
Dari balik pepohonan pun muncul pasukan dari kelompok AUS, tampak sepasang suami istri dari Klan Rajawali Malam memimpin di depan.
"Mana pusaka nya, mereka dari kelompok mana??" Ucap Ima Nekomoto.
"Ima, istriku.... "
"Sepertinya bukan pusaka di ranah iblis yang terlahir, tapi seorang Raja Sage yang terlahir,"
"Lihat Naga yang memegang Pedang Hitam Besar itu, dialah penyebab muncul nya kilatan-kilatan cahaya tersebut,"
"Ratu Sanbon pasti akan senang jika kita membawanya sebagai upeti... " Ucap Feron Nekomoto.
"Benar.... "
"Suami ku... " Ucap Ima Nekomoto.
"Dengan mata elemen petir ini dan tenaga dalam yang meluap-luap ini aku yakin dapat mengalahkan manusia burung itu." Gumam Jendral Besar Arung.
Sepasang Suami Istri itu pun mengeluarkan Sabit Bulan Hitam kembar milik nya, sebuah senjata suci seperti tombak bermata sabit dari besi emas Hitam yang besar dan sangat tajam.
Sabit itu merupakan senjata di ranah alam siluman dan berelemen Bulan Hitam sebuah elemen yang langka.
"Jendral, apa kita tidak sebaik nya mundur,"
"Selain jumlah pasukan mereka yang lima kali lipat lebih besar dari kita, sepasang suami istri itu sangat kuat jika mereka menyerang secara bersamaan." Ucap Komandan Garo.
"Jangan membantah perintah Jendral Besar Arung, apa lagi mendikte nya,"
"Hidup dan mati kita para prajurit adalah untuk membela tanah air, kita lebih baik maju dan gugur dari pada hidup lalu mundur... " Ucap Jendral Dracule lalu beranjak ke sisi Jendral Besar Arung.
"Benar Jendral Dracule, kita gunakan siasat seperti biasanya, gunakan masker kalian." Perintah Jendral Besar Arung.
Jendral Dracule dan yang lain nya pun mulai memakai masker yang di bagikan oleh Arung sebelum nya.
"Ada yang aneh, kenapa mereka memakai penutup mulut???" Ucap Lupus Vampir.
"Benar, ini aneh sekali.... " Ucap Lulu Vampir.
Raja Sage yang baru saja terlahir itu pun mulai meniupkan kabut ilusi cinta berwarna merah jambu ke arah pepohonan tempat Feron dan pasukan nya bernaung saat ini.
"Whusssss.......... " Suara hembusan asap ilusi cinta.
Tampak beberapa pasukan mulai jatuh pingsan, melihat teman-teman nya pingsan pasukan lain nya pun mulai menutup hidung dan mulut mereka dengan kain seadanya.
"Jadi ini maksud penutup mulut itu di kenakan... " Gumam Lulu Vampir sambil menutup hidung nya dengan kain.
Sementara itu Feron dan istrinya pun terbang ke atas untuk menghindari diri mereka ikut terpapar kabut ilusi cinta tersebut.
__ADS_1
"Serang....... " Teriak Arung dengan Jurus Auman Petir nya.
Jendral Dracule dan bala tentara nya pun menyerbu ke arah Kabut Ilusi Cinta tersebut termasuk Naga Betina tersebut.
"Serang....... " Teriak Feron dari atas langit dengan menggunakan Jurus yang sama.
Kedua belah pasukan pun mulai bertempur di dalam dan di sekitar kabut ilusi cinta tersebut, Jendral Don Juan itu pun terbang ke arah Feron dan istri nya yang tengah melayang di langit.
"Dia bisa terbang juga dalam wujud manusia beast nya, seperti nya dia memiliki pusaka untuk dapat terbang." Gumam Ima Nekomoto.
"Lepaskan sandera-sandera itu, aku akan membiarkan kalian hidup... " Ucap Arung yang mencoba bernegosiasi dengan kedua Manusia Burung tersebut.
"Dia meremehkan kita Suami ku, biar aku yang memberinya pelajaran." Ucap Ima Nekomoto.
Gadis bersayap itu pun melesat terbang kearah Arung sambil mengayun-ayunkan Sabit Bulan Hitam nya.
"Tring......... "
"Tring......... "
"Tring......... " Suara Sabit Bulan Hitam yang sedang beradu dengan Pedang Sihir.
Arung pun sengaja berteleport beberapa detik sebelum Sabit Bulan Hitam menebas perut nya.
