Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Babarot dan Ksatria Sanbon Part Awal.


__ADS_3

Ketiga Selir lain nya pun ikut masuk ke dalam Tenda, mereka pun mengeluarkan sebuah meja dan beberapa kursi.


"Wah....... "


"Mereka udah pada ngumpul, sebaiknya aku mengeluarkan minuman ku sendiri aja.... "


"Kalau gak mereka pasti akan memberiku arak yang sudah di campur dengan Pil SIV." Gumam Jendral Naga lalu mengeluarkan sebotol air mineral dari dalam cincin ruang nya.


Kelima Selir pun serentak mengarahkan pandangan nya ke arah botol air mineral itu.


"Sepertinya Jendral Naga sudah mengetahui siasat kami, Nora dan Keisha sudah berhasil,"


"Aku Fika dan Helena harus berkompromi sesudah ini, agar bisa menjebak Jendral Naga supaya dia mau menikahi kami.... " Gumam Selir Hana.


"Ehm....... "


"Ehm....... "


"Selamat ya, udah gak jendes lagi.... " Ucap Selir Fika dengan ketus kepada Selir Nora dan Selir Keisha.


"Waduh......... "


"Fika udah mau mulai.... "


"Sebaiknya aku keluar aja dulu.... " Gumam Arung lalu berdiri dari tempat nya.


"Nora, Keisha seperti nya perut ku mules, kalian sarapan lah dulu... "


"Nanti aku balik lagi.... " Ucap Arung lalu bergegas menuju pintu keluar.


"Tunggu Suamiku.... " Ucap Selir Nora dengan mesra.


"Yach...... "


"Dia maen pigi aja.... " Ucap Selir Keisha.


Sesaat setelah Arung keluar dari dalam tenda, situasi pun mulai tegang.


"Keisha...... "


"Nora,..... "


"Kalian udah berhasil menikahi Jendral Naga, bagaimana dengan kami???" Tanya Selir Fika sambil menghentak meja.


"Benar, Nora, Keisha...... "


"Sepertinya trik membunuhi Pil SIV di dalam arak sudah di sadari oleh Jendral Naga,"


"Bagaimana ini..... " Ucap Selir Hana.


"Tenang-tenang, semua ada solusi nya.... "


"Mari kita pikirkan bersama-sama.... " Ucap Selir Nora.


Sementara itu di luar Arung pun bertemu dengan Jendral Dracule.


"Jendral Besar Arung, pas sekali...... "


"Ada yang ingin aku bicarain.... " Ucap Jendral Dracule.


"Jendral Dracule.... "

__ADS_1


"Apa yang engkau ingin omongin???" Tanya Arung.


"Gak enak kita membicarakan nya disini, lebih baik kota bicarakan di dalam Tenda Perdana Menteri


Max..... " Seru Jendral Dracule.


"Baiklah..... " Ucap Arung.


Kedua Jendral itu pun berjalan menuju Tenda Perdana Menteri Max, setiap prajurit yang berpapasan dengan mereka berdua pun memberikan hormat ala milter kepada kedua nya.


Tak lama berselang kedua Jendral pun tiba di depan tenda Perdana Menteri Max dan segera memasuki nya.


"Selamat Pagi, Jendral Naga..... "


"Jendral Dracule..... "


"Silahkan duduk..... " Ucap Perdana Menteri Max.


Kedua Jendral pun duduk saling berhadapan di tengah-tengah meja bulat tersebut.


"Sepertinya ada sesuatu yang penting yang hendak di bicarakan oleh Jendral Dracule, apa itu yach???" Gumam Arung penasaran.


Perdana Menteri Max dan Jendral Dracule pun saling beradu mata, seperti hendak ingin saling mempersilahkan untuk bicara terlebih dahulu kepada Jendral Naga.


"Begini Jendral Naga, sebelumnya saya minta maaf mengganggu istirahat Jendral.... "


"Namun keadaan Sembilan Kerajaan saat ini sedang gawat-gawat nya... "


"Kami mendapatkan informasi dari salah satu tahanan yang baru saja di tahan disini,"


"Informasi dari tahanan itu menyebutkan jika Kaisar Vampir telah mencapai ranah kultivasi alam iblis tingkat lima,"


"Saat ini Kaisar Vampir mengutus seluruh Pasukan Pengawal Iblis nya,"


"Untuk menghabisi seluruh vampir-vampir yang menentang nya di kedelapan Benua Vampir... " Ucap Perdana Menteri Max.


"Apa, ternyata keadaan di luar sudah sangat gawat.... "


"Bagaimana nasib Ratu Adrienne dan istri-istri ku yang lain nya???" Gumam Arung.


