
-[Koridor Istana]-
Sang Ratu Kerajaan Ghost Dragon itu pun berjalan dengan hati yang riang, namun tiap petinggi maupun pelayan yang berpapasan dengan nya selalu menunduk.
"Kenapa ya dengan mereka???" Gumam Reia.
Tak lama berselang Reia pun tiba di hadapan kamar sang Raja, ia untuk hendak mengetuk pintu tersebut namun Wanita Cantik itu pun mengurungkan niat nya saat mendengar suara dari dalam kamar tersebut.
"Perdana Menteri Sena, kau sungguh cantik,"
"Ramah, dan sangat pintar menyenangkan ku.. "
"Tidak seperti istri ku yang bawel dan selalu saja memerintah ku.... "
"Ingin rasanya aku membunuh nya... " Ucap Sang Raja yang terdengar hingga ke depan pintu.
"Sejak dulu bawang merah itu memang seperti itu Rafael, aku mengalah karena dia adalah anak raja,"
"Bahkan aku mengalah saat dia mempersuamikan mu... "
"Ingin rasanya aku mencabik-cabik tubuh wanita sok cantik itu... " Ujar Sena.
"Tenang saja Sena, jika saat nya tiba aku akan meracuninya dan kau akan menjadi Ratu di Kerajaan ini.... " Ucap Sang Raja lalu tertawa.
"Ha..... "
"Ha..... "
"Ha..... " Tawa Sena.
Di balik pintu tampak Reia sudah mulai meneteskan air mata, ia sangat sedih karena suaminya ternyata selama ini memendam dendam kepada nya bahkan berniat ingin membunuh nya.
"Aku gak masalah jika kau berpoligami tapi kau bahkan hendak melenyapkan ku,"
"Dasar gak ada hati..... " Gumam Reia lalu membuka pintu kamar Sang Raja.
"Kraaakkk k......... " Suara saat pintu kamar terbuka.
"Siapa yang berani masuk kemari,... "
"Reia... " Ucap Rafael kaget bukan kepalang.
Saat itu Rafael dan Sena sedang bermesraan di atas ranjang, mereka pun menghentikan aktifitas tersebut karena kedatangan Reia.
"Dasar B*jingan..... " Ucap Reia lalu pergi melesat meninggalkan kamar tersebut.
"Gawat...... "
"Kita harus segera pergi, jika mama dan papa nya balik bisa gawat... " Ucap Rafael yang ketakutan.
"Benar Rafael.... " Sahut Sena.
Kedua kekasih haram itu pun juga pergi dari istana tersebut dan sampai saat ini terjadi kekosongan pemerintahan di dalam Kerajaan Ghost Dragon.
Reia pun berubah ke wujud manusia beast nya dan keluar dari dalam lautan tersebut dan bersemanyam ke dalam goa di dekat pantai.
Ia pun berhibernasi selama 1.000 tahun hingga satu suara raungan yang tak di sengaja oleh Red Storm Dragon membangun kan nya.
"Begitulah ceritanya, Storm... " Ujar Reia dengan wajah yang murung.
"Nah..... "
__ADS_1
"Kau sudah tau statusku dan juga konsekuensi nya, apakah kau masih berani ngegas???" Gumam Reia.
"Ternyata dia seorang janda anak satu dan seorang Ratu, wow..... "
"Tangkapan besar nih.... " Gumam Red Storm Dragon.
Storm pun bangun lalu mengangkat kursi nya dan duduk di sebelah Reia sambil memberanikan diri memeluk Wanita tersebut.
"Wah...... "
"Nekat banget..... "
"Dia tahu jika konsekuensi menikahi seorang Ratu harus berhadapan dengan Naga terkuat di Kerajaan nya,"
"Melawan ku aja belum tentu menang... "
"Bonek nih..... "
"Bocah nekat... " Gumam Reia lalu memindahkan lengan yang memeluk nya dengan sopan.
"Kau yakin ingin melanjutkan hubungan ini ke tahap yang serius???" Tanya Reia.
"Tentu Saja Reia... " Ucap Red Storm Dragon.
"Baiklah kalau begitu aku akan kembali ke kerajaan ku terlebih dahulu, kau tunggulah di sini aku akan kembali dalam seminggu... " Ucap Reia lalu mengecup dahi sang Pria Naga tersebut.
"Berhasil, aku hanya perlu menunggu di sini selama satu minggu,"
"Will be married soon.... "
"Wik.... Wik.... " Gumam Red Storm Dragon.
Ghost Dragon itu pun menjelma ke wujud asal nya lalu terbang meninggalkan Red Storm Dragon, tak lama berselang Sonia pun tersadar.
