Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Keberhasilan Richard


__ADS_3

"Sekarang saya sadar jika perusahaan ini hanya akan mengendalikan orang-orang kaya saja. Apa dengan adanya orang kaya disini perusahaan akan maju tidak kan, darimana aturan seperti ini dibuat. Bahkan anda? Anda ini hanyalah orang kepercayaannya jadi mana mungkin anda berlagak sok hebat dan menjadi penguasa atas tindakan anda ini. Apa anda tidak takut jika Nyonya besar akan tahu seperti apa cara kerja anak buah kepercayaannya di perusahaan ini? Apa anda tidak takut jika anda akan dipecat di perusahaan ini?" tantang Richard yang kemudian bangkit. Sesekali ia menarik kera kemeja laki-laki itu dan memberikan senyuman sinisnya.


"Anda sangatlah lancang dan beraninya anda berkata seperti itu Rasakan ini!"


Satu pukulan hampir saja mengenai wajah Richard. Akan tetapi dengan sigap, Richard menghalaunya sekaligus mencegah tangan pria itu untuk menyentuhnya


Tangannya yang seketika berada dalam genggaman Richard. Richard yang hanya tersenyum licik kearahnya. Ia lantas menghempaskan tangan tersebut dan membuat pria itu berbalik terjatuh tersungkur kelantai.


"Kamu? Berani sekali anda melakukan ini pada saya. Apa anda tidak takut kalau saya akan melapor tindakan anda ini pada polisi? ancam seseorang itu. Tapi ekpresi yang ditunjukkan Richard, ia hanya tersenyum seolah-olah sudah siap menerkam mangsanya.


"Pukul, tidak! Pukul, tidak! Sudahlah jangan pukul dia. Karena tenaga kamu akan terkuras untuk menghadapi si korupsi ini. Dan anda? Jika anda ingin melaporkan saya ke polisi silahkan laporkan karena aku tidak akan pernah takut dengan ancaman anda itu. Satu lagi anda itu sudahlah terpojok bahkan anda tidak tahu dengan siapa anda berhadapan saat ini. Awalnya aku diam dan tidak mau membahas masalah ini, tapi andalah yang sengaja memancing amarah saya. Jadi tunggulah hukuman yang tepat untuk anda nanti!"


"Kamu!" tegas Pria itu hampir ia melangkah dan menyerang Richard. Teriakan seseorang datang dan membuatnya terkejut.


"Diam kamu?"


"Nyonya?"

__ADS_1


PLAK..


"Jadi seperti ini cara kamu mempekerjakan para karyawan disini. Seperti ini cara kamu membedakan mana yang kaya dan mana yang kurang mampu? Apa anda pikir dengan perilaku dan tindakan anda yang pilih kasih dan suka merendahkan saya akan tetap mau menerima anda disini. Tidak, itu tidak akan pernah terjadi jadi cepat pergilah karena perusahaan ini sudah tidak membutuhkan bantuan anda lagi!"


"Nyonya apa maksud nyonya. Apa gara-gara omongan laki-laki miskin itu Nyonya marah besar seperti ini pada saya, ini tidak adil Nyonya, ini tidak adil!"


"Siapa yang bilang tidak adil. Tindakan kamu sudahlah melewati batas. Apa yang kamu lakukan sudah sangatlah melewati batas jadi mungkin tempat ini terlalu baik untuk kamu, jadi cepat pergilah!"


"Apa maksud kamu berani mengusirku?"


"Eyang apa aku perlu memangil satpam untuk menyeretnya?"


"Mereka ini adalah cucuku yang sangat hebat. Dan laki-laki ini, dia adalah Suaminya yang mungkin akan jadi penggantimu setelah kamu menginjakkan kakimu di perusahaan ini. Sedangkan wanita ini dialah calon Presdir yang akan menggantikan posisi saya di perusahaan ini. Jadi anda jika anda ingin berlagak keren lihatlah dulu siapa lawan yang perlu kamu hadapi!"


"Sudahlah Eyang dia sudah sangatlah malu jadi biarkan saya ia pergi. Lagian aku malas melihat mukanya yang berpura-pura sok polos!"


"Eyang maafkan saya...maafkan saya, saya akui saya yang salah saya mohon ijinkan saya untuk gabung di perusahaan ini saya mohon?"

__ADS_1


"Satpam!"


"Iya Nyonya!"


"Cepat seret dia keluar dari perusahaan ini?"


"Baik Nyonya!"


"Terima kasih Richard ...Resya kalau bukan karena bantuan kalian, Eyang tidak tahu apa yang akan terjadi pada perusahaan ini?"


"Sama-sama Eyang, Richard senang bisa membantu eyang."


"Resya mengenai tawaran Eyang kemaren apa kamu sudah bersedia menerima tawaran Eyang?"


"Eyang ... Resya...."


"Iya Resya mau Eyang, jika Resya belumlah siap Richard yang akan meminta bantuan pada Richard nanti, Richard kamu tidak keberatan kan?"

__ADS_1


"Iya tidak apa-apa aku bakal bantu kamu kok!"ucapnya dengan tersenyum.


BERSAMBUNG


__ADS_2