Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Ratu Sanbon Part Akhir.


__ADS_3

Tuan Fang pun mengayunkan cakar harimau putih nya ke arah Ratu Sanbon yang sedang berdiri di hadapan nya tersebut.


Seberkas tenaga dalam bee elemen cahaya yang membentuk cakar harimau pun mengarah ke perut Ratu Sanbon berniat mencabik-cabik perut nya.


"Swingg........... " Suara ayunan cakar harimau putih tersebut.


Tubuh sang Ratu pun kembali berubah menjadi asap hitam lalu terbang ke belakang Tuan Fang.


Asap hitam itu pun kembali menjelma ke wujud Ratu Sanbon dan mendarat di balik punggung Tuan Fang.


"Cakar yang sangat tajam, namun tidak setajam paku hitam milik ku..... " Gumam Ratu Santet.


Ratu Ilmu Hitam pun mulai menusukkan paku ke kepala boneka voodoo nya.


"Jurus sesat sialan..... " Gumam Tuan Fang sambil melirik paku besar yang muncul secara mendadak di dekat kepala nya.


Saat paku itu hendak menusuk kepala Tuan Fang, Pemimpin Aliansi White Tiger itu pun menangkap paku tersebut dengan tangan kosong.


"Dasar Pendekar Aliran Sesat...... " Ucap Tuan Fang lalu berbalik ke arah Ratu Sanbon di balik punggung nya.


Prajurit-prajurit dari lantai atas pun sudah banyak yang turun dan mengerumuni lantai dua tersebut, mereka mau menyaksikan secara langsung pertarungan sang raja versus Ratu ilmu hitam tersebut.


"Kenapa bisa muncul paku sebesar itu ya???" Gumam Salah Satu Prajurit yang menyaksikan hal tersebut.


"Tringggg........ " Suara paku raksasa yang di campakkan ke lantai oleh Tuan Fang.


Tuan Fang pun mulai meniupkan elemen es ke arah Ratu Sanbon dari dalam mulut nya, suhu udara di lantai dua itu pun menurun drastis.


"Whussss.......... " Suara hembusan elemen es yang berbentuk tenaga dalam yang dingin tersebut.


Kali ini Ratu Santet itu tidak merubah tubuh nya menjadi asap, ia pun meniupkan elemen api hitam yang beracun untuk menepis serangan es tersebut.


"Jdussss........... " Suara saat kedua elemen saling beradu dan berubah menjadi asap putih.


"Sepertinya dia tahu kelemahan jurus asap santet milik ku.... " Gumam Ratu Santet kemudian mulai mengerahkan hantu-hantu untuk menyerang Tuan Fang.


"Jurus sesat lain nya.... " Gumam Tuan Fang.


Dengan tenang Tuan Fang pun kembali menghembuskan elemen es ke arah hantu-hantu tersebut, seketika hantu-hantu itu pun mulai mengeras dan menjadi sebongkah es dan jatuh ke atas lantai.


"Brukkkk...... "


"Brukkkk....... "


"Brukkkk........ " Suara saat bongkahan-bongkahan es tersebut jatuh ke lantai dan pecah berserakan.


"Jurus-jurus sesat mu gak akan berpengaruh kepada ku, Pendekar Sesat... " Ucap Tuan Fang dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


Raut wajah prajurit-prajurit yang menonton pertarungan itu pun menjadi senang seketika, saat melihat sang Raja mampu menahan tiap serangan-serangan dari musuh nya tersebut.


Ratu Sanbon pun mulai duduk bersimpuh di atas lantai tersebut, sebuah segel bintang enam pun muncul di lantai yang di duduki sang Pendekar Sesat.


"Jurus Ilusi Santet Sempurna.... " Ucap Ratu Sanbon.


Aura kegelapan murni dan elemen hantu pun memancar dari tubuh Wanita Cantik Berwajah Pucat tersebut.


Bersamaan dengan itu tubuh Tuan Fang pun mulai goyah dan jatuh pingsan di hadapan Ratu Santet tersebut.


"Brukkkkkk.......... " Suara saat tubuh Tuan Fang roboh.


Hantu-hantu di tubuh Ratu Sanbon pun mulai keluar dan menyerang siapa saja yang ada di dekat nya.


"Akhhhhh....... "


"Akhhhhh........ "


"Akhhhhh......... " Teriak prajurit-prajurit yang tewas setelah di tembus oleh hantu-hantu tersebut.


