Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Ratu Laba-Laba Emas.


__ADS_3

-[Kota Hutan Kayu Cendana]-


Kembali ke saat Arung dan yang lain nya mulai pergi meninggalkan Benua Darah Vampir tersebut dan pergi ke Benua Darah Merah.


"Duarghhh............ " Suara ledakan di dekat Pintu masuk Paviliun Vampir.


Sesosok wanita cantik berjubah emas dengan motif laba-laba melesat keluar dari dalam ledakan tersebut dan mulai melayang di langit di sekitar halaman Paviliun Vampir tersebut.


"Erghhhh........ "


"Mana Naga yang sudah membantai habis klan ku itu?" Gumam Ratu Sonia Golden Spider tersebut sambil menoleh ke bawah dengan penuh amarah tersebut.


Akibat suara dari ledakan tersebut Prajurit-Prajurit Vampir yang berjaga di tempat tersebut pun mulai berdatangan dan berkumpul di halaman Paviliun tersebut.


"Hei, siapa kau?"


"Kenapa membuat keributan malam-malam begini di Paviliun Vampir ini, sebaik nya kau segera menyerah atau kami terpaksa akan menangkapmu." Ucap salah satu Komandan Vampir yang memimpin tersebut.


"Vampir Kecil berani sekali kau mengancam ku." Ucap Ratu Sonia kemudian mulai memperlihatkan kekuatan nya yang sebenarnya.


Aura emas pun mulai muncul di sekeliling nya, hembusan angin yang begitu dahsyat pun mementalkan seluruh Prajurit-Prajurit Vampir tersebut dan merusak sebagian dari bangunan Paviliun Vampir tersebut.


"Akhhh.......... " Teriak Prajurit-Prajurit Vampir tersebut kemudian mulai tidak sadarkan diri.


Akibat keributan tersebut Isaka Vampir pun keluar dari dalam lantai teratas di Paviliun tersebut.


Bukankah Isaka seharusnya sudah tewas saat peristiwa kebakaran di Gudang Tua di Desa Kelelawar Vampir 4000 tahun yang lalu, namun kenapa dia masih hidup.


Ada sebuah rahasia yang menyelubungi bangkitnya kembali Suami dari Vladmira Vampir tersebut dan masih menjadi sebuah Rahasia Semesta.


Sesosok pemuda gagah perkasa dengan gigi taring besar pun mulai melesat terbang ke arah Ratu Laba-laba tersebut.


"Zombie Vampir, bukankah bangsa zombie vampir sudah musnah ribuan tahun yang lalu?"


"Kenapa dia masih hidup?" Gumam Ratu Laba-laba Emas tersebut.


"Hei..."


"Laba-Laba Betina, kenapa kau mengacau di Paviliun Vampir ini?"


"Apakah kau salah satu pemberontak?" Tanya Isaka Vampir.


"Aku tidak mengerti maksud perkataan mu Zombie, minggir lah dari hadapan ku,"


"Aku mau mencari seekor Naga." Ucap Ratu Sonia.


"Sombong sekali, kau punya nyali juga." Ucap Isaka Vampir.


"Minggir.... " Ucap Ratu Laba-laba Emas kemudian mulai menyerang Isaka dengan tangan kosong.


"Bak....... "

__ADS_1


"Buk....... "


"Bak....... "


"Buk........" Suara saat serangan-serangan mereka berdua saling beradu.


"Zombie ini begitu sombong karena kekuatan nya setara dengan ku, makanya mulutnya sedikit besar dan kata-kata nya begitu angkuh." Gumam Ratu Laba-laba Emas tersebut sambil terus menyerang Isaka.


"Bak......... "


"Buk......... "


"Bak......... "


"Buk.........." Suara saat tendangan dan pukulan mereka kembali saling beradu di atas langit malam tersebut.


"Tembak....... " Teriak Isaka lalu mulai melesat terbang ke atas.


"Whussss....... " Suara hembusan angin saat Isaka melesat terbang ke atas.


"Tembak apa maksudnya." Gumam Ratu Laba-laba Emas.


Ratusan panah berelemen kegelapan murni pun mulai melesat dari segala penjuru mata angin ke arah Ratu Sonia tersebut. Ternyata bala bantuan Prajurit-Prajurit Kekaisaran Vampir telah tiba dan Isaka mengetahui hal tersebut.


Saat ini ada sekitar 200 Prajurit-Prajurit Vampir yang mengelilingi tempat tersebut dengan bersenjatakan panah.


"Br*ngsek, Zombie ini sama licik nya dengan Naga tersebut." Gumam Ratu Laba-Laba Emas kemudian mulai memasang perisai kultivasi jaring emas di sekitar nya.


"Duargh......... "


"Duargh......... "


Asap pun mulai menghilang perlahan tampak Ratu tersebut masih melayang dengan gagah nya di atas langit malam tersebut.