"Kepala ku, mana si Play Boy itu???" Gumam Sonia lalu mengamati ke sekeliling nya dan mendapati Storm tengah duduk bersantai di kursi tersebut.
"Dasar gak setia, istri pingsan malah di biarin... "
"Huh...... "
"Dia pasti tertarik dengan Naga bertanduk hitam itu, dasar play boy..... " Gumam Sonia dengan kesal lalu beranjak pergi ke dekat Storm.
"Ugh...... "
"Laba-laba itu bangun, dia pasti kesal... "
"Sebaik nya aku pura-pura bodoh saja... " Gumam Storm.
"Hem...... "
"Dasar play boy.... "
"Istri nya pingsan malah enak-enak kan nyantai di sini, dasar gak ada hati... " Ujar Sonia dengan kesal.
Storm pun hanya diam dan menyadari kesalahan nya, ia pun mengeluarkan sebotol susu naga lalu hendak meminumnya.
Tiba-tiba Sonia datang dan merampas susu tersebut.
"Aku haus.... "
"Tadi capek pingsan.... " Ucap Sonia lalu meminum habis susu tersebut.
__ADS_1
"Sepertinya dia marah, sebaiknya aku diam saja." Gumam Storm.
"Ah....... "
"Lega rasa nya... "
"Play boy, ayok kita kembali dan memasak makan malam... " Ujar Sonia lalu berjalan duluan dengan kesal.
"Baik, Bebep Sonia.... " Ucap Storm.
"Huh....... "
"Di mulut aja manis, kelakuan nya kayak orang gak da akhlak... " Gumam Sonia dengan wajah yang cemberut.
Mereka berdua pun berjalan menelusuri hutan dan berniat kembali ke tenda untuk memasak makan malam, selama perjalanan Sonia tampak cuek terhadap Storm.
-[Langit di Atas Tenda]-
Tampak Pangeran Josh yang memimpin 1.000 pasukan hantu bola api tiba di pinggiran pantai, ia pun mencium bau naga dari dalam tenda yang di selimuti perisai kultivasi elemen magnet kedap suara tersebut.
"Bau Naga yang begitu menyengat, dia pasti Ras Naga Kuno,"
"Mungkinkah Naga tersebut sedang bertelur, hemm...... "
"Kata nya telur naga bagus buat tenaga dalam, aku akan menunggu Naga Betina ini selesai bertelur baru menghabisi nya... " Gumam Pangeran Josh lalu memerintahkan pasukan-pasukan nya mengepung tenda tersebut.
Para pasukan pun mulai terbang turun dan berbaris mengelilingi tenda tersebut, tampak salah seorang pasukan mengeluarkan meja dan kursi lalu mempersilahkan sang Pangeran untuk duduk.
Beberapa pasukan pun memasang bendera Kerajaan Hantu Bola Api di sekitar pantai.
"Pangeran minumlah... " Ucap salah satu komandan sambil menuangkan arak merah ke cawan di atas meja tersebut.
"Terima kasih, komandan feng.... " Ucap Pangeran Josh.
Komandan Feng pun kembali berbaris di belakang Pangeran Josh bersama sembilan komandan lain nya.
"Sepertinya malam ini akan panjang, Naga Betina cepatlah kau bertelur aku sudah mengantuk... " Gumam Pangeran Josh.
"Apa yang di lakukan Pangeran, kenapa dia belum meratakan tenda tersebut???" Gumam Komandan Feng.
Pangeran Josh pun mulai menikmati arak merah tersebut, sementara itu di dalam tenda Delayla dan juga yang lain nya masih terus berkonsentrasi melakukan proses pembakaran pil penawar racun kunti.
-[Mimpi Arung]-
Sang tokoh utama saat ini sedang bermimpi dan sedang memimpikan dirinya berada di Benua Es Api pada masanya.
-[Koridor Gedung AKPERTI]-
"Lho........... "
"Aku kok bisa ada di sini???" Gumam Arung kebingungan.
Tampak beberapa dosen-dosen berpapasan dengan nya, ia sangat bingung sekaligus canggung.
"Aku sebaik nya kembali ke kamar ku, kamar nomer 101..."
"Aku akan bertanya pada Xiao Mei Mei.... " Gumam Arung kemudian bergegas ke arah kamar nya.
Tak lama berselang sang Don Juan beristri banyak itu pun tiba di hadapan pintu kamar bernomer 101 yang penuh kenangan tersebut.
Air mata haru menetes di pipi nya, wajah-wajah istri, dan kekasih-kekasih nya mulai terbayang di benak nya.
__ADS_1
To Be Continued.......
Mohon Like dan Vote nya