asalkan Raja Geitetsu, Ratu serahkan pada kami....." Ucap Arung yang masih mengingat tujuan awal nya berada di Penjara Black Skull.


"Baiklah, aku akan menyerahkan nya pada kalian nanti setelah kita memenangkan perang terhadap para sipir...." Ucap Ratu Titan Medusa.


"Mohon maaf menyela, apa tidak sebaik nya kita menyelidiki dulu kekuatan Markas Sipir, Ratu???" Ucap Kira.


"Benar juga ucapan Kira....." Gumam Komandan Chilia.


"Kita sudah tidak punya waktu lagi, aku dengar Kaisar Vampir akan segera menyerang Kerajaan terakhir dalam beberapa bulan kedepan...."


"Dengan full Power...." Seru Ratu Titan Medusa.


"Huftttt.........." Suara helaan nafas panjang Arung.


Mendengarkan hal itu keadaan pun mulai sedikit tegang.


"Mohon Maaf Ratu, aku denger Jendral Voldemort yang merupakan kepala sipir Penjara Black skull kata nya sangat kuat......" Ucap Selir Keysha.


"Jendral Voldemort....???" Gumam Arung.


"Dia adalah seorang Pendekar Aliran Sesat yang memiliki banyak ilmu sesat, Jendral...." Seru Selir Nora.


"Apa pun yang terjadi, kita tidak memiliki banyak waktu lagi,"


"Apa pun resiko nya kita tetap akan melakukan penyerangan penuh ke Markas Sipir itu...." Ucap Arung.


"Baru saja kita selesai menaklukkan Aliansi Sanbon, kini kita harus berperang lagi???" Gumam Kira.


Hembusan angin kencang pun mulai terasa di tempat tersebut.


Tak lama kemudian sebuah portal pun muncul di dekat mereka.


"Portal nya, akhir nya muncul...." Ucap Komandan Chilia.


"Ayo......"


"Nanti portal nya tertutup....." Seru Ratu Medusa.


"Sudah tinggal kan saja kemah dan yang lain nya, apa kau mau menunggu puluhan tahun lagi sampai portal ini kembali membuka???" Ucap Kira.


"Ayo....." Seru Arung.


Arung dan yang lain nya pun mulai tergesa-gesa beranjak dari tempat makan dan masuk kedalam portal tersebut.


Mereka pun mulai memasuki portal tersebut secara bergantian.

__ADS_1


Pulau Melayang Penjara Black Skull.


Tampak Arung dan juga yang lain nya telah keluar dari sisi portal lain nya yang berada di Pulau Melayang.


Di sana sudah tiba duluan dari Tim Penjelajah Aliansi Amazone dan juga Aliansi Wersel.


"Tap.........."


"Tap.........."


"Tap.........." Suara langkah kaki Arung.


Tatapan mata Kakek Tua dan yang lain nya pun menuju ke arah Pendekar-Pendekar yang baru saja keluar dari dalam portal.


"Akhirnya mereka tiba juga......" Seru Komandan Frizka Zonbie.


"Kya......."


"Apakah mereka berhasil....." Ucap Jenifer Zonbie.


"Seperti nya zonk juga kayak kita...." Ucap Lolaloid Zonbie.


Sementara itu ketiga perwakilan wersel hanya diam saja sambil terus menatap ke arah Arung dan juga yang lain nya.


Kakek tua yang merupakan jelmaan beast kelelawar pun sudah tidak sabaran lagi untuk bertanya kepada kedua perwakilan aliansi yang baru saja keluar itu.


"Bagaimana....."


"Bagaimana....."


"Apa kalian sudah berhasil???" Tanya Kakek Tua tersebut.


"Aku yakin mereka pun tidak mendapatkan kunci itu....." Gumam Salah satu perwakilan Aliansi wersel.


"Tenang Kakek Tua, Jendral Naga...."


"Berhasil menemukan nya...." Ucap Selir Keysha.


"Apa........"


"Dia ternyata berhasil......" Gumam Salah Satu Perwakilan Wersel.


