Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
PENGEREBEKAN BEGAL


__ADS_3

Pandangan semua orang mengarah pada layar besar, tadinya semua pandangan mereka nampak biasa hanya diselimuti rasa penasaran. Akan tetapi tak lama pandangan mereka berubah menciut tak berani melirik sekalipun layar besar yang belum selesai mereka tonton.


"Astaga Kapten apa yang terjadi pada semua jasad itu kenapa jasad mereka bisa berubah hancur seperti itu. Apa mereka salah satu korban kecelakaan yang terlindas truk tronton?" tanya para detektif pemula yang nampak penasaran.


"Aku rasa mereka bukanlah korban kecelakaan, melainkan mereka adalah korban pembunuhan lantaran potongan tangan itu telah terbukti jika ia sengaja dipotong bukanlah hancur karena terlindas truk yang bermuatan berat," timpal Rasya beralih semua pandangan mata beralih menatap dirinya.


"Sekarang kalian semua sudah pada lihat bagaimana parah foto-foto semua korban itu.Mereka semua adalah korban para begal yang sangat kejam dan cukup sadis dengan melihat langsung seperti apa jasadnya kalian pasti sudah tahu sendiri dan pastinya saya tidak perlu menjelaskannya lagi. Bahkan bisa dibilang mereka itu orang-orang yang tidak punya hati sama sekali, dimana mereka itu bisa membunuh korban tanpa ada rasa ampun yang kemudian jasadnya ada yg dibuang di jurang dan ada juga yang dibuang di sungai sebagai menghilangkan jejaknya dan mereka itu mengincar tempat yang sepi dan sebenarnya saya sudah mendapat laporan ini sudah dari lama dan saya juga sudah menyuruh beberapa anak buah saya untuk mengintai para begal itu, tapi naasnya mereka malah ikut jadi korban si begal itu, untungnya mereka tidak sampai kehilangan nyawa mereka. saya sengaja menyuruh kalian untuk datang kesini karena saya ingin tau apa diantara kalian semua ada yang bersedia menuntas kan kejahatan ini karena sudah banyak orang yang mundur dari pekerjaan ini apa kalian bersedia?"


"Saya bersedia menuntaskan kejahatan itu Kapten karena saya tidak terima saudara kita diperlakukan seperti itu mereka juga manusia dan mereka perlu keadilan dan hanya kita yang bisa melakukan itu padanya.


"Iya yang dikatakan sama detektif Rasya memang benar, aku setuju dan aku juga mau menuntaskan kejahatan ini.Dan mereka harus ditangkap  karena orang-orang seperti mereka tidak pantas untuk diberi ampunan," sambung Sifa.


"Apa kalian serius dengan keputusan kalian ini? Ini bukanlah perkara yang mudah. Tapi ini menyangkut resiko keselamatan kalian sendiri, jika kalian masih belum siap kapten bisa urungkan niat kami ini karena ada resiko besar yang harus kita lakukan jika kita melakukan tindakan ini.


"Aku serius dengan ucapan-ku ini. Mereka orang-orang yang biadab yang dengan gampangnya membunuh tanpa memikirkan apa orang yang barusan telah mereka bunuh itu masih punya anggota keluarga apalagi jika sampai masih mempunyai anak yang masih butuh kasih sayang darinya. Dan jika kami menunda-nunda rencana ini pelaku akan semakin bertindak berkuasa seolah-olah tidak ada orang yang berani menaklukkannya. Regu kita kan terdiri dalam 5 kelompok yang dimana setiap regu memiliki 5 anggota masing-masing. Jika selama ini setiap kali kita melakukan tindak penyelamatan kita hanya dibagi per'regu untuk penyelamatan seseorang itu. Dan sekarang ini aku punya rencana dimana kalau kita kerahkan semua anggota menjadi satu untuk menyusun rencana ini.


"Aku setuju dengan ide Sifa. Aku rasa jika kita menjebak pelaku agar keluar dari sarang aku rasa itu ide yang sangat bagus dan cemerlang. Jika pelaku akan melakukan tugasnya setiap pukul tengah malam kenapa kita tidak sekalian ikut cara mereka yaitu menjebaknya agar pukul 00:00 malam mereka keluar dengan sendirinya dari sarang persembunyiannya," balas Rasya lagi.