"Rasakan ini Laba-laba.... " Ucap Isaka sambil melesatkan Jurus Telapak Tangan Iblis nya dari langit secara tiba-tiba.


"Akhhhhh............. " Teriak Ratu Sonia saat kepala nya terkena serangan tersebut hingga terpental ke tanah.


"Duargh hhh.......... " Suara ledakan saat tubuh Ratu Sonia menghantam halaman Paviliun Vampir tersebut.


"Para Komandan cepat rantai Iblis Betina ini." Perintah Jendral Isaka Vampir tersebut.


"Siap Jendral..... " Sahut ke sepuluh Komandan Vampir tersebut kemudian mulai melesat ke arah tubuh Ratu Sonia yang sudah tidak sadarkan diri tersebut.


Dengan lincah nya ke dua puluh Komandan Vampir tersebut langsung melilit tubuh Ratu Laba-laba tersebut dengan rantai hitam penghilang kultivasi.


"Dup............ " Suara saat tapak kaki Jendral Isaka Vampir mendarat dengan mulus di dekat Ratu Sonia.


"Cepat kirim Ratu Laba-Laba Emas ini ke Penjara di Pulau Black Skull,"


"Tindak kejahatan nya sungguh besar, ia berani membuat kekacauan di Sekte Paviliun Vampir yang merupakan Sekte milik Kekaisaran." Perintah Jendral Isaka Vampir tersebut.

__ADS_1


"Siap Jendral..... " Sahut kompak ke dua puluh Komandan Vampir tersebut.


"Suruh beberapa Prajurit-Prajurit untuk membersihkan kekacauan ini, aku akan kembali ke tempat ku dulu." Ucap Jendral Isaka Vampir kemudian kembali terbang ke ruangan nya yang berada di lantai 30 Paviliun Vampir tersebut.


"Whussss.......... " Suara hempasan angin saat Jendral Isaka melesat terbang meninggalkan tempat tersebut.


Malam itu juga kedua puluh Komandan beserta beberapa Prajurit-Prajurit Kekaisaran Vampir segera membawa sang Ratu Laba-Laba Emas ke penjara yang berada di Pulau Black Skull tersebut.


-[Di Dalam Kapal Selam Langit]-


Beberapa Jam Kemudian,


-[Ruang Tahanan]-


Tampak ada enam buah sel tahanan berukuran 2 x 2 meter di bilik tersebut, Ratu Laba-Laba Emas pun berada di dalam salah satu sel tahanan tersebut dengan kondisi seluruh tubuh nya terlilit rantai hitam penghilang kultivasi.


Sel-sel tahanan lain nya tidak berpenghuni, beberapa menit kemudian sang Ratu Laba-Laba Emas pun mulai bangun dan mulai membuka kedua belah mata nya.


"Ugh...... "


"Kepala ku, sakit sekali,"


"Dimana aku sekarang?


"Aku siapa ya?" Gumam Ratu Sonia kebingungan.


Akibat serangan dari Isaka Vampir sebelumnya Ratu Sonia Golden Spider pun mengalami amnesia atau hilang ingatan, ia kehilangan seluruh ingatan nya dan saat ini hanya diam dan mengamati ke sekeliling nya.


"Blurpppp............. " Suara saat Kapal Selam Langit tersebut mulai memasuki Terowongan Air.


-[Di Bilik Kemudi]-


"Ingat jangan ada yang berkontak dengan Ratu Laba-laba Emas tersebut, dia sangat kuat,"


"Setelah tiba di sana kita langsung melapor kepada Jendral Voldemort, biar dia yang mengurus nya." Ucap Salah Satu Komandan Vampir tersebut.


"Ugh...... "


"Aku sangat tidak ingin bertemu dengan Jendral Kanibal itu, entah sudah berapa banyak tahanan yang di hisap darah nya oleh Jendral Voldemort itu,"


"Setelah urusan ini selesai kita lebih baik kembali ke Benua Darah Vampir segera, Bro... " Ucap Komandan Vampir yang sedang mengemudikan Kapal Selam Langit tersebut.


"Aku setuju dengan mu,... " Ucap Komandan Vampir lain nya yang sedang duduk di sofa sambil menyeruput secangkir kopi panas.


Ternyata Jendral Voldemort tidak hanya di takuti oleh para tahanan-tahanan di Penjara Tengkorak Kera Hitam itu saja tapi Kultivator Dukun tersebut juga di takuti oleh pihak nya sendiri.


Jendral Voldemort mendapatkan julukan sebagai Jendral Kanibal setelah kerap kali ketahuan menghisap darah para tahanan di Penjara Tengkorak Kerahasiaan Hitam tersebut, hal tersebut pun terus di tutupi oleh Pihak Kekaisaran terhadap publik namun para Prajurit-Prajurit di Kekaisaran Vampir mengetahui permasalah tersebut.


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.

__ADS_1


__ADS_2