"Tidak kusangka, mereka benar-benar menemukan nya...." Ucap Komandan Frizka Zonbie.


"Horeeee........." Teriak Lolaloid Zonbie sambil melompat kegirangan.


"Tenanglah Lola....." Seru Jenifer Zonbie.


Arung pun mulai mengeluarkan kunci tersebut dari dalam cincin ruang milik nya lalu menyerahkan nya kepada Kakek Tua.


"Ha........"


"Ha........"


"Ha........." Tawa Kakek Tua jelmaan Beast kelelawar itu.


"Baiklah, kalau begitu aku akan memulai ritual nya dulu....."


"Segel yang ada di dalam Penjara ini akan hilang dalam waktu satu bulan....."


"Sampai jumpa semua nya....." Ucap Kakek Tua tersebut.


Tubuh Kakek Tua pun mulai berubah menjadi kumpulan kelelawar lalu terbang meninggalkan tempat tersebut.


"Maen pigi aja, aku padahal ingin bertanya sesuatu pada nya??? Ucap Arung.


"Satu bulan....."


"Lama sekali....." Ucap Ratu Titan Medusa.

__ADS_1


"Gimana ini, Komandan...."


"Apa kata-katanya bisa di pegang...." Ucap Jenifer Zonbie.


"Entahlah, sebaiknya kita laporkan masalah ini kepada Ratu Amazone." Ucap Komandan Frizka.


"Ehm......."


"Ehm........" Suara greheman Ratu Titan Medusa.


"Kalian, tolong sampaikan kepada pimpinan Aliansi kalian, "


"Aku akan mengadakan rapat penyerangan ke Markas sipir dalam dua hari lagi,"


"Kuharap pimpinan Aliansi wersel dan juga amazone bisa hadir....." Ucap Ratu Titan Medusa.


Ketiga perwakilan wersel pun memberikan hormat kemudian mulai mengangguk beberapa kali kemudian mulai meninggalkan tempat tersebut.


"Dasar para serigala....."


"Mereka tidak ada basa-basi nya, langsung menghilang saja....." Gumam Ratu Titan.


"Baiklah Ratu, kami akan sampaikan berita ini kepada Ratu Amazone...."


"Kalau begitu kami pamit undur dulu....." Ucap Komandan Frizka Zonbie.


Perwakilan Aliansi Amazon pun mulai meninggalkan Pulau Melayang tersebut.


"Jendral, kuharap kau bisa datang...."


"Sampai bertemu dua hari lagi...." Ucap Ratu Titan Medusa lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Ayo kita kembali ke Aliansi...." Ucap Arung lalu mulai pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Siap Jendral, ....." Seru Kompak ketiga wanita cantik itu.


Mereka pun mulai menuruni Pulau Melayang tersebut, tampak Arung dan yang lain nya sedang menuruni akar yang menuju ke bawah.


"Dup........"


"Dup........"


"Dup........" Suara saat kaki mereka mendarat di tanah.


Pulau Melayang pun mulai perlahan menghilang, Arung dan yang lain nya pun mulai berjalan kaki menuju Aliansi Naga.


Kedua Selir pun langsung menggandeng kedua tangan Pendekar Don Juan tersebut.


"Dasar......."


"Apa mereka gak mikir ada aku di sini???"


"Dasar Selir Bucin......"


"Apa mereka pikir dunia ini milik mereka bertiga dan aku hanya numpang......" Gumam Kira yang berjalan di belakang mereka.


"Nora, Keysha....."


"Jangan begini di tempat umum, kan malu...." Ucap Arung sambil melepaskan gandengan tangan mereka.


"Siap......"


"Ashiapppp....."


"Jendral......" Seru Selir Keysha sambil tersenyum.


"Baiklah kami akan. mematuhi perintah mu, tapi nanti setibanya di tempat yang bukan tempat umum....."


"Ergggghhhhh........" Ucap Selir Nora sambil menirukan raut wajah kucing yang hendak memangsa Tikus.

__ADS_1


"Akan kami makan, Jendral....." Ucap Selir Nora.


"Mulai lagi......." Gumam Kira.


__ADS_2