Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Kingkong Laut.


__ADS_3

Di Kandang Kuda, Selir Keysha pun menghaluskan obat kuat tersebut dan menaruh nya kedalam air minum kuda jantan.


Kuda Jantan itu pun mulai meminum air tersebut.


"Ergghhhhhhhhhhh........." Ringkikan Kuda Jantaj tersebut.


Kuda Jantan pun langsung beranjak menuju kuda wanita, adegan selanjutnya di sensor.


"Maknyos......"


"Obat kuat milik Ratu Santet memang top cer...." Gumam Selir Keysha.


Malam hari nya, tampak mereka berempat sedang duduk mengelilingi sebuah api unggun sambil menikmati daging panggang.


Cuaca di malam itu begitu cerah terlihat ada banyak bintang di langit, aroma daging panggang pun begitu menyengat ke segala arah.


"Mereka bertiga gak peka....."


"Kenapa aku harus tidur di tenda ku seorang diri, mereka malah tidur bareng...."


"Mana tempat ini begitu sunyi lagi, laut nya aja bau amis seperti bau darah...."


"Serem....." Gumam Kira.


"Sayang......."


"Penjelajahan ini udah mirip kayak honey moon aja, malam ini kau pasti senang..." Ucap Selir Nora.


"Kenapa di kepala para vampir ini hanya ada pikiran ngecor aja...." Gumam Arung kemudian mulai menyantap daging panggang tersebut.


"Jika aku meracuni nya dengan obat kuat, nanti dia salah pula menarik kami ke dalam..."


"Akan kutunggu waktu yang tepat, lagian kan malam masih panjang..." Gumam Selir Keysha.


Di saat mereka sedang menikmati malam mereka di pinggiran pantai sebuah marabahaya sedang menuju mereka dari dasar lautan.


Di dasar lautan tersebut seekor Kingkong Air seukuran Black Hole Dragon pun sedang menyelam ke permukaan lautan hendak mencari mangsa.


Kingkong Laut ini memiliki postur seperti kingkong pada umum nya namun warna bulu nya biru, kuku nya pun terbuat dari kristal dan merupakan Beast Raja Lautan.


Kekuatan nya setara dengan Pendekar Di Ranah Alam Dewa, makhluk raksasa itu pun terus berenang dan mulai muncul di permukaan.


Perlahan Kingkong Laut pun berjalan menuju tepi pantai, getaran seperti gempa pun terasa di sekitar tenda.


"Grrrrrrrtttttt..............."


"Grrrrrrrtttttt..............."


"Grrrrrrrtttttt..............." Suara getaran tanah.


"Lho........"


"Gempa......." Ucap Arung.


Sementara itu Kira pun bangun dengan ekspresi wajah terkejut, ia sampai menjatuhkan daging panggang yang ada di tangan nya ke pantai.

__ADS_1


"Monyet besar, Jendral........." Ucap Kira White Hole Dragon sambil menunjuk ke arah Lautan.


"Aurghhhhhhhh....,.." Raungan Kingkong tersebut.


Arung dan yang lain nya pun mulai bangun, raut wajah mereka pun sama terkejut nya dengan Kira.


Kingkong Laut pun melihat ke arah mereka, makhluk itu pun menembakkan bola-bola kristal berukuran satu meteran seperti tembakan peluru ke arah pantai.


"Jdessshhhhh.....,.."


"Jdessshhhhh........"


"Jdeshhhhhhh........" Suara tembakan bola-bola kristal tersebut.


Arung pun memasang perisai kultivasi perak dan berhasil menghalau serangan tersebut.


"Kalian mundurlah, biar aku yang menghadapi nya...." Ucap Arung.


"Ya......." Ucap mereka bertiga kompak.


"Walaupun dia kuat namun makhluk ini tidak memiliki otak..." Gumam Arung kemudian mulai mengeluarkan senjata pusaka milik Leluhur Naga Khayangan.


Sebuah Palu berwarna hitam pun di genggam nya.


"Sayang......"


"Be carefulll......" Ucap Selir Nora.


Arung pun menggunakan elemen raksasa nya, tubuh nya pun mulai membesar seukuran Kingkong Laut.


Kingkong itu pun terkejut kemudian kembali meraung dan memukul-mukul dada nya.


Palu Emas pun mulai membesar.


"Aku harus cepat menuntaskan nya, aku hanya bisa bertahan dalam mode ini selama sepuluh menit...." Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.


