Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
BAB 68.( NIAT RICHARD)


__ADS_3

Dalam ruangan yang terlihat sepi, Resya yang pada saat itu berada di Rumah sendirian lantaran Natali yang pergi ke suatu tempat untuk membeli sesuatu dan tanpa berpamit kepadanya. Membuat Resya pun merasa bingung yang akhirnya ia pun bangkit dari tempat tidurnya dan mencarinya.


Berjalan dan hanya memegang benda-benda yang berada tak jauh dari hadapannya, Resya yang terus-menerus berjalan tanpa adanya jalan yang pasti lantaran semua pandangan yang menjadi gelap gurita.

__ADS_1


Dan tanpa ia sadari ia telah berjalan tepat kearah yang salah dimana dihadapannya yang hanya tinggal beberapa langkah kaki saja, ia sudah dihadapkan dengan adanya anak tangga yang sudah menantinya. Langkah Resya yang tambah semakin mendekati anak tangga itu membuatnya tidak sadar akan bahaya yang sudah menantinya. Tepat dibawah kakinya, Resya pun tanpa sengaja telah menginjak anak tangga atas yang dengan seketika kakinya pun terjungkal sesaat ia menginjakkan kakinya pada anak tangga itu.


Tubuhnya yang seketika terjatuh dan terguling-guling membuat Resya tambah semakin tidak berdaya, sesaat adanya kejadian itu ia pun bangkit .

__ADS_1


Resya yang berlutut dibawah dan terus menangis tanpa henti, tak lama langkah kaki seseorang pun mulai menghampirinya dan kemudian dengan langsung orang itu pun langsung membangkitkan Resya dari tempat ia berlutut tadi. Siapa sangka orang itu yang tak lain ia ternyata adalah Richard yang dimana dia baru aja datang bersama dengan Revan.


Tinggal sedikit aja Richard inggin berbicara dan mengatakan sesuatu pada Resya, Natali yang dengan tepat waktu datang dan melihat Richard ia pun dengan sigap langsung membalas perkataan yang diucapkan oleh Resya yang akhirnya membuat Resya pun sama sekali tidak menyadari jika disisinya terdapat lah Richard Yang sudah menemaninya sedari tadi.

__ADS_1


Tak tahan melihat Resya yang terus-menerus meneteskan air matanya. Akhirnya dengan sigap Richard pun seketika langsung mendekap tubuh Resya didalam dekapannya. Membelai rambut Resya secara lembut. Ikut berlarut dalam kesedihan yang dirasakan Resya saat ini. Hingga akhirnya Richard yang sudah tidak tahan lagi ia pun akhirnya pergi setelah ia tidak sanggup lagi melihat Resya yang terus menerus menangis tanpa henti. Sedangkan yang bisa ia lakukan saat ini, ia hanya mampu berdiam tanpa ada sepatah katapun yang berani ia ucapkan pada Resya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2