Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Sanbon Wars Part Ke Dua.


__ADS_3

-[Menara Miring Aliansi Ponchong]-


Di lantai atas terlihat beast-beast horror dari klan Ponchong yang mengenakan kain kafan hitam sedang berdiri di depan lima Ponchong yang mengenakan kain kafan putih dan berwajah seram.


Suasana di lantai 99 itu tampak begitu menyeramkan dan terkesan angker bau aroma tanah kuburan begitu menyengat, kelima Ponchong itu adalah komandan pada Aliansi Ponchong tersebut.


"Rubah Ponchong........ "


"Aku mendengar Sekutu kita sedang mendapatkan masalah di aliansi nya,"


"Ada aliansi pemberontak yang mencoba menyerang nya, aku ingin kau membawa pasukan hantu Ponchong kesana dan membantunya..... "


"Lindungi lah aliansi Ratu Sanbon.... " Ujar Raja Black Ponchong tersebut.


"Baik yang mulia...... " Sahut Rubah Ponchong sambil menunduk.


"Bagaimana dengan kami berempat Raja Black Ponchong, apa kah kami perlu ikut pergi untuk membantu Rubah meredakan ketegangan di Aliansi Sanbon???" Tanya Komandan Ponchong lain nya.


Sang Raja Black Ponchong pun diam dan mulai menatap tajam ke arah ke empat Komandan Ponchong nya tersebut.


"Jangan, cukup Rubah Ponchong saja yang pergi kesana.... "


"Aku khawatir, penyerangan ke aliansi Sanbon adalah politik dari aliansi lain nya untuk menghancurkan aliansi beraliran sesat di Pulau Tahanan Black Skull inia.... "


"Apalagi Aliansi X-Rate, mereka sangat membenci kita para Pendekar-Pendekar Aliansi Sesat... "


"Padahal Ratu Sanbon telah memberikan upeti berupa sosok paling penting di negeri ini kepada Mantan Ratu Kerajaan Darah Biru tersebut,"


"Tapi dia tetap saja sangat membenci aliansi sesat...... " Ujar Raja Black Ponchong.


"Siap Raja....... " Sahut keempat komandan Ponchong tersebut.


Rubah Ponchong dan keempat Komandan Ponchong lain nya pun mulai menunduk kepada Raja Black Ponchong kemudian mulai berbalik dan melompat-lompat keluar dari lantai 99 tersebut.


"Dup........... "


"Dup........... "


"Dup........... " Suara lompatan-lompatan kelima Komandan Ponchong tersebut.


"Aungggg........... "


"Aungggg........... "


"Aungggg............ " Suara lolongan Beast Serigala di kejauhan.


-[Menara Miring, di Aliansi X Rate]-


Tampak seorang Wanita Cantik Hybrid peranakan vampire dan klan medusa sedang duduk di atas kursi singgasana nya yang berada di lantai 99 tersebut.


Wanita berambut ular itu adalah Mantan Ratu Kerajaan Darah Biru yang di jebloskan ke penjara 50 tahun yang lalu karena kasus perselingkuhan nya dengan Raja Black Ponchong.


Dia adalah Ratu Titan Medusa, dia adalah wanita bertangan besi yang telah memimpin Aliansi x rate selama 50 tahun.


Tampak sepuluh orang Komandan nya sedang duduk di kursi nya masing-masing yang berada di sebelah kanan dan sebelah kiri nya, malam itu mereka sedang mengadakan rapat terkait isu politik penyerangan Aliansi Sanbon Utara oleh Aliansi pemberontak yang di pimpin oleh Jendral Naga.

__ADS_1


"Komandan Cilia Black, bagaimana pendapat mu tentang rumor penyerangan Aliansi Sanbon Utara saat ini???" Tanya Ratu Titan Medusa sambil memegang segelas wine.


"Hormat saya Ratu....... "


"Isu itu bukan hoax, informasi yang kami dapat kan dari intelijen Aliansi X Rate,"


"Saat ini ada 10 kelompok yang menyangga Aliansi Sanbon Utara telah di hancurkan oleh Aliansi yang menamakan dirinya Aliansi Naga, Ratu..... " Ucap Komandan Cilia Black.


"Pemimpin dari Aliansi pemberontak ini cukup cerdik juga, dengan memberantas 10 kelompok pendukung Aliansi Sanbon Utara itu akan memudahkan bagi mereka untuk menumbangkan Ratu Sesat itu.... "


"Bagus...... "


"Bagus...... "


"Sudah waktu nya aku membalaskan dendam ku 50 tahun yang lalu kepada Raja Black Ponchong.... " Gumam Ratu Titan Medusa.


"Bagus....... "


"Kalau begitu pantau terus perkembangan politik di Aliansi Sanbon Utara..... "


"Komandan Cilia Black..... " Ujar Ratu Titan Medusa.


"Siap Ratu....... " Jawab Komandan Cilia Black.


