
"Jamila....... "
"Kau pergilah duluan, Tiba-tiba perutku sakit,"
"Aku mau boker dulu, nanti aku gak konsen waktu bertempur... " Telepati Kamila White Kunti sambil terbang.
"Padahal sebelumnya sudah ku katakan untuk tidak ngerujak asal-asalan, kan mencret... " Gumam Jamila Sambil terbang.
"Ya sudah pergilah, aku akan menangkap ketiga penyusup itu.... " Ucap Jamila Black Kunti tersebut.
Tampak para White Kunti dan Black Kunti di belakang tertawa dengan menyeramkan.
"Hi......... "
"Hi......... "
"Hi.......... " Tawa sekelompok Kunti tersebut.
Langit pun di penuhi oleh Beast bertipe jiwa dan sihir tersebut, tampak pasukan Kunti begitu bersemangat karena sudah sekian puluh tahun tidak berperang.
Jika berhasil mereka akan di hadiahi masing-masing sebuah buah Saripati Kehidupan oleh sang Ratu.
-[Kembali ke Pendekar Setengah Naga]-
Tampak sang Pendekar masih duduk bersimpuh di atas kereta kencana, ke empat Avatar pun masih terbang di sekeliling kereta menggunakan Jurus Telekinesis.
"Walaupun kunti-kunti yang ada di sini tidak menyerang, namun cukup seram juga melihat makhluk-makhluk yang mirip kuntilanak ini???" Gumam Arung.
"Delayla, kita mau nyelamatin nyawa orang kemari, apa nyawa kita bakal selamat???" Tanya Sonia sambil melihat lusinan White Kunti di sekeliling nya.
"Apa pun yang terjadi aku putri Jendral Api tidak akan membiarkan teman ku mati tanpa pertolongan begitu saja." Ucap Delayla sambil terus mengendarai Kereta Kencana tersebut.
-[Di Dalam Kereta Kencana]-
Tampak wajah Putri Michele begitu pucat saat mengintip dari jendela kencana, ia sangat takut dengan banyak nya Kunti di sekitar pemakaman tersebut.
"Ih serem..... "
"Kalau tau begini aku gak bakalan membeberkan obat dari racun kunti ini... " Gumam Putri Michele.
Sementara itu Ashiong tampak bersedih melihat adik dan sahabat nya terbujur kaku akibat racun Kunti tersebut.
"Hiks....... "
"Hiks...... "
"Hiks...... " Tangis Ashiong.
"Bertahan lah.... "
"Jika kau sembuh akan ku izinkan kau menikahi Delphi..." Ucap Ashiong.
"Oh.... "
"Rupanya dia tidak ngizinin adik nya nikah dengan teman nya, dasar .... "
"Sekarang baru nyesel kan... " Gumam Putri Michele lalu menatap ke langit-langit dan tersenyum tipis.
"Ugh..... "
"My Princess lagi duduk nongkrong di atas sana, jarak antara aku dengan dia begitu dekat,"
"Walaupun kau sudah beristri dua, aku rela jadi binik ke tiga mu My Prince." Gumam Putri Michele sambil tersenyum kecil.
Ashiong yang melihat Putri Michele tersenyum pun menjadi salah paham.
"Putri ini gelo ya???"
__ADS_1
"Kok senyam-senyum sama atap, Jangan-jangan dia kesurupan,"
"Ih.... "
"Kuburan di sini memang angker banget sebaik nya aku waspada dan tidak boleh termenung... " Gumam Ashiong.
Beberapa saat kemudian rentetan tembakan Bola-Bola Api dan juga Bola-Bola Elemen Kegelapan melesat ke arah Kereta Kencana dari arah langit.
"Whussss.......... "
"Whussss........... "
"Whussss........... " Suara hempasan angin saat Bola-Bola berdiameter tiga meter tersebut melesat.
Kunti-kunti di sekitar tempat tersebut pun membubarkan dirinya karena mereka mengetahui jika pihak kerajaan akan segera memulai peperangan kecil.
"Delayla, Sonia... "
"Bersiap lah... " Ujar Arung lalu berdiri dan menjulurkan telapak tangan nya ke langit.
"Sepertinya sudah di mulai.. " Gumam Sonia lalu mengeluarkan busur Arjuna nya.
"Baik, Pendekar Naga... " Sahut Delayla Jangbaek.
Arung dan yang lain nya pun melesatkan serangan andalan mereka ke arah serangan-serangan para Beast Kunti tersebut.
Tembakan bongkahan ber elemen es, balok-balok kayu, bola berelemen magnet, serta panah-panah cahaya pun melesat.
Arung terus menembakkan bongkahan-bongkahan berelemen es guna menghalau serangan mendadak tersebut.
