Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
AKHIRNYA TERBONGKAR


__ADS_3

"Bella kamu kok ada disini ada apa?"


"Maaf ya Rasya aku sengaja datang ke rumah-mu karena ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu," ucap Bella.


"tunjukkan? Soal apa?" tanya balik Rasya.


"ini penting jadi aku tidak bisa memberitahu kamu sekarang, ayo cepat kita berangkat sekarang," ajak Bella yang terlebih dulu ia langsung masuk kedalam mobil Rasya.


*


*


*


"Bella kamu mau bawa aku kemana kenapa kamu malah membawaku kesini? Rumah ini sejak kapan kamu tahu kalau ini adalah kediaman Sifa apa maksud kamu?"


"Sudahlah Rasya kamu itu jangan bodoh-bodoh apa kamu sadar selama ini kamu itu sudah dibohongi oleh seseorang apa kamu masih tidak menyadari semua itu?"


"Dibohongi siapa maksud kamu?"


"Baiklah apa kamu tahu alasan kenapa aku membawamu kesini?"


"Tidak,aku tidak tahu!"

__ADS_1


"Apa kamu tahu Rangga? Pria yang selama ini kamu anggap teman baik dan pengertian apa kamu sadar siapa dia sebenarnya?"


"Kamu itu kalau mau ngomong bisa gak sih langsung ke-intinya? Jika kamu ngomong tidak jelas seperti ini apa mungkin aku tahu apa yang kamu maksud?"


"Astaga Rasya kamu itu ternyata lebih bodoh dari yang aku kira. Apa kamu sadar Rangga aslinya dia adalah Sifa. Dia Sifa yang berpura-pura menjadi laki-laki untuk membohongimu apa kamu sadar itu?"


"Rangga adalah Sifa? Omong kosong apa itu? Apa tidak ngerti kamu punya bukti apa kalau Rangga adalah Sifa?"


"Baiklah memang saat ini aku tidak punya bukti apa-apa, tadi tunggulah beberapa menit lagi mungkin bukti itu sudah akan sangat jelas bisa kamu lihat dengan mata telanjang, jadi tunggulah,"tegas Bella yang akhirnya membuat Rasya terdiam.


"Ingat jika dugaan-mu salah kamu akan tahu resiko apa yang akan terjadi nanti," balas Rasya yang langsung mengalihkan pandangannya dari Bella.


"Baiklah saat ini kamu boleh kesal sama aku Rasya tapi lihatlah apa yang akan terjadi ketika kamu melihat Rangga yang kamu kira Sifa dia akan keluar dari Rumah mewah ini," batin Bella dengan tersenyum sinis.


Beberapa menit Bella mau pun Rasya berada dalam satu mobil yang sama, tapi keduanya nampak tidak menunjukkan akan keakraban satu sama lain.


Berbalut jaket, topi dan pakaian serba hitamnya membuat seseorang yang sedari tadi jadi incaran mereka pun akhirnya telah berada tepat dihadapan mobil yang jaraknya tak jauh dari mereka.


Sesosok laki-laki berbalutan pakaian serba hitam membuat Rasya tidak percaya dengan siapa ia berhadapan saat ini.


"Kamu lihat kan siapa dia? Dia Rangga orang yang kamu anggap baik, nyatanya diam-diam dia menyimpan semua rahasia besar ini dari kamu," ucap Bella yang belum selesai ngomong Rasya langsung bergegas keluar dari dalam mobilnya.


Sedangkan Sifa yang belum sadar siapa seseorang yang mulai menghampirinya ia nampak tenang.

__ADS_1


"Hari ini adalah hari dimana aku akan memberitahu semuanya pada Rasya. Dan hari ini? suasana yang indah ini aku akan memberitahu dia siapa aku sebenarnya apa Rasya akan menerima semua kenyataan kebohongan ini?" batinnya yang kemudian Sifa yang hendak akan pergi, ia dikejutkan dengan hadirnya seseorang yang tiba-tiba memangil namanya dari belakang.


Memalingkan pandangannya ke seseorang itu, langkahnya seketika terhenti setelah ia tahu dengan siapa ia berhadapan saat ini.


"Rasya? Kamu ...?"


"Jadi selama orang yang aku anggap Rangga dia aslinya adalah kamu? Apa maksud dari semua ini apa kamu belum puas mencampakkan aku begitu saja dan sekarang dengan gampangnya kamu muncul, berpura-pura menjadi seorang Laki-laki dan yang lebih parahnya lagi kamu sengaja membohongiku dengan cara seperti ini apa maksud kamu?"bentak Rasya dengan kasarnya.


"Rasya maafkan aku, aku bisa jelasin semua ini. Aku sengaja berpura-pura menjadi laki-laki karena ada hal yang aku rencanakan aku bisa menjelaskan semuanya," ucapnya yang mencoba menjelaskannya, tapi Rasya menolaknya.


"Apa lagi yang mau kamu jelaskan bukankah semua ini sudah jelas?"


"Rasya dengarkan aku? Aku bisa jelaskan semuanya?"


"Cukup! Cukup kamu membohongiku. Aku memang sangat mencintai kamu tapi bukan seperti ini! Bukan seperti ini cara kamu membohongiku aku sangat kecewa Sifa dan selamat kamu telah berhasil menjalankan semuanya terima kasih," ucap Rasya yang langsung pergi meninggalkan Sifa tanpa menunggu penjelasan sekali pun darinya.


"Jangan mendekat, dan jangan coba-coba kamu mengikuti-ku apa kamu mengerti!'


"Rasya tolong dengarkan penjelasan aku dulu ... Rasya ..."


"Rasya ...


"Kebohongan yang akhirnya terkuak. Kamu lihat sekarang apa kamu pikir dengan cara kamu membohonginya dengan cara seperti ini dai akan berbalik mencintai dan menerimamu? Tidak lagi jadi nikmatilah penolakan mentah-mentah yang ia berikan karena ini kan sejujurnya yang kamu inginkan!"

__ADS_1


"Apa kamu sudah puas! Semua ini tidak akan terjadi kalau kamu tidak ikut campur urusanku jadi selamat! Selamat anda sudah berhasil membuat dia tambah semakin menjauh terima kasih," ucapnya yang langsung pergi dari hadapan Bella.


BERSAMBUNG.


__ADS_2