"Komandan Alfred, Komandan Commodore..... "


"Kalian berdua persiapkan prajurit-prajurit untuk menggempur Aliansi Ponchong." Perintah Ratu Titan Medusa.


Suasana pun menjadi tegang pada saat itu, tidak ada satu Komandan Perang pun yang mengira jika Ratu akan mendeklarasikan perang dengan Aliansi Ponchong.


"Tapi Ratu, apakah kita tidak terlalu tergesa-gesa,"


"Benar yang di katakan oleh Komandan Commodore, Ratu... "


"Jika hanya dengan kami berdua yang menyerang Aliansi Ponchong, kami tidak yakin bisa mengalahkan nya.... " Ujar Komandan Alfred.


Dengan tenang sang Ratu Berambut Ular Merah itu pun meletakkan wine di atas meja di sebelah kursi singgasananya tersebut.


"Dup.............. " Suara saat gelas wine tersebut di taruh di atas meja.


"Alfred, Commodore, kita akan menyerang Aliansi Phoncong dengan kekuatan penuh... "


"Kalian berdua persiapkan segala nya, aku yang akan memimpin langsung peperangan ini.... "


"Ini adalah kesempatan kita untuk menghancurkan Aliansi sesat itu, setelah itu aku akan menggabungkan Aliansi-Aliansi lain nya untuk dapat segera keluar dari Pulau Tengkorak Kera ini.... "


"Di luar sana keadaan politik jauh lebih kacau dari pada di sini, kita harus segera keluar,"


"Keadaan Raja Geitetsu pun masih belum sadar juga sampai saat ini.... "


"Aku juga harus membuktikan pada dunia jika perselingkuhan itu merupakan jebakan Raja Black Ponchong..... " Ucap Ratu Titan Medusa dengan geram.


Kesepuluh Komandan pun mulai bangun dari kursi nya dan mulai memberikan hormat kepada sang Ratu Berambut Ular Merah tersebut.


"Siap Ratu....... " Sahut kesepuluh Komandan Vampire tersebut.

__ADS_1


Persiapan penyerangan Aliansi Ponchong pun segera di persiapkan oleh Komandan Alfred dan Komandan Commodore.


Sementara itu sang Ratu kembali ke dalam kamar nya, tampak Raja Geitetsu masih tertidur di atas ranjang yang terbuat dari giok vampire hitam.


Ratu Titan Medusa sudah memanggil seluruh tabib-tabib terbaik dan ternama yang ada di kelima Aliansi untuk menyembuhkan Raja Geitetsu namun tidak ada satu tabib pun yang mengetahui jenis penyakit nya apalagi mampu menyembuhkan nya.


Ratu Titan Medusa pun duduk di kursi di sebelah tempat tidur giok hitam vampire tersebut dengan raut wajah yang menyedihkan.


Dengan penuh kelembutan Ratu Titan Medusa pun mulai mengelus-elus tangan suami nya tersebut.


"Sayang....... "


"Lekas lah bangun, aku akan membuktikan kepada mu bahwa kejadian 50 tahun yang lalu itu adalah jebakan.... " Ujar Ratu Berambut Ular Merah tersebut.


Air mata kesedihan pun menetes di pipi nya, sang Ratu ternyata sangat mengkhawatirkan keadaan Mantan Suaminya tersebut.


"Hiks....... "


"Hiks....... "


"Hiks........" Tangis Kecil Ratu Titan Medusa tersebut.


-[Di Dalam Tenda di dekat Menara Miring]-


Tenda-tenda pun telah berdiri di tempat tersebut, tampak beberapa prajurit-prajurit Aliansi Naga sedang berpatroli di sekitar nya.


"Sepertinya Jendral Naga sedang terluka parah, sejak tadi para Selir tidak ada satu pun yang keluar dari dalam tenda tersebut???"


"Bagaimana menurut mu, Yuri....... " Tanya Kira yang sedang duduk di dekat perapian bersama Komandan Yuri dan juga Lionel Kecil.


"Sepertinya kau sangat mengkhawatirkan Jendral Naga, apa kau menyukai nya, Kira???" Tanya Komandan Yuri dengan pertanyaan yang tajam.


Lionel Kecil hanya bisa tersenyum mendengar perkataan Komandan Yuri kepada Kira.


"Wah........ "


"Kalau udah besar aku mau jadi kayak Jendral Naga ahhh, banyak istri nya..... " Ujar Vampire Kecil tersebut dengan polos.


"Husss....... "


"Ingat tradisi bangsa kita Lionel, bangsa vampire hanya boleh memiliki satu istri atau satu suami.... " Ucap Komandan Yuri dengan tegas.


"Iya..... "


"Iya..... "


"Kenapa aku dulu gak di lahirin sebagai Klan Naga, kan bisa punya banyak istri kayak Jendral Naga..... " Ujar Lionel Kecil dengan polos nya.


Mendengar perkataan Lionel Kecil, Kira White Hole Dragon pun tertawa kecil.


"Hi......... "


"Hi......... "


"Hi......... " Tawa Kira.

__ADS_1


To be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2