Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
BAB 51 " Akting Si Lampir "


__ADS_3

"Resya ..Resya, kamu itu bodoh banget sih jadi orang. Karena dengan bodohnya kamu mempercayai semua perkataan palsuku ini! Percaya kalau aku ini sudah berubah menjadi Wanita yang baik, tapi kebaikan hatimu ini akan bisa aku manfaatkan untuk menghancurkan kamu?"batin Sandra yang merasa sangat senang dan tak lupa ia lun memberikan senyuman sinisnya.


"Jujur entah kenapa aku merasa kalau Sandra itu tidaklah serius dalam ucapannya. Aku juga merasa jika dia telah merencanakan sesuatu untuk menjebak Resya, tapi jika itu memang benar lihat saja nanti jika kamu berani menyakiti Resya sekali lagi, jangan salahkan aku jika aku akan bertindak lebih tegas lagi sama kamu Sandra!" batin Richard yang sambil menatap tajam kearah Sandra.


MALAM HARI PUKUL 19:30.


Resya yang sedang beristirahat. Bersantai diruang tamu sambil menonton acara tv kesukaannya, dia pun dibuat terkejut dengan kehadiran Sandra yang tiba-tiba datang dari belakangnya sembari membawa dua gelas minuman Susu yang sedang dia bawanya.


"Resya ini?"ucap Sandra dengan menyodorkan segelas susu kepada Resya.


"Mbak Sandra. Kenapa Mbak Sandra memberikan aku susu ini?"tanya Resya yang merasa bingung.


"Iya karena kita kan sama sedang hamil. Dan aku tadi akan membuat susu untuk diriku sendiri. Kemudian aku pun ingat kamu kalau kamu juga sedang mengandung, jadi aku pun akhirnya membuatkan ini untuk kamu juga, jadi kamu tolong terima ya, tapi kalau kamu tidak mau ya tidak masalah kok?" tawar Sandra.


"Mbak Sandra bener-bener sangat baik, terima kasih ya? Aku akan menerimanya?" balas Resya yang kemudian dia pun langsung mengambil segelas susu yang ditawari Sandra tadi.


Belum juga Resya meminum susu pemberian dari Sandra tadi, tiba-tiba Richard pun langsung datang entah darimana. Bergegas dia pun langsung merebut minuman susu tersebut dari genggaman tangan Resya. Melihat tindakan yang dilakukan Richard saat ini membuat Resya pun terkejut.


"Jangan!" ucap Richard yang langsung merebut minuman tersebut.


"Richard? Apa yang kamu lakukan, kenapa kamu mengambil minuman itu?" tanya Resya dengan wajah terheran.


"Kenapa kamu menerima pemberian dari Sandra ini? Apa kamu lupa disini kan ada bibik Minah yang bisa membuatkan kamu susu. Apa yang sudah pernah Sandra lakukan padamu pada waktu itu apa kamu mau hal itu terulang lagi?" bentak Richard yang kemudian dia pun menatap tajam kearah Sandra.


"Tapi Richard apa yang ada dipikiran kamu saat ini, belum tentu benar, karena aku yakin kalau Mbak Sandra memang sudah berubah sekarang. Jadi kamu gak bisa menuduhnya seperti itu?" bentak Resya balik.


"Berubah, terus apa buktinya jika dia memang sudah berubah. Kan bisa jadi sekarang dia bersikap baik kepadamu, tapi apa mungkin kamu tahu apa yang telah direncanakan dia dibelakang kita nanti? Ingat Resya kebaikan kamu belum tentu dibalas dengan kebaikan oleh dia, jadi kamu jangan sembarangan mempercayai perkataan baik yang selama ini telah dia katakan kepadamu?"tegas Richard.


"Aku sadar mungkin untuk membuat kamu percaya sama aku itu sangatlah sulit Richard tapi aku berani jujur sama kamu kalau aku sama sekali gak pernah ada niatan untuk mencelakai Resya dengan meracuni dia dengan memberikan minuman ini. Jika kamu berfikir dalam minuman ini ada racunnya, baiklah aku akan meminum ini, jika itu bisa membuat kamu percaya!" ucap Sandra yang menunjukkan wajah melasnya, tanpa berkata lagi, ia pun langsung mengambil segelas minuman susu yang tadinya ada digenggaman tangan Richard, kemudian dengan santainya dia pun langsung meminumnya sampai habis hingga tidak tersisa.

__ADS_1


"Sekarang aku sudah menghabiskan langsung minuman ini, jika dalam waktu 10 menit aku langsung meninggal karena meminum susu ini, kamu boleh mengatakan jika didalam minuman ini memang ada racunnya? Tapi jika tidak, apa kamu akan tetap bersikeras inggin menuduhku?"


"Sekarang kamu lihat Richard, aku tahu kalau kamu sekarang masih memendam benci itu kepada Mbak Sandra, tapi bukan seperti ini cara kamu menuduhnya, sekarang aku mau kamu minta maaf sama dia. Karena apa yang sudah kamu katakan sama Mbak Sandra tadi, pasti sangat menyakiti hatinya?"pinta Resya dengan tegas.


"Baiklah maafkan aku Sandra, jika selama ini aku sudah banyak berprasangka buruk sama kamu, maafkan aku!" ucap Richard yang kemudian tanpa mengucapkan kata lagi, ia pun langsung pergi.


"Richard? Dia itu memang berniat inggin meminta maaf atau tidak sih?" gerutu Resya yang kemudian dia inggin mengejar Richard akan tetapi langkahnya seketika langsung dihalangi oleh Sandra.


"Sudahlah Res, mungkin Richard butuh waktu untuk menerima semua ini? Jadi biarkan saja!"ucap Sandra.


"Tapi?"ucap Resya.


"Sudahlah Resya, mendingan kamu istirahat lagi aja ya, aku mau masuk kedalam kamar sekarang, aku capek, mungkin ini bawaan dari janin yang ada dikandungan ku ini?"


"Baiklah istirahatlah Mbak, Mbak Sandra juga butuh istirahat. Memang hamil muda akan membuat tubuh kita sedikit melemah, tidak bertenaga jadi Mbak Sandra juga pasti butuh istirahat sekarang?"


"Baiklah Res, kalau gitu aku masuk kedalam dulu ya?"


"Aku memang tidak tahu apa aku sekarang ini sedang dipermainkan oleh Mbak Sandra atau tidak saat ini. Jujur aku sendiri juga merasa tidak percaya, jika Mbak Sandra akan berubah secepat ini, tapi jika dia memang sudah berubah aku merasa bersyukur. Karena dia bisa menjadi orang yang baik lagi sekarang?" batin Resya yang kemudian dia pun teringat oleh Richard.


"Oh iya dimana Richard, kenapa dia tadi langsung pergi seperti itu?"gumamnya yang kemudian ia pun langsung pergi mencari Richard.


"Ah...sial kenapa malah jadi begini sekarang, kenapa semua rencanaku jadi gagal seperti ini? Padahal hampir saja rencanaku akan berhasil untuk membuat hubungan Richard dan juga Resya akan semakin hancur! Tapi kenapa Richard malah terlebih dulu mengetahui semuanya dan dari mana dia mengetahui semua rahasia itu. Apalagi sekarang ia malah membodohi ku jadi apa yang harus aku lakukan, kacau...kacau!"


Ingat Sandra masih ada banyak cara untuk membuat hubungan mereka kembali hancur, jadi kamu harus pikirkan cara itu, tapi gimana caranya? Kalau sekarang aja Richard malah tambah membenciku, tidak mau menatapku jadi bagaimana mungkin aku bisa menjalankan rencanaku itu lagi?"


Iya..aku tahu sekarang, hanya ada satu cara agar rencanaku ini kembali berhasil, yaitu aku harus membuat Richard kembali mempercayaiku. Dengan aku harus berpura -pura baik kepadanya karena dengan begitu aku bisa lebih mudah untuk menjebak mereka masuk kedalam perangkapku lagi. Ingat Rich jika kamu sangat menginginkan untuk menceraikan ku, aku rasa semua itu hanyalah mimpi yang gak akan pernah terkabulkan. Karena kenapa? Karena aku ingatkan sama kamu sebelum kamu menceraikan ku aku akan buat kamu menceraikan Resya terlebih dulu pejamkan itu?" batin Sandra dengan menunjukkan senyum sinisnya di kamarnya.


Sedangkan Sandra yang berusaha untuk menghancurkan rumah tangga Resya dan juga Richard walaupun pada jujurnya Richard sudah tidak lagi mempercayai semua perkataannya. Akan tetapi Berbeda dengan Resya yang gimana dia merasa penasaran dan belum mempercayai apa maksud dari perkataan yang diucapkan Richard barusan. Hingga membuat Resya pun akhirnya bertanya langsung kepada Richard yang pada saat itu ia sedang berada di kamarnya Resya.

__ADS_1


"Richard? Aku inggin bertanya sesuatu sama kamu?" tanya Resya yang kemudian membuat Richard pun terkejut.


"Bertanya? Bertanya apa?" tanya balik Richard.


"Apa benar yang kamu katakan tadi didepan Sandra, jika selama ini kamu sudah tahu kalau Sandra telah berselingkuh makanya perubahan sifat kamu tiba-tiba seketika jadi berubah dan dengan mudah mencintaiku?" tanya Resya yang spontan membuat Richard pun akhirnya angkat bicara.


"Memang pada awalnya aku memang membencimu, lantaran aku berfikir jika kamu adalah salah satu anak buah dari Alex yang ia tugaskan untuk memata-matai ku. Akan tetapi sekarang aku sadar dan mengetahui semua rencana licik Sandra yang dimana ternyata diam-diam dia malah menjalin hubungan dengan Alex yaitu musuh terbesarku.


Jadi sekarang kamu tahu kan kenapa tiba-tiba sikapku jadi berubah sama kamu? Soal cinta apa yang aku katakan memanglah benar! Aku memang sengaja melakukan semua itu, karena aku ingin mengetahui siapa Sandra sebenarnya dan ternyata rencanaku berhasil, berkat rencana yang aku lakukan itu, aku akhirnya mengetahui sifat asli Sandra yang sebenarnya?"


"Dan kamu tega gunakan aku sebagai pelampiasannya?" timpal Resya yang membuat Richard pun terkejut.


"Apa maksud kamu?" tanya balik Richard dengan wajah bingungnya.


"Rasakan ini?" ucap Resya yang kemudian tanpa berkata lagi, dia langsung mencubit perut Richard, Richard yang merasakan cubitan yang dilakukan Resya, ia pun berteriak atau bisa dibilang kegelian.


"Ah...Resya apa yang kamu lakukan, kenapa kamu mencubit ku?" tanya Richard sembari menghalangi tangan Resya yang berusaha inggin mencubitnya lagi.


"Jadi kamu masih bertanya lagi kepadaku?" jawab Resya dengan wajah yang terlihat sangat kesal pada Richard.


"Apa maksud kamu aku gak ngerti!"


"Apa kamu tahu gimana rasanya pada saat kamu kemaren membentak, memarahi dengan kata-kata kasar seperti kemaren? Apa kamu tidak sadar perasaan apa yang aku rasakan waktu itu? Apa kamu sadar itu? luka dan kekecewaan apa yang aku rasakan waktu itu, apa kamu tidak sadar?" ucap Resya yang dengan tegas berkata, dan membuatnya tak sengaja menjatuhkan air matanya yang kemudian membuat Richard pun terdiam dan tak mampu untuk mengatakan apa-apa, setelah melihat Resya yang menangis dihadapannya, hingga akhirnya Richard pun mengatakan sesuatu kepada Resya.


"Maafkan aku, karena aku sudah banyak menyakiti perasaaan kamu selama ini, maafkan aku! Tapi kamu mau kan memaafkanku. Aku janji aku akan berubah menjadi Richard yang akan menyayangimu dan menyayangiku calon anak kita nanti, aku janji?" ucap Richard yang kemudian mencubit kedua kupingnya sekaligus memohon pada Resya untuk mau memaafkannya.


"Kenapa kamu malah mencubit kuping kamu? Lepaskan!" tanya Resya dengan wajah terheran, berganti mencoba untuk mengoda Richard. Karena dia tidak tega melihat raut wajah Richard yang cemberut seperti ini.


"Baiklah aku mau memaafkanmu, jadi lepaskan cubitan kamu itu?"pinta Resya dengan tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah tapi sebagai gantinya aku boleh kan memeluk kamu?" goda Richard yang kemudian tanpa berkata apa-apa dia pun langsung memeluk Resya.


BERSAMBUNG


__ADS_2