Kingkong Laut pun mulai menembakkan Sambaran petir dari mulut nya, dengan jurus langkah petir sempurna Arung pun berhasil menghindari nya.


"Dasar makhluk bodoh....." Ucap Arung kemudian mulai memukul dada Kingkong tersebut yang membuat ranah nya turun satu tingkatan.


Sebuah tinju pun berhasil di sematkan ke perut Arung yang membuatnya terpental ke arah hutan.


Kingkong Laut pun kembali menembakkan Sambaran petir dari dalam mulutnya.


"Jderrrrrrr.............." Suara saat Sambaran petir menyambar.


Arung pun menahan Sambaran dahsyat tersebut dengan Palu Emas Hitam Surgawinya.


Karena kepanasan Arung pun melepaskan palu dari tangan nya.


"Ugh........."


"Panas nya....." Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut.


Waktu pun telah berlalu selama tiga menit, Pendekar Tampan itu hanya memiliki waktu tujuh menit lagi dalam mode raksasa nya.

__ADS_1


"Aurghhhhhhhh................" Suara raungan Kingkong Laut tersebut.


Kingkong Laut kembali menembakkan peluru bola kristal dari mulut nya, kali ini Arung pun berteleport ke balik punggung makhluk tersebut dan menembakkan jaring laba-laba emas.


Jaring pun membalut tubuh Kingkong Laut hingga membentuk sebuah kepompong. tubuh nya pun jatuh.


"Bruuuukkkkkkk..............." Suara saat tubuh Kingkong Laut tersebut ambruk.


"Aku harus membunuh nya sekarang...." Ucap Arung kemudian mulai mengarahkan telapak tangan nya kearah Kingkong tersebut.


Aura tenaga dalam berelemen black hole pun meluap-luap keluar dari dalam tubuh nya.


Ia pun mengeluarkan Jurus Tapak Black Hole ke arah dada Makhluk tersebut.


"Jdashhhh........." Suara saat seberkas sinar hitam berhasil melubangi dada Raja Lautan.


Arung pun kehabisan tenaga dan kembali ke wujud asal nya.


"Dup........." Suara saat tapak kaki Arung mendarat di atas perut Kingkong Laut yang telah di balut jaring laba-laba emas tersebut.


Ketiga wanita cantik pun melesat ke arah Arung, mereka seakan tidak percaya dengan kekuatan dan kemampuan Pendekar Setengah Naga tersebut yang berhasil mengalahkan Beast Raja Lautan tersebut.


"Hah......."


"Hah......."


"Hah......." Suara nafas terengah-engah Arung.


Selir Keysha yang melihat Arung begitu kelelahan pun mengurungkan niat nya untuk ngecor malam bersama Suami nya tersebut.


"Kasian, Suami ku......."


"Kalau aku memberi nya obat kuat ini, takutnya dia bakal jalan dengan dengkul nanti......" Gumam Selir Keysha.


"Wah........."


"Kau dapat mengalahkan makhluk sekuat ini dengan cepat, kau benar-benar hebat...." Ucap Kira.


"Makhluk ini pasti berusia ratusan tahun, pasti ada banyak harta di dalam perut nya...."


"Tapi pasti membutuh kan waktu lama untuk melubangi perut nya....." Ucap Selir Nora.


Sebuah ide pun terbesit di pikiran Arung, ia teringat ketika dirinya di makan oleh Kera Raksasa di Kota Es Utara.


Saat itu Pendekar Setengah Naga itu mendapatkan banyak esensi dan pusaka lain nya.


"Mungkin saja kunci itu ada di dalam perut makhluk ini....." Ucap Arung.


Ketiga Gadis Cantik pun menatap dengan serius ke arah Arung.


"Kalau begitu, kita harus masuk ke dalam perut nya, Jendral Naga...." Ucap Kira.


"Tenang saja, kita akan masuk dengan portal Black hole ke dalam lambung makhluk bodoh ini...." Ucap Pendekar Setengah Naga lalu langsung memasang kuda-kuda untuk membuat sebuah portal.


Aura berelemen Black Hole pun meluap-luap di sekitar nya, ia pun mulai mengayunkan lengan nya beberapa kali sebuah portal pun tercipta.

__ADS_1


"Ayo kita jelajahi lambung Makhluk Bodoh ini....." Ucap Arung.


Mereka berempat pun mulai memasuki portal Black Hole tersebut.


__ADS_2