Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Vladmira Vampir Bagian Ke Lima.


__ADS_3

-[Seminggu Kemudian]-


Tampak Vladmira kecil saat ini tengah menaburkan air ke makam Isaka Kecil di Komplek Makam di sebelah Panti Asuhan tersebut.


"Isaka....... "


"Seharusnya aku yang tewas saat itu, kenapa kau menyelamatkan aku,"


"Dasar bodoh... " Ucap Vladmira Kecil dengan raut wajah yang sedih.


Beberapa saat kemudian Heroine Kecil dan juga kedua teman nya itu pun tiba di makam tersebut.


"Dasar wanita pembawa sial... " Ucap Heroine Kecil lalu mulai menendang perut Vladmira Kecil yang sedang berjongkok di dekat pusara tersebut.


"Duakkk..... " Suara saat kaki Vladmira berhasil mengenai perut Vladmira Kecil.


"Akh........... " Teriak Vladmira Kecil.


Heroine Kecil dan geng nya pun kembali menggebuki Vladmira Kecil.


"Bak...... "


"Buk...... "


"Bak...... "


"Buk....... " Suara saat Heroine Kecil dan yang lain nya mulai menggebuki Vladmira Kecil.


Vladmira Kecil pun tidak melawan seperti biasa nya, Gadis Vampir Kecil tersebut lebih memilih untuk menahan pukulan-pukulan keras tersebut saja sambil menangis terisak-isak.


Beberapa saat kemudian Heroine Kecil dan yang lain nya pun selesai menggebuki Vladmira Kecil dan mulai beranjak pergi dari kuburan tersebut.


Selama satu minggu ini Heroine Kecil terus-menerus membully Vladmira Kecil setiap hari nya.


Gadis Vampir Kecil itu pun bangun dan kembali berjongkok di pusara sahabat baik nya tersebut, sambil meneteskan air mata nya.


"Heroine....... "


"Kau kejam......... " Gumam Vladmira Kecil tersebut.


Ia pun kembali menangis di tempat tersebut.


-[Tiga Hari Kemudian]-


Di Ruang Makan Panti Asuhan, Gadis Vampir Kecil itu pun mulai memasuki tempat tersebut.


Tampak Bocah-Bocah Penghuni Panti Asuhan lain nya mulai menghindari nya, mereka takut akan di bully oleh Heroine Kecil.


Tampak Heroine Kecil dan juga geng nya hanya memandangi Vladmira Kecil saja tampak banyak luka memar di wajah Gadis tersebut, Vladmira Kecil pun mulai mengambil makanan nya dan mulai duduk di salah satu kursi meja makan yang kosong di tempat tersebut.


"Ugh....... "


"Heroine, kenapa kau masih terus membully ku walaupun Isaka sudah tiada." Gumam nya dalam hati sambil menyantap makanan nya.


Heroine Kecil dan juga geng nya pun bangun dari tempatnya duduk dan mulai beranjak menghampiri Vladmira Kecil yang sedang duduk sendirian tersebut.


"Sepertinya kau tidak memiliki teman Vladmira, biarkan kami yang menjadi teman mu." Ucap Heroine Kecil dengan tersenyum.

__ADS_1


Vladmira Kecil tidak berkata apa-apa ia pun terus menyantap makanan nya, Gadis ini tidak ingin memulai keributan. Heroine Kecil pun sengaja menumpahkan gelas berisi cola ke baju Vladmira Kecil.


"Ups...... "


"Maaf Vladmira, aku tidak sengaja." Ucap nya yang padahal kejadian tersebut di sengaja nya.


Vladmira Kecil pun hanya menatap nya saja, dengan tatapan yang kosong. Tatapan tersebut pun memancing emosi dari Heroine Kecil.


"Ugh......... "


"Berani nya anak ini menatapku seperti itu." Gumam Heroine kesal.


"Sepertinya kita perlu mengganti pakaian Vladmira dulu Vinil, Lingka." Ucap Heroine Kecil bermaksud kembali membully nya.


Vinil dan Lingka pun mulai menggandeng tangan Vladmira dan membawanya keluar dari tempat tersebut, tidak ada seorang pun yang berani menghentikan Heroine Kecil saat tersebut.


"Kasian Vladmira... " Gumam salah satu Bocah yang mengetahui maksud dari Heroine Kecil tersebut.


Vladmira kecil tetap diam, sejak kematian Isaka ia tampak putus asa. Heroine Kecil dan geng nya pun membawa Vladmira Kecil ke pinggiran sawah di dekat saluran irigasi besar tersebut.


Kebetulan sekali pada hari itu tidak ada Kultivator Petani yang sedang membajak sawah tersebut karena Pilkades di Desa Kelelawar Vampir tersebut.


Mereka pun mulai mendorong tubuh Vladmira kecil ke semak-semak setelah tiba di tempat tersebut.


"Ugh....... "


"Mereka lagi-lagi mau memukulku... " Gumam Gadis Kecil tersebut.


