Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Rumah Makan Cinta Part Ke Dua.


__ADS_3

"Seger nya, udah lama gak bisa sesantai ini.... " Gumam Arung sambil menikmati menghisap tembakau Naga nya.


Ia pun membeli beberapa kg tembakau Naga kualitas super dan menyimpannya di dalam cincin ruang milik nya.


Sambil menyilangkan kaki nya dan menyandarkan punggung nya, Pendekar Setengah Naga itu kelihatan sangat rileks.


Tiba-tiba saja ia merasakan sekujur tubuh nya kepanasan, libido nya tiba-tiba meningkat drastis.


"Kenapa ini...... " Gumam Arung.


Beberapa saat kemudian Putri Laura pun keluar dengan sehelai handuk yang menutupi tubuh nya, ia pun tersenyum dan sudah mulai menyadari jika efek makanan peningkatan libido itu telah bereaksi.


Putri Laura pun saat ini mengalami situasi yang sama seperti yang di hadapi oleh Arung.


"Ugh......... "


"Laura...... " Ucap Arung sambil berusaha menahan diri.


Laura pun mendekat ke arah Arung dan menarik pergelangan tangan nya menuju tempat tidur.


Arung pun hanya bisa menurut (saat ini mereka berdua sudah di nikahkan oleh peramal tua hanya saja Arung belum menyadari nya).


"Laura, kau yakin.... " Tanya Arung yang tidak percaya dengan situasi yang terjadi saat ini.


Laura pun menutup mulut Arung dengan satu jari nya, kemudian menolak mesra tubuh Arung hingga terbaring di atas ranjang.


Laura pun mengambil selimut dan naik ke atas tubuh Arung lalu mencium*nya.


"Arung, kita sudah sah jadi suami istri saat keluar dari dalam ruang registrasi itu,"


"Jadi ini adalah hal wajar yang di lakukan oleh sepasang suami istri." Suara Putri Laura dari balik pintu kamar penginapan.


Tanpa mereka sadari Lila Wind Dragon (Istri Kailong) lewat di depan kamar penginapan mereka dan mendengarkan percakapan tersebut.


"Ugh......... "


"Sepertinya ada yang lagi enak-enakan nih.... "


"Aku mau juga, aku harus cepet ke kamar.... " Gumam Lila lalu beranjak ke kamar nya di sebelah kamar Arung.


"Kraaakkk......... " Suara saat pintu kamar di buka oleh Lila.


Sementara itu di dalam kamar Arung dan juga Putri Laura pergulatan panas pun sedang terjadi di antara sepasang suami istri tersebut.


"Aku ketipu lagi, bangsa Naga memang licik.... " Gumam Arung sambil berci"man dengan Putri Laura di atas ranjang.


Arung teringat akan kisahnya saat bertemu dengan Putri Naga Kecil, ia pun tertipu oleh Putri Naga Kecil dan terpaksa berbagi esensi naga bersama.


-[Kapal Layar Naga, Malam Hari nya]-


Saat ini adalah giliran Vladmira dan juga Ashiong yang bertahan melawan Kepiting-Kepiting cahaya tersebut.


Gadis Vampir Cantik itu tampak sedang melayang di atas dek kapal, sementara itu Ashiong sedang menembakkan bola-bola berelemen petir dari dek belakang kapal.


"Whusssss......... "


"Whusssss......... "

__ADS_1


"Whusssss......... " Suara hembusan angin saat lima bola petir melestarikan dan menghantam jatuh beberapa Kepiting-Kepiting cahaya.


"Hah........... "


"Hah........... "


"Hah............" Suara nafas terengah-engah Ashiong.


"Busettt..... "


"Kenapa Kepiting-Kepiting ini terus berdatangan, dari mana asal makhluk-makhluk ini???"


"Kenapa bisa banyak sekali???" Ujar Ashiong.


Di belakang dek kapal tampak Putri Widuri sedang menyapu dek, ia menyapu Kepiting-Kepiting kecil yang jatuh ke atas dek.


"Semangat Ashiong, badai pasti berlalu.... " Ucap Putri Widuri yang berusaha menyemangati Ashiong.


"Ia Putri..... " Jawab Ashiong.


"Badai berlalu apa nya, udah berhari-hari tapi hujan kepiting dan serangan Kepiting-Kepiting ini masih terus berlanjut.... " Keluh Ashiong di dalam hati.


"Kasian dia, andai saja aku bisa bertarung.... " Gumam Putri Widuri sambil terus menyapu dek tersebut.


"Swing......... "


"Swing......... "


"Swingg....... " Suara ayunan Pedang Kegelapan milik Vladmira.