Di tengah hujan deras tersebut ledakan-ledakan pun terlihat di langit maupun di pemakaman.
"Duarghhhh...... "
"Duarghhhh...... "
"Ugh..... "
"Pemuda tampan, aku sudah lama tidak berjumpa dengan pemuda tampan sepertinya,"
"Aku akan menangkapnya terlebih dahulu, lalu bermain-main dengan nya sesaat,"
"Baru aku serahkan kepada Ratu." Gumam Jamila lalu menghilangkan wujudnya dan melesat ke arah Arung.
Sementara itu puluhan Beast Kunti mulai terbang menukik dan menghilang ke arah Sonia, Delayla dan juga ke empat Avatar Arung.
Pertempuran pun terjadi di sekitar kereta kencana, Delayla pun merubah wujudnya menjadi Naga Magnet Kuno.
"Aurghhhhh.............. " Ruangan Naga Magnet Kuno tersebut.
Puluhan Kunti di sekitar pun ikut menyerang Naga Magnet Kuno yang di selimuti aura keemasan tersebut.
"Whussss.......... " Hembusan asap hitam dengan aura keemasan memenuhi sekeliling kereta kencana.
Membuat medan gravitasi meningkat 10 kali lipat nya bagi para musuh.
"Dasar Naga, main berubah aja gak bilang-bilang.... " Ucap Sonia sambil bertarung melawan beberapa Beast Kunti.
Naga Magnet Kuno pun mengamuk di tengah-tengah pemakaman tersebut dengan menembakkan bola-bola magnet berdiameter raksasa.
"Whussss......... "
"Whussss......... "
"Whussss......... " Suara bola-bola magnet beraura emas melesat.
Beberapa kunti mampu menahan serangan dahsyat tersebut, namun kunti lain nya tidak mampu bertahan dan tewas.
__ADS_1
"Duarghhhh......... "
"Duarghhhh......... "
"Duarghhhh......... " Suara-suara ledakan di sekitar.
Tampak kawah-kawah kecil tercipta setelah ledakan tersebut, beberapa kunti pun kembali menyerang Naga Magnet Kuno dengan serangan bola petir maupun bola api.
Dengan gesit Naga Magnet Kuno pun terbang melesat ke langit untuk menghindari nya dan membuka mulut nya berusaha memangsa kunti-kunti tersebut.
"Aurghhhh............. " Ruangan Naga Magnet Kuno tersebut.
Beberapa kunti pun berhasil di kunyah hidup-hidup oleh Naga tersebut.
"Kryukkkkk....... "
"Kryukkkkk....... "
"Kryukkkkk....... " Suara tulang belulang yang remuk karena di kunyah hidup-hidup.
Kunti-kunti lain nya pun menjadi emosional saat mengetahui teman-teman nya di makan hidup-hidup.
"Ergghhhhh....... " Erangan Beast Kunti tersebut.
Di saat yang sama Sonia tengah bertarung dengan para Kunti menggunakan Busur Arjuna nya, tampak Gadis berjubah emas itu melesatkan panah-panah cahaya ke arah beberapa kunti.
"Dash....... "
"Dash....... "
"Dash....... " Suara saat beberapa panah cahaya melesat dari busur nya.
"Duarghhhh......... "
"Duarghhhh......... "
"Duarghhhh......... " Suara saat kepala-kepala Kunti tersebut meledak oleh panah cahaya.
Kunti-kunti lain nya kembali menyerang Sonia, dengan gesit sang istri dari Pendekar Setengah Naga tersebut menghindari nya.
Di sekitar kereta kencana tampak ke empat Avatar Arung dengan Pedang Pusaka sedang menebas kunti-kunti yang menyerang nya.
"Slashhh........ "
"Slashhh......... "
"Slashhh.......... " Suara pedang-pedang pusaka saat membelah Kunti-Kunti tersebut.
Puluhan kunti-kunti di sekitar tempat tersebut ikut bergabung dengan pasukan kunti yang di pimpin oleh Jamila Black Kunti.
"Hi......... "
"Hi......... "
"Hi......... " Tawa kunti-kunti tersebut.
-[Goa Buah]-
Tampak sang Ratu masih duduk dan berayun dengan santai di ayunan nya sambil memejamkan matanya dan menyaksikan pertempuran tersebut.
"Oh......... "
"Ternyata kemampuan ketiga Beast itu hebat juga, mereka mampu berhadapan dengan pasukan ku dan kunti-kunti di sekitar... "
"Dasar Kamila, di saat genting seperti ini dia malah boker... " Gumam Sang Ratu.
To Be Continued.......
__ADS_1
Mohon Like dan Vote nya