Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Putri Widuri.


__ADS_3

Di kejauhan tampak seorang gadis cantik hendak di perkosa oleh beberapa prajurit-prajurit berjubah hitam tersebut.


"Ayolah...... "


"Temani kami cantik..... " Seru salah satu prajurit berjubah hitam tersebut.


Beberapa prajurit menarik pakaian gadis tersebut hingga tersobek, Arung dan Vladmira pun tiba di tempat tersebut.


"Putri Widuri???" Gumam Arung.


Dalam sekejap mata Arung pun berteleportasi ke hadapan Putri Widuri.


"Siapa kau, jangan mengganggu kesenangan kami... " Ujar Prajurit Berjubah Hitam tersebut.


"Dia adalah putri Kerajaan ini, aku tidak akan membiarkan kalian menodai nya.... " Seru Arung.


"Pemuda ini, bagaimana dia bisa mengenaliku???" Gumam Putri Widuri yang telah melupakan sosok dari Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Dia kuat, sebaik nya kita memberitahu Komandan Black... " Seru Salah Seorang Prajurit.


Para prajurit-prajurit berjubah hitam itu pun melarikan diri dari tempat tersebut.


"Putri Widuri, ayo kita lekas mencari tempat berlindung sementara,"


"Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di Ibu Kota Kerajaan Jangbaek ini???" Seru Arung lalu memegang pergelangan tangan Putri Widuri dan pergi meninggalkan tempat tersebut.


Setelah berjalan beberapa menit, Arung dan kedua gadis cantik itu pun masuk ke dalam salah satu bangunan yang rusak tersebut.


"Tempat ini seperti nya aman.... " Gumam Arung lalu mulai memasuki nya.


-[Di Dalam Mansion Yang Rusak]-


Tampak beton-beton dan kayu berserakan di dalam ruangan tersebut, Arung pun membersihkan sebuah meja dan beberapa kursi lalu duduk.


"Minumlah dulu, Putri.... " Ucap Arung sambil memberikan sebuah teh kemasan kepada Putri Widuri.


Arung juga meletakkan beberapa teh kemasan di atas meja untuk Vladmira.


"Ternyata Bos, perhatian juga dengan ku... "


"Tidak ada rugi nya aku ikut melompat ke dalam lubang... " Gumam Vladmira yang juga kebetulan haus tersebut.


Putri Widuri pun meminum teh kemasan tersebut, sambil menenangkan hati nya yang gundah gulana tersebut.


Ia pun mulai menceritakan perihal pemberontakan orang-orang dari Benua Kegelapan dan Kerajaan Federasi lain nya yang membuat Kerajaan Jangbaek hancur saat ini.


Di saat Kerajaan Jangbaek hancur, kerajaan-kerajaan lain nya pun mulai berdiri salah satu nya adalah muncul nya Kekaisaran Dewi Es yang berdiri di Kota Es Utara sebagai Ibu Kota nya.


"Ohhhh....... "


"Jadi ini adalah akhir dari Kerajaan Jangbaek.... " Gumam Arung dengan wajah yang sedih.


Ingatan Jendral Jangbaek di dalam pikiran Pendekar Setengah Naga itu pun memunculkan emosi kesedihan.

__ADS_1


"Saat Benua Es Api ini kehilangan mutiara yin yang nya, para pemuda-pemuda pun kehilangan kekuatan nya,"


"Keseimbangan kekuatan di Benua ini pun goyah, pada saat itulah para pemberontak menghancurkan sendi-sendi,"


"Kota-kota penting di Kerajaan Jangbaek ini.... " Ujar Putri Widuri dengan nada suara yang bergetar dan hati yang begitu sakit.


"Putri Widuri ini telah memendam kepedihan karena kehancuran bangsanya, kasian dia.... " Gumam Vladmira sambil meminum teh kemasan nya.


"Aku tidak mengira akan hadir di mana-mana kehancuran Kerajaan Jangbaek ini... " Gumam Arung lalu ikut meminum teh kemasan yang ada di atas meja tersebut.


"Begitulah cerita nya, Tuan Pendekar,"


"Dan Terima kasih karena sudah menyelamatkan aku.... " Ujar Putri Widuri Jangbaek sambil memberi hormat ala Pendekar kepada Arung.


"Jadi, apa yang hendak kau lakukan selanjutnya Putri???" Tanya Arung.


Putri Widuri tidak lantas menjawab pertanyaan Arung, Gadis Cantik keturunan bangsawan tersebut pun berdiam diri untuk sejenak sambil melihat Arung dan Vladmira.


"Apakah mereka berdua dapat dipercaya???" Gumam Putri Widuri.


"Pasti Putri tidak percaya pada ku, ini semua karena keadaan Kerajaan yang kacau balau membuat nya krisis kepercayaan." Gumam Arung.


