
Bagiku ini adalah keputusan yang paling tepat untuk aku ambil. Aku tidak masalah jika harus menjanda mau pun hidup terlunta-lunta, karena bagiku hidup didalam Rumah itu akan lebih menyakitkan yang ada aku malah bakal ma*i secara perlahan karena ulahnya.
Maafkan hamba Tuhan maafkan hamba, maafkan hamba jika hamba harus mempermainkan yang namanya janji pernikahan maafkan hamba.
Langkah yang pelan, ditambah lagi awan mendung yang nampak terlihat gelap, tetesan hujan pun perlahan-lahan mulai terlihat bergerombolan menjadi satu yang akhirnya dalam hitungan menit, tetesan hujan itu menjatuhi tubuh Resya hinga membuatnya basah kuyup.
Rasa dingin akibat tersiram nya air hujan tidak membuat langkahnya terhenti. Ia terus berusaha berjalan dan berjalan untuk menemukan tempat yang cocok untuk ia beristirahat.
__ADS_1
Sudah saatnya orang diam akan bangkit dari tempat ia bersemedi. Sudah saatnya orang yang terlihat bodoh tanpa tahu apa-apa akan bangkit jika apa yang ia lakukan sama sekali tidak dihargai olehnya. Sudah saatnya aku bangkit dan menjadi diriku sendiri, sudah saatnya kamu mengakhiri semuanya Resya, sudah saatnya kamu bangkit dan berbalik menyerangnya sudah saatnya.
Berjalan dengan langkah kaki pelan sembari kedua tangannya yang menggenggam koper dan tas bawaannya.
Kenapa lagi dan lagi aku harus merasakan rasa sakit ini lagi. Dan kenapa hidupku harus menderita seperti ini, kenapa? Dia orang yang paling aku percayai selama ini, tapi kenapa ia sama sekali tidak menghargai-ku. Dan kenapa lagi-lagi ia mematahkan hatimu dengan cara seperti ini kenapa? Tuhan! Fosa apa yang sebenarnya pernah hamba lakukan selama ini, sampai-sampai kamu tega membuat hidup hamba jadi sehancur ini.
Hujan yang telah melanda, baju Resya yang tadinya kering, kini menjadi basah kuyup membuat tubuhnya merasa sangatlah keinginan, sesekali ia berusaha mendekap tubuhnya untuk merasa lebih hangat akan tetapi semua tindakannya itu sia-sia saja lantaran ia masih bisa merasakan hawa dingin yang menyengat tubuhnya.
__ADS_1
Pagi yang tadinya cerah tanpa ada masalah yang menganggu dirinya, kini telah berubah menjadi gelap gurita ditambah lagi dengan adanya hujan deras yang menguyur wilayah ini membuat suasana terlihat agak mencekam.
Berjalan dengan langkah kaki yang pelan, ia bingung kemana ia akan membawa tubuhnya saat ini. Ditambah lagi mata yang mulai berkunang-kunang dan pandangannya yang mulai buram tak lama ia pun akhirnya terjatuh bersimpuh diatas aspal.
Tergeletak dalam kondisi sendirian tanpa pengendara yang melihatnya. Ditambah lagi jalanan yang terlihat sangatlah sepi. Tak lama langkah kaki seseorang mulai menghampirinya, bergegas seseorang itu memeriksa kondisinya merangkul tubuh Resya dan memasukannya kedalam mobil berwarna hitam tersebut yang tak lain adalah mobil milik seseorang tersebut.
Memandang wajah wanita cantik itu dengan senyumannya, segera laki-laki itu mulai melakukan laju kendaraannya menuju ketempat yang ingin ia tuju saat ini.
__ADS_1
Tidak menunggu waktu lama laki-laki itu akhirnya sampai disalah satu Rumah sakit yang lokasinya tidak jauh dari tempat tergeletak-nya Resya tadi.
BERSAMBUNG.