Prajurit-prajurit lain nya pun melarikan diri dari tempat tersebut, saat ini di lantai dua tersebut banyak sekali mayat-mayat prajurit yang berserakan.


Setelah hari itu, Ratu Sanbon pun menjadi Pemimpin dari aliansi tahanan di wilayah Hutan Black Skull.


Nama aliansi White Tiger pun di ganti dengan Aliansi Sanbon Utara oleh nya, di bawah kepemimpinan nya Aliansi Sanbon Utara menjadi Aliansi tahanan terkuat nomer tiga di Penjara Black Skull tersebut.


Arung yang kelelahan setelah mengeluarkan Jurus Naga Air pun melesat terbang kembali ke pinggir pantai berniat membantu Jendral Dracule dan yang lain nya mengatasi cacing-cacing tersebut.


"Whussss....... " Suara hempasan angin saat Arung melesat terbang.


"Duarghhhh.......... "


"Duarghhhh........... "


"Duarghhhh............ " Suara ledakan di berbagai tempat akibat serangan-serangan dari para prajurit-prajurit tersebut.


Jendral Dracule pun bertarung dengan sangat hebat, ia pun berputar 360 derajat sambil menghunuskan Sabit Bulan Hitam nya.


"Rasakan itu cacing-cacing..... " Ujar Jendral Dracule.


Dia pun berhasil mencabik-cabik tubuh tiga ekor cacing-cacing raksasa yang sedang menerjang ke arah nya.


"Brukkkk........ "


"Brukkkk......... "


"Brukkkk........... " Suara saat potongan-potongan tubuh cacing-cacing raksasa itu jatuh ke atas pasir.

__ADS_1


Dari arah lautan mendadak muncul beberapa tornado-tornado air berwarna hitam pekat yang besar dan meliuk-liuk, tornado-tornado air hitam itu pun mulai menyatu dan menjelma menjadi sesosok manusia air dengan tanduk berwarna hitam yang di aliri listrik hitam di sekujur tubuh nya.


"Dzzzziiiittt.............. "


"Dzzzzziiiiiittt........... "


"Dzzziiiitttttt............. " Suara percikan petir hitam yang keluar dari tubuh Sosok Hitam Bertanduk tersebut.


"Seperti nya makhluk itu adalah penguasa di Dunia Jiwa ini.... " Gumam Pendekar Setengah Naga itu.


Semenjak kemunculan sosok hitam bertanduk tersebut, cacing-cacing pasir itu pun tidak pernah ada yang muncul kembali dari dalam pasir.


Para cacing-cacing tersebut sepertinya takut dengan kehadiran sosok hitam raksasa tersebut.


"Apa lagi itu..... ???" Ucap Kira dari atas kursi kusir.


Kelima selir pun ikut mengintip dari balik jendela di dalam kereta kencana tersebut, mereka berlima pun mengerutkan dahi nya saat melihat sosok bertanduk itu.


"Apakah Suami ku bisa melawan monster sebesar itu???" Ucap Selir Nora dengan perasaan cemas dan khawatir.


"Tenang lah Nora.... "


"Percaya saja pada Jendral Naga.... " Sahut Selir Helena.


Suasana panas terik di tempat tersebut pun mulai berubah menjadi tegang sejak kemunculan sosok manusia air bertanduk tersebut.


"TERNYATA KALIAN MAMPU MELAWAN CACING-CACING DAN MANUSIA HIU KU..... "


"TAPI KALI INI KALIAN SEMUA AKAN MATI.... " Ucap Sosok Hitam tersebut lalu mulai mengangkat sebelah tangan nya ke atas.


Sebuah ombak yang sangat tinggi pun muncul di belakang nya, ombak itu pun perlahan berubah warna menjadi hitam pekat dan mulai di aliri oleh listrik hitam.


"Dzzziiiitttttt......... "


"Dzzziiitttttttt......... "


"Dzzziiitttttttt.......... " Suara percikan listrik hitam di sekitar ombak.


"Jendral Naga, apa yang harus kita lakukan???" Tanya Jendral Dracule.


"Tenaga dalam ku sudah berkurang setengah, jika tidak aku bisa menepis ombak hitam itu dengan jurus Naga air milik ku.... " Gumam Arung.


Zephyr pun mulai berubah ke wujud Beast nya, sesosok Ular Api Sembilan Warna Bertanduk Sembilan pun muncul di atas langit.


"TENANG LAH BIAR AKU YANG MENAHAN OMBAK INI..... " Ucap Ular Api Sembilan Warna Bertanduk Sembilan tersebut.


To be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2