"Baiklah kalian memang detektif yang handal dan pemberani. Kapten bangga sama kalian. Dan kapten akan ikut membantu misi ini dan akan mengerahkan beberapa personel untuk menutup alur jalan yang biasa mereka gunakan sebagai sarang melarikan diri kapan kalian akan memulai misi ini?"


"Malam ini. kita harus melakukan sekarang juga karena aku tidak mau ada korban lebih banyak lagi."


"Baiklah itu tidak masalah, jadi yang perlu kita lakukan sekarang adalah, kita harus buat si-pelaku itu masuk kedalam jebakan kita.Dan aku punya ide nanti malam aku akan mendatangi tempat itu dengan berpura-pura kalau mobilku itu mogok ditengah jalan. Setelah mereka menghampiriku barulah kalian datang dan menyerang mereka balik dari belakang.


"Aku setuju sama ide kamu yang tidak aku setujui adalah kamu tidak boleh sendiri menuju tempat itu kamu butuh teman jadi biar aku yang jadi pendampingnya. Sedangkan kalian berlima nanti duduklah di kursi belakang kalian harus bisa menabrak si-pelaku agar pelaku yang akan kita serang tidak begitu banyak. Apa dalam penyergapan ini kapten tidak masalah jika kita harus membunuh pelaku sekaligus.


"Tindakan pelaku sudah sangat meraja rela jadi jika kalian ingin membunuhnya kapten mengijinkannya.


"Baik kapten, kasih kami waktu untuk beristirahat. Dan nanti malam pukul 00:00 malam kami akan siaga sampai ditempat lokasi kejadian.


"Baiklah kapten tunggu.


"Baik Tuan. Ayo kalian ikut bersama-ku.


"Baiklah ayo.


Dan tepat pukul 00.00 malam para detektif pun sudah pada bersiaga ditempat sedangkan Rasya mau pun Sifa yang sudah dalam perjalanan, sesampainya ditempat mereka pun mulai menjalankan tugasnya dengan berpura-pura jika kendaraan yang sedang dikendarainya mengalami mogok secara tiba-tiba.


"Ingat kamu jangan melakukan tindakan diluar dari rencana ini apa kamu mengerti?" tegas Rasya pada Sifa.


"Kamu tenang saja aku tidak akan mengecewakan siapa pun. Baiklah apa kamu sudah siap?"tanya Sifa.

__ADS_1


"Iya aku sudah siap!"balasnya.


"Ya sudah ayo kita keluar dari dalam ini mobil sekarang," perintah Sifa.


" Baiklah ayo.


Segera keluar dari dalam mobil. Pandangan mereka beralih menatap kearah kanan mau kiri tapi mereka tidak juga menemukan akan tanda-tanda hadirnya para pelaku.


"Apa kamu sudah menemukan sesuatu yang mencurigakan?" bisik Sifa.


"Belum, mulainya akting kamu dan ingat jangan sampai mengecewakan.


"Baiklah.


"Sayang apa yang terjadi kenapa mobil kita bisa mogok seperti ini?"tanya Sifa.


"Aku sendiri juga  tidak tau kenapa mobilku tiba-tiba mogok seperti ini sayang, mana bengkel disini jauh lagi terus apa yang harus kita lakukan sekarang.


"Ya sudah biar aku telfon seseorang saja. Astaga iya aku lupa aku kan tidak bawa handphone.


"Yah aku juga lupa tadi tidak mengecas ponselku juga, jadinya aku tidak membawanya terus sekarang apa yang harus kita lakukan sekarang.


" Iya aku yakin ini tempatnya, diam-diam mobil ini ada kamera tersembunyi yang akan terdeteksi oleh polisi lain jika pelaku akan muncul, jadi tunggulah.


"Bersiaplah.


"Akhirnya yang kita tunggu-tunggu datang juga. Dan kayaknya kita bakal mendapatkan sasaran lebih dari satu bos," timpal seseorang yang seketika mengejutkan keduanya.


"Siapa kalian? Apa yang mau kalian lakukan sama kita?"


"Rupanya kita bukan cuma akan mendapatkan apa yang kita inginkan.Tapi kita juga akan mendapatkan wanita secantik dia ayo tangkap wanita itu.


"Apa yang mau kalian lakukan jangan berani mendekat atau aku sendiri tidak segan-segan untuk berbuat kasar sama kalian.


