Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
MEMULAI AKTIFITAS BARU


__ADS_3

"Ada dimana aku ini kenapa aku bisa ada ditempat seperti ini. Siapa? Siapa yang sudah berani menculik-ku?" Hey siapa pun kalian kalau berani cepat kemari-lah jangan coba-coba main petak umpet seperti ini cepat tunjukkanlah wajah pengecut-mu cepat!"


Belum juga seseorang yang sedang dinantikan oleh Rasya hadir dihadapannya. Lampu tiba-tiba berhenti menyala tak ada satu pun sinaran cahaya yang terang menerangi ruangan dimana Rasya disekap dan diikat diatas kursi seperti ini.


"Apa lagi ini apa kalian sangat sulit untuk menampakkan diri. Atau mungkin Kalian tidak berani untuk menampakkan diri cepat datang dan hadapilah aku cepat datanglah.


Suara seseorang yang tak asing didalam pikirannya, bukan manusia yang ada didalam pikiran Rasya saat ini akan tetapi berbeda jauh dari benaknya.


Belum juga rasa was-was nya hilang ia sudah dibuat terkejut sekaligus ketakutan setelah pintu yang tiba-tiba terbuka dengan berbarengan langkah kaki seseorang yang mulai menunjukkan sepatu berwarna hitam yang perlahan-lahan mulai menghampirinya


"Kenapa kamu sangat terkejut melihat-ku disini?" tanya pria itu dengan wajah geramnya.


Prok ... Prok ... Prok.


"Tuan Richard. Tuan apa yang Tuan lakukan apa benar semua ini rencana Tuan?"


"Ternyata biar pun kamu seorang penegak hukum dan si pemberantasan kejahatan kamu masih punya kelemahan yang takut akan yang namanya hantu dasar.

__ADS_1


"Tuan apa maksud tuan melakukan semua ini apa Tuan sadar apa yang tuan lakukan ini hampir saja bikin jantung-ku rasanya mau melayang apa tuan sadar?


"Sudahlah sekarang aku sadar dan tahu jika kamu ternyata bukanlah Laki-laki tangguh yang aku inginkan. Jika hanya berhadapan dengan yang namanya hantu saja kamu kalah gimana kamu mampu melindungi Putri-ku nanti baiklah sekarang aku sadar memang apa yang sudah dilakukan Sifa memanglah benar kamu memang tidak pantas untuknya. Dan satu lagi jika kamu memang ingin mendapatkan Sifa seutuhnya bersikap tangguhlah sebagai seorang laki-laki. Lindungi dan jaga Wanita-mu tanpa harus menyentuhnya apa kamu mengerti.


"Tuan apa maksud Tuan berkata seperti itu?


"Sudahlah Gibran ayo kita pergi, tugas-ku memberikan pelajaran pada laki-laki ini sudah usai jadi cepat kamu lepaskan ikatannya.


"Baik Tuan.


"Sayang apa keputusan kamu sudah bulat jika kamu ingin menjadi seorang detektif?" tanya Resya ketika melihat Sifa yang mulai bersiap-siap untuk hari pertamanya mengikuti tes.


"Tapi sayang pekerjaan kamu ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Jika kamu mau Mama bisa menjadikan kamu seorang Presdir di-perusahaan Mama jadi kamu gak harus susah-susah melakukan pekerjaan bahaya kamu ini?"


"Tidak Ma. Ini sudah jadi keputusan Sifa, selama ini Sifa sudah beberapa kali memberantas kejahatan yang sering meraja rela jadi mungkin dengan menjadi seorang detektif Sifa bisa lebih ahli lagi melakukan semua ini. Apalagi dengan adanya om Revan Sifa yakin bisa menjaga diri Sifa dengan baik. Sifa mohon jangan halangi Sifa, Sifa mohon Ma ini keinginan Sifa.


"Sayang sudahlah kamu tidak perlu mencegah apa yang ingin dilakukan Putri kesayangan kamu ini. Apa yang dikatakan Sifa memang benar dunia ini masih membutuhkan orang-orang yang baik, sedangkan kamu sendiri tahu kan seperti apa kejahatan yang semakin meraja rela di-dunia ini. Sifa seorang perempuan dan Sifa juga memiliki jiwa yang sama seperti-ku. Jadi aku yakin Sifa bisa menjaga dan melindungi dirinya sendiri jadi kamu jangan cemaskan itu. Disana kan ada Revan jadi aku rasa dia pasti akan membantunya.

__ADS_1


"Tapi sayang jika aku membiarkannya maka itu artinya aku membiarkan Sifa setiap hari harus bergelut dengan seorang penjahat? Jika Sifa dilukai oleh penjaga itu gimana? Aku sudah pernah kehilangan kamu jadi jangan bikin aku harus kehilangan Sifa aku tidak mau.


"Mama? Lihat dan tatap Sifa. Sifa tidak akan pernah terluka apalagi sampai dilukai oleh penjahat itu. Dan Sifa akan bikin para penjahat itu yang akan terluka karena ulah Sifa jadi Sifa mohon ijinkan Sifa, Sifa mohon.


"Baiklah sayang jika itu sudah jadi keputusan kamu Mama bisa apa. Tapi ingat jangan pernah kamu coba-coba nekat berhadapan dengan penjahat itu. Jika ia ingin kamu menyerah kamu harus menyerah asal kamu jangan bikin penjahat itu marah sama kamu ya.


"Iya Ma Sifa janji Sifa tidak akan cari masalah Sifa janji.


"Baiklah.


"Ya sudah karena hari ini hari pertama Sifa mengikuti tes Sifa ingin berangkat lebih pagi. Jadi Sifa berangkat dulu ya Ma.


"Iya sayang berhati-hatilah kabari Mama kalau kamu sudah sampai disana ya.


"Siap Ma Sifa akan kabari Mama nanti. Ya sudah Mama ...Papa Sifa berangkat dulu ya.


"Iya sayang berhati-hatilah dan ingat selalu waspada oke.

__ADS_1


"Oke Papa.


BERSAMBUNG.


__ADS_2