
Kadang aku berfikir dunia ini cepat sekali berputar, kadang dibawah kadang juga diatas. Ada yang bahagia kini bahagia itu hanya tinggal bayangan dan dengan cepat telah berubah menjadi kesepian dan kekecewaan yang akhirnya membuat hati ini akan sangat sulit untuk menyampaikan rasa rindu itu.
Setelah menunggu beberapa hari akhirnya hari yang diimpikan oleh mereka pun telah datang.
Akan tetapi tidak buat Bella, bagi dirinya hari ini adalah hari paling buruk buat dia, karena bagaimana tidak orang yang ia cintai nyatanya lebih memilih Wanita lain ketimbang dirinya sendiri. Wanita berada dalam mobilnya dan menunjukkan raut wajah kesalnya telah terlihat jika ia nampak tidak terima dengan semua kemewahan dan kemegahan yang terdapat dari pandangannya saat ini.
"Harusnya semua ini tidak terjadi. Harusnya yang menjadi calon pendamping Rasya itu aku bukan Wanita bernama Sifa itu, baiklah untuk kali ini kalian akan aman, tapi lihat saja nanti disaat hari pernikahan kalian, kalian akan lihat aksiku yang akan menggagalkan hati bahagia kalian itu," gumam Bella dengan mengepalkan kedua tangannya.
Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam, akhirnya Rasya beserta keluarga pun sudah telah tiba dilokasi tempat yang sudah disewa dan digelar disalah satu Gedung termewah dan juga termegah.
Diselenggarakan dengan sangat megah dan mewah. Bahkan tamu undangan yang mencapai angka sekitar 1000 lebih tamu undangan yang akan menghadiri acara pertunangan ini.
Bahkan teman-teman Rasya dan Sifa dari kalangan SMA pun pada ikut menghadiri acara pertunangan yang akan terselenggara pada malam hari nanti.
__ADS_1
Dengan menggenakan jas hitam dan bersetelan kemeja putih, Rasya pun terlihat sangat tampan, bahkan ketampanannya sudah tidak bisa diragukan lagi.
Sedangkan Sifa yang mengenakan gaun Putih membuatnya terlihat sangatlah cantik bak bidadari.
Rasya yang sudah berada dibawah bersama para teman-temannya
Langkah Sifa yang perlahan-lahan mulai menghampiri kerumunan orang-orang yang sudah pada memperhatikannya dengan tatapan kagum akan kecantikannya, mau dan perlahan-lahan ia mulai menghampiri sesosok laki-laki berjas hitam yang terlihat sangatlah tampan.
"Sejak kapan kamu berani menggoda-ku?"bisik Sifa lagi mencoba membalasnya.
"Sejak sekarang," balas Rasya dengan spontan.
"Terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri acara pertunangan dari kedua Putra Putri kami, kamu berharap dengan adanya dukungan kalian acara ini berjalan dengan sangat lancar tanpa ada halangan sekali pun. Berhubung kedua calon sudah berada disini mari kita mulai acara pertunangan ini. Dan buat Rasya silahkan pasangan cincin dijari calon istri kamu yang sangat cantik jelita ini," pinta seseorang sembari mengadu acara ini.
__ADS_1
Rasya yang menatap kearah Sifa dengan tatapan penuh kebahagiaan, ia akhirnya memasangkan satu cincin berlian dijari tengah Sifa. Tak lama Sifa pun melakukannya dengan sebaliknya.
Setelah kedua cincin yang sudah terpasang dikedua jari mereka, raut wajah mereka nampak sangatlah bahagia nampak tidak ada masalah yang mereka pikirkan.
Dengan pandangannya yang belum juga hilang dari pikiran keduanya, kemudian lamunannya akhirnya tersadar, sesaat para tamu undangan yang pada memberi tepuk tangan yang meriah kepada mereka.
"Bisakah kamu alihkan pandangan -mu dariku malu dilihat banyak orang," bisik Sifa.
"Harusnya kamu beruntung memiliki calon Suami yang sangat perhatian sekaligus tampan sepertiku," balas Rasya mencoba meledeknya.
"Baiklah terserah kamu saja," balasnya yang mencoba nahan senyum.
BERSAMBUNG.
__ADS_1