
Tak tahan dengan ocehan yang dilakukan Rasya kepadanya. Sifa kemudian langsung mendorong tubuh Rasya hinga tubuhnya pun jatuh tersungkur kebawah, tak hanya itu ia juga mencoba mengancamnya dengan berusaha ingin mematahkan kaki Rasya mengunakan tenaganya sendiri setelah amarahnya tidak bisa lagi dipendam.
🏠🏠
15 menit kemudian.
Baru saja Sifa ingin menjawab pertanyaan Verrel. Langkah seseorang tiba-tiba keluar dari kediaman yang sangat besar, Pria berumur 18 tahun yang tak lain adalah Reno seketika membuat pandangan Sifa pun terbuka lebar.
Di sebuah ruangan terdapat banyak seseorang berseragam hitam yang tak lain adalah seorang bodyguard yang telah berbaris rapi menyambut kedatangan Tuannya. Seorang pria memasuki Mansion itu dengan wajah datar dan dingin yang dimilikinya, itu membuat aura seramnya semakin terpancar. Ia duduk disalah satu kursi dengan dikelilingi banyak bodyguard yang berjaga.
Beberapa diantaranya merasa tangannya gemetar ketika menghadapinya.
__ADS_1
Selain itu terdapat seorang pria terikat dengan rantai tubuh babak belur karena telah dicambuk puluhan kali. Dan juga terdapat luka sayatan di sekujur tubuh pria tersebut. Bahkan rambut panjang yang dimiliki pria itu terlihat sangatlah kotor seperti tidak pernah terawat. Kumis tebal yang dimiliki laki-laki tidak berdaya itu juga telah membuktikan jika Pria tersebut salah satu korban yang disekap oleh Erlangga hinga tidak diketahui berapa lamanya.
Kemudian Erlangga duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan kursi tawanan yang tak lain adalah Richard ******* musuh bebuyutannya selama ini.
Satu detik ....
Dua detik ....
Tiga detik ....
Tak ada jawaban yang ditunjukkan oleh Richard yang akhirnya membuat darah tinggi Erlangga pun naik. Dan tak segan-segan pria bernama Erlangga itu seketika langsung membanting botol kaca bekas minuman alcohol yang menyebabkan beling berserakan dimana-mana.
__ADS_1
Bug..
Bugh
Beberapa pukulan tepat mengenai perut bidang Richard yang membuatnya merintih sakit. Dan selangkah Erlangga ingin memukulnya lagi seseorang datang.
Dyar..
Darah segar keluar dengan sangat deras dari tubuh laki-laki tersebut. Rintihan sakit seketika menyerangnya, dengan keadaan tergeletak dilantai bersimbah banyak darah seseorang itu terus-menerus memohon ampun padanya. Akan tetapi Erlangga yang sudah dipenuhi dengan adanya Amarahnya yang tinggi membuatnya tidak memberikan kesempatan itu.
Dyar....Dyar....
__ADS_1
BERSAMBUNG.