"Beraninya kau memelototi ku tadi di kantin Gadis Pembawa Sial,"


"Rasakan ini." Ucap Heroine Kecil kemudian mulai menendang dan memukuli Vladmira kecil kembali.


"Buk.......... "


"Buk.......... " Suara saat Heroine Kecil dan kedua teman nya kembali menggebuki Vladmira kecil.


Air mata punkembali menetes di pipi Gadis Vampir Kecil tersebut, ia hanya bisa bertahan menahan tendangan dan pukulan keras dari mereka bertiga.


"Cuih....... "


"Dasar lemah." Ucap Vinil kemudian kembali menggebuk nya.


Setelah beberapa saat, Mereka pun menyudahi pembullyan tersebut.


"Heroine, kenapa kau selalu memukulku,"


"Bukankah Isaka telah mati?" Tanya Vladmira kecil yang sedang terbaring di tanah dan berusaha untuk duduk.


"Gara-gara kau Isaka mati, seharusnya kau yang terbakar malam itu,"


"Bukan Isaka." Ucap Heroine lalu kembali menendang perut Vladmira Kecil dengan keras.


"Akh........ " Teriak Vladmira Kecil.


"Apa maksudmu, Heroine?" Tanya Vladmira Kecil.


"Aku yang membakar tempat itu, seharusnya Gudang Tua itu menjadi tempat kematian mu, Vladmira." Ucap Heroine.

__ADS_1


Setelah mendengarkan pernyataan tersebut amarah Vladmira pun mulai bergejolak, ia pun sangat marah.


"Br*ngsek.... " Teriak Vladmira lalu memukul wajah Heroine Kecil dengan keras dan penuh amarah.


"Ugh....... "


"Beraninya kau." Ucap Vladmira Kecil.


"Kau yang membuat Isaka mati malam itu aku akan membalaskan dendam nya." Teriak Vladmira Kecil.


Mereka pun mulai berkelahi seperti biasa nya, Heroine Kecil dan geng nya pun kembali berhasil mengalahkan Vladmira Kecil dan kembali menggebuki nya.


"Gadis Pembawa Sial.... " Ucap Lingka kemudian kembali menendang perut Vladmira Kecil.


"Aku tidak boleh kalah kali ini, aku harus membunuh Heroine,"


"Gara-gara dia Isaka tewas." Gumam Vladmira Kecil.


Tak lama berselang aura elemen petir pun mulai berkumpul di sekitar tubuh Vladmira Kecil yang menandakan bangkit nya elemen petir nya, Heroine Kecil dan geng nya pun menghentikan pukulan nya dan menjauh ke arah saluran irigasi tersebut dengan raut wajah terkejut serta mematung.


"Heroine...... "


"Gawat, dia membangkitkan elemen petir nya." Ucap Vinil yang mulai ketakutan.


"Tenaga dalam nya begitu besar Heroine." Ucap Lingka.


"Ugh........ "


"Bagaimana bisa Gadis lemah ini membangkitkan tenaga dalam sebesar itu?" Gumam Heroine Kecil.


Tampak rambut panjang Vladmira Kecil mulai naik ke atas, ia pun mulai melesatkan tiga buah sambaran petir dari telapak tangan nya ke arah Heroine Kecil dan juga geng nya tersebut.


"Akhhhh.................. " Teriak Heroine Kecil dan kedua teman nya tersebut saat terkena sambaran-sambaran petir tersebut.


Mereka bertiga pun terpental dan jatuh ke dalam saluran irigasi besar tersebut, Vladmira Kecil pun berjalan ke arah saluran tersebut dan kembali melesatkan sambaran petir sekuat tenaga nya kedalam drainase yang di penuhi air tersebut.


"Matilah kalian, br*ngsek......... " Teriak Vladmira Kecil dengan penuh amarah.


Tampak sepanjang 3 km air di saluran irigasi tersebut di aliri oleh petir, banyak Beast-Beast ikan kecil yang mati dan mengapung di permukaan akibat tersetrum.


Heroine Kecil dan kedua teman nya tidak terlihat lagi dan telah terbawa arus saluran irigasi yang begitu deras nya tersebut.


Vladmira Kecil pun terduduk lemas setelah nya, ia pun kembali menangis setelah mengetahui peristiwa kebakaran besar tersebut bukan lah sebuah kecelakaan tapi akibat ulah Heroin Kecil dan kedua teman nya tersebut.


"Hiks............. "


"Hiks.............. "


"Hiks............... " Tangis Vladmira Kecil.


"ISAKA......... " Teriak Vladmira Kecil ke arah persawahan tersebut.


Setelah hari itu Vladmira pun mulai tekun berlatih seni bela diri secara otodidak, sementara itu nasib Heroine Kecil dan kedua teman nya masih menjadi misteri semesta sampai dengan saat ini.


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.

__ADS_1


__ADS_2