
Arung pun mulai menatap tajam ke arah Delayla Jangbaek seraya terpikir di dalam benak nya untuk memberikan nya sebuah senjata suci yang kuat kepada salah satu Istri Naga nya itu.
"Aku akan memberikan senjata paling spesial buat mu...." Ucap Arung dengan telepati.
"Apa itu, Arung???" Tanya Delayla dengan telepati nya.
"Kau pasti akan menyukai nya nanti, Delayla...." Ucap Arung dengan telepati nya.
Arung pun mulai mengeluarkan sebuah pedang yang terbentuk dari energi halilintar hitam, pedang itu pun berubah menjadi sebuah permata kecil berbentuk sebuah petir berwarna hitam.
"Ini adalah Roh Pedang Petir...." Ucap Arung sambil memberikan Delayla Jangbaek batu permata hitam tersebut.
"Roh pedang petir.....???" Ucap Delayla sambil mengambil benda tersebut.
Ketika memegang batu petir itu, tubuh wanita tersebut pun langsung di selimut oleh aura halilintar hitam yang pekat.
Batu itu pun langsung menyatu dengan Delayla Jangbaek setelah nya, sebuah lambang petir pun kemudian muncul di permukaan dahi nya.
"Apakah senjata itu lebih kuat dari Permata ku???" Gumam Putri Widuri.
"Dan ini manual book nya, Delayla...." Ucap Arung sambil memberikan sebuah buku bersampul hitam dengan simbol petir.
"Terimakasih sayang....." Ucap Delayla kemudian mulai memeluk suami nya dengan pelukan hangat tersebut.
"Ugh......"
"Enak nya jika sudah sah menjadi sepasang suami istri, bisa bebas meluk kayak gitu..." Gumam Putri Widuri.
"Roh pedang petir.....???" Gumam Sonia dan juga Vladmira.
Delayla pun mulai membuka buku tersebut dan mulai membaca nya.
"Huh.........."
"Sepertinya benda itu cukup bagus...."
"Benda apa yang akan di berikan nya nanti kepadaku yach...." Gumam Sonia Golden Spider lalu mulai mendekati Suami Naga nya itu.
Sonia pun mulai berbisik kepada suaminya.
"Arung, awas ya kalau senjata suci yang kau berikan kepada ku tidak kalah bagus dari milik nya...." Ucap Sonia dengan cemburu.
"Iya......"
"Iya......" Jawab Arung.
Delayla pun mulai terbang ke atas langit. tampak sebuah pedang petir hitam yang terbentuk dari petir muncul dengan tiba-tiba di genggaman nya.
"Seperti nya dia langsung bisa menguasainya, wanita itu memang berbakat....." Ucap Arung sambil melihat keatas.
"Pedang petir...."
__ADS_1
"Itu senjata yang langka...."
"Lantas apa dia akan memberikan ku senjata yang bagus juga???" Gumam Vladmira Vampire.
Delayla pun mulai mengayunkan pedang nya beberapa ayunan, beberapa sabetan petir pun muncul dan melesat secara acak.
"Duarghhhh........"
"Duarghhhh........"
"Duarghhhh........." Suara ledakan akibat sabetan-sabetan petir tersebut.
"Kekuatan yang dahsyat, Baiklah aku akan mencoba kemampuan nya yang kedua...." Gumam Delayla.
Aura petir biru pun mulai menyelimuti nya, di kejauhan Ashiang dan yang lain nya pun berhenti berlatih karena suara ledakan sebelum nya, mereka bertiga pun mulai menengadahkan kepala nya ke atas.
"Apa yang dilakukan, Bos???" Ucap Delphi Chen saat melihat tubuh Delayla yang di selimuti oleh petir biru.
"Dia pasti sedang mencoba senjata suci yang baru di berikan, Tuan Bos...." Ucap Ashiong.
"Tuan Bos sangat hebat, dia memiliki begitu banyak senjata suci yang kuat...." Ucap Ashiang sambil menghisap cerutu nya.
"Whusss..........." Suara hembusan asap cerutu Ashiang.
Tubuh Delayla Jangbaek pun berubah menjadi sekelebat petir lalu melesat ke sebelah Arung dengan sangat cepat.
"Cepat sekali, kecepatan nya hampir menyaingi Jurus Teleportasi milik ku...."
"Tidak kusangka Roh Pedang Petir ini begitu dahsyat...." Gumam Arung.
"Gerakan apa itu???" Gumam Vladmira.
"Hebat, ternyata senjata bertipe kecepatan. ..." Ucap Vladmira.
"Baiklah, Sekarang aku akan memberikan senjata kepada Vladmira...." Ucap Arung sambil merogoh kembali isi di dalam cincin ruang milik nya tersebut.
"Senjata suci seperti apa lagi yang akan di keluarkan nya???" Gumam Delayla Jangbaek.
"Baik Jendral Naga...." Ucap Vampire Wanita itu sambil berjalan menghadap Arung.
Arung pun mengeluarkan dua buah taring merah kecil dari dalam cincin nya.
"Apa ini, Jendral ???" Tanya Vladmira Vampire.
"Ini adalah Taring Dewi Iblis Vampire, aku pun tidak tahu kemampuan nya karena ketika mendapatkan benda ini aku tidak bisa menemukan buku manual nya....." Ucap Arung sambil memberikan senjata suci tersebut kepada Vladmira Vampire.
"Taring ???" Gumam Delayla, Putri Widuri dan juga Sonia secara bersamaan.
"Sepertinya kemampuan senjata suci ini masihlah misterius...." Gumam Vladmira lalu mulai mengambil senjata suci tersebut.
Ketika memegang Taring Dewi Iblis Kuno itu sontak saja energi kegelapan murni melesat keatas keluar dari dalam tubuh Vladmira.
__ADS_1
Arung dan yang lain nya pun melesat sedikit menjauh, di kejauhan tampak Ashiang, Ashiong, dan juga Delphi Chen tampak terpaku menyaksikan kekuatan dahsyat elemen kegelapan murni tersebut.
"Seperti nya senjata suci itu cocok dengan nya...." Ucap Arung.
Setelah luapan yang begitu dahsyat tubuh Vladmira pun mulai berubah menjadi puluhan kelelawar Iblis kecil.
Kelelawar-kelelawar itu pun terbang keatas lalu kembali berwujud Vladmira.
"Kemampua transformasi Kuno, hanya beberapa vampire yang bisa berubah seperti ini...."
"Bagus....." Ucap Vladmira.
"Ternyata kemampuan taring itu hanyalah dapat merubah tubuh ke wujud puluhan kelelawar kecil..." Gumam Arung.
Tubuh Vladmira pun kembali berubah ke wujud kelelawar kecil lalu terbang ke tempat nya semula.
"Baiklah, Sayang....."
"Sekarang giliran ku...."
"Senjata suci apa yang akan kau berikan kepada ku....." Ucap Sonia Golden Spider.
Puluhan kelelawar itu pun kembali berubah ke wujud Vladmira.
Arung lalu mengeluarkan sebuah gelang berlian dari dalam cincin ruang milik nya.
"Ini adalah Gelang Dewi Kekayaan, aku pun tidak tahu apa nama nya...."
"Yang aku tau ini adalah sebuah senjata suci tipe pertahanan...."
"Kurasa kau akan menyukai nya....."
"Cobalah....." Seru Arung sambil memberikan Gelang milik Dewi Kekayaan tersebut.
"Dewi Kekayaan, aku baru pertama kali mendengar nya???" Gumam Delayla Jangbaek.
Sonia Golden Spider pun mengambil Gelang berlian itu lalu memakai nya.
"Bagaimana cara menggunakan nya, Suami ku???" Tanya Sonia.
"Salurkan tenaga dalam mu kedalam nya, Sonia..." Ujar Arung.
Sonia pun mengangkat sebelah tangan nya, lalu mulai menyalurkan elemen laba-laba emas ke dalam nya.
Sebuah perisai berlian pun muncul di sekitar Sonia, dan dari tampak nya perisai itu benar-benar sangat kuat dan keras.
"Kelihatanya, benda yang di berikan nya kepada Sonia lebih bagus dari milik ku...." Gumam Putri Widuri.
Tiba-tiba saja sebuah White hole muncul di atas kepala Arung, dan seperti biasanya beberapa rantai putih pun menarik nya ke dalam.
"Lubang putih itu lagi......" Gumam Sonia Golden Spider.
__ADS_1
Sonia yang berada paling dekat dengan nya pun terbang mengejar dan ikut masuk ke dalam White hole tersebut.
Lubang putih itu pun tertutup, Delayla dan yang lain nya pun hanya bisa terpaku menyaksikan peristiwa itu.