"Wajah pemuda ini kelihatan nya adalah orang baik-baik, lagi pun dia sebelum nya telah menolong ku,"


"Aku harus percaya pada nya... " Gumam Putri Widuri Jangbaek yang memutuskan untuk percaya kepada Arung.


"Aku hendak bergabung dengan Komandan Samson Jangbaek, salah satu Komandan Api... " Ujar Putri Widuri.


"Baiklah, aku akan memastikan keselamatan mu bertemu dengan Komandan Api, di mana keberadaan Komandan Samson itu???" Tanya Arung.


"Dia berada di Pulau Naga Magnet Kuno, di sebelah utara,"


"Kita harus melewati Kota Es Utara, lalu baru menyeberang ke Pulau tersebut.... " Ujar Putri Widuri.


"Kota Es Utara, mungkinkah aku bisa bertemu dengan Sonia dan Delayla???" Gumam Arung yang teringat dengan kedua istrinya tersebut.


"Baiklah, kalau begitu ayo kita lekas pergi sekarang.... " Ujar Arung.


Saat Putri Widuri hendak bangun, Tiba-tiba saja Gadis Cantik itu terjatuh karena mata kaki nya cedera.


"Aduh........ "


"Kaki ku..... " Seru Putri Widuri sambil memegang bola mata kaki nya yang nyeri tersebut.


"Vladmira, bantu putri.... " Perintah Arung.


"Baik Bos.... " Jawab Vladmira lalu mulai melihat luka pada mata kaki Putri Widuri tersebut.


"Mata kaki nya bengkak, dia pasti memaksakan diri berlari dari kejaran pasukan-pasukan tersebut... " Gumam Vladmira lalu bangun dan membisikkan keadaan Putri Widuri ke telinga Arung.


Arung pun memutuskan untuk beristirahat semalam di dalam bola ruang hingga kaki Tuan Putri sembuh.


-[Pulau Putri Naga Kecil]-

__ADS_1


Mereka bertiga pun tiba di depan Gerbang Pulau Putri Naga Kecil, saat ini Vladmira memapah Putri Widuri yang mata kakinya sedang cedera tersebut.


"Tempat apa ini???" Gumam Putri Widuri yang terpesona saat melihat Pulau tersebut.


"Vladmira, bawa Putri ke dalam kamar,"


"Aku ingin mandi di Danau Putri Naga Kecil terlebih dahulu.... " Seru Arung lalu berjalan ke arah Danau.


"Baik Bos..... " Ujar Vladmira.


Putri Widuri pun melihat ke arah mansion bertingkat sepuluh yang ada di tengah-tengah Pulau Putri Naga Kecil tersebut.


"Bertahan lah, Putri Widuri... " Ujar Vladmira sambil memapah sang Putri.


"Ia Vladmira, Terima kasih sudah memapah ku... " Jawab Sang Putri.


"Ini perintah, Putri.... " Jawab Vladmira kembali.


"Perintah, apakah kalian berdua Suami Istri???" Tanya Putri Widuri.


Untuk sesaat Vladmira pun menghentikan langkah nya, ia seolah-olah mematung saat mendengarkan pertanyaan dari Putri Widuri yang begitu menusuk tajam tersebut.


"Ugh........ "


"Aku jadi teringat, Suami ku.... "


"Nasib ku sudah menjadi budak dari Naga itu.... "


"Entah sampai kapan aku harus mengabdikan diri ku tanpa di gaji kepada Naga Play Boy itu... " Gumam Vladmira.


"Tidak seperti itu Putri, aku adalah Pelayan nya,"


"Dan Pemuda Naga itu adalah majikan ku... " Ujar Vladmira lalu kembali melanjutkan langkah nya sambil memapah Putri Widuri.


"Dia pasti seorang Bangsawan, dia memiliki pelayan secantik dan sekuat ini,"


"Apa dia adalah salah satu pangeran di Kerajaan Jangbaek???"


"Dia tampan juga, imbanglah dengan Komandan Samson." Gumam Putri Widuri sambil mengingat wajah Komandan Api tersebut.


-[Tepi Danau]-


Arung pun mulai melakukan pemanasan, saat ini dia hanya mengenakan celana boxer dan sedang berada di tepian danau.


"Sudah lama aku gak melemaskan otot-otot ku... "


"Penjara Black Skull itu membuat urat-urat ku menjadi tegang, memang Penjara yang benar-benar penuh dengan Kriminal.... " Gumam Arung lalu mulai menceburkan diri nya ke dalam Danau Biru tersebut.


"Jburrrr.......... " Suara saat Arung menyelam ke dalam Danau Putri Naga Kecil.


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya

__ADS_1


__ADS_2