"Blitzzzz........ " Suara Jurus Teleportasi saat Pendekar Setengah Naga itu menghilang.
"Hilang... " Gumam Ima Nekomoto keheranan.
"Cepat sekali.... " Ucap Feron Nekomoto yang sedang menyaksikan pertarungan tersebut.
Dalam satu kali kedipan mata Jendral Besar Arung pun muncul di balik punggung Ima Nekomoto, dengan lincah Wanita dari Klan Rajawali tersebut berbalik dan kembali menebas perut Arung.
"Dia cepat sekali... " Gumam Arung kemudian kembali berteleport.
Kali ini dia memilih berteleport agak menjauh dari Ima Nekomoto.
"Ima istriku, Hati-hati dia cukup cepat di udara... " Ucap Feron Nekomoto.
"Tenang Suami ku, akan kubuat dia menarik kata-kata nya yang sebelumnya itu... " Ucap Ima Nekomoto lalu melesat terbang ke arah Jendral Besar tersebut.
Kali ini Ima Nekomoto mengibaskan Sabit besar nya, dua buah tenaga dalam hitam berbentuk Sabit melesat seperti boomerang ke arah Arung.
"Apa maksud serangan murahan ini???" Gumam Arung kemudian menepis kedua Sabit tersebut dengan pedang besar nya.
Kedua Sabit itu pun menghilang, secara mendadak Ima Nekomoto pun muncul di balik punggung Arung dari arah bawah dan berhasil membacok nya.
"Slasssshhh........... " Suara saat tubuh bagian belakang Pendekar Setengah Naga itu di bacok.
__ADS_1
"Akhhhhh....... " Teriak Arung lalu berteleport menjauh dari tempat tersebut.
"Blitzzzzz....... " Suara Jurus Teleportasi Arung.
"Ugh...... "
"Aku lengah, ternyata yang tadi itu hanya umpan... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.
Arung pun meniupkan api berbentuk Naga ke arah Ima Nekomoto.
"Whusssss............ " Suara hembusan api Naga yang hendak mencengkram dan memangsa lawan tersebut.
"Api Naga, dia ternyata bukan Naga sembarangan... " Gumam Feron.
Ima Nekomoto pun meniupkan tornado kegelapan dari dalam mulutnya, sebuah tornado berwarna hitam pun melesat dan terjadilah benturan antara dua elemen yang berbeda tersebut.
Ima Nekomoto pun mulai memutar Sabit Bulan Hitam nya, dari putaran senjata suci tersebut puluhan jarum besi pun muncul dan melesat ke arah Jendral Besar Arung.
Dengan mudah Arung pun menangkisnya dengan Pedang Hitam Besar milik nya tersebut, ia pun menembakkan Jurus Tapak Black Hole setelah nya.
Tenaga dalam berwarna hitam pekat pun melesat keluar dari telapak tangan nya ke arah Ima Nekomoto, serangan Pendekar Setengah Naga tersebut kali ini tidak main-main.
Ima Nekomoto pun tidak sempat menghindari nya, sesaat sebelum terkena Jurus tersebut sang Suami pun datang menolong dan menahan Jurus tersebut dengan memutar Sabit Bulan Hitam nya.
"Hati-hati istriku, seperti nya kita sudah menganggap remeh Naga itu,"
"Kita harus menyerang nya bersama, Ima istri ku... " Ucap Feron Nekomoto.
"Apa pun keinginan mu Istri ku... " Ucap Ima Nekomoto.
"Sepertinya mereka berdua sudah mulai serius, dua lawan satu tampak nya tidak adil,"
"Baiklah bagaimana jika lima lawan dua... " Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut lalu mengeluarkan Jurus Avatar Pohon nya.
Tiba-tiba saja pohon-pohon raksasa pun muncul dari permukaan hutan, pohon tersebut sangat tinggi dan menjulang hingga ke langit.
Arung pun mulai mengeluarkan Jurus Avatar Kayu nya, keempat Avatar Arung pun kembali muncul dan melesat dan berdiri di pucuk-pucuk pohon raksasa tersebut.
Sementara itu peperangan pun masih berkecamuk di dalam hutan dan di sekitar tenda, seperti biasa tampak Perdana Menteri memasang perisai kultivasi kegelapan untuk melindungi ke lima selir.
"Hah............ " Suara helaan nafas panjang Max Vampir.
"Aku juga kan pengen bertarung, kenapa harus selalu aku yang jaga gawang.... " Keluh Max Vampir.
To Be Continued.......
Mohon Like dan Vote nya
__ADS_1