Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Mulai terjebak


__ADS_3

Tikus sudah masuk kedalam jebakan cepat kamu persiapkan diri kamu," bisik Richard pada Resya yang berada disampingnya.


"Baik Tuan.


Berjalan dengan bergandengan tangan. Kedua pasangan itu nampak menunjukkan keharmonisan rumah tangga yang nampak sangatlah akur tanpa ada kerusuhan yang terjadi diantara keduanya.


Sebelum menyambut kedatangan Wanita itu. Tak lupa Richard dan Resya mulai meramaikan acara dengan menyambut para tamu-tamu sudah pada hadir.


Dalam ruangan yang terlihat rapi dengan adanya beberapa kursi yang sudah berjejer rapi, ditambah lagi beberapa kameraman dan para wartawan sudah pada hadir dalam acara ini.


Sesaat kemudian Resya dan Richard pun keluar dengan balutan gaun berwarna hitam dan Richard yang mengenakan Jas hitam membuatnya nampak sangatlah cocok akan gelar mereka.


Terduduk disalah satu sofa putih yang sudah disiapkan, Richard pun terlebih dulu berkata dan menyambut mereka yang sudah mau hadir dalam acara ini.


"Terima kasih buat kalian semua karena sudah mau meluangkan waktunya untuk menghadiri hari jadi Perusahaan ini yang ke lima. Saya sebagai Presdir sangat berterima kasih atas partisipasi kalian semua sudah mau ikut menyambut perayaan pesta ini. Dan disebelah saya dia adalah Istri saya. Istri yang paling saya sayangi dan pastinya tidak akan ada orang yang mampu menandinginya, saya sangat bersyukur mendapatkan Istri seperti dia karena selain cantik, pintar, dia juga sangat berbakat ikut membantu saya dalam menjalankan Perusahaan ini sukses besar seperti sekarang ini.


Tak sadar jika perkataan yang ia ucapkan sama halnya dengan memujinya. Resya yang merasa sangat senang ia berfikir jika apa yang ia dengar saat ini hanyalah mimpi. Tapi ia sadar jika apa yang ia dengar benar nyatanya.


"Aku sangat bahagia Richard. Aku sangat bahagia akhirnya setelah sekian lama aku bisa mendengar sendiri kamu memujiku dengan cara manis seperti itu. Biar aku tahu sebenarnya kamu tidaklah benar-benar sungguh-sungguh mengucapkan itu tapi aku sangat bahagia ...aku sangat bahagia.


Memandangnya dengan tatapan manis, Resya terus saja memandangi wajah Suaminya biar pun orang yang ia pandang tidaklah sadar akan apa yang ia lakukan saat ini.


"Melihat keharmonisan rumah tangga kalian yang terlihat sangatlah harmonis. Apa ada tips bagi kami supaya nantinya jika kita mendapatkan pasangan yang sama-sama mengerti dan paham apa itu arti rumah tangga yang sebenarnya seperti yang kalian lakukan selama ini?" tanya salah satu wartawan laki-laki yang akhirnya berani bertanya.


"Pertanyaan macam apa itu. Apa dia sedang memancing-ku atau dia sengaja ingin membuat-ku marah?" batin Richard yang nampak bingung.


"Bagiku menjalin rumah tangga gak harus kaya, mau pun menunjukkan kemesraan atau pun keharmonisan pada setiap pasangan kita, tapi mungkin cuma satu tips yang bisa aku berikan pada kalian. Hormati dan hargailah pasangan kita selagi ada. Yakin dan buktikanlah jika hati kita memang benar-benar tulus mencintainya. Karena jujur biar pun Kelihatannya rumah tangga kami tidak terlihat sedang ada guncangan, kalian tidak akan tahu seperti apa kehidupan yang asli yang selama ini kita jalani. Tapi aku sadar dengan adanya banyak musibah yang menghampiriku aku tetap tegar dan kuat karena aku sangat yakin cinta yang tulus akan selalu ada dan selalu mengingat akan cinta itu.


Mendengar Resya serius akan ucapannya. Pandangan Richard tak henti-hentinya memandangnya dengan perasaan yang cukup aneh yang ia rasakan saat ini.

__ADS_1


"Melihat kalian saya sebagai teman jujur sangatlah iri. Apalagi melihat hubungan kalian nampak selalu baik-baik saja pastinya ada sebuah ikatan yang menyatu. Dan mungkin malam ini akan menjadi malam yang sangat indah jika kita melihat dua pasangan seperti kalian saling berciuman jadi maukah kalian mengabulkan permintaan kami?"


"Ci ...ciuman?" tanya Richard nampak terkejut.


"Iya Tuan sebuah kecupan manis," balas Gibran nampak senyum padanya.


"Apa yang Gibran katakan apa dia ingin membuat-ku malu apa?" batinnya nampak kesal.


"Tapi kayaknya yang mereka katakan memang benar sebuah kecupan kayaknya akan tambah meramaikan perayaan ini jadi cepatlah berciuman.


Ciuman ... ciuman ... ciuman ...


Mendengar semua orang yang bersorak berkata ciuman. Richard nampak kebingungan.


"Baiklah aku akan menciumnya.


"Apa ucapan yang dia katakan beneran akan ia lakukan? Apa dia beneran akan mencium-ku? Batin Resya dengan pandangannya yang terlihat takut ketika menatap balik kearah Richard.


Satu kecupan akhirnya telah didapat oleh Resya setelah Richard yang dengan manis ia telah mengecup bibir Resya dengan lembutnya.


Tersadar dengan apa yang barusan mereka lakukan, mereka akhirnya mengakhirinya. Tak lama kedua tatapan ragu lan malu pun tidak bisa dihindarkan lagi.


"Kecupan tadi? Apa dia bisa merasakannya?" batin Resya dengan sedikit menahan malu.


"Apa yang barusan aku lakukan tadi, tidak seharusnya aku menciumnya dengan sungguhan seperti tadi?"batin Richard yang ikut nampak kebingungan.


"Baiklah hanya itu yang bisa saya ucapkan pada malam hari ini, sekarang nikmatilah menu-menu yang sudah kami hidangkan untuk kalian semua silahkan menikmati,"


Bergegas mereka semua pun membuyarkan kerumunan itu. Kemudian Resya yang melihat wanita yang sedang ia incar telah menunggu kehadirannya dengan langsung ia pun mendatanginya.

__ADS_1


"Maaf jeng sudah membuat anda menunggu kami kelamaan tadi,"


"Tidak apa-apa kok jeng. Oh iya terima kasih ya atas undangannya saya senang bisa hadir dalam acara seperti ini.


"Iya sama-sama jeng, saya juga berterimakasih kasih sebanyak-banyaknya sama jeng Sally karena udah mau meluangkan waktunya untuk ikut hadir dalam perayaan ini.


"Oh iya siapa laki-laki ini?"timpal Richard yang spontan membuat pandangan Sally mau pun selingkuhannya pun sama-sama bertatap muka.


"Oh ini tuan. Dia ... dia itu saudari kandung saya, berhubung tidak ada teman saya putuskan mengajaknya sebagai jaga-jaga saja," timpal wanita itu dengan raut wajahnya yang sedikit panik.


"Oh saudara kirain siapa, oh iya kita bisa berbicara empat mata kan anggap aja sebagai perkenalan jika sewaktu-waktu kami membutuhkan bantuan anda. Biar mereka lebih nyaman berbicaranya," bujuk Richard.


"Baiklah itu lebih bagus ya sudah sayang aku ikut dengannya dulu ya,"


"Sayang!" timpal Resya spontan membuat si laki-laki panik tidak karuan.


"Oh maaf sayang itu maksudnya panggilan sayang kepada seorang adik terhadap abangnya. Karena saya sudah sering memanggilnya dengan sebutan sayang," jelasnya.


"Oh baiklah maaf aku sudah berprasangka buruk sama anda.


"Tidak masalah ya sudah kita pamit ya?"


"Iya mas," balas wanita itu kemudian Resya dan si wanita pun duduk di-kursi yang sudah disediakan.


SEKALI LAGI MAAF YA KALAU UPDATENYA KURANG DAN TELAT. LAGI KEHABISAN STOK IDE SOALNYA. SEKALI LAGI TERIMA KASIH SEBANYAK-BANYAKNYA KARENA KALIAN SUDAH MAU BACA CERITA INI SAMPAI SEKARANG 🥰🥰🥰


SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TERBARUKU YA 🥰🥰


__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2