Lima pedang berelemen kegelapan pun melesat lalu memotong tubuh kepiting-kepiting cahaya tersebut.


"Anggap saja ini sebagai latihan, aku harus memanfaatkan momen-momen seperti ini untuk meningkatkan seni bela diri ku... " Gumam Vladmira kemudian mulai melesat keluar dari perisai kultivasi kegelapan tersebut.


Ia pun mulai bertarung dengan jarak dekat melawan Kepiting-Kepiting cahaya tersebut.


"Vladmira, begitu bersemangat.... " Gumam Putri Widuri saat menyapu dek depan.


Dengan anggun nya Gadis Vampir Cantik itu memotong-motong tubuh Kepiting-Kepiting cahaya tersebut sambil menghindari tembakan-tembakan bola berelemen cahaya dari makhluk-makhluk lain nya.


"Blurppppp........ "


"Blurppppp........ "


"Blurppppp........ " Suara saat tubuh Kepiting-Kepiting cahaya yang terpotong menjadi dua bagian itu terjatuh dan tenggelam di atas permukaan laut.


"Sepuluh sudah tumbang, masih ada ratusan lagi... " Gumam Vladmira lalu melesat ke arah Kepiting-Kepiting cahaya lain nya.


-[Pukul 10 malam, Lantai Dua Mansion]-


Tampak saat ini Arung dan juga Putri Laura sedang menikmati makan malam sambil menonton pertunjukan musik di lantai dua tersebut.


Tampak sepasang suami istri yang baru saja melangsungkan malam pertama nya itu duduk berdekatan.


"Ini enak lho, Arung.... "


"Kuah Sup Lembu nya... " Ucap Putri Laura sambil menyulangkan sesendok sup dari mangkok nya.

__ADS_1


"Iya.... " Jawab Arung lalu menerima sulangan tersebut.


"Gimana enak kan.... " Tanya Putri Laura.


"Enak banget.... " Jawab Arung.


Mereka berdua tampak sangat mesra, begitu juga dengan pasangan suami istri lain nya di dalam ruangan tersebut.


Musik-musik indah pun menemani makan malam mereka, di kejauhan / di meja lain nya tampak Tuan Muda Kailong bersama Lila juga sedang menikmati makan malam nya.


"Pelayan...... "


"Pelayan....... " Teriak Tuan Muda Kailong.


Salah seorang Pelayan pun menghampiri Tuan Muda yang sombong tersebut.


"Iya, Tuan Muda.... "


"Ada yang bisa saya bantu... " Tanya Pelayan tersebut.


Di kejauhan Arung dan juga Putri Laura pun memperhatikan tingkah laku Tuan Muda Kailong.


"Dasar Sombong, baru jadi Tuan Muda dari Paviliun terkenal sudah bertingkah.... " Gumam Putri Laura dari balik syal hitam nya.


"Pelayan.....


" Coba kau bilang sama penyanyi nya, jangan lagu Gelas-Gelas Kaca,"


"Ganti dengan lagu lain nya, suasana hatiku jadi tidak enak saat mendengar lagu itu... " Ucap Tuan Muda Kailong.


"Baik Tuan, tapi tunggu setelah lagu ini selesai,"


"Saya akan menyuruh biduan nya mengganti lagu sesuai selera Tuan.... " Jawab Pelayan tersebut.


"Brakkkkk......... " Suara saat Tuan Muda Kailong menggebrak meja nya.


Ruangan pun menjadi hening, biduan beserta band nya pun berhenti bermain musik.


Kini semua mata tertuju kepada Tuan Muda Kailong. Tuan Muda yang sombong itu pun bangun dari kursinya dan menampar pipi pelayan tersebut.


"Plok........... " Suara tamparan keras yang membuat Pelayan tersebut jatuh pingsan.


Salah seorang Pelayan pun turun ke lantai pertama hendak melapor kepada manajer nya.


Pengunjung lain nya pun tidak ada yang berani menghentikan sikap sombong Tuan Muda Kai tersebut, Arung pun hendak bangun dan memberi pelajaran kepada Tuan Muda Kai, namun Putri Laura mencegah nya.


"Arung, jangan..... "


"Ingat tujuan kita ke Ibu Kota, bukan ikut campur dengan urusan orang lain.... " Ucap Putri Laura dengan telepati nya.


"Tapi dia sombong banget, Laura..... " Jawab Arung dengan telepati nya.


Putri Laura pun menggeleng kan kepala nya beberapa kali, Pendekar Setengah Naga itu pun mengurungkan niat nya.


Ia pun mengambil cawan yang berisi arak dan meneguk nya.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2