"Tidak hanya itu Jendral Naga, sudah bisa di pastikan dari sembilan kerajaan yang ada di sembilan Benua vampir..... "


"Lima kerajaan sudah mendeklarisasi kan untuk mendukung penuh Kekaisaran Vampire yang di pimpin oleh Raja Vladmir.... "


"Kondisi saat ini sudah begitu kacau, kita harus segera membebaskan Raja Geitetsu di penjara Aliansi Sanbon Utara... " Ucap Jendral Dracule.


"Benar, kalau begitu kita harus seger menggempur Aliansi Sanbon yang di pimpin oleh Ratu Santet.... " Ujar Perdana Menteri Max.


"Huft................. " Suara helaan nafas panjang Arung.


"Baiklah, aku setuju dengan usul Perdana Menteri,"


"Apakah kita harus melakukan perang secara terbuka ataupun gerilya terhadap Ratu Santet,"


"Bagaimana menurut kalian??" Tanya Jendral Naga.


"Aku dan Max udah sepakat untuk menggempur Aliansi Sanbon secara terbuka.... " Ucap Jendral Dracule.


"Kalau begitu persiapkan pasukan untuk menggempur Aliansi Sanbon, kita akan berangkat besok.... " Ujar Arung.


"Siap Jendral...... " Sahut Jendral Dracule dan juga Perdana Menteri Max.

__ADS_1


Rapat itu pun berakhir, Arung pun segera meninggalkan tenda tersebut dan berniat mencari angin segar di sekitar markas.


Setelah keluar dari dalam Tenda kediaman Perdana Menteri Max, Pendekar Setengah Naga itu pun berteleport ke luar Markas.


"Blitzzzzz............. " Suara jurus teleportasi Arung.


-[Jembatan Gantung]-


Tampak rombongan Ksatria Sanbon tengah beristirahat sejenak di pinggiran hutan di dekat jembatan tersebut.


Para pasukan-pasukan Aliansi Sanbon itu tampak tengah duduk di bawah pohon-pohon yang masih tersisa.


Kawah-kawah bekas pertarungan dan pohon-pohon patah banyak terlihat di sekitar Jembatan tersebut.


"Juday, mana kesepuluh Kelompok Aliansi, kenapa kesepuluh Ketua Kelompok itu gak kelihatan???" Tanya Babarot.


"Aku pun heran dengan kenyataan yang terjadi di lapangan saat ini, kita sudah berkeliling selama beberapa bulan di sini,"


"Jangan kan Raja Sage, satu ketua kelompok pun gak kelihatan???"


"Apa sebenarnya yang terjadi di sini???" Gumam Juday Vampir.


"Benar Juday, sebaik nya kita kembali ke tempat Ratu..... "


"Aku sudah bosan di sini, aku mau carik PSK di cafe remang-remang di sekitar menara Miring.... " Ujar Kultivator Dukun tersebut.


Juday pun duduk di atas sebuah batu besar, kemudian mengeluarkan sebuah kotak berisi cerutu besar.


"Babarot........... "


"Nih cerutu kuba..... "


"Nanti saja kita pikirkan masalah kesepuluh ketua kelompok itu..... "


"Yang penting kita harus menemukan Raja Sage, seperti perintah Ratu.... " Ucap Ksatria Sanbon.


Babarot pun mengambil sebuah cerutu di dalam kotak kecil tersebut kemudian membakar nya.


"Whusssss.............. " Suara hembusan asap cerutu kuba Babarot.


"Benar kata mu, kalau kita kembali tanpa Raja Sage,"


"Ratu Santet pasti akan menganiaya kita.... " Ujar Babarot.


"Tidak kusangka Babarot ini ternyata bisa di jadikan teman juga.... " Gumam Ksatria Sanbon.


"Juday, setelah aku mendapatkan cara menghilangkan kutukan dari Ratu Ilmu Hitam itu,"


"Pertama-tama yang akan ku kill, itu kamu.... " Gumam Babarot Vampir di dalam bathin nya.


Babarot sangat Kultivator Dukun tersebut ternyata selama ini berpura-pura baik terhadap Juday Vampir, namun di dalam lubuk hati nya yang paling dalam dia sangat membenci Ratu Sanbon dan Ksatria Sanbon.


Senyuman tipis licik pun tersungging dari wajah Babarot, tak lama kemudian Arung pun muncul di hadapan mereka.


"Blitzzzzzz............ " Suara jurus teleportasi Arung.


"Dup............. " Suara saat tapak kaki Arung mendarat di atas tanah.


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya

__ADS_1


__ADS_2