
Berada dalam kamar sembari berjalan bolak balik, Resya pun merasa bingung harus mulai dari mana ia melakukan rencananya untuk menggoda Richard saat ini .
"Sekarang aku sudah kembali lagi ke Rumah ini, tapi apa cara yang akan aku gunakan untuk bisa berhasil menggodanya, jalankan menggoda, mendekatinya saja aku masih terlihat takut apalagi kalau lihat raut wajahnya yang seram gitu. Ayo Resya kamu pasti masih punya cara untuk menggoda Richard pikir lah...pikir lah...
"Iya aku tahu apa yang harus aku lakukan, satu-satunya cara aku harus tertidur satu ranjang dengannya karena aku yakin disana pasti aku bisa berhasil menggodanya. Tapi gimana caranya, aku bahkan tidak berani berbicara dengan dirinya dengan cara baik-baik, jadi apa yang harus aku lakukan?"
Dan tak lama terdengar suara klakson Mobil yang menandakan jika Richard telah kembali dan pekerjaan yang ia lakukan seharian tadi . Mendengar kedatangan Richard, Resya bergegas berlari untuk menyambutnya tapi apa daya niatnya yang inggin menyambutnya ternyata sudah terlebih dulu keduluan oleh Istri pertamanya yaitu Sandra.
"Yahh ternyata sudah ada Sandra yang menyambutnya terlebih dulu?"batin Resya yang akhirnya berjalan lambat kearah mereka.
"Sayang kamu itu darimana aja sih, aku tuh dari tadi sudah nungguin kamu tahu?"ucap Sandra dengan sifat manjanya dan memeluk Richard dengan lembut.
"Hm..mulai deh ular keket beraksi!"batin Resya dengan menahan tawanya. akan tetapi apa yang ia lakukan ternyata telah kepergok oleh Richard.
"Kamu kenapa? Apa yang kamu diketawain." tegas Richard yang tak sengaja melihat Resya dan langsung mempertanyakannya.
"Tidak, tidak apa-apa. Oh iya aku hanya ingin bertanya apa malam ini aku boleh tidur satu ranjang denganmu?"tanya Resya yang spontan membuat mata berdalih menatapnya.
Mendengar pertanyaan yang dilontarkan Resya kepada Richard. Seketika membuat pandangan ketiga orang yang ada dihadapannya pun seketika tercengang.
"Pertanyaan macam apa itu?"timpal Mamanya Sandra dengan senyum khas menyindirnya.
"Sudahlah Richard sejak awal kalian menikah, kalian kan tidak pernah tidur satu ranjang jadi mendingan untuk malam ini kamu tidur aja bersama dia!"perintah Sandra dengan sedikit memohon.
"Kamu serius tidak apa-apa?"tanya Richard yang kurang meyakinkan.
"Iya aku tidak apa-apa, lagian sebagai seorang Istri aku juga inggin bersikap adil padanya. Karena biarpun aku ini Istri pertama, jujur aku tidak suka melihat kamu yang mengabaikannya seperi itu. Apalagi adanya anak yang ada di kandungannya dia pasti butuh kasih sayang dan perhatian dari kamu jadi tenang-lah."
"Baiklah untuk malam ini aku akan temani dia!"
"Mbak Sandra itu baik banget sih jadi orang aku jadi terharu sekarang, sebagai Istri pertama mbak rela jika harus berbagi Suami denganku makasih ya mbak.Aku jadi gemas banget sama Mbak Sandra?"ucap Resya yang langsung mencubit kedua pipi Sandra tanpa henti. Sedangkan Sandra yang merasa sakit ia pun langsung melepaskannya dengan menghempaskan nya secara lembut dan senyum yang terpancar dengan kebohongan.
"Resya kamu itu juga gemas banget jadi aku juga boleh kan kalau aku mencubit kamu?"
"Ahww.. aku sekarang sudah sangat mengantuk jadi maaf Mbak aku harus tidur, mbak Sandra tidak masalah kan kalau aku pinjam semalam Suami kita ini?"ucap Resya yang tak sengaja menguap.
__ADS_1
"Iya gak papa selamat tidur."
"Baiklah!"balas Richard yang tanpa menunjukkan raut wajah senyumnya.
"Kamu? Apa kamu inggin aku gandeng atau kamu lebih memilih untuk berjalan sendiri?"
"Aku belum ngantuk, jadi aku tidak mau tidur dulu."
"Richard kamu jangan gitu ayo cepat temani dia, yahh, dia bersikap manja seperti ini mungkin bawaan dari janin yang ada di kandungannya jadi kamu gak boleh mengabaikannya?"
"Hm...baiklah aku akan temani dia!"
"Ya sudah mbak kalau gitu kita kekamar ya?"
"Baiklah."
Dan siapa sangka perkataan manis yang barusan saja diucapkan oleh Resya ternyata semua itu hanyalah perkataan manis yang penuh dengan kebohongan.
Tidak terlihat lagi punggung Resya dan Richard yang hilang dari hadapannya. Sandra yang sedari tadi menahannya akhirnya kesalnya pun bisa juga ia keluarkan.
"Sial, berani sekali dia mencubit ku sesakit tadi awas saja aku akan balas nanti!"
"Baiklah Ma, ya sudah kalau gitu kita tidur ya aku sudah sangat mengantuk sekarang.
"Baiklah ayolah!"ajak Mamanya yang langsung mengandeng tangan Sandra dan membawanya masuk kedalam kamar.
Sesampainya Resya dan Richard berada dalam satu kamar, perasaan gugup yang dirasakan Resya tiba-tiba menyerangnya.
"Astaga apa lagi ini yang aku rasakan sekarang, kenapa aku malah jadi gugup gini setelah berhasil menjebak pria kejam ini?"
"Kamu, kenapa kamu hanya diam, apa kamu gak inggin tidur?"
"Apa kamu akan tidur dibawah?"
"Tidak, aku tidak akan tidur dibawah aku akan tidur diatas ranjang denganmu apa kamu puas!"balas Richard dengan wajah terpaksa.
__ADS_1
"Baiklah aku puas sekarang!"balas Resya dengan tersipu malu.
"Berani juga kamu tersenyum seperti kepadaku. Sudahlah aku ngantuk aku inggin tidur!"
Tanpa berkata Resya dan Richard akhirnya tidur dalam satu ranjang yang sama, sama-sama membelakangi itulah yang dilakukan mereka, tidak terlihat mau pun terdengar suara yang muncul dari mulut mereka masing-masing.
****
Malam harinya jam yang telah menunjukkan pukul 00:00 malam waktu bagi semua orang untuk mengistirahatkan sejenak tubuh yang sudah seharian melakukan aktifitas setiap harinya yaitu kerja, dan jam itu juga bagi para mahluk halus melakukan aktifitas biasanya yaitu bergentayangan. Tapi berbeda dengan sepasang Suami Istri yang sedang tertidur diatas ranjang yang berwarna putih tersebut.
Sesuatu pun terjadi yang akhirnya membuat mata Richard yang baru saja ia pejamkan tadi, kini terbuka lebar sesaat ia menyadari jika Wanita yang tertidur disampingnya ternyata telah berani memeluknya seperti memeluk guling pada umumnya.
"Apa yang dia lakukan wanita sialan ini, kenapa dia malah semakin mendekap ku seperti ini? Berani sekali dia memelukku tanpa harus aku suruh?" batinnya yang kemudian ia pun berusaha melepaskan pelukan tersebut.
"Heyy bangunlah singkirkan tangan kamu dariku ini sangat menggangguku, cepat singkirkan!"
"Mmm,"rengek Resya yang tanpa memperdulikan Richard ia tetap lagi melanjutkan apa yang ia lakukan tadi.
"Astaga dia itu kalau dalam keadaan tersadar dia terlihat sangat manis dan juga pendiam. Tapi kenapa dalam keadaan tidur seperti ini, dia malah terlihat seperti wanita yang sangat mesum. Heyy bangunlah aku memerintahkan mu...bangunlah!"
Tangan Resya yang mulai merayap tidak karuan membuat Richard jadi tambah sulit untuk bisa tertidur dan memejamkan kedua matanya, tangannya yang tadinya hanya meraba-raba di bagian da*d Richard yang berbentuk kotak-kotak, kini apa yang dilakukannya hampir sudah diluar batas tangannya yang mulai meraba-raba kebagian yang lain hingga mulai dari bawah hingga hampir saja menyentuh barang berharga yang dimiliki Richard. Melihat tindakan apa yang dilakukan wanita ini kepada dirinya kesabaran Richard akhirnya sudah tidak bisa tertahan lagi.
"Dasar wanita menyebalkan kalau gini caranya gimana aku bisa tidur, sudahlah lebih baik aku tidur dibawah saja karena bagiku dibawah sana akan lebih aman."
Dan akhirnya ia pun memutuskan untuk tertidur dibawah dan hanya beralaskan selimut yang tidak terlalu tebal.
Setelah tertidur dalam satu kamar. Kejadian tak terduga pun datang. Gimana pada saat mereka yang tidurnya sudah sangat nyenyak, dan Resya yang tadinya tidur di kasur dia pun tak sengaja tertarik oleh Richard yang tadi sedang mengarah kesamping dan tak sengaja menarik selimut yang dipakai oleh Resya akhirnya selimut itu pun tertarik, Resya yang juga mengenakan selimut itu akhirnya mengakibatkan dia pun jadi terjatuh kebawah tempat dibawah Richard yang sedang tertidur.
Karena tidak sadar setelah terjatuh Resya pun kembali melanjutkan lagi tidurnya yang gimana tadinya dia juga sempat terbangun dan mengucap sesuatu..tapi karena masih sangat ngantuk dan mata tidak mampu untuk terbuka dia pun melanjutkan lagi tidur lagi.
Sedangkan Richard dia pun sama tidak menyadari jika dia sedang berada ditempat tidur yang sama dengan Resya.
Dan akhirnya hari pun berlalu dengan sangat cepat. kini matahari pun telah menyinari alam semesta ini.
Dan pemandangan tak terduga pun terjadi dimana Resya dan Richard tanpa sengaja telah berpelukan dengan posisi Richard yang memeluk Resya dari belakang dengan melingkarkan tangannya pada Resya.
__ADS_1
Dan setelah tersadar dan membuka kedua matanya kejadian ini pun membuat Richard yang baru saja terbangun..dia pun sangat terkejut dengan apa yang barusan mereka lakukan. Sedangkan Resya yang akhirnya juga terbangun, ia juga terkejut dan seketika langsung bangkit dari tidurnya.
BERSAMBUNG.