
"Kick..... "
"Kick......"
"Kick..... " Tawa sang Raja Kera sambil dengan mudah nya menepis ribuan pedang es yang menerjang nya.
"Kera ini sangat lincah... "
"Akan sulit jika bertarung dengan nya tanpa strategi....... " Ucap Leluhur Naga.
Leluhur naga pun mengeluarkan jurus Avatar Es, seketika muncul puluhan patung-patung es yang dapat bergerak di sekitar nya.
"Serang...... " Teriak Leluhur Naga sambil menghunus kan Pedang Naga Es nya.
"Whus...... "
"Whus...... "
"Whus....... " Suara hempasan angin saat avatar-avatar es itu menerjang ke arah Sun Kaykong.
"Oghhh...... "
"Aku harus membantu Kaykong.... " Gumam Assasin Cantik berambut hijau tersebut lalu melesat terbang dan menghadang puluhan avatar es tersebut.
"Oh Galapagos..... "
"Ternyata kau setia kawan juga... " Ucap Sun Kaykong.
Nyonya Galapagos pun bertarung dengan puluhan Avatar tersebut tampak Pedang Durian Peledak berayun-ayun mencoba mencincang Avatar-avatar putih tersebut.
"Aku sampai lupa dengan manusia itu.... " Gumam Leluhur Naga.
Raja Kera pun menguhunuskan tongkat penyangga laut barat nya, seketika tongkat itu pun memanjang dan membesarkan.
"Tring........ " Suara saat telapak tangan leluhur naga menahan ujung tongkat raksasa tersebut.
"Duak...... " Saat tongkat emas menghantam Leluhur Naga.
Sang Dewi pun terpental hingga jatuh ke mansion nya.
"Akhhhh...... " Teriak nya.
Tubuh Leluhur Naga pun membentur Gunung Es, ia pun kembali melesat terbang selanjutnya menengadah kan telapak tangan nya ke atas.
"Jderrrr........ " Suara saat petir dari telapak tangan nya menghantam langit.
"Jurus Hujan Petir......???" Ucap Sun Kaykong dengan sombong.
Awan pun tampak mulai gelap dan hujan pun mulai turun, suhu udara pun mulai turun drastis.
"Dzzzzittt........ "
"Dzzzziiittt....... "
"Dzzzziiittt........ " Suara percikan petir.
Hujan bongkahan es pun mulai turun dan melesat ke arah Sun Kaykong di sertai dengan sambaran-sambaran petir.
"Ini adalah jurus hujan badai es, Kera Bodoh... " Ucap Leluhur Naga.
Sun KayKong pun menghindari sambaran-sambaran petir tersebut dengan jurus langkah kera nya, Black Hole Mongkey itu pun tampak tenang dan ceria.
Ia pun mengayunkan tongkat raksasa nya ke arah Leluhur Naga, kali ini gadis cantik itu memilih menghindari nya.
-[Kembali Ke Arung]-
Setelah Arung jatuh dan pingsan Sonia pun memapah Suaminya itu kembali ke tenda untuk beristirahat.
__ADS_1
-[Tiga Hari Kemudian]-
Tampak sang Don Juan duduk di atas kereta kencana, sementara Delphi Chen, Ashiang, dan juga Ashiong tengah mengendarai kereta tersebut di kursi kusir.
Ternyata Putri Michele dan juga yang lain nya berhasil membuat pil penawar racun kunti, saat ini Delayla, Sonia, dan Putri Michele tengah beristirahat di dalam kereta kencana.
-[Di Dalam Kereta Kencana]-
"Oh....... "
"Jadi begitu cerita nya, aku sampean bingung,"
"Kok bisa banyak kali mayat beast berserakan di luar tenda saat keluar???" Ucap Delayla.
"Kok bisa ya Don Juan itu jadi over power seperti itu???" Ucap Putri Michele.
"Aku juga tidak tahu, tapi wujud beast Naga nya belum pernah aku liat sekalipun,"
"Wujud Naga nya memiliki tekanan atmosfer yang begitu kuat... " Ucap Sonia setelah selesai menceritakan kejadian tersebut.
"Jadi si Centil yang mengganggu Arung itu, apakah Gadis itu cantik???" Tanya Delayla penasaran dengan Ghost Dragon.
"Huft........ "
"Bola mata nya hitam lalu pupil mata nya merah, dia cukup cantik,"
"Dan dia begitu kuat.... " Ucap Sonia.
"Ugh........ "
"Saingan cinta lagi nih....... " Gumam Putri Michele.
Tak lama berselang suara pertempuran pun terdengar dari kejauhan, ledakan-ledakan serta gumpalan-gumpalan asap terlihat dari arah Kota Es Utara.
"Ada apa itu???" Ucap Delayla.
"Seperti nya ada yang gak beres di sana..... " Ujar Arung.
Delayla dan yang lain nya pun turun ikut melihat ke arah gumpalan-gumpalan asap yang membumbung tinggi ke langit tersebut.
"Sepertinya telah terjadi peperangan di sana, seperti nya pihak pemberontak ingin menguasai Kota Es Utara... " Ucap Delayla.
"Sonia jaga lah Putri Michele, aku akan melihat pertarungan di sana dulu.... " Ucap Arung.
"Baik Arung, Berhati-hatilah...... " Seru Sonia.
Arung dan Delayla pun terbang dengan cepat ke arah Kota Es Utara meninggalkan Sonia dan yang lain nya.
-[Pulau Es]-
Tampak kobaran-kobaran api dan juga kawah-kawah tercipta di sekitar pulau es tersebut.
Sang Raja Kera pun tengah beradu senjata suci dengan Leluhur Naga.
"Trang........ "
"Tring.......... "
"Trang.......... " Suara saat senjata suci mereka saling beradu.
"Kera ini sangat tangguh... " Gumam Leluhur Naga.
Leluhur Naga pun meniupkan tornado angin dari dalam mulut nya.
"Whussss....... "
"Ngingggg....... "
__ADS_1
"Ngingggg....... " Suara hembusan angin tornado.
Sun KayKong pun meninju tornado tersebut dengan kepalan tinju nya yang membesar, seketika tornado itu pun buyar.
"Elemen Sihir yang menyusahkan... " Gumam Leluhur Naga lalu mulai mengumpulkan tenaga dalam nya berniat mengeluarkan jurus tapak salju.
"Oh....... "
"Jurus andalan klan Naga, jurus tapak salju.... "
"Sudah lama badan ku gak di pijit... " Ucap Sun KayKong dengan sombong lalu mulai melapisi tubuh nya dengan elemen besi sihir.
Sang kera pun berubah menjadi kera besi dan tampak masih tetap tenang.
"Sun KayKong ini sungguh sombong.... "
"Aku saja sudah kewalahan melawan Avatar Avatar Es ini... " Ucap Assasin tersebut sambil bertarung dengan avatar-avatar es tersebut.
"Jurus Tapak Salju..... " Teriak Leluhur Naga.
Tapak Salju Raksasa pun muncul dari enam sudut mati Kera Dewa tersebut.
"Pijitan es..... " Gumam Kera Dewa tersebut.
Tapak Salju pun melesat dan menghantam tubuh Kera Dewa tersebut.
"Jurus yang mengerikan, apa dia bisa selamat... " Gumam Assasin tersebut.
Tampak Nyonya Galapagos Lang masih melawan puluhan Avatar Es tersebut, tampak beberapa Avatar telah terbelah atau pun hancur.
"Duarghhhhh............. " Suara ledakan yang amat dahsyat pun terdengar, hempasan angin pun membuat tanaman-tanaman es di sekitar terhempas.
"Kau pasti terluka parah kali ini... " Gumam Leluhur Naga.
Asap pun terlihat masih menyelimuti tempat terjadi nya ledakan tersebut, beberapa saat kemudian asap pun perlahan menghilang.
Tampak Sang Kera Dewa baik-baik saja dan terlihat begitu lega.
"Ah........ "
"Mantap...... " Ujar Sun KayKong.
Assasin dan juga Leluhur Naga tampak terkejut melihat Sun Kaykong baik-baik saja.
"Apa???"
"Bagaimana mungkin???"
"Dia tidak apa-apa???" Gumam Leluhur Naga.
"Gile benar, dia kuat banget.... " Gumam Nyonya Galapagos Lang sambil membelah beberapa Avatar es.
"Sekarang giliran ku, Gadis Naga.... " Ujar Sun KayKong sambil menghunuskan tongkat emas nya ke arah Leluhur Naga.
Leluhur Naga pun memasang kuda-kuda dan bersiap bertarung dengan sang Kera Dewa.
"Huft........... "
"Jurus Tapak Salju tidak berefek pada nya, aku akan membakar nya dengan elemen api ungu milik ku... " Gumam Leluhur Naga.
Gadis Naga itu pun meniup kan api ungu berbentuk Naga yang sedang membuka mulut nya.
"Kali ini api... " Ucap Kera Dewa kemudian menerjang ke arah api Naga tersebut sambil mengangkat tongkat penyangga laut barat nya.
To Be Continued.......
Mohon Like dan Vote nya
__ADS_1