"Dia menantang kami. Apa dia sadar dimana ia menginjakkan kakinya sekarang. Kami adalah para begal yang akan menjadikan siapapun orang yang berhasil menginjakkan kawasan ini pulang-pulang ia akan menjadi seorang jasad jadi apa kamu tidak takut jika besok kamu sudah akan jadi jasad lewat sengaja ini?"


"Verrel cepat lakukan kecepatan mobil dan tabrak mereka,"


"Baiklah.


Bruak.

__ADS_1


"Apa kamu terluka?"


"Tidak aku tidak apa-apa.


"....Siapa kalian berani sekali kalian menabrak teman-ku apa kalian ingin mati?"


"Kita adalah seorang Polisi yang akan menangkap kalian semua dan menjebloskan kalian semua kedalam penjara. Tapi jika kamu ingin bernasib sama seperti kedua teman kamu itu aku sangat bersenang hati mau membantumu cepat pergi kedalam api neraka yang sudah menanti-mu 


"Jadi kalian Polisi? Apa kalian tidak kapok juga. Apa kalian ingin bernasib sama seperti polisi yang kemaren?"


"Jadi benar kalau kalian lah orang yang sudah membuat teman kita semua terluka?"


" Iya kenapa? Apa kamu juga ingin merasakan apa yang telah dirasakan oleh teman kalian itu. Apa kalian pikir dengan kalian berhasil melumpuhkan kedua teman-ku yang tidak berdaya aku akan menganggap jika kekalahan ini adalah terakhir dari kehidupan-ku?"


"Ayo tunggu apa lagi serang mereka sekarang juga.


Beberapa pukulan mendarat kearah satu sama lain. Suara gebukan beberapa kali terdengar antar keduanya, wajah memar mulai terlihat dari kedua sudut pipi masing-masing. Semampunya Sifa membantu Rasya mau pun ketiga timnya untuk melawan pelaku.


Akan tetapi melihat tim penjahat yang melebihi dugaan mereka, mereka sudah mulai nampak kewalahan, suara nafas tersengal-sengal sudah terlihat antar kelima Tim Sifa.


Belum lagi kedua tim yang mulai berhasil membelah menjadi dua membuat kelima anggota sedikit bingung dan kewalahan dengan cara apa lagi mereka bisa menghindari keduanya.


"Yahh kita terpojok sekarang. Sekarang apa yang harus kita lakukan?" ucap Rasya nampak pasrah melihat kelima anggotanya terkepung menjadi dua tempat.


"Sudahlah Polisi lemah. Apa yang mau kalian lakukan sekarang kalian sudah dalam keadaan terpojok. Bahkan kedua teman kalian sudah ikut merasa terpojokkan apa kalian masih ingin belum kalah juga?"


"Menyerah-lah biar wanita cantik ini jadi hiburan buat kita ya kan teman-teman.


"Jangan harap kau bisa sampai menyentuhnya, karena aku tidak akan membiarkan itu sampai terjadi.


"Wahh rupanya kamu ini tidak  gampang menyerah ya. Ya sudah kalo itu yang kamu inginkan, ayo cepat serang mereka sekarang juga.


Selangkah penjahat berniat ingin melangkahkan kakinya menyerangnya lagi. Akan tetapi dengan siapa suara tembakan beberapa kali muncul dari dalam hutan yang nampak gelap, memakai seragam Sera Hitam membuat para penjahat tidak menyadari jika dari dalam hutan sudah ada banyak polisi yang mengepung tempat ini.


Bahkan jalanan yang akan jadi sarang kabur bagi mereka telah siaga dijaga oleh para Polisi yang seketika membuat pandangan para penjahat layaknya kehilangan akal.


"Siapa yang bilang kalau anak buah saya cuma mereka berlima.Kita ada banyak dan sekarang kalian semua sudah terperangkap di sini jadi menyerahlah pada kami.


" Jadi kalian semua sudah merencanakan semua ini?"


"Iya kita semua sudah merencanakan semua ini. Dan orang-orang seperti kalian ini. Harus mendekam didalam penjara atas perbuatan keji yg pernah kalian lalukan selama ini.

__ADS_1


"Iya yang dia katakan mereka memang benar, ya sudah tunggu apa lagi bawa mereka sekarang juga," perintah Kapten kemudian penjahat pun mulai nampak panik.


BERSAMBUNG.


__ADS_2