Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Dewi Seribu Kayu Part Kedua


__ADS_3

Sang Dewi Seribu Kayu pun menatap begitu tajam ke arah Cleopatra, tampak aura petir yang meluap-luap keluar dari dalam tubuh Wanita Cantik itu.


"Dzzziiitt........"


"Dzzziiitt........"


"Dzzziiitt........." Suara percikan petir.


Tanpa rasa takut sedikitpun, Cleopatra pun mengarahkan telunjuknya ke arah Dewi Cantik Berambut Putih tersebut.


"Walaupun kau Dewi Seribu Kayu, kau tidak akan pernah bisa membunuhku di sini....." Teriak Cleopatra sambil melesatkan petir dari telapak tangan nya ke langit.


"Jderrrrrrrr........" Suara saat petir menyambar langit.


"Wanita itu benar-benar gila...." Gumam Arung saat melihat perilaku Cleopatra yang sedang memprovokasi Dewi Seribu Kayu.


"Jurus dari dunia ke tiga????"


"Mau apa dia dengan jurus itu???"


"Dasar bodoh....." Gumam Dewi Seribu Kayu lalu mulai memasang segel dengan kedua tangan nya.


Langit pun mulai mendung, percikan-percikan petir pun mulai keluar dari dalam awan hitam tersebut.


"Dzzziiitt..........."


"Dzzziiitt..........."


"Dzzziiitt..........." Suara percikan petir di langit.


Suhu udara yang tadi nya sangat panas di gurun tersebut mulai turun dengan drastis.


Tak lama kemudian hujan pun mulai turun dari langit di iringi hujan petir di tempat tersebut.


Ratusan petir pun mulai menyambar bertubi-tubi.


"Jurus Kayu Penangkal Petir...." Ucap Dewi Seribu Kayu.


Dari dalam pasir pun muncul ratusan akar-akar raksasa yang mulai menjulang ke langit, ratusan petir pun mulai menyambar ujung-ujung dari akar-akar raksasa tersebut.


"Jderrrrrrrr........."


"Jderrrrrrrr........."


"Jderrrrrrrr........." Suara Sambaran petir saat menyambar ujung akar raksasa.


Air hujan pun mulai membasahi Dewi Seribu Kayu dan juga Cleopatra, tampak ekspresi wajah Cleopatra mulai berubah menjadi bersemangat.


"Kenapa dia malah tersenyum, seharusnya dia kecewa karena aku sudah menangkal jurus petir nya,"


"Apa dia tidak waras????" Gumam Dewi Seribu Kayu.


"He......."


"He......."


"He......." Tawa Kecil Cleopatra.


Gadis Psikopat itu pun mulai tertawa semakin besar.


"Dasar wanita gila, kenapa dia malah ketawa..."


"Apa dia ngeremehin aku?????" Gumam Dewi Seribu Kayu yang mulai sedikit kesal.


"Hyattttttt..........." Teriak Cleopatra lalu mulai menyerang Dewi Seribu Kayu.

__ADS_1


"Jurus hujan petir sempurna????"


"Jurus Penangkal Petir????"


"Ternyata ada jurus yang dapat mematahkan jurus hujan petir..." Gumam Arung yang menyaksikan pertarungan tersebut dari kejauhan.


Tangan sang Mumi Pasir pun mulai memanjang dengan posisi tangan terkepal, elemen petir pun turut menyelimuti tinju pasir tersebut.


"Dzzziiitt......."


"Dzzziiitt......."


"Dzzziiitt......." Suara percikan petir yang meluap-luap dari tinju pasir.


"Duak.........."


"Duak..........." Suara saat tinju pasir berpetir itu menghantam pasir.


Kesatria Kayu Raksasa pun bersalto ke balik punggung Mumi Pasir, goncangan dahsyat pun terjadi sekali lagi saat Kesatria Kayu Raksasa mendarat.


"Grrttttt............."


"Grrrtttt...,........." Suara getaran tanah di sekitar Kesatria Kayu.


Hujan pun terus mengguyur tempat tersebut, Kesatria Kayu pun mulai mengayunkan lengan nya.


Tiga akar pun muncul dari permukaan pasir tersebut lalu mulai menjelma menjadi tiga buah tinju yang berhasil menghantam Mumi Pasir hingga terpental.


"Gila........"


"Pertarungan antar dewa...." Gumam Arung yang kembali melesat menjauh dari tempat tersebut.


Karena penasaran Pendekar Setengah Naga itu pun tidak pergi dari tempat tersebut, malahan ia tampak begitu antusias menyaksikan pertarungan tersebut.


"Serangan yang hebat....."


"Kayu lemah terhadap api, bagaimana dengan api hitam ini..." Ujar Cleopatra.


Mumi Pasir pun menembakkan puluhan gumpalan pasir ke arah Kesatria Kayu, untuk memperkuat serangan tersebut Cleopatra pun menembakkan minyak dari tangan kanan nya serta api hitam dari lengan kiri nya.


Gumpalan-gumpalan pasir pun mulai terbakar dan melesat ke arah Kesatria Kayu.


"Whussss.........."


"Whussss..........."


"Whussss............" Suara hempasan angin saat gumpalan-gumpalan pasir yang terbakar oleh api hitam itu melesat.


"Api Legenda ya...." Ujar Dewi Seribu Kayu lalu mulai memasang segel dengan kedua belah tangan nya.


Seketika itu juga puluhan tembakan air pun mulai melesat dari dalam pasir ke arah gumpalan-gumpalan pasir yang sedang melesat tersebut.


"Duakkkk........"


"Duakkkk........"


"Duakkkk...,....." Suara tapak kaki Kesatria Kayu melesat ke arah Mumi Pasir.


Goncangan pun kembali terasa di tempat tersebut.


Gumpalan-gumpalan pasir yang terkena tembakan air pun mulai jatuh ke atas pasir, tak lama berselang Kesatria Kayu pun tiba di hadapan Mumi Pasir dan berhasil meninju wajah makhluk raksasa tersebut.


"Bukkkkk.........." Suara saat tinju pasir mengenai wajah Mumi Pasir.


"Akhhhhh..........." Teriak Cleopatra kesakitan saat Mumi Pasir terkena tinju dan terpental ke arah Piramida Pasir dan menghancurkan bangunan tersebut.

__ADS_1


Akibat pukulan dahsyat tersebut Mumi Pasir pun berubah kembali menjadi pasir, Dewi Seribu Kayu pun kembali mengayunkan lengan nya.


Puluhan akar pun kembali muncul dari dalam tanah lalu mulai menjelma menjadi pohon raksasa setinggi 100 meter, tampak Cleopatra berada di pucuk pohon dengan kondisi terlilit akar dari pohon Dewi tersebut.


"Byurrrrrrr............." Suara hujan deras.


"Dengan satu kali tinju, Monster Kayu itu bisa mengalahkan Monster Pasir itu????" Gumam Arung yang takjub saat menyaksikan pertarungan tersebut.


Beberapa petir pun mulai menyambar di dekat Pohon Dewi tersebut, akibat suara Sambaran petir itu Cleopatra yang tadi nya pingsan pun mulai terbangun.


"Jderrrrrrrr..........."


"Jderrrrrrrr..........."


"Jderrrrrrrr..........." Suara Sambaran petir.


"Dia memang betul-betul seorang Wakil Kepala Inspektur Pusat Kepolisian Dewa, serangan nya barusan membuat ku terluka parah...." Gumam Cleopatra sambil menatap ke arah Dewi Seribu Kayu yang berdiri di atas kepala Kesatria Kayu tersebut.


Sang Dewi pun mengeluarkan Golok Pembunuh Iblis dari dalam cincin ruang nya, seketika Golok itu pun mulai membesar kemudian mulai di pegang oleh Ksatria Kayu.


"Setelah membunuh mu, aku akan mengurung mu di guci hingga ajian rawa rontek mu musnah..."


"Kemudian aku akan membunuhmu sekali lagi....." Ucap Dewi Seribu Kayu.


Senyum pun terlihat dari wajah Cleopatra, ia pun mulai tertawa dengan keras.


"Ha........"


"Ha......."


"Ha........" Tawa besar Cleopatra.


"Gadis ini memang gila, nyawanya sudah di ujung tanduk tapi dia malahan tertawa dengan senang...."


"Dia memang Psikopat....." Gumam Dewi Seribu Kayu.


"Kenapa dia tertawa lagi????"


"Memang gadis gelo......" Ucap Arung.


Hujan pun terus mengguyur tempat tersebut, pada akhirnya Cleopatra pun mulai berhenti tertawa.


"Kau liat anak buah mu, mereka semua sudah mati..." Ucap Cleopatra.


"Mati.....???" Gumam Dewi Seribu Kayu lalu mulai menoleh ke belakang.


Tampak para pasukan berkuda putih sudah tewas semua nya, mayat-mayat mereka dan kuda nya terkapar di atas pasir.


"Apa yang kau perbuat dengan mereka.????"


"Dasar iblis....." Ucap Dewi Seribu Kayu.


Tiba-tiba tenaga dalam sang Dewi menurun drastis, Kesatria Kayu dan juga Pohon Dewi pun mulai menghilang.


Dewi Seribu Kayu pun terjatuh ke atas pasir.


"Uhuk........"


"Uhuk........"


"Uhuk........" Suara batuk Dewi Seribu Kayu kemudian mulai mengeluarkan darah.


Arung yang menyaksikan peristiwa itu pun bingung.


"Kenapa dengan nya????"

__ADS_1


"Kok bisa dia tiba-tiba terluka...????" Gumam Arung dari kejauhan.


__ADS_2