Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Pasrah


__ADS_3

Ternyata perasaan kecewa yang aku alami waktu dulu tidak sebanding dengan perasaan yang aku rasakan selama ini, jika aku aku sempat beranggapan jika dia adalah laki-laki kejam yang mungkin tidak akan pernah bisa berubah menjadi baik dan penyayang, nyatanya berbeda dari dugaanku ia adalah laki-laki yang sangat baik.


Bahkan disaat Revan memberitahuku semua tentang kebaikannya,aku sempat tidak percaya jika dia memang cepat itu berubah menjadi baik , tapi nyatanya semua yang aku ketahui nyatanya hanya bersifat sementara. Baru beberapa hari kita bisa berkumpul bersama dan menjadi sepasang Suami-istri. Nyatanya kebahagiaan tidak berpihak kepada kita.


Richard adalah seorang Mafia dan hari itu juga dia mendapatkan serangan brutal dari musuhnya, hingga akhirnya ia pun terluka dan kalah melawan mereka yang jelas lebih beranggota lebih banyak dari kelompoknya . Apalagi menyadari jika Richard juga mengalami kerusakan ginjal kanannya yang akhirnya membuat kondisinya tambah menjadi berakibat fatal.


Siang yang tadinya sangat cerah tanpa adanya awan mendung yang bergejolak nyatanya menjadi saksi bisu kekalahan yang dialami oleh kelompok Black blaker.


Kemudian tim SAR pun menemukan sesosok mayat laki-laki yang sudah dalam keadaan sudah cukup mengenaskan itu pun sudah tidak bisa lagi diidentifikasi. Sedangkan Richard yang lima hari tidak juga ditemukan, akhirnya tim SAR pun mengatakan jika ada kemungkinan mayat yang mereka temukan benar-benar Suamiku yaitu Richard.


Awalnya aku sempat tidak percaya jika mayat itu adalah jasad Richard. Akan tetapi setelah selama beberapa Minggu..hinga bulan...mau pun tahun aku menunggu kabar baiknya. Nyatanya sampai sekarang ia tidak juga kembali ke pelukanku dan selama setahun sampai sekarang aku baru sadar dan percaya jika dia memang benar-benar Richard.

__ADS_1


Memang pada dasarnya penyesalan akan datang dari akhir-akhir dan itulah yang aku rasakan selama ini, biar pun kita sudah tidak bisa bersama aku yakin di surga nanti kita pasti bisa berkumpul bersama.


Dan penyesalan terbesarku disaat semua sifat baiknya telah terbukti, nyatanya aku belum bisa memperlakukannya layaknya Suamiku, bahkan disaat akhir-akhir hidupnya aku sempat membuatnya kecewa lantaran aku selalu menyalahkannya dan tidak memberikan dia kesempatan kedua untuk menjelaskan semua itu.


Dan sekarang sejak adanya kehadiran Silvi dan Sifa aku menganggap jika kehidupanku susah mulai normal kembali, bahkan setelah aku bertemu dengan eyang....aku menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Tapi sayangnya disaat semua kebahagiaan sudah kembali padaku. Aku harus kehilangan eyang sekaligus Suamiku. Dan satu doaku untuk kalian berbahagialah disana karena disini aku akan selalu mengingat kalian.


Resya yang hanya bisa mengucapkan kata-kata itu, dan sesaat pandangan pun kembali menatap kearah bawah lantai yang terdapat beberapa senjata yang sudah tertata rapi dalam kotak kayu tersebut.


Waktu tepat pukul 12:00 siang Resya yang tadinya bepergian akhirnya tak lama ia pun kembali menginjakkan kakinya di rumah ini. Akan tetapi sesampainya ia merasa bingung lantaran Rumah yang terlihat sepi seperti tanpa ada penghuninya, awalnya ia merasa terheran akan tetapi ia tidak memperdulikan itu, hingga kemudian ia pun bergegas memasuki kamarnya. Dan sesampainya ia membuka pintu kamarnya, kedua bola mata Sifa pun tercengang sesaat ia melihat siapa yang telah menunggunya.


"Mama...."

__ADS_1


"Akhirnya kamu pulang juga sayang," balas Resya yang kemudian ia pun perlahan-lahan mulai mendekati Sifa dengan tak lupa tangannya yang ia silangkan.


Melihat tatapan mata yang diberikan Mamanya terlihat sangat serius, Sifa pun merasa sedikit cemas. Bahkan wajah takutnya pun mulai terlihat.


"Kamu kenapa sayang? Kenapa kamu terlihat sangat gugup dan cemas seperti itu?"


"Ma ...maksud Mama apa? Aku tidak ngerti?"balas Sifa .


Sekalian ijin promo karya